CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Ciamis menyoroti pola pengamanan kepolisian dalam beberapa bulan terakhir.
PMII Ciamis menilai aparat lebih fokus meredam kericuhan daripada melakukan langkah pencegahan sejak awal.
Baca Juga: Warga Panawangan Ciamis Manfaatkan Mata Air Tonjong Saat Kemarau
Kericuhan suporter laga PSGC Ciamis melawan PSIS Semarang di Stadion Galuh, Sabtu (17/10/2026) malam menjadi bukti terbaru.
Pengamanan publik mestinya berpatokan pada pencegahan dini demi menjamin keselamatan warga serta suporter di lapangan.
Wakil Ketua Bidang Eksternal PC PMII Ciamis Irfan Nurwahid Fadillah mengungkapkan, kehadiran aparat yang selalu terlambat berisiko membahayakan keselamatan masyarakat umum.
PMII Ciamis Soroti Jebolnya Pembatas Penonton dan Penghadangan Bus Suporter
Kapolres Ciamis mengerahkan 439 personel gabungan untuk mengamankan laga PSGC Ciamis melawan PSIS Semarang.
Namun, pintu pembatas antara suporter tim tamu dan tuan rumah tetap jebol hingga memicu gesekan.
Kericuhan bahkan meluas ke luar area stadion, kawasan Universitas Galuh, hingga wilayah Panawangan dan Kawali.
Sejumlah oknum diduga menghadang bus suporter tim tamu saat melintas di jalan raya.
Aparat baru melakukan pengawalan ketat bus suporter hingga luar wilayah Ciamis setelah situasi memanas di mana-mana.
PMII Ciamis menyebut aparat baru bergerak responsif setelah kericuhan meluas di tengah masyarakat.
Penanganan Miras dan Desakan Evaluasi Terbuka Polres Ciamis
PC PMII Ciamis turut menyoroti razia minuman keras (miras) yang kerap datang terlambat.
Polres Ciamis menggelar razia miras secara masif usai keresahan warga mencuat serta viral di media sosial.
Rangkaian peristiwa ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pemetaan risiko serta antisipasi awal kepolisian.
Masyarakat menanggung dampak buruk akibat pola penanganan pengamanan yang selalu datang terlambat di lapangan.
Atas dasar itu, PC PMII Kabupaten Ciamis melayangkan dua desakan utama kepada Polres Ciamis:
- Evaluasi Terbuka: Polres Ciamis wajib mengevaluasi secara terbuka pola pengamanan serta efektivitas penanganan gangguan keamanan.
- Utamakan Pencegahan: Polres Ciamis harus mengutamakan pemetaan risiko nyata sebelum gangguan keamanan muncul di tengah warga.
PC PMII Kabupaten Ciamis berkomitmen mengawal evaluasi pengamanan ini demi menjamin rasa aman warga Ciamis.
(Rilis PMII Ciamis/Irfansyah Riza)



