spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 17

Kemenhut Kampanye Kelestarian Alam Lewat Lagu ‘Merbabu’

0
Lagu Merbabu fokusjbar.id
Kemenhut Luncurkan Lagu 'Merbabu' Kampanyekan Kelestarian Alam dan Pendakian Aman (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Promosi Taman Nasional Gunung Merbabu sebagai destinasi pendakian kini di kemas lewat jalur musik. Sebuah lagu berjudul ‘Merbabu‘ resmi di luncurkan sebagai media kampanye yang membawa pesan pelestarian alam serta keselamatan bagi para pendaki.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Dwi Januanto Nugroho yang juga menjadi pencipta lagunya mengatakan, karya itu lahir dari kolaborasi bersama musisi dan pegiat alam.

BACA JUGA:

Arei Kembangkan Produk Berkualitas, Keselamatan Pendaki Jadi Prioritas

Menurutnya, lagu ini di buat agar masyarakat memandang pendakian bukan sekadar wisata, melainkan bagian dari tanggung jawab menjaga lingkungan.

“Ini adalah kerja bersama dengan para sahabat musisi untuk menyampaikan bahwa pendakian bukan sekadar aktivitas wisata, tetapi juga upaya merawat alam serta perjalanan batin kembali ke alam,” kata Dwi, Rabu (29/4/2026).

Dwi menjelaskan, pengelolaan pendakian di Gunung Merbabu kini terus di benahi melalui pendekatan ekowisata. Sejumlah langkah yang di tempuh antara lain penerapan kuota pendaki, penertiban jalur ilegal hingga edukasi menjaga kebersihan kawasan.

“Kami terus mendorong edukasi bahwa setiap pendaki memiliki kewajiban menjaga alam. Upaya bersih-bersih sampah juga sudah di lakukan dan ke depan akan terus di tingkatkan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga aktif berdiskusi dengan berbagai komunitas pendaki dan pengelola kawasan Merbabu untuk meningkatkan aspek keselamatan serta kenyamanan jalur pendakian.

Pengalaman mendaki di sejumlah gunung, termasuk Gunung Kerinci, turut menjadi inspirasi dalam proses kreatif lagu tersebut.

Mantan vokalis band Naff, Rusyaedi Makmun atau Ady mengaku mendapat pengalaman emosional saat membawakan lagu ‘Merbabu’. Ia mulai memahami ikatan kuat antara pendaki dan alam setelah merasakan langsung pendakian gunung.

BACA JUGA:

Bidik Juara Umum Porprov Jabar XV, Dispora dan KONI Kota Bandung Uji Fisik 1.181 Atlet

“Awalnya saya merasa kaku, tetapi setelah di ajak mendaki, saya mulai memahami keindahan alam. Gunung itu seperti kekasih para pendaki. Saya bahkan sempat menangis di atas karena merasakan perjuangan dan keindahan sekaligus,” ujarnya.

Ady mengaku, meski sempat takut ketinggian, namun berhasil mencapai puncak dan menemukan makna baru tentang hubungan manusia dengan alam. Pengalaman itu membuatnya total saat menggarap lagu tersebut.

“Saya mengeluarkan seluruh energi dan kemampuan saya. Kali ini saya sangat puas dengan hasil aransemennya,” katanya.

Perwakilan Arei Outdoorgear, Bryant Peter Budijanto berharap,  lagu ini dapat mendorong generasi muda lebih mengenal dunia pendakian secara bertanggung jawab.

“Kami ingin mengajak masyarakat agar melihat pendakian bukan sekadar tren atau FOMO, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab untuk menghargai dan melestarikan alam. Sekaligus menjaga keselamatan diri saat berada di gunung,” ungkapnya.

(Yusuf Mugni)

Arei Kembangkan Produk Berkualitas, Keselamatan Pendaki Jadi Prioritas

0
Arei fokusjabar.id
Commanditaire Arei Outdoorgear, Bryant Peter Budijanto (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Keselamatan pendaki dan pelestarian alam menjadi fokus utama Arei Outdoorgear dalam mengembangkan industri perlengkapan luar ruang.

Komitmen itu di buktikan lewat pembangunan shelter di jalur pendakian Gunung Merbabu yang di nilai berperan penting menyelamatkan ratusan pendaki saat badai menerjang kawasan tersebut.

BACA JUGA:

Bank bjb Bagikan Dividen Rp900 Miliar! Aset Melejit Rp221 Triliun, Jadi BPD Terbesar di Indonesia

Sejak berdiri pada 2005, Arei konsisten mendukung kegiatan konservasi sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pendakian yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Commanditaire Arei Outdoorgear, Bryant Peter Budijanto mengatakan, pihaknya ingin menghadirkan rasa aman bagi para pendaki saat beraktivitas di alam bebas.

Menurutnya, risiko di gunung tidak bisa di hilangkan sepenuhnya. Namun langkah mitigasi harus terus di perkuat.

Salah satu upaya yang di lakukan ialah membangun shelter di jalur pendakian yang di lengkapi fasilitas P3K serta dukungan ranger setempat untuk membantu kondisi darurat.

“Shelter ini sudah terbukti saat terjadi badai di Gunung Merbabu. Ratusan pendaki dapat di selamatkan berkat keberadaan shelter tersebut,” kata Bryant, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, peristiwa di Merbabu menjadi bukti pentingnya infrastruktur keselamatan di kawasan pendakian. Karena itu, Arei berencana memperluas dukungan serupa melalui kerja sama dengan Kementerian Kehutanan.

BACA JUGA:

Ayi Subarna Pimpin Bank bjb, Targetkan Dividen Rp1 Triliun dan Fokus Garap UMKM Jabar

Bryant memastikan seluruh pendaki yang terdampak dalam insiden tersebut berhasil selamat. Kejadian itu sekaligus memperkuat keyakinan perusahaan untuk terus berkontribusi menciptakan aktivitas pendakian yang lebih aman.

Selain fokus pada keselamatan, Arei juga tengah menyiapkan sejumlah inovasi baru bagi para pecinta kegiatan outdoor. Meski belum di ungkap secara rinci, Bryant menyebut produk tersebut akan menjadi kejutan dalam waktu dekat.

“Ada yang baru, tetapi masih kami rahasiakan. Di tunggu saja,” katanya.

Dari sisi pasar, Arei mulai memperluas segmentasi dengan menyasar pengguna usia muda. Termasuk anak-anak di bawah 15 tahun, tanpa mengesampingkan konsumen dewasa hingga senior.

Dalam dua tahun ke depan, perusahaan menargetkan hadirnya lebih banyak produk ramah anak.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas produk juga menjadi perhatian utama. Arei terus mengembangkan bahan yang lebih nyaman. Mulai dari tekstur lembut, tahan panas saat cuaca terik, hingga perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UV).

“Selain nyaman, kami juga meningkatkan kekuatan dan daya tahan produk agar sesuai kebutuhan aktivitas outdoor,” jelas Bryant.

Bryant menegaskan, Arei tidak hanya ingin di kenal melalui harga yang terjangkau. Tetapi juga kualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan para pengguna.

“‎Kami tidak ingin hanya memberikan produk yang terjangkau, tetapi juga berkualitas tinggi bagi para pengguna,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Dana Revitalisasi Sekolah Jangan Dijadikan Bancakan

0
Revitalisasi sekolah fokusjabar.id
Ilustrasi (foto: web)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Pegiat Anti Korupsi Kota Banjar Jawa Barat (Jabar), Aan Setiana menyoroti adanya potensi penyalahgunaan dana revitalisasi sekolah tahun anggaran 2026 yang akan di gelontorkan pemerintah pusat.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bakal menggelontorkan anggaran triliunan bagi 10 ribu sekolah di Indonesia. Termasuk ke Kota Banjar.

BACA JUGA:

Jalan Rusak 29 Persen, DPRD Banjar Soroti Dana Opsen PKB

“Skema yang di pilih adalah swakelola. Namun skema ini justru rawan di mainkan. Terutama dengan dalih administrasi dan mark up harga material,” ungkap Aan.

Menurut Dia, anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan sekolah di Kota Banjar rawan di bajak oknum jika pengawasan longgar.

“Program revitalisasi sekolah ini jangan di jadikan bancakan. Uang rakyat sebesar ini bukan untuk memperkaya pejabat, dinas atau kontraktor berkedok swakelola. Namun untuk anak-anak Banjar yang butuh ruang belajar aman dan layak,” tegasnya.

Revitalisasi sekolah fokusjabar.id
Aan Setiana (foto: Ist)

Dia juga menyorot integritas kepala sekolah yang menjadi ujung tombak pengelolaan dana. Mereka bukan hanya penerima, tapi penanggung jawab langsung.

Jika kepala sekolah tunduk pada tekanan atau justru ikut bermain, maka program ini hanya akan melahirkan gedung-gedung rapuh yang sewaktu-waktu membahayakan siswa.

“Ini bukan sekadar soal administrasi. Namun soal keselamatan anak-anak. Gedung sekolah bukan tempat proyek untuk berburu untung, tapi ruang masa depan. Jika kualitas bangunan di korbankan, berarti pemerintah dengan sadar sedang mempertaruhkan masa depan Banjar,” katamya.

Aan menyatakan, agar Pungutan Liar (Pungli) dalam bentuk apapun harus di berantas total.

BACA JUGA:

Pencurian di Rumah Hakim Banjar, Laptop Dibuang di Rest Area

“Kalau ada pejabat atau dinas yang masih berani meminta jatah, itu pengkhianatan. Dana pendidikan tidak boleh di curi. Kalau pungli tetap terjadi, itu berarti negara ikut merestui bobroknya tata kelola,” tegas Aan.

Pihaknya menuntut agar pemerintah daerah, dinas pendidikan hingga APH tidak hanya jadi penonton.

“Kalau ada oknum main-main dengan dana ini, tangkap! Jangan tunggu gedung roboh dulu baru ribut. Jangan biarkan uang triliun menjadi kuburan integritas birokrasi,” tutupnya.

(Agus Purwadi)

3 Pemain Persib Bandung Dipanggil Timnas, Ini Reaksi Marc Klok

0
Persib Bandung Timnas fokusjabar.id
Kapten Persib Bandung, Marc Klok (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Tiga pemain Persib Bandung, mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan bersama tim nasional (Timnas) Indonesia.

Tiga pemain tersebut yakni Marc Klok, Thom Haye dan Saddil Ramdani. Sebagai salah satu yang mendapat panggilan, Marc Klok mengaku senang dan bangga.

BACA JUGA:

Frans Putros Bidik Kemenangan versus Bhayangkara FC

Pemanggilan pemain ini, merupakan persiapan tim nasional menghadapi turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026, 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia tersebut direncanakan pada tanggal 26 hingga 30 Mei 2026 di Jakarta. Bagi pemain yang tampil maksimal berpeluang untuk memperkuat skuad Garuda pada FIFA Match Day, 1-9 Juni 2026.

“Reaksi saya terhadap panggilan Tim Nasional selalu baik, senang, dan bersyukur. Indonesia adalah rumah saya, Indonesia adalah negara saya,” kata Marc Klok.

“Jadi, bermain dan mewakili negara selalu merupakan hal terbaik dan perasaan paling menyenangkan yang pernah ada. Jadi, selalu merasa senang,” ujarnya.

Meski begitu, Marc Klok mengaku belum memiliki persiapan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia, lantaran saat ini ia masih fokus bersama Persib.

“Pikiran saya mengenai persiapan adalah, saya fokus terlebih dahulu pada Persib,” ujarnya.

Menurut Marc Klok, Persib memiliki lima pertandingan penting di kompetisi Super League 2025/2026, untuk itu ia memilih untuk fokus dulu bersama skuad Maung Bandung.

“Kami memiliki momen-momen yang sangat krusial di depan kami. Lima laga final, lima kemenangan. Jadi, dengan mempersiapkan yang terbaik untuk Persib, menjadi pemain terbaik, menjadi yang paling bugar,” ujarnya.

BACA JUGA:

Marc Klok Fokus 5 Laga Final

Setelah Persib menyelesaikan seluruh pertandingan di kompetisi Super League 2025/2026, Marc Klok akan langsung fokus mempersiapkan diri bergabung dengan Timnas Indonesia.

“Saya juga mempersiapkan yang terbaik untuk Timnas, karena saya akan berada dalam kondisi mental dan fisik terbaik saat bergabung nanti,” pungkasnya.

(Arif)

Beckham Putra Nugraha Hadapai Tekanan Persaingan

0
Beckham pura nugraha fokusjabar.id
Gelandang Persib, Beckham Putra Nugraha (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha siap bekerja keras pada lima pertandingan terakhir kompetisi Super League 2025/2026 agar timnya tetap di puncak klasemen.

Memasuki pekan ke-29 kompetisi Super League 2025/2026, persaingan di papan atas semakin ketat. Persib saat ini masih di peringkat pertama dengan mengumpulkan 66.

BACA JUGA:

Marc Klok Fokus 5 Laga Final

Namun, posisi Persib di puncak klasemen di bayangi Borneo FC dengan poin yang sama.

Melihat persaingan yang semakin ketat, Beckham menyadari hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Maung Bandung dan timnya berada dalam tekanan.

“Sekarang kita poin sama. Ini menjadi tantangan tersendiri buat kita,” kata Beckham.

Meski begitu, Beckham Putra Nugraha tidak ingin memikirkan klasemen dan akan fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi lima pertandingan terakhir kompetisi Super League 2025/2026.

Pada lima pertandingan terakhir kompetisi Super League tersebut, Beckham akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya.

BACA JUGA:

Bojan Hodak Fokus Hadapi Bhayangkara FC

“Tapi yang terpenting kita fokus kepada tim kita sendiri, bagaimana kita bermain dengan kemauan kita, kemampuan kita, kita kerahkan semuanya,” ucapnya.

“Semoga di lima pertandingan ini kita bisa meraih hasil maksimal dan bisa mempertahankan gelar,” tegas Beckham Putra Nugraha.

(Arif)

Bidik Juara Umum Porprov Jabar XV, Dispora dan KONI Kota Bandung Uji Fisik 1.181 Atlet

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Sekdispora Kota Bandung, Hendy Maulana Yusuf didampingi Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi meninjau pelaksanaan tes fisik atlet Kota Bandung di kampus FPOK Suci, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung bersama KONI Kota Bandung mulai memetakan kekuatan fisik para atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV tahun 2026. Sebanyak 1.181 atlet mengikuti rangkaian tes fisik yang berlangsung di kampus FPOK UPI, Jalan PHH Mustofa, mulai Selasa hingga Kamis (28-30/4/2026).

Sekretaris Dispora Kota Bandung, Hendy Maulana Yusuf, menjelaskan bahwa tes ini merupakan langkah kolaboratif untuk mengevaluasi kesiapan awal kontingen Kota Bandung. Hasil pengujian ini nantinya menjadi rujukan penting bagi Dispora, KONI, pengurus cabang olahraga, hingga para pelatih.

Baca Juga: Borong 14 Medali Emas, Taekwondo Jabar Segel Gelar Juara Umum Kejurnas Cadet Junior 2026

“Kami ingin memastikan apakah kondisi fisik atlet sudah mantap untuk membela Kota Bandung. Mengingat masih ada waktu sekitar enam hingga tujuh bulan sebelum Porprov XV, para atlet masih memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan kebugaran mereka jika hasil tes saat ini belum maksimal,” ujar Hendy di sela peninjauan, Selasa (28/4/2026).

Hendy menargetkan rangkuman hasil tes fisik ini selesai pada akhir Mei 2026. Data tersebut akan menjadi prioritas utama dalam menentukan komposisi tim inti. Tentunya demi mewujudkan target Wali Kota Bandung, yakni merebut kembali gelar juara umum.

Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, menambahkan bahwa 1.181 atlet yang menjalani tes berasal dari 78 cabang olahraga. Peserta mencakup atlet program tunjangan prestasi (tupres), latihan kecabangan khusus (latcabsus), hingga mereka yang lolos babak kualifikasi.

“Tes ini mengukur secara akurat kemampuan fisik atlet. Kami ingin membuktikan apakah mereka benar-benar menjalankan program latihan secara disiplin selama ini,” tegas Nuryadi.

Sistem Promosi dan Degradasi

Hasil tes fisik ini juga akan memicu sistem promosi dan degradasi di internal cabang olahraga. Nuryadi menilai kebijakan ini penting jika ada atlet yang performanya menurun akibat gangguan jadwal pekerjaan, sekolah, atau faktor lainnya.

Selain itu, hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penentuan kebijakan anggaran bantuan untuk setiap cabang olahraga. Dengan seleksi yang ketat dan persiapan yang matang, Kota Bandung optimis dapat menampilkan performa terbaik. Kemudaian dapat mengamankan posisi juara umum pada ajang Porprov Jabar XV mendatang.

(Ageng)

Tebing Blok Batu Bangkong Cisaga Longsor, Warga dan BPBD Ciamis Bahu-Membahu Bersihkan Jalan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Tebing longsor di wilayah Desa Bangunharja Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras memicu tebing di Dusun Kertaharja, Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, longsor, Selasa (28/4/2026) pagi. Material tanah dari tebing setinggi 5 meter tersebut ambrol dan menutup sebagian badan jalan yang menghubungkan Desa Bangunharja dengan Desa Wangunjaya.

Camat Cisaga, Aman, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan musibah tersebut dari Pemerintah Desa Bangunharja sekitar pukul 05.30 WIB. Longsoran yang terjadi di Blok Batu Bangkong ini memiliki panjang sekitar 12 meter.

Baca Juga: Wamentan Turun Gunung ke Ciamis, Pastikan Peternak Ayam Rakyat Jadi Pilar Swasembada Pangan

“Material longsoran sempat menutupi sebagian badan jalan sehingga mengganggu akses kendaraan,” ujar Aman.

Aman menjelaskan bahwa kondisi tanah yang labil menjadi penyebab utama tebing tersebut runtuh. Saat ini, warga sekitar langsung bergerak cepat melakukan gotong royong untuk menyingkirkan material tanah agar arus lalu lintas kembali normal. Pihak kecamatan juga telah meneruskan laporan ini kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Tim BPBD melakukan penanganan darurat serta asesmen lapangan untuk menentukan langkah perbaikan selanjutnya.

“Personel kami sudah di lokasi untuk melakukan penanganan dan asesmen. Hasil tinjauan ini akan menjadi bahan laporan kepada pimpinan untuk tindakan pemulihan lebih lanjut,” tegas Ani.

(Husen Maharaja)