spot_imgspot_img
Minggu 3 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ribuan Warga Padati Pusat Pemerintahan, Formaskab Tasikmalaya 2026 Berakhir Meriah

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Ribuan warga memadati kawasan Gedung Bupati hingga Gedung DPRD untuk menyaksikan penutupan Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (Formaskab) Tasikmalaya 2026. Ajang olahraga rekreasi ini berakhir meriah dengan partisipasi aktif dari masyarakat umum serta atlet di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi), Minggu (3/5/2026).

Ketua Kormi Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nuryakin, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme warga menjadi energi positif bagi pengembangan olahraga rekreasi. Ia memastikan sebanyak 11 dari 16 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) terlibat langsung dalam ajang yang mempertandingkan panco, senam kreasi, pencak silat, hingga line dance ini.

Baca Juga: Skema Plh dan Plt Selama Musim Haji, Viman Tunjuk Diky Candra Jadi Plt Wali Kota Tasikmalaya Mulai 8 Mei

“Kami menjadikan antusiasme ini sebagai pemantik untuk terus memasyarakatkan olahraga sebagai sarana hiburan sekaligus ajang prestasi. Kami optimistis Formaskab akan menjadi agenda tahunan yang rutin,” ujar Cecep.

Seleksi Atlet untuk Level Provinsi

Selain menjadi hiburan rakyat, Formaskab berfungsi sebagai wadah seleksi atlet menuju Festival Olahraga Provinsi (Forprov) dan Festival Olahraga Nasional (Fornas).

Pada cabang pencak silat, Ketua DPD PPSI Kabupaten Tasikmalaya, Andi Lala, memfokuskan penilaian terhadap kategori seni ibing anak dan remaja yang menggabungkan keindahan gerak tari dengan teknik bela diri.

Sementara itu, cabang senam aerobik menarik minat hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Wakil Ketua I ASIAFI Kabupaten Tasikmalaya, Ai Joti, melibatkan juri profesional dari luar daerah guna menilai kekuatan fisik, teknik, serta kepercayaan diri para peserta untuk menentukan enam juara terbaik.

Optimisme Prestasi Budaya

Ketua DPD FOKBI Kabupaten Tasikmalaya, Nenden, menyatakan keyakinannya untuk meraih hasil lebih baik pada Forprov mendatang setelah sebelumnya sukses menduduki peringkat ketiga di Jawa Barat. Ia menurunkan juri independen guna menyeleksi 20 grup peserta berdasarkan kriteria daya tahan fisik dan kreativitas gerak.

“Geliat Formaskab tahun ini memperkuat keyakinan kami untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Kami menghadirkan standar penilaian yang ketat agar atlet yang lolos benar-benar berkualitas,” kata Nenden.

Kehadiran personel Batalyon Infanteri TP 939/Macan Putih dalam lomba senam turut menambah semarak suasana penutupan. Melalui gelaran ini, para penggerak olahraga berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memberikan dukungan penuh. Tujuannya demi memperkuat budaya hidup sehat dan interaksi sosial masyarakat.

(Farhan K)

spot_img

Berita Terbaru