spot_imgspot_img
Jumat 20 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 18

Operasi Ketupat Lodaya 2026 Dimulai, Polres Pangandaran Siap Amankan Arus Mudik dan Wisatawan

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana Apel Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Lapangan Grand Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Lapangan Grand Pangandaran, Kamis (12/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, khususnya untuk mengawal arus mudik, arus balik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari dan Dandim 0625/Pangandaran memimpin langsung apel tersebut. Kehadiran unsur Forkopimda menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah dan TNI terhadap langkah pengamanan yang kepolisian siapkan.

Baca Juga: Manfaatkan Hasil Petani Lokal, Warga Pangandaran Sukses Kembangkan Usaha Sale Pisang

Dalam amanatnya, Bupati Citra menegaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi merupakan bentuk pelayanan maksimal kepada masyarakat selama momentum Lebaran.

Ia meminta seluruh personel fokus pada beberapa hal penting, di antaranya kelancaran arus lalu lintas, keselamatan pengendara, serta keamanan lingkungan.

Petugas diminta mengantisipasi potensi kemacetan di jalur utama dan kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kendaraan. Selain itu juga memperketat pengawasan untuk menekan angka kecelakaan dan mencegah tindak kriminalitas, terutama di permukiman warga yang ditinggal mudik.

Setelah apel selesai, jajaran Polres Pangandaran bersama Forkopimda langsung melakukan pemeriksaan kendaraan dinas. Pengecekan meliputi kesiapan menggunakan sepeda motor patroli, mobil operasional, hingga perlengkapan pendukung selama operasi berlangsung.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menegaskan kesiapan personel harus berimbang dengan kondisi sarana dan prasarana yang optimal.

Menurutnya, seluruh kendaraan dan peralatan harus dalam kondisi siap pakai agar petugas dapat merespons cepat setiap situasi di lapangan.

Polres Pangandaran juga telah memetakan sejumlah titik rawan, terutama di jalur wisata, dalam prediksi mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran. Dengan dukungan personel gabungan dari TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, kepolisian optimistis perayaan Idul Fitri tahun ini di Pangandaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

(Sajidin)

MBG Berkutu di Tasikmalaya Disajikan Dapur SPPG Manggungjaya 2 Rajapolah?

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Kurma menu MBG yang diberikan ke pelajar di pesangrahan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya berkutu.(Dokumen Pribadi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Menu makanan bergizi gratis (MBG) berkutu yang di terima oleh para pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Pasanggrahan. Desa Manggungjaya Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu kebelakang terus menjadi sorotan publik.

Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Tasikmalaya, Roni Romansyah menyampaikan bahwa menu MBG berkutu. Yang di terima pelajar MIS Pasanggrahan, dapur yang menyajikannya seharusnya segera di suspend (tutup-red).

“Seharusnya dapur MBG yang di duga dari SPPG Manggungjaya 2 segera di suspend oleh BGN. Dan korwil SPPG Kabupaten Tasikmalaya harus merekomendasikan ke BGN di tutup,” ungkap Roni Romansyah, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Selain Menu MBG Berkutu, Jamuran, Ada Juga Roti Kadaluarsa di Tasikmalaya

Tidak hanya itu, Roni menyarankan Satuan Tugas (Satgas) makan bergizi gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya untuk turun ke MIS Pasanggrahan. Krosceknya bukan ke dapur SPPG di Kecamatan Rajapolah.

“Cek and riceknya ke Sekolah atuh (MIS Pasanggrahan-red) jangan ke dapur SPPG. Kalau ke dapur mah sama aja bohongnya. Coba tanya orangtua murid atau guru,” tegasnya.

Selain itu, Roni meminta aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan. Jangan di sinyalir tidak bergerak dalam mendalami menu MBG berkutu di Kecamatan Rajapolah.

“APH harus gerak cepat dong terkait menu MBG berkutu. Giliran ke pedagang kecil APH gercep luar biasa, tapi ke dapur SPPG kesannya santai saja,” ucap Roni Romansyah.

Tasikmalaya@fokusjabar.id
Roni Romansyah bersama keponakan Presiden Prabowo Subianto, Budi Djiwandino.(Istimewa)

MBG, lanjut Roni, merupakan program mulya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Yaitu memberikan gizi terbaik bagi para pelajar untuk jadi generasi emas di tahun 2045 mendatang.

“ini kok malah di kasih makanan yang tidak layak di konsumsi oleh para pelajar. Jangan sampai ini jadi potret penyelewengan program MBG dan ini harus adanya sanksi penutupan,” tuturnya.

Dapur SPPG Harus di Tutup

Terkait menu MBG berkutu di Kecamatan Rajapolah, Roni berharap tidak hanya dapur SPPG yang harus di tutup. Tetapi yang lainnya harus di evaluasi terkait perizinannya.

“Kan banyak juga dapur SPPG di Kabupaten Tasikmalaya tidak mengantongi izin PBG dan IPAL. Mungkin juga SLHS bisa teritung yang memiliki, jadi harus di evaluasi,” ucapnya.

Roni juga menambahkan, bahwa koordinator wilayah SPPG Kabupaten Tasikmalaya semestinya memonitoring juga evaluasi. Terkait dapur MBG yang tidak memiliki izin PBG, IPAL juga SLHS.

“Korwil SPPG sampaikan saja ke BGN secara real situasi dan kondisi di lapangan terkait dapur-dapur SPPG. Dan memang harus adanya evaluasi,” jelasnya.

Baca Juga: Menu MBG Berjamur, Dibenarkan Ketua Komite SDN 2 Leuwibudah Tasikmalaya

Sedangkan, orangtua siswa penerima manfaat dari MIS Pasanggrahan yang namanya enggan di publikasi, membenarkan bahwa ada menu MBG yang berkutu.

“Masalah menu MBG berkutu kan di share ke group MI Pasanggrahan. Ada orangtua murid lainnya juga mengirim bukti makanan berkutu. Bahkan ada yang belatungan juga,” ujarnya.

Sementara, Kepala SPPG Manggungjaya 2, Ipjar saat di tanya terkait MI Pasanggrahan menu MBG-nya di sajikan oleh dapur Manggungjaya 2?.

“Iya kang,” jawabnya singkat melalui sambungan WhatAap.

(Zaenal Mutaqin)

Manfaatkan Hasil Petani Lokal, Warga Pangandaran Sukses Kembangkan Usaha Sale Pisang

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Adi dan Istrinya saat produksi pisang sale di rumahnya di Cimerak, Pangandaran ll

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bulan Ramadan membawa berkah bagi Adi Nugraha (29), warga Dusun Babakanjaya, Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Di sela pekerjaannya sebagai pegawai P3K paruh waktu di Kecamatan Cimerak, ia berhasil mengembangkan usaha rumahan olahan sale pisang yang kini mampu menghasilkan keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulan.

Adi mulai merintis usaha tersebut sekitar satu tahun lalu bersama keluarganya. Ia melihat banyaknya hasil panen pisang dari petani di wilayah Cimerak yang belum diolah secara maksimal. Dari situ muncul ide untuk membuat sale pisang agar memiliki nilai jual lebih tinggi.

Baca Juga: Bupati Pangandaran Pimpin Rakor Lebaran 2026, Fokus Antisipasi Lonjakan Wisatawan dan Pemudik

“Awalnya hanya coba-coba karena di sini pisang banyak sekali. Saya berpikir lebih baik kita olah supaya harganya lebih bagus,” kata Adi, Kamis (12/3/2026).

Dalam menjalankan usahanya, Adi membeli pisang langsung dari petani setempat. Setelah itu, ia bersama keluarga mengolahnya secara tradisional menjadi sale pisang dengan rasa khas.

Seluruh proses produksi di rumah secara gotong royong, mulai dari mengupas pisang, menjemur hingga kering, sampai tahap pengemasan.

Produk sale pisang buatannya pemasarannya kini ke berbagai warung di wilayah Pangandaran. Selain itu, Adi juga menerima pesanan langsung dari pelanggan melalui WhatsApp untuk memperluas jangkauan penjualan.

Program MBG Tidak Mempengaruhi Usaha Sale

Menurut Adi, keberadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memengaruhi usaha yang ia jalankan karena produk sale pisang tidak termasuk dalam menu program tersebut.

“Alhamdulillah usaha tetap lancar. Sale pisang tidak masuk program MBG, jadi tidak berpengaruh. Kalau warung mungkin saya kurang tahu,” ujarnya.

Memasuki bulan Ramadan, permintaan sale pisang meningkat cukup tajam. Banyak warga membeli produk tersebut untuk camilan berbuka puasa maupun oleh-oleh.

“Kalau Ramadan biasanya pesanan bertambah. Bisa kirim ke banyak warung, jadi penghasilan juga ikut naik,” katanya.

Dari usaha rumahan tersebut, Adi mampu memperoleh keuntungan lebih dari Rp1 juta setiap bulan. Ia berharap usahanya terus berkembang dan dapat membantu meningkatkan perekonomian petani pisang di daerahnya.

“Alhamdulillah di bulan Ramadan ini sale pisang kami laris. Penghasilan juga bertambah,” pungkasnya.

(Sajidin)

Hartono Soekwanto Jalani Terapi Holistik di Ko Samui Thailand, Akui Tubuh Lebih Segar

0
Hartono Soekwanto Jalani Terapi Holistik di Ko Samui Thailand, Akui Tubuh Lebih Segar
Hartono Soekwanto Jalani Terapi Holistik di Ko Samui Thailand, Akui Tubuh Lebih Segar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengusaha asal Bandung, Hartono Soekwanto yang dikenal dengan sapaan Bos Koi, memilih menjalani terapi kesehatan holistik di Tanya Samui, Pulau Koh Samui, Thailand. Ia mengambil keputusan tersebut setelah merasakan kondisi tubuh menurun sejak pandemi Covid-19.

Hartono mengaku selama masa pandemi ia menerima hingga empat kali vaksin Covid-19. Setelah situasi membaik, ia mulai merasakan perubahan pada kondisi fisiknya, seperti meningkatnya kadar kolesterol, gula darah, serta munculnya beberapa keluhan yang sebelumnya tidak pernah ia alami.

Baca Juga: Masih Tersedia 1.012 Kursi, Pemprov Jabar Perpanjang Kesempatan Daftar Mudik Gratis 2026

“Setelah pandemi, kondisi tubuh terasa tidak seprima dulu. Ada beberapa keluhan yang baru muncul,” ujarnya.

Untuk memulihkan kebugaran, Hartono mengikuti program detoks holistik selama delapan hari di Tanya Samui sekitar dua bulan lalu. Program tersebut mengutamakan pemulihan tubuh melalui metode alami, mulai dari detoksifikasi hingga pengaturan pola hidup sehat.

Selama menjalani terapi, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan setiap hari, seperti mengonsumsi ramuan herbal, melakukan oil pulling dengan minyak kelapa, terapi enema untuk membersihkan usus, foot spa, masker wajah, serta terapi relaksasi lainnya.

Peserta juga menjalani puasa makanan padat dan hanya boleh mengonsumsi cairan herbal tertentu sesuai program.

Hartono menjelaskan salah satu terapi yang ia jalani berupa minuman khusus yang terbuat dari bahan organik, seperti alpukat, virgin coconut oil (VCO), olive oil, minyak jinten, serta campuran herbal lainnya.

Membantu Membuang Sel-sel Mati dalam Tubuh

Menurutnya, mengonsumsi cairan tersebut secara rutin untuk membantu proses pembuangan sel-sel mati dalam tubuh. Ia sempat khawatir konsumsi minyak akan meningkatkan kolesterol, namun hasil pemeriksaan justru menunjukkan kondisi yang lebih baik.

“Setelah melakukan check up, kadar kolesterol saya justru bagus. Tubuh juga terasa lebih ringan dan segar,” katanya.

Ia menambahkan hasil pemeriksaan kesehatan setelah terapi menunjukkan fungsi ginjal berada di angka 104 yang termasuk kategori normal hingga sangat baik. Sebelumnya, pada 2022, angkanya berada di kisaran 89.

Program terapi di Tanya Samui tersedia dalam beberapa pilihan durasi, mulai dari enam hari, delapan hari, hingga sebelas hari. Untuk peserta baru biasanya disarankan mengikuti program enam hari lima malam.

Hartono menyebut biaya paket terapi detoks holistik tersebut berada di atas Rp20 juta. Jika tambah tiket pesawat pulang-pergi dan biaya akomodasi, total pengeluaran bisa mencapai sekitar Rp40 juta per orang.

(Mia)

Bupati Pangandaran Pimpin Rakor Lebaran 2026, Fokus Antisipasi Lonjakan Wisatawan dan Pemudik

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami usai Rakor Bersama SKPD (istimewa).

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami memimpin rapat koordinasi persiapan menghadapi Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 di Kantor Sekretariat Daerah Cintakarya, Kamis (12/3/2026). Pemerintah daerah menggelar rapat tersebut untuk memastikan kesiapan menghadapi lonjakan pemudik dan wisatawan yang diperkirakan meningkat selama libur Lebaran.

Jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Ino Darsono, Sekretaris Daerah Kusdiana, Kapolres Pangandaran AKBP Potawari, Dandim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra, para kepala SKPD, serta perwakilan PHRI, IGHMA, pelaku usaha pariwisata, dan pedagang mengikuti rapat tersebut.

Baca Juga: Ketua DPRD Pangandaran Turun Tangan Tinjau Proyek Relokasi Eks Pasar Wisata

Dalam arahannya, Bupati Citra meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal selama musim libur. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan dalam mengatur arus lalu lintas.

Menurutnya, kepolisian akan fokus mengendalikan jalur arteri, sementara Dishub berperan mengatur lalu lintas di kawasan wisata yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi.

“Kami membagi tugas agar pengaturan lalu lintas lebih efektif. Penanganan jalur arteri oleh kepolisian, sedangkan kawasan wisata menjadi tanggung jawab Dishub,” ujarnya.

Citra juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah meningkatkan kesiapsiagaan dengan belajar dari pengalaman tahun sebelumnya. Ia menilai momentum Lebaran di Pangandaran selalu menghadirkan tantangan karena arus mudik. Kemudian peningkatan kunjungan wisatawan, dan aktivitas warga lokal terjadi dalam waktu bersamaan.

“Pada libur Lebaran nanti, pemudik, wisatawan, dan masyarakat lokal akan berkumpul di Pangandaran. Semua harus siap secara matang agar tidak menimbulkan masalah,” tegasnya.

Perhatian Utama dalam Rapat Koordinasi terkait Kesiapan Kondisi Darurat

Beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Antara lain kelancaran arus mudik dan arus balik, ketersediaan bahan pokok dan pengelolaan kawasan wisata. Kemudian kesiapan penanganan kecelakaan dan kondisi darurat.

Selain memastikan pelayanan berjalan baik, Bupati juga menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pariwisata selama libur Lebaran.

Ia berharap tingginya kunjungan wisatawan dapat menjadi peluang untuk meningkatkan pemasukan daerah dari tahun sebelumnya.

“Momen Lebaran harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Tidak hanya untuk pelayanan, tetapi juga untuk meningkatkan PAD lebih baik dari tahun lalu,” pungkasnya.

(Sajidin)

TikTok Shop Gandeng UMB dan KADIN Tasikmalaya, Mahasiswa Didorong Jadi Entrepreneur Digital

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto ; Sejumlah Mahasiswa UMB, mengikuti kegiatan Pelatihan Academy Tiktok Shop yang digelar KADIN Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Universitas Mayasari Bakti (UMB) Tasikmalaya bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya serta TikTok Shop by Tokopedia menggelar sosialisasi program Start Academy TikTok Shop bagi mahasiswa. Kegiatan berlangsung di Kampus Utama UMB, Jalan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Kamis (12/3/2026).

Program ini menjadi kegiatan perdana TikTok Indonesia di Jawa Barat dan langsung mendapat sambutan antusias dari ratusan mahasiswa yang mengikuti acara entrepreneur tersebut.

Baca Juga: Tambang Pasir Ilegal di Muara Cikalong Tasikmalaya Disikat, Camat Ultimatum Pengusaha Tarik Alat Berat

Rektor UMB, Dr. Yusuf Abdullah, hadir langsung dalam kegiatan itu bersama Ketua KADIN Kota Tasikmalaya Asep Saepulloh dan perwakilan TikTok Shop Indonesia.

Dr. Yusuf Abdullah mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada UMB sebagai kampus pertama di Jawa Barat yang menjadi lokasi pelaksanaan Start Academy TikTok Shop. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi kampus yang menekankan kemandirian dan jiwa socio-technopreneur bagi mahasiswa.

Ia menegaskan lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mencari pekerjaan, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang usaha.

“Saya berharap mahasiswa mengambil semangatnya, bukan hanya melihat hasilnya. Kolaborasi ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar menghasilkan uang sendiri meskipun masih kuliah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan keterampilan ekonomi agar mahasiswa memiliki daya saing lebih tinggi setelah lulus.

Mahasiswa Harus Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Digital

Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh, menilai mahasiswa saat ini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan digital. Menurutnya, dunia industri membutuhkan generasi yang memiliki keterampilan, kreativitas, dan keberanian memulai usaha sejak dini.

Ia mendorong mahasiswa tidak menunggu lulus untuk belajar berbisnis, tetapi mulai dari usaha kecil yang ditekuni secara serius.

“Kuliah sambil belajar usaha dan menambah skill menjadi kunci agar mahasiswa siap menghadapi dunia kerja maupun membuka lapangan pekerjaan sendiri,” katanya.

Asep juga menilai program Start Academy TikTok Shop memberi peluang besar bagi mahasiswa untuk mengenal dunia digital commerce. Sekaligus membangun mental entrepreneur.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi bisnis digital. Tetapi juga berkesempatan memperoleh penghasilan, mengikuti pelatihan, hingga peluang magang di mitra industri TikTok Shop.

Perwakilan TikTok Shop Indonesia, Sahrul, menyampaikan terima kasih kepada Universitas Mayasari Bakti atas kerja sama dalam pelaksanaan sosialisasi program tersebut. Ia menjelaskan rancangan Start Academy yakni untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri digital.

Melalui program ini, mahasiswa dapat mengikuti pelatihan bersertifikat di bidang content operations, content host, digital entrepreneur, hingga content creator.

Menurutnya, program ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa, menghadirkan pelatihan praktis, serta mendorong integrasi pembelajaran e-commerce ke dalam lingkungan perguruan tinggi.

Antusiasme terlihat dari para mahasiswa yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Banyak peserta langsung menyatakan minat untuk mendaftar pada pelaksanaan Start Academy TikTok Shop pada musim berikutnya.

(Seda)

Prodi Farmasi dan Profesi Apoteker Raih Akreditasi Unggul, Kualitas Pendidikan Kampus UBTH Naik Level

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Prodi Farmasi dan Profesi Apoteker Raih Akreditasi Unggul, Kualitas Pendidikan Kampus UBTH Naik Level

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kualitas pendidikan di Universitas Bakti Tunas Husada (UBTH) Tasikmalaya kembali menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan diraihnya akreditasi Unggul oleh dua program studi sekaligus, yakni S1 Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker.

Capaian tersebut semakin memperkuat posisi UBTH sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang terus berkembang dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Baca Juga: Ribuan Warga Serbu BI Tasikmalaya, Penukaran Uang Lebaran Lewat Aplikasi PINTAR Berlangsung Cepat

Rektor Universitas BTH Tasikmalaya, Prof. Ruswanto menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil rapat pleno Lembaga Akreditasi Perguruan Tinggi Kesehatan yang digelar pada 28 Februari 2026.

“Berdasarkan rapat pleno lembaga akreditasi PT Kesehatan pada 28 Februari 2026 lalu, status Prodi Farmasi S1 dan Profesi Apoteker telah diputuskan menjadi terakreditasi Unggul. Tentunya ini menjadi bukti bahwa kualitas dan mutu pendidikan yang kami terapkan kepada mahasiswa terus meningkat,” Ruswanto, Kamis (12/3/2026).

Menurut dia, pencapaian akreditasi unggul tidak diperoleh secara instan. Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mulai dari peningkatan kompetensi dosen, penguatan sumber daya manusia, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

“Kampus kami didukung fasilitas yang sangat lengkap, termasuk laboratorium dengan peralatan yang memadai. Selain itu, saat ini kami juga sedang membangun gedung serbaguna yang nantinya dapat digunakan untuk berbagai kegiatan besar mahasiswa,” jelas dia.

Raihan Akreditasi Unggul

Ruswanto menambahkan, raihan akreditasi unggul tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas BTH. Bahkan, pencapaian ini menjadikan Universitas BTH sebagai satu-satunya kampus di wilayah Priangan Timur dan Ciayumajakuning yang memiliki program studi Farmasi dan Profesi Apoteker dengan status akreditasi unggul.

“Ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan. Sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Universitas BTH terus berkembang ke arah yang lebih baik,” kata dia.

Ketua Pembina Yayasan Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, Yoris Rusamsi R. Sastramiharja menegaskan bahwa UBTH merupakan perguruan tinggi yang terus berkembang dengan menempatkan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama.

“Raihan akreditasi unggul ini merupakan bukti komitmen dan bukti konkret kami dalam menjaga kualitas pendidikan. Kami juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di wilayah Priangan Timur yang memiliki program studi Farmasi dan Apoteker dengan status terakreditasi unggul,” kata Yoris.

Ia menambahkan, raihan pencapaian tersebut tentunya melalui berbagai upaya penguatan kualitas layanan pendidikan. Termasuk peningkatan sarana prasarana serta pengembangan kerja sama dengan berbagai lembaga dan industri.

“Selama ini kami terus mengembangkan layanan pendidikan agar semakin berkualitas. Kami juga menjalin kerja sama dengan berbagai industri. Seperti industri farmasi dan kosmetika, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” jelas dia.

Kerja Sama Dunia Industri

Menurut Yoris, kerja sama dengan dunia industri sangat penting untuk menunjang kualitas pendidikan mahasiswa. Terutama dalam memberikan pengalaman nyata melalui program magang dan praktik kerja.

“Kerja sama ini juga membuka peluang besar bagi lulusan untuk masuk ke dunia kerja. Baik di dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan kami secara rutin memfasilitasi lulusan untuk bekerja di luar negeri. Seperti di Taiwan, Jepang, Malaysia dan beberapa negara lainnya,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Marketing dan Communication Universitas BTH, Asep Sufyan, mengatakan peningkatan status akreditasi tersebut semakin memperkuat posisi Universitas BTH sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Jawa Barat.

“Dengan status akreditasi unggul pada Prodi Farmasi dan Profesi Apoteker, Universitas BTH menjadi perguruan tinggi yang sangat kompetitif. Ini juga menjadi jaminan kualitas pendidikan bagi para calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan pendidikan di BTH,” kata dia.

Saat ini Universitas BTH juga telah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang II yang berlangsung sejak 1 Februari hingga 31 Juli 2026.

Pada gelombang kedua ini tersedia berbagai jalur pendaftaran, antara lain jalur tes reguler, jalur nilai rapor dan jalur tahfidz. Kemudian juga jalur anak guru dan tenaga kesehatan, jalur prestasi non akademik, jalur kepemimpinan, serta jalur organisasi kemasyarakatan.

Adapun program studi yang tersedia meliputi:
S1 Farmasi
S1 Administrasi Rumah Sakit
S1 Sistem Informasi
S1 Teknologi Pangan
S1 Kewirausahaan
S1 Bisnis Digital
D3 Keperawatan
D3 Analis Kesehatan
D3 Optometri
S1 Keperawatan

Selain itu, Universitas BTH juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang lolos seleksi. Salah satunya Beasiswa BTH Unggul dengan kuota hingga 80 orang penerima.

“Karena itu kami mengajak para calon mahasiswa untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum kuota terpenuhi,” kata Asep.


(LIN)