spot_imgspot_img
Jumat 20 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 19

Tambang Pasir Ilegal di Muara Cikalong Tasikmalaya Disikat, Camat Ultimatum Pengusaha Tarik Alat Berat

0
Tambang Pasir Ilegal Tasikmalaya FOKUSJabar.id
Ketfot: Tangkapan layar dari VIdeo Camat Cikalong yang sedang meninjau kerusakan di harim laut Cikalong Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kekhawatiran masyarakat terhadap dugaan kerusakan lingkungan di pesisir selatan Kabupaten Tasikmalaya mendorong pemerintah kecamatan bergerak cepat.

Camat Cikalong, Dedi Mulyana, turun langsung ke Muara Harim Laut, Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya Kamis (12/3/2026) untuk memastikan kebenaran informasi mengenai aktivitas penambangan pasir cor yang di duga berlangsung tanpa izin.

Peninjauan berlangsung setelah isu tambang ilegal di kawasan muara ramai jadi perbincangan warga dan beredar di media sosial. Pemerintah kecamatan ingin memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah potensi kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Baca Juga: Ribuan Warga Serbu BI Tasikmalaya, Penukaran Uang Lebaran Lewat Aplikasi PINTAR Berlangsung Cepat

“Hari ini kami mengecek langsung lokasi yang diduga menjadi tempat penambangan pasir cor ilegal. Di lapangan memang terlihat beberapa alat berat, tetapi saat kami datang tidak ada kegiatan penambangan,” ujar Dedi kepada wartawan.

Meski tidak menemukan aktivitas, pemerintah kecamatan tetap mengambil langkah antisipasi. Dedi mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak pemilik alat berat agar segera memindahkan seluruh peralatan dari kawasan muara.

“Kami meminta alat berat segera ditarik dari lokasi. Pemerintah kecamatan tidak menginginkan ada kegiatan penambangan tanpa izin, apalagi di wilayah pesisir yang rawan kerusakan lingkungan,” tegasnya.

Langkah tersebut mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Warga menilai kawasan Harim Laut memiliki kondisi ekosistem yang rentan sehingga aktivitas penambangan berpotensi menimbulkan dampak serius.

Pengerukan di Wilayah Muara dapat Memicu Kerusakan Lingkungan

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut pengerukan pasir di wilayah muara dapat memicu kerusakan lingkungan hingga mengancam keselamatan warga.

“Kalau terus dikeruk, dampaknya bisa besar. Lingkungan rusak dan masyarakat di sekitar muara juga bisa terdampak,” katanya.

Ia berharap penertiban tidak hanya di Muara Cikalong. Menurutnya, dugaan aktivitas penambangan juga muncul di kawasan Harim Laut, Kampung Panglayungan, Desa Cidadap, Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.

Warga bahkan sempat melihat unggahan di media sosial yang memperlihatkan alat berat mengeruk pasir di kawasan muara tersebut. Lokasi itu berada berseberangan dengan Muara Cikalong sehingga masyarakat khawatir kerusakan bisa meluas ke wilayah lain.

Karena itu, warga meminta pemerintah mengambil langkah tegas agar kawasan pesisir selatan Tasikmalaya tetap terjaga dari ancaman kerusakan lingkungan.

“Semoga peninjauan ini menjadi awal untuk menghentikan praktik tambang yang berpotensi menimbulkan bencana di kemudian hari,” ujarnya.

(Farhan)

Plataran Six Series 2026 Diluncurkan, Event Lari Lintas Destinasi Siap Dorong Sport Tourism Indonesia

0
Bogor, FOKUSJabar.id
Plataran Six Series 2026 Diluncurkan, Event Lari Lintas Destinasi Siap Dorong Sport Tourism Indonesia

BOGOR,FOKUSJabar.id: Plataran Indonesia meluncurkan program Plataran Six Series – Six Series Peace Run, rangkaian event lari lintas destinasi yang akan berlangsung di enam lokasi berbeda sepanjang tahun 2026. Program ini menjadi kolaborasi antara Plataran dan OudPro dengan menghadirkan kombinasi road run dan trail run di berbagai lanskap alam Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Plataran sebagai perusahaan hospitality menghadirkan konsep sport tourism dengan pendekatan berbeda. Rangkaian event tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga mengajak peserta menjelajahi destinasi wisata alam dan budaya di Indonesia.

Baca Juga: Ribuan Warga Serbu BI Tasikmalaya, Penukaran Uang Lebaran Lewat Aplikasi PINTAR Berlangsung Cepat

Konsep Plataran Six Series terinspirasi dari ajang lari dunia seperti World Marathon Majors yang digelar di Tokyo, Boston, London, Berlin, Chicago, New York, dan Sydney. Dengan konsep serupa, peserta diajak mengikuti beberapa seri lomba di lokasi berbeda sehingga memperoleh pengalaman berlari sekaligus perjalanan lintas destinasi.

Rangkaian Six Series Peace Run akan mulai di Hutan Kota by Plataran Jakarta pada 5 April 2026. Selanjutnya event terselenggara di Plataran Makassar pada 7 Juni, Plataran Puncak pada 12 Juli, Plataran Borobudur pada 2 Agustus, Plataran Bromo pada 18 Oktober, dan ditutup di Plataran Menjangan pada 13 Desember 2026.

Setiap lokasi menghadirkan karakter alam, budaya, dan komunitas yang berbeda sehingga peserta merasakan pengalaman unik di setiap seri. Plataran juga menyiapkan konsep event yang terhubung dengan komunitas pelari internasional, termasuk peserta yang telah mengikuti World Marathon Majors.

CEO dan Founder Plataran Indonesia, Yozua Makes, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan sport tourism di Indonesia.

Perjalanan yang Memperkenalkan Keindahan Alam Indonesia

Menurutnya, melalui Plataran Six Series, para pelari tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga menikmati perjalanan yang memperkenalkan keindahan alam Indonesia serta pengalaman hospitality khas Plataran di setiap destinasi.

Selain lomba, peserta akan merasakan pengalaman yang terintegrasi dengan konsep kesehatan, mindfulness, dan layanan hospitality yang menjadi ciri khas Plataran. Setiap pelari akan memperoleh medali di setiap seri. Sementara peserta yang berhasil menuntaskan seluruh enam event akan mendapatkan Plataran Six Series Complete Medal sebagai simbol pencapaian.

Desain jersey dan medali di setiap lokasi dibuat berbeda dengan mengambil inspirasi dari budaya dan ikon daerah setempat. Dengan konsep tersebut, setiap seri memiliki identitas tersendiri sesuai karakter destinasi.

Plataran sebelumnya telah berpengalaman mendukung berbagai event lari nasional, termasuk Bromo Marathon dan Borobudur Marathon. Bahkan sejak 2024, Plataran Bromo menjadi salah satu venue resmi penyelenggaraan Bromo Marathon.

Pada 2025, Plataran juga mengembangkan platform olahraga bernama Platarun untuk membangun komunitas pelari dan gaya hidup aktif. Dari program tersebut lahir komunitas Platarunners yang kini menjadi bagian dari ekosistem olahraga dan lifestyle Plataran.

Dalam setiap penyelenggaraan, Plataran melibatkan komunitas lokal serta menampilkan unsur budaya daerah. Tujuannya agar peserta dapat mengenal lebih dekat kekayaan alam dan tradisi Indonesia.

Plataran juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak. Mulai dari institusi nasional, BUMN, hingga sektor swasta yang bergerak di bidang pariwisata dan industri pendukung.

Dukungan datang dari berbagai tokoh olahraga, salah satunya Alya Rohali, Putri Indonesia 1996 sekaligus Six Star Finisher World Marathon Majors. Ia menilai konsep running series lintas destinasi akan memberi pengalaman baru bagi pelari. Mereka dapat menikmati keindahan alam Indonesia sambil mengikuti lomba di berbagai lanskap.

Sepanjang rangkaian event, panitia menargetkan sekitar 5.000 peserta ikut ambil bagian. Plataran berharap Six Series dapat menjadi salah satu event lari unggulan di Indonesia. Event yang memadukan olahraga, wisata, dan pengalaman hospitality dalam satu rangkaian kegiatan.

Masih Tersedia 1.012 Kursi, Pemprov Jabar Perpanjang Kesempatan Daftar Mudik Gratis 2026

0
Masih Tersedia 1.012 Kursi, Pemprov Jabar Perpanjang Kesempatan Daftar Mudik Gratis 2026
Masih Tersedia 1.012 Kursi, Pemprov Jabar Perpanjang Kesempatan Daftar Mudik Gratis 2026

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis tahun 2026. Hingga pertengahan Maret, ratusan kursi masih tersedia karena sejumlah peserta sebelumnya membatalkan keberangkatan.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan bahwa pembatalan dari sebagian pendaftar membuat kuota kembali terbuka sehingga masyarakat lain dapat memesan tiket.

Baca Juga: Potensi Zakat Kota Bandung Capai Rp1,8 Triliun

Menurutnya, total kursi yang masih bisa dipesan mencapai 1.012 tiket. Kuota tersebut tersebar di berbagai rute, baik perjalanan di dalam Jawa Barat maupun menuju luar provinsi.

Berikut rute mudik gratis yang masih memiliki sisa tiket:

  • Bandung – Sukabumi: 275 tiket
  • Bogor – Pelabuhan Ratu: 176 tiket
  • Bogor (Cileungsi) – Bandung: 233 tiket
  • Bekasi (Terminal Cikarang) – Tasikmalaya: 63 tiket
  • Bandung – Solo: 12 tiket
  • Bandung – Wonogiri: 3 tiket
  • Bandung – Yogyakarta: 20 tiket
  • Bekasi – Bandung: 46 tiket
  • Bandung – Ciledug: 35 tiket
  • Bandung – Solo (Jasa Raharja): 14 tiket
  • Bandung – Sragen: 2 tiket
  • Yogyakarta – Bandung: 133 tiket

Pemerintah membuka pendaftaran melalui aplikasi Sapawarga sejak 11 Februari 2026 dan akan menutup proses registrasi pada 12 Maret 2026. Calon peserta wajib mengisi data pribadi secara lengkap, mulai dari nama, NIK, alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, hingga memilih rute perjalanan.

Aktivasi Tiket

Setelah mendaftar, peserta harus melakukan aktivasi tiket melalui aplikasi yang sama pada periode 1 sampai 12 Maret 2026. Pada tahap ini, pemudik dapat menentukan jadwal keberangkatan sesuai pilihan yang tersedia.

Program mudik gratis ini terbuka untuk warga yang berdomisili di Jawa Barat dengan tujuan ke luar provinsi, maupun masyarakat di luar Jawa Barat yang ingin kembali ke wilayah Jawa Barat.

Pemerintah menjadwalkan keberangkatan pada 13, 14, dan 15 Maret 2026. Peserta akan berangkat dari beberapa titik yang telah ditetapkan, di antaranya Terminal Leuwipanjang Kota Bandung, Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.

Untuk melayani seluruh peserta, pemerintah menyiapkan 73 unit bus yang akan mengangkut pemudik menuju berbagai kota tujuan. Program ini harapannya dapat membantu masyarakat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

(Jingga Sonjaya)

Ribuan Warga Serbu BI Tasikmalaya, Penukaran Uang Lebaran Lewat Aplikasi PINTAR Berlangsung Cepat

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Masyarakat melakukan penukaran uang di sejumlah loket penukaran di halaman Kantor Bank Indonesia Tasikmalaya dalam program SERAMBI (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ribuan warga dari berbagai daerah di Priangan Timur memadati halaman Kantor Bank Indonesia Tasikmalaya, Kamis (12/3/2026). Mereka datang sejak pagi untuk menukarkan uang baru sebagai persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Bank Indonesia Tasikmalaya membuka layanan penukaran melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. Program ini bertujuan memberi kemudahan sekaligus menjaga kelancaran proses penukaran uang menjelang Lebaran.

Baca Juga: BI Tasikmalaya Siapkan Rp2,5 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026

Sejak dini hari, masyarakat sudah berdatangan ke kantor Bank Indonesia di Jalan Sutisna Senjaya, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Mereka membawa bukti pendaftaran dari aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia sebagai syarat mengikuti penukaran uang.

Petugas langsung memverifikasi bukti pendaftaran, lalu mengarahkan warga ke loket penukaran. Bank Indonesia menyiapkan enam loket utama untuk melayani lebih dari seribu orang yang terdaftar pada hari tersebut.

Susan Sundari (34), warga Ciamis, mengaku puas dengan pelayanan yang ia terima. Ia merasa proses penukaran berlangsung cepat setelah menunjukkan bukti pendaftaran dari aplikasi.

“Saya datang, tunjukkan bukti daftar dari aplikasi PINTAR, langsung dipanggil petugas. Prosesnya cepat, sekitar sepuluh menit sudah selesai,” ujarnya.

Proses Pendaftaran Berjalan Lancar

Susan menjelaskan, ia sempat mengalami antrean saat mengakses aplikasi karena banyak pengguna yang masuk secara bersamaan. Namun setelah berhasil login, proses pendaftaran berjalan lancar hingga mendapatkan nomor penukaran.

Ia menukarkan uang baru sebesar Rp2,7 juta untuk kebutuhan Lebaran, terutama untuk dibagikan kepada keluarga dan keponakan.

Hal senada disampaikan Riswan (35), pegawai swasta asal Singaparna. Ia menilai sistem pendaftaran online mempermudah masyarakat meski sempat terjadi antrean saat masuk ke aplikasi.

“Penukaran di sini tertib dan cepat. Tidak sampai sepuluh menit sudah selesai,” katanya.

Sofi Soliha (35), warga Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, juga merasakan kemudahan layanan penukaran dengan sistem digital. Menurutnya, penggunaan aplikasi membuat proses lebih aman dan teratur daripada cara lama.

“Sistem online lebih nyaman karena semua orang bisa daftar dari rumah. Tinggal datang sesuai jadwal,” ungkapnya.

Namun Sofi berharap Bank Indonesia menambah batas nominal penukaran. Saat ini setiap orang hanya bisa menukar maksimal Rp5,3 juta per KTP.

“Kalau bisa tidak membatasi, karena kebutuhan setiap orang berbeda,” ujarnya.

Bank Indonesia Tasikmalaya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR. Sistem digital mampu mempercepat pelayanan sekaligus mengurangi antrean panjang.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Priangan Timur, Bank Indonesia menyiapkan uang layak edar sebesar Rp2,55 triliun. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,8 triliun.

(Seda)

Potensi Zakat Kota Bandung Capai Rp1,8 Triliun

0
Bandung@fokusjabar.id
Potensi zakat di Kota Bandung diperkirakan mencapai sekitar Rp1,8 triliun per tahun. Namun yang berhasil dihimpun dari berbagai lembaga zakat baru sekitar Rp742 miliar.(Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Potensi zakat di Kota Bandung di perkirakan mencapai sekitar Rp1,8 triliun per tahun. Namun yang berhasil di himpun dari berbagai lembaga zakat baru sekitar Rp742 miliar.

Wakil Ketua I Baznas Kota Bandung, Arif Nurrakhman mengatakan, potensi zakat tersebut berasal dari berbagai sektor. Mulai dari zakat uang, pertanian, peternakan hingga zakat fitrah.

“Potensi zakat di Kota Bandung itu sekitar Rp1 triliun lebih, bahkan kalau di hitung keseluruhan sekitar Rp1,785 triliun. Yang paling besar itu dari zakat uang sekitar Rp1,5 triliun, kemudian zakat pertanian sekitar Rp1,3 miliar. Peternakan sekitar Rp1,11 miliar, dan zakat fitrah sekitar Rp98 miliar,” kata Arif Nurrakhman Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Polres Cimahi Musnahkan Ribuan Botol Miras, Narkoba dan Knalpot Brong

Meski potensinya besar, realisasi penghimpunan zakat masih belum optimal. Arif menyebut, jika seluruh lembaga zakat di gabungkan, total dana zakat yang saat ini di kelola di Kota Bandung. Mencapai sekitar Rp742 miliar.

“Kalau di hitung dengan seluruh lembaga zakat yang ada di Kota Bandung, baik tingkat nasional, provinsi maupun kota. Total pengelolaan zakatnya sekitar Rp742 miliar,” katanya.

Arif mengungkapkan, pada 2025, Baznas Kota Bandung berhasil menghimpun dana zakat sekitar Rp33 miliar. Di luar zakat fitrah yang mencapai sekitar Rp55 miliar.

Himpun Zakat ASN

Saat ini Baznas Kota Bandung fokus menghimpun zakat dari lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Serta masyarakat yang memiliki afiliasi dengan lingkungan pemerintahan.

“Potensi dari ASN di Kota Bandung sendiri sekitar 15.000 orang, belum termasuk dari kepolisian, TNI, maupun Kementerian Agama. Ini menjadi potensi besar yang saat ini sedang kami optimalkan,” ujarnya.

Baca Juga: Disdagin Kota Bandung Pastikan Parsel di Pasaran Aman Dikosumsi

Menurutnya, pengelolaan zakat di Kota Bandung melibatkan sekitar 20 lembaga amil zakat (LAZ), baik tingkat nasional, provinsi maupun kota.

Karena itu, Arif menilai konsolidasi antar lembaga zakat menjadi hal penting agar potensi zakat yang besar tersebut. Dapat di manfaatkan secara maksimal.

“Kalau konsolidasi lembaga zakat ini semakin baik, maka pemetaan dan pengumpulan zakat juga bisa semakin optimal,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Polres Cimahi Musnahkan Ribuan Botol Miras, Narkoba dan Knalpot Brong 

0
Cimahi@fokusjabar.id
Polres Cimahi Musnahkan Ribuan Botol Miras, Narkoba dan Knalpot Brong. (fokusjabar.id/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Polres Cimahi memusnahkan barang bukti hasil kejahatan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. 

Barang bukti yang di musnahkan meliputi narkoba, ribuan botol miras ilegal, dan knalpot brong. Yang sebagian di antaranya di buat menjadi Monumen Lodaya.

Pemusnahan barang bukti tersebut di lakukan di Mapolres Cimahi, Kamis (12/3/2026), usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Baca Juga: Polres Cimahi Siapkan 667 Personel untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026

Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen bersama Polri, TNI, dan stakeholder pemerintah daerah. Untuk memberangus dan memberantas penyakit masyarakat.

“Setelah kegiatan gelar pasukan ini kita melaksanakan kegiatan pemusnahan. Pemusnahan yang memang menjadi keresahan daripada masyarakat,” kata Niko. 

Jumlah knalpot brong yang di amankan yakni sebanyak 1.065 buah, 815 di antaranya di jadikan patung Maung Lodaya. Yang bakal di bangun dekat Cimahi Mall dan sisanya di musnahkan. 

“Knalpot brong itu kurang lebih ada seribu lebih tapi 800 sekiannya sudah kami jadikan monumen. Sehingga sekarang di musnahkan kurang lebih 300an,” ucapnya.

Selanjutnya untuk miras ilegal sebanyak 3.352 botol berbagai merek, antara lain anggur merah 780 botol, anggur kolesom 443 botol. Kawa-kawa 365 botol, asoka 295 botol, serta bir, arak, tuak, dan cap tikus.

Baca Juga: Disdagin Kota Bandung Pastikan Parsel di Pasaran Aman Dikosumsi

“Kemudian narkoba ada ganja yang kurang lebih jumlahnya 47 kilogram, tadi sudah kita lihat bersama-sama. Dan ada sabu-sabu juga kurang lebih 2,5 ons dan juga ada OKT (obat keras terlarang) 10 ribu butir,” jelasnya.

Niko menegaskan, saat pengamanan Lebaran, Polres Cimahi akan menempatkan satgas khusus untuk penindakan hukum dan satgas pangan untuk mengatur komoditas. 

“Sehingga harapannya kita melakukan ini adalah bentuk upaya kita untuk bisa terus memberantas. Terkait dengan hal-hal seperti itu, penyakit-penyakit masyarakat seperti itu,” tegasnya.

(Arif)

Disdagin Kota Bandung Pastikan Parsel di Pasaran Aman Dikosumsi

0
Bandung@fokusjabar.id
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan parsel yang beredar di pasaran menjelang Lebaran dalam kondisi aman untuk di kosumsi.(Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung memastikan parsel yang beredar di pasaran menjelang Lebaran. Dalam kondisi aman untuk di kosumsi.

Kepastian ini di peroleh setelah di lakukan monitoring bersama sejumlah instansi terkait. Termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), di beberapa titik penjualan parsel di Kota Bandung.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, pengawasan barang beredar. Seperti parsel pada dasarnya merupakan kewenangan pemerintah provinsi Jabar.

Baca Juga: Polres Cimahi Siapkan 667 Personel untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026

“Untuk pengawasan barang beredar, termasuk parsel, secara kewenangan berada di pemerintah provinsi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Namun dalam pelaksanaannya di lapangan kami ikut serta melakukan monitoring bersama,” kata Ronny Kamis (12/3/2026).

Ronny menjelaskan, pemeriksaan di lakukan untuk memastikan produk yang di jual dalam parsel aman. Dan layak konsumsi serta memenuhi standar yang berlaku.

“Dari hasil monitoring yang di lakukan di dua titik bersama BPOM, Alhamdulillah hasilnya aman. Tidak di temukan produk yang bermasalah,”katanya.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut mencakup pengecekan berbagai produk makanan dan minuman. Yang biasanya terdapat dalam paket parsel, termasuk masa kedaluwarsa dan kondisi kemasan.

Terkait harga parsel yang beredar di pasaran, Ronny menyebut nilainya sangat bervariasi tergantung isi dan kualitas produk yang di tawarkan.

Baca Juga: Libur Lebaran, Kebun Binatang Bandung Dibuka Gratis?

“Kalau untuk harga parsel relatif. Tergantung isi barangnya dan juga kemasannya seperti apa,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap teliti saat membeli parsel menjelang Lebaran. Terutama dengan memperhatikan tanggal kedaluwarsa produk serta kondisi kemasan.

“Masyarakat harus tetap teliti meskipun parsel di Kota Bandung dalam kondisi aman, tetap cek tanggal kadaluwarsa produk dan kondisi kemasan,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)