spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7913

KPU Kota Banjar Tegaskan Tidak Ada DPT Ganda di Pemilu 2019 

0
Foto: Penyerahan Berkas DPT Antara KPU Kota Banjar dan Bawaslu Kota Banjar (boip)
BANJAR,FOKUSJabar.id: Sedikitnya 73 dari 146 DPT ganda rekomendasi Bawaslu dicoret dari DPT Pemilu 2019.
” Berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Kota Banjar, 73 dari data awal 146 DPT yang diduga ganda telah dicoret dari DPT  Pemilu 2019,” terang Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Muklis, Kamis (13/09/2018).
Dia mencontohkan kategori DPT ganda ini yang terdaftar di TPS berbeda, namun tetap satu daerah. Sehingga harus ada pencoretan salah satu daftarnya agar tidak ada penggandaan DPT Pemilu 2019 nanti.
“Hasil rapat pleno penetapan DPT hasil pencermatan di Kota Banjar ada 146.109 DPT,” tuturnya.
(Boip/Bam’s)

Inilah Jumlah DPT Pemilu 2019 di Kota Banjar

0
Foto: Situasi Rapat Pleno DPT Pemilu 2019 di Kota Banjar (boip)
BANJAR, FOKUSJabar.id : Ketua Komisi Pemilihan (KPU) Kota Banjar, Dani Danial Muklis menyebut, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Kota Banjar sebanyak 146.109 orang hasil pencermatan.
“Sebanyak 146.109 DPT Pemilu 2019 telah ditetapkan melalui rapat pleno yang dihadiri unsur Parpol, Pemerintah dan Bawaslu,” ungkapnya, Kamis (13/09/2018).
Dalam prosesnya lanjut Danial, Capilduk Kota Banjar pernah menyerahkan data bahwa ada 553 orang yang disinyalir bukan warga Banjar. Namun setelah melakukan sinkronisasi data baik dari PPS, PPK dan Capilduk data itu sudah dinyatakan bahwa semua warga Banjar.
“Setelah kita singkronisasi semua sudah clear bahwasanya data 553 orang itu dinyatakan warga Banjar,” pungkas dia.
(Boip/Bam’s)

HMI Ciamis Demo PDAM, Aksi Sempat Ricuh

0
HMI aksi di depan Gedung PDAM Tirta Galuh Ciamis (foto Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSjabar.co.id: Puluhan massa a yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ciamis menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Galuh Kamis (13/9/2018). Mereka menuntut kenaikan tarif dibatalkan dan audit menyeluruh kinerja PDAM. Aksi ini sempat diwarnai ricuh saling dorong menyusul aksi mahasiswa membakar ban.

Sebelum melakukan aksi, mahasiswa melakukan aksi longmarch dari sekretariatnya di komplek perkantoran kertasari, menuju kantor PDAM Ciamis di jalan Iwa Kusumasomantri. Lalu mereka melakukan orasi.

Sempat terjadi aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang menjaga aksi, saat mahasiswa mencoba maju, namun tidak berlangsung lama, sehingga aksi berjalan biasa. Namun aksi saling dorong antara mahasiswa dan kepolisian kembali terjadi. Pemicunya ketika mahasiswa mencoba melakukan aksi pembakaran ban. Ricuh kembali reda dan akhirnya mahasiswa hanya membakar kertas di depan kantor PDAM.

Mahasiswa juga melakukan aksi teatrikal dimana menggambarkan rakyat yang menderita karena naiknya tarif air.

Dalam orasinya mahasiswa menilai PDAM sudah tidak pro rakyat dan hanya mementingkan bisnis. Untuk itu menuntut untuk segera melakukan audit independen secara menyeluruh terhadap kinerja PDAM Tirta Galuh, dari audit SDM, pendapatan dan pengeluaran.

Diketahui sebelumnya, PDAM Tirta Galuh bulan September ini menaikan tarif 14-22 persen. Hal ini dinilai menjadi riskan di tengah-tengah masyarakat, yang saat ini terbebani dengan berbagai kenaikan kebutuhan lainnya.

“Segera batalkan kenaikan tarif PDAM, sampai hasil audit menyeluruh yang dilakukan auditor independen menyatakan bahwa PDAM sehat pengelolaannya, tidak memanfaatkan pelanggan yang notabene tidak bisa dipisahkan hidupnya dari air bersih,” ujar Ketua Umum HMI Cabang Ciamis Hendriawan Firmansyah.

Mahasiswa juga meminta supaya PDAM membenahi managemen dengan melibatkan semua elemen masyarakat untuk ikut mengawasi kinerjanya. Setelah dilakukan audit independen maka harus diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.

“Kami meminta untuk segera direalisasikan tuntutan ini dalam waktu 7 hari. Apabalila belum terealisasi kami akan melakukan aksi dengan masa lebih banyak, demi kemanfaatan dan kebaikan masyarakat Ciamis,” jelas Hendriawan.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Galuh Cece Hidayat menanggapi tuntutan mahasiswa menyatakan pihaknya selalu melakukan audit oleh lembaga pemerintahan. Rencana kenaikan tarif hanya tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Peninjauan kenaikan tarif bisa dilaksanakan 2 tahun sekali, sebetulnya bisa dilaksanakan pada 2016 lalu, dalam perjalanannya baru dilaksanakan 2018 itu untuk menutupi operasional juga. PDAM juga dinyatakan sehat oleh tim audit,” katanya.

(Husen Maharaja/DAR)

Ini Pengakuan Pejabat Disdukcapil Garut Pasca-OTT

0
Disdukcapil Garut Tak Bisa Layani Administrasi Kependudukan, Ini Alasannya
KTP (web)

GARUT, FOKUSJabar.id : Salah satu pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, I yang ikut dimintai keterangan tim Saber Pungli Polda Jabar di Mapolres Garut mengaku, kerap diintimidasi oleh orang yang mengaku oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Oknum LSM tersebut mengancam para pegawai jika tidak membantu pembuatan e-KTP.

” Tidak sedikit pegawai Disdukcapil menerima intimidasi dan ancaman dari oknum LSM tersebut jika tidak membantu pembuatan e-KTP,” kata I, Kamis (13/09/2018).

Ancaman dan intimidasi tersebut tidak hanya sekedar ucapan, tapi kerap dengan cara memukul meja.

” Alhamdulillah, tim Saber Pungli telah menangkap para calo yang kerap beroperasi. Mudah-mudahan tidak ada lagi praktek percaloan,” harap dia.

Menurutnya, saat kejadian pihaknya tengah memproses pencetakan e-KTP.

” Kami tidak pernah melakukan pungli, karena berlawanan dengan aturan. Sama sekali tidak ada pungutan,” ucapnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Polda Jabar berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Kependudukan dan Catatan Cipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, Rabu (12/9/2018) sore.

Petugas mengamankan tiga orang pegawai berinisial I, A dan E.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rina Siti Syababiah membantah keras terjadi OTT. Menurutnya, tim Saber Pungli Polda Jabar memanggil tiga orang pegawai untuk dimintai keterangan terkait pungutan liar (pungli) yang dilakukan para calo.

” Bukan OTT, tapi mereka dipanggil tim Saber Pungli Polda Jabar untuk dimintai keterangan terkait pungli yang dilakukan para calo,” kata Rina melalui sambungan telpon.

Rina menambahkan, tim Saber Pungli Polda Jabar terlebih dulu telah mengamankan para calo yang kerap beroperasi di Disdukcapil.

” Saya tegaskan bukan OTT, tetapi memanggil untuk klarifikasi dan komportir. Dimana para calo yang terlebih dahulu di tangkap menyebut sejumlah nama pegawai kami,” tegas Rina.

Rina mengaku optimistis bahwa ketiga pegawai yang sudah dipanggil tidak akan terlibat kasus pungli. Pasalnya, mereka sudah kerap diingatkan.

“ Kami belum tahu persis karena tengah mengikuti Rakornas di Semarang,” tutup Rina.

(Andian/Bam’s)

Liga Mahasiswa U-21 Diharapkan Lahirkan Bibit Pesepakbola untuk Timnas

0
Foto Arif
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora 2018 resmi digelar di Bandung dan akan berlangsung hingga 16 September 2018.
Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan, Alman Hudri mengatakan, kegiatan Liga Mahasiwa U-21 tersebut sengaja digelar. Selain untuk pembinaan juga sebagai ajang silaturahmi, karena olahraga bisa menyatukan bangsa dari berbagai macam latar belakang.
” Tidak cuma silaturrahmi, kebersamaan dan kekompakan dengan olahraga lah kita bisa menyatukan bangsa ini dengan olahraga,” ucapnya.
” Golongan semua bisa bersatu. Kami berharap bahwa bukan cuma prestasi tapi juga watak dan nasional building karakter pemuda dan anak-anak, sehingga bisa memiliki tindak tanduk sesuai yang tergantung dalam olaharaga,” jelasnya.
Alman Hudri juga berharap, dari kegiatan tersebut bisa muncul bibit-bibit pemain sepakbola untuk Timnas Indonesia.
“Berharap dari hasil kejuaraan ini punya kontribusi terhadap pembentukan Timnas untuk ikuti internasional,” harapnya.
(Arif/Bam’s) 

Gandeng Komisi IX DPR RI, BKKBN Sosialisasi KB di Pameungpeuk Kabupaten Bandung

0
(FOKUSJabar/Budi)

BANDUNG, FOKUSJabar. co. id: Tenaga ahli komisi IX DPR RI Saiful Bahri mengungkapkan, BKKBN merupakan mitra kerja yang konsen terhadap kesehatan masyarakat dan keluarga berencana (KB).

“Tujuan dari mitra kerja Komisi IX DPR Ri adalah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat agar segala sarana sosial yang ada di masyarakat dapat disampaikan. Salah satu dari mitra kerja kita adalah BKKBN, ” ucapnya diawal acara sosialisasi JKN Kamis, (13/09/2018) di Desa Rancatungku Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung.

Sementara itu, Kabid KB OPD KB ade berpendapat, pelaksanaan KB di Kabupaten Bandung sudah mencapai 80 persen.

“Di Kabupaten Bandung lebih banyak menggunakan suntik KB dan kondom. Pada saat ini juga kita sedang melaksanakan program KB di Puskemas Rancatungku denga pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang atau yang disebut MKJP (metode kontrasepsi jangka panjang). Setiap pemasangan kontrasepsi mempunyai manfaat dan resikonya yang berbeda. Alat kontrasepsi yang dipasang jangka pendek mempunyai resiko lebih besar. Apabila tidak digunakan secara rutin akan berakibat kehamilan sedangkan program KB jangka panjang akan mempunyai resiko yang lebih kecil,” jelasnya.

Selain itu, perwakilan BKKBN provinsi Jawa Barat Yudi Suryadi menyatakan
KB merupakan program yang berkualitas dan bermanfaat. Salah satu programnya yaitu KB (keluarga berencana) dan KR (kesehatan reproduksi).

“KB bukan merupakan alat kontrasepsi. Remaja boleh ikut KB. Presepsi yang terbentuk di masyarakat adalah KB adalah alat kontrasepsi. Kenapa remaja boleh ikut KB? yaitu dengan cara merencanakan kehamilan mereka, merencakan keluarga yang mereka bentuk. KB berrtujuan untuk meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Menurut ia, untuk meningkatkan kesejahteraan maka BKKBN bermitra dengan komisi IX DPR RI.

“Karena untuk kesejahteraan masyarakat tidak bisa dijalankan oleh satu intansi atau BKKBN saja. Tapi juga melibatkan banyak pihak,” ujarnya.

Acara tersebut terbagi menjadi dua kegiatan, pertama pelayanan KB yang di lakukan di Puskesdes Rancatungku Desa Rancatungku Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung dan sosialisasi tentang Keluarga Berencana di halaman kantor Desa Rancatungku Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Bandung

Dalam acara pelayanan ini BKKBN membagikan sembako beras lima kg dan minyak kemasan dua Liter.

Di akhir acara BKKBN bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI membagikan doorprise berupa Sepeda, TV, Penanak Nasi dan lainnya.

(Budi)

Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora 2018 Digelar di Bandung

0
Foto Arif
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kota Bandung menjadi venue pertandingan Sepakbola Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora 2018.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (13/9/2018) dan akan berlangsung hingga 16 September 2018 mendatang.
Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan, Alman Hudri menuturkan, dipilihnya Kota Bandung sebagai tempat pertandingan Piala Menpora 2018, karena memiliki fasilitas yang memadai.
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sangat mendukung kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia ini.
” Punya sarana dan prasarana yang memadai setelah PON 2016 prasarana masih bagus. Terlebih, Pemprov Jabar sangat mendukungnya,” ucapnya seusai membuka kegiatan.
“Jadi tidak susah kerjasama dengan Jabar untuk berbagai even yang dilaksanakan. Khususnya Dispora yang jadi stakeholder,” tambahnya.
Liga Mahasiswa U-21 Piala Menpora 2018 digelar sebagai salah satu bentuk pembinaan di bidang Cabang Olahraga (Cabor) Sepakbola.
“Kita dari Kementerian Pemuda dan Olahraga menggelar Liga Mahasiswa U-21  untuk menindaklanjuti kebijakan yang disampaikan Presiden, percepatan pembinaan sepakbola khususnya,” ungkapnya.
“Jadi kami berikan media sarana untuk berkompetisi mulai usia 12, 14 dan 21 kami lakukan untuk berikan wadah untuk mengukur hasil latihan yang selama ini dilakukan untuk mngetahui kekurangan untuk ditingkatkan,” jelasnya.
(Arif/Bam’s)