spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7912

60 Detik, Lord Atep Sukses Robek Gawang Arema, Skor 1-0

0
Kapten tim Persib, Atep

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Baru sekitar 60 detik menginjakan kaki di lapang, Lord Atep sukses merobek gawang Arema di menit-menit akhir babak pertama.

Bola muntah sundulan Bauman sukses dimanfaatkan Atep dan melesahkan bola k sudut kanan atas gawang Arema FC. Atep masuk menggantikan Agung Mulyadi yang terpaksa harus ditandu keluar setelah bertabrakan dengan kiper Arema.

Umpan silang Gozali kembali memanjakan pemain Persib, namun sundulan Ezechiel hanya membentur tiang gawang sebelah kiri Arema. Skor berubah 1-0 untuk kemenangan Persib di babak pertama.

(Arif/LIN)

Emil: Gak Ada Lawan Tangguh Buat Persib

0
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyapa bobotoh dalam suatu pertandingan (foto Web)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyapa bobotoh dalam suatu pertandingan (foto Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Laga Persib kontra Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Kota Bandung diprediksi akan seru dan menghibur.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) ingin menyaksikan langsung laga tersebut di stadion. Emil pun optimistis tim kebanggaan rakyat Jawa Barat bisa mendapat tiga poin.

“Persib skor 2-1,” kata Emil saat ditemui di Kantor Dekranasda Jabar, Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).

Emil yakin Persib akan mudah melawan Arema dengan strategi pemenangan gemilang. Meski pertandingan dengan Arema disebut laga panas, Emil memastikan bukan perkara sulit bagi Persib Bandung.

“Gak ada lawan yang tangguh buat Persib mah. Gampang Insya Alloh,” kata dia.

(LIN)

Bansos Pemprov Kemungkinan Berkurang, Bantuan Keuangan Diperbesar

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Postur anggaran Pemprov Jabar akan berubah seiring rencana pemberian bantuan keuangan besar-besaran ke daerah.

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pengganggaran bantuan keuangan yang diprediksi besar dalam APBD Jabar mendatang sudah diantisipasi pihaknya dengan baik. Porsi bantuan sosial yang selama ini besar, kemungkinan akan digeser pada posko bantuan keuangan yang lebih mudah pertanggungjawabannya.

“Hibah akan berkurang, saat ini masih proses pembahasan. Hibah bisa hilang sama sekali atau jumlahnya harus dikurangi. Nanti bisa lebih ke belanja langsung atau tidak langsung atau bantuan keuangan,” kata Iwa di Bandung, Kamis (13/9/2018).

Meski daerah ditawarkan bantuan keuangan untuk sejumlah proyek arahan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Iwa memastikan bahwa proses penganggaran akan tetap transparan dan akuntabel. Ketua TAPD ini menyebut, seluruh usulan akan masuk melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) online dan dibahas sesuai ketentuan.

“Jadi semuanya melalui proses normatif,” jelas Iwa.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan bahwa dalam lima tahun ke depan akan ada program provinsi yang harus dikebut oleh pemerintah daerah. Program-program ini disertai catatan kesiapan daerah untuk menjalankannya agar bantuan keuangan bisa cair.

“Yang sudah mendapat rencana program tentulah harus responsif,” kata Emil di Bandung, Rabu (12/9/2018).

Menurut dia, bantuan keuangan setidaknya akan diberikan pada sejumlah program yang masuk sembilan janji kampanye dirinya, yakni revitalisasi alun-alun di 27 kabupaten/kota di Jabar yang disiapkan Rp15 milyar untuk satu alun-alun.

“Bentuknya alun-alun, berarti tanahnya juga harus siap. Lokasi dimana pilih dengan pimpinan daerah masing-masing,” ujarnya.

Kemudian anggaran akan diberikan pada kabupaten/kota yang berencana merevitalisasi pasar tradisional. Emil mengatakan, pihaknya ingin mengembalikan aktivitas ekonomi ke pasar tradisional sekaligus membangkitkan ekonomi kerakyatan.

“Revitalisasi pasar itu kami siapkan Rp16-Rp20 milyar, silahkan pilih pasar yang mana,” tuturnya.

Selanjutnya perbaikan destinasi wisata yang dibagi ke dalam dua level. Level pertama pihaknya akan memfokuskan pada perbaikan akses infrastruktur menuju destinasi, lalu level kedua penataan objek pariwisata yang akan dilengkapi fasilitas penunjang lebih baik.

“Level kedua bantuannya bisa mencapai Rp 40 milyar, penataan ini diperbaiki sana-sini bukan hanya jalan,” tutur Emil.

(LIN)

Tolak Kampanye Tagar #2019GantiPresiden, Massa GNR Geruduk Kantor DPW PKS Jabar

0
Massa GNR Jabar Geruduk Kantor DPW PKS (foto Ibenk)
Massa GNR Jabar Geruduk Kantor DPW PKS (foto Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sejumlah massa yang menamakan diri Garda Nasional Rakyat (GNR) berunjukrasa di depan Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta 538, Bandung, Kamis (13/9/2018).

Massa pun sempat membakar ban di depan gerbang kantor DPW PKS sambil berorasi. Mereka datang ke kantor DPW PKS untuk mengkritisi gerakan tanda pagar (Tagar) #2019GantiPresiden yang digaungkan PKS. Massa GNR menilai bahwa tagar itu memicu polemik dan perpecahan di tahun politik 2019 mendatang.

“Kami menginginkan tagar #2019GantiPresiden diganti saja, ganti saja dengan #2019PrabowoPresiden supaya lebih jelas. Karena PKS merupakan pengusung Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto,” kata koordinator aksi Johan Saputra dalam orasinya.

Menurut dia, tagar #2019PrabowoPresiden memberikan kejelasan ke masyarakat ke mana gerakan PKS. Kalau tagar #2019GantiPresiden sangat tidak jelas mau ke mana arahnya.

“Berikan kejelasan kepada masyarakat, PKS ini arahnya ke mana. Jangan sampai masyarakat dibingungkan dengan hanya mengkampanyekan #2019GantiPresiden. PKS harus mengganti kampanye tagar #2019GantiPresiden,” tegasnya.

Tidak hanya itu, massa GNR puun meminta PKS tidak berafiliasi dengan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), karena menurutnya kelompok HTI terlarang dan bertentangan dengan Ideologi Pancasila.

“Kader PKS dan elitenya bekerjasama dengan kelompok HTI. Kami menuntut PKS tidak berafiliasi dengan kelompok HTI yang ingin mengganti Pancasila dengan sistem Khilafah,” tegas Johan.

Massa aksi diterima langsung oleh Wakil Sekretaris Umum DPW PKS Jabar Nefi Hendri, dia menyampaikan di depan puluhan massa GNR Jabar bahwa tidak ada undang-undang yang melanggar #2019GantiPresiden.

“Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Professor Mohammad Mahfud MD menyebut itu bukanlah aksi makar. Karena ini demokrasi, undang-undang pun tidak melarangnya. Silakan lihat banyak videonya di youtube,” tegas Nefi.

(Ibenk/LIN)

Silaturahmi Jadi Kunci Sukses Karier Politik Uu Ruzhanul Ulum

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan bahwa kunci sukses karirnya di bidang politik adalah silaturahim (silaturahmi).

Silaturahim adalah bagian dari caranya berkomunikasi hingga berhasil menjadi orang nomor dua di Jawa Barat saat ini.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum berbincang hangat sebelum memaparkan kunci sukses karir pokitiknya (foto ist)
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum berbincang hangat sebelum memaparkan kunci sukses karir pokitiknya (foto ist)

Uu menuturkan bahwa tujuan seseorang melangkah menapaki kesuksesan hidup harus didukung tiga hal, yakni niat yang lurus, tekad yang kuat serta maksimal ikhtiar.

“Dari tiga hal itu, silaturahmi menjadi kuncinya. Semua bisa selesai dengan silaturahmi, bahkan tujuan dan keinginan kita bisa tercapai. Tentunya atas kehendak Alloh SWT,” kata Uu saat menjadi narasumber diskusi publik bertajuk ‘Gaya Komunikasi Politik Santri’ yang digelar oleh Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) di Auditorium FPIPS Gedung Nu’man Somantri, Kampus UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).

Silaturahmi pun, kata dia, menjadi bagian penting dalam event-event politik yang Uu lakukan. Dia mengaku bahwa uang dan kapabilitas bukan modal utamanya dalam menapaki karir politiknya.

“Bukan soal uang yang kami miliki, bukan kemampuan yang kami miliki, tetapi silaturahmi yang disertai niatan lurus yang kami lakukan,” jelas Uu.

Hadir dalam acara tersebut Guru Besar Komunikasi Politik Dr Karim Suryadi.

Karim menyebut bahwa gaya komunikasi santri seperti yang dilakukan Uu memiliki ciri khas (pembeda), yakni intuisi.

Intuisi adalah pengetahuan terdalam yang sudah merasuki sistem dan menjadi tabiat atau ciri khas seseorang.

“Kekuatan intuisi itulah yang membedakan santri dari yang lain,” jelas Karim.

Selain itu, politik diwarnai dengan ke-kyai an dan kesantrian dengan dua simbol, yakni tafsir dan analogi.

“Politik santri ini mulai ada di Indonesia saat Abdurrahman Wahid (Gusdur) menjadi Presiden,” tutur dia.

Kemudian, pembeda komunikasi politik santri yang lain, yakni menjadikan komunikasi sebagai alat ber tawadhu atau alat mendapat berkah yang bisa melipatgandakan kebaikan.

“Jadi berkomunikasi artinya untuk menyebar kebaikan, menambah kebaikan,” jelas Karim.

(LIN)

Starting Eleven Persib kontra Arema 

0
foto : ( arif )
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung menurunkan skuad terbaiknya pada pertandingan kandang pekan ke-21 Liga 1 2018 menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).
Pada pertandingan perdana pascalibur Asian Games 2018, pelatih Mario Gomez kembali memasang duet Ezechiel Ndouassel dan Jonathan Bauman di lini depan. Kedua pemain tersebut menjadi penyumbang gol terbanyak bagi tim Maung Bandung.
Sedangkan posisi penjaga gawang kembali dipercayakan kepada Muhammad Natshir. Sedangkan Febri Hariyadi tidak masuk dalam daftar susunan pemain, setelah sebelumnya membela Timnas Indonesia.
Berikut ini daftar susunan pemain Persib:
Muhammad Natshir, Ardi Idrus, Bojan Malisic, Supardi Nasir, Victor Igbonefo, Dedi Kusnandar, Ghozali Siregar, Oh In-Kyun, Agung Mulyadi, Ezechiel Ndouassel, Jonatan Bauman.
Cadangan : I Made Wirawan, Indra Mustafa, Tony Sucipto, Atep, Eka Ramdani, Hariono, Patrich Wanggai.
(Arif/Bam’s)

Bobotoh Padati Stadion GBLA 

0
foto (arif)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni pertandingan kandang pekan ke-21 Kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/9/2018) sore.
 
Menjelang pertandingan tersebut, ribuan Bobotoh sudah mulai berdatangan ke Stadion berkapsitas 38 ribu ini. Mereka datang tak hanya dari Kota Bandung saja, namun dari berbagai macam daerah Jawa Barat juga hadir. 
 
Ribuan Bobotoh ini mayoritas datang secara rombongan dengan menggunakan berbagai macam kendaraan pribadi. Situasi lalu lintas menuju Stadion GBLA pun cukup padat dengan kendaraan Bobotoh. 
 
Panpel sendiri pada pertandingan kali ini mencetak sebanyak 34 ribu tiket dari 38 ribu kapasitas Stadion GBLA. Sejak beberapa hari lalu, tiket tersebut sudah banyak dipesan oleh Bobotoh. 
 
Sementara itu, kick off pertandingan pekan ke-21 ini akan berlangsung pada pukul 16.00 WIB. Kick off ini dimajukan dari sebelumnya pukul 18.30 WIB, karena alasan keamanan.
(Arif/Bam’s)