spot_imgspot_img
Jumat 24 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 113

Mahasiswa Unper Tasikmalaya Luncurkan Biz Trend Campus 2026, Dorong Wirausaha Digital

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wawalkot Tasikmalaya Dicky Candra Negara, bersama para narasumber, dalam kegiatan Peluncuran Biz Trend Campus (BTC) di Kampus Unper Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Barisan mahasiswa Jurusan Manajemen dan Bisnis Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya menggebrak dunia wirausaha dengan meluncurkan program Biz Trend Campus (BTC) di area parkir kampus.

Agenda kreatif ini sekaligus menjadi panggung terbuka bagi kaum akademisi muda untuk menularkan pengetahuan praktis seputar aktivitas ekosistem digital.

Baca Juga: Suasana Kafe di Tasikmalaya Mendadak Jadi Arena Senam Massal, Ratusan Lansia Ikut Meriahkan

Wakil Rektor II Unper, Sri Rejeki Nurendah, meresmikan langsung peluncuran BTC 2026 tersebut. Acara ini juga menggandeng Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, serta menyedot antusiasme ratusan pelajar dan mahasiswa lintas perguruan tinggi se-Kota Tasikmalaya yang aktif memburu ilmu dari para pakar bisnis digital.

“Banyak jejaring dekat saya meraup omzet besar melimpah hanya dengan menekuni bisnis online serta mengelola media mandiri secara konsisten. Mahasiswa memiliki energi besar untuk mencoba hal baru, dan sektor digital ini menawarkan peluang bisnis yang sangat menjanjikan,” ujar Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, Minggu (28/6/2026).

Gagas Pasar Online Tasikmalaya (POT), Pemkot Siap Gandeng Diskominfo dan Mahasiswa Unper di Tiap Kecamatan

Ia menjelaskan, Pemkot Tasikmalaya tengah mematangkan gagasan Pasar Online Tasikmalaya (POT) untuk mendongkrak pemasaran produk lokal di pasar virtual.

Pihaknya siap menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta aplikator swasta guna mempercepat pengoperasian platform. Pemerintah juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi mahasiswa untuk mengelola POT yang nantinya akan terbentuk di setiap kecamatan se-Kota Tasikmalaya.

Ajang BTC ini mengintegrasikan puluhan gerai (tenant) mahasiswa dan UMKM binaan yang menjajakan produk fesyen, kuliner, kriya, hingga komoditas digital.

Menariknya, sistem transaksi menerapkan metode campuran, yakni secara luring langsung di tempat sekaligus daring melalui kanal uji coba POT. Panitia juga menyuguhkan lokakarya mini tentang teknik pembuatan konten media sosial serta strategi branding produk.

Wakil Rektor II Unper, Sri Rejeki Nurendah, menegaskan bahwa BTC merupakan bentuk implementasi praktis dari mata kuliah Manajemen Bisnis.

Melalui pengalaman lapangan seperti merancang konsep, bernegosiasi dengan sponsor, hingga mengelola lapak dagang, Unper optimistis mencetak lulusan unggulan yang tidak lagi bingung mencari kerja, melainkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat luas.

(Seda)

Adeeva Ozil Afsheen Juara Banyuwangi BMX Supercross 2026, Raih Tiket ke Akademi Polygon

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot : Adeeva Ozil juara satu putaran dua Banyuwangi BMX Supercros

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Perjuangan tanpa lelah di atas lintasan balap membuahkan hasil manis bagi Adeeva Ozil Afsheen. Pembalap sepeda BMX berbakat asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tersebut sukses merebut podium pertama setelah melibas seluruh rivalnya pada putaran kedua kejuaraan bergengsi Banyuwangi BMX Supercross, Minggu (28/6/2026).

Sebelum mengunci takhta juara pada putaran kedua, siswi sekolah asal Tatar Galuh ini sempat menghadapi kendala teknis pada sepedanya saat mengarungi putaran pertama. Masalah mekanis tersebut memaksa Ozil merelakan posisi terdepan dan harus puas menyentuh garis finis di urutan ketiga, meskipun sejak awal ia sudah menempel ketat pembalap di posisi satu dan dua.

Baca Juga: 342 Karateka dari 27 Dojo Ramaikan Kejurkab Karate BKC Ciamis 2026

“Alhamdulillah, Ozil membalas kegagalan putaran pertama dengan tampil luar biasa di putaran kedua. Ia melesat cepat, finis di posisi pertama, dan meninggalkan pembalap lain jauh di belakang tanpa terkejar lagi,” ungkap ibunda Ozil, Ani Supiani, Minggu (28/6/2026).

Lolos Masuk Akademi Polygon

Ani menegaskan kesuksesan besar putrinya merupakan buah manis dari kombinasi latihan intensif dan bimbingan taktis tim pelatih. Serta dorongan doa dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Ciamis. Strategi matang dari tim pelatih terbukti ampuh memulihkan mental bertanding Ozil pasca-mengalami nasib sial di awal balapan.

Keberhasilan menyabet podium utama di Banyuwangi ini membawa berkah ganda bagi karier balap Ozil. Panitia secara resmi menganugerahi Ozil tiket beasiswa bergengsi untuk menimba ilmu di Akademi Polygon.

Pihak keluarga berharap dukungan moral dari masyarakat tatar Galuh Ciamis terus mengalir. Harapannya agar atlet BMX cilik ini konsisten mengukir prestasi emas, baik di level regional, nasional, hingga internasional. Tentunya hal tersebut demi mengharumkan nama daerah di masa depan.

(Husen Maharaja)

Usai Kasus YTR Dedi Mulyadi Sebut Tradisi Tamu Lapor 1×24 Jam Sudah Hilang, RT/RW Diminta Lebih Aktif

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang perempuan berinisial YTR di Kota Bandung memicu perhatian serius dari jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tragedi kemanusiaan ini tidak sekadar menyeret pelaku ke ranah hukum pidana, melainkan juga memicu evaluasi total terhadap rapuhnya sistem pengawasan lingkungan di tingkat akar rumput.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memproyeksikan peristiwa kelam ini sebagai momentum darurat untuk menghidupkan kembali fungsi kontrol sosial yang melekat pada pengurus RT dan RW. Pria yang akrab dengan sapaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) tersebut menilai ketahanan lingkungan memegang peran vital dalam mendeteksi dini setiap potensi konflik dan kejahatan di tengah permukiman warga.

Baca Juga: Kota Depok dan UNY Juara Umum SPAO VI 2026, Perpani Jabar Jadikan Ajang Seleksi Junior

“Cara berpikir kita yang berorientasi uang dan semakin lemahnya aspek tata kelola pemerintahan pada level terbawah. Itu mengakibatkan abainya setiap peristiwa. Tradisi tamu wajib lapor 1×24 jam hari ini sudah hilang. Rata-rata ketua RT dan ketua RW tidak memiliki data siapa yang berkunjung,” tegas Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan pers di Mapolda Jawa Barat, Sabtu (27/6/2026) lalu.

Soroti Kos-Kosan Liar Tanpa Identitas, Pemprov Jabar Siap Terbitkan Edaran Wajib Foto KTP Tamu

Dedi mengidentifikasi perubahan pola gaya hidup urban dan kesibukan ekonomi sebagai pemicu utama merosotnya rasa kepedulian antar-tetangga. Lemahnya pendataan ini membuat penghuni baru, terutama di rumah kos dan kontrakan, kerap lolos dari pengawasan. Situasi abu-abu tersebut berpotensi membuka celah bagi pelaku kriminal untuk menghilangkan jejak identitas atau menyembunyikan aktivitas ilegal dari endusan aparat.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah merancang penerbitan surat edaran resmi yang membidik seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Regulasi ini mengondisikan penguatan sistem administrasi digital maupun manual di tingkat rukun tetangga dan rukun warga. Hal itu demi menangkal aksi kriminalitas siber, kekerasan domestik, hingga penyekapan.

Mantan Bupati Purwakarta ini juga menuntut tanggung jawab penuh dari para pemilik bisnis rumah sewaan, hotel melati, serta kamar kos. Ia mewajibkan para pengusaha properti tersebut memotret wajah setiap penghuni baru. Kemudian mengarsip kartu identitas resmi, lalu menyetorkannya ke dalam sistem data pengurus lingkungan setempat.

Melalui kolaborasi makro ini, Pemprov Jabar optimistis mampu membangun benteng pertahanan sosial yang kokoh. Hal itu demi menjamin keselamatan warga dari ancaman kasus serupa di masa depan.

(Jingga Sonjaya)

Kota Depok dan UNY Juara Umum SPAO VI 2026, Perpani Jabar Jadikan Ajang Seleksi Junior

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Kejuaraan panahan STKIP Pasundan Archery Open VI tahun 2026 di lapangan Secapa AD, Hegarmanah, Kota Bandung. (FOTO: Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengurus Cabang Perpani Kota Depok bersama UKM Panahan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sukses mengunci gelar juara umum dalam ajang bergengsi STKIP Pasundan Archery Open (SPAO) VI 2026.

Kompetisi bidik sasaran ini berlangsung meriah di lapangan Secapa AD, Hegarmanah, Kota Bandung, selama lima hari penuh (24–28 Juni 2026).

Baca Juga: 342 Karateka dari 27 Dojo Ramaikan Kejurkab Karate BKC Ciamis 2026

Kontingen Perpani Kota Depok mendominasi persaingan ketat di klaster pelajar dengan memborong belasan medali emas. Sementara itu, tim pemanah mahasiswa dari UKM Panahan UNY menunjukkan kedigdayaan mereka setelah menyabet predikat pengumpul medali emas terbanyak pada kategori umum dan mahasiswa.

“Kami sengaja menggandeng STKIP Pasundan untuk menyiasati keterbatasan anggaran organisasi tanpa harus mengorbankan kesinambungan roda kompetisi daerah. Ajang ini menjadi instrumen penting bagi kami untuk mengevaluasi hasil latihan rutin para atlet,” ungkap Wakil Ketua II Perpani Jawa Barat, Mochamad Yonan Sufyarman, Minggu (28/6/2026).

Tembus 823 Pemanah Lintas Provinsi, Perpani Jabar Jaring Atlet Elit Menuju Kejurnas Junior Kudus

Yonan merinci, turnamen edisi keenam ini menyedot animo luar biasa hingga menampung total 823 pemanah tangguh. Kontingen yang bertanding tidak hanya berasal dari pengcab kota/kabupaten serta klub lokal Jawa Barat. Sejumlah daerah luar provinsi seperti Jawa Tengah, Kalimantan Timur, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut mengirimkan para penembak jitu terbaik mereka.

Panitia membagi kompetisi ke dalam nomor perorangan dan beregu yang tersebar di empat divisi utama. Meliputi divisi standar nasional, recurve, compound, serta barebow. Seluruh peserta terdistribusi ke dalam lima kategori usia pembinaan. Yakni klaster anak-anak usia 10, 13, 15, dan 18 tahun untuk tingkat pelajar. Kemudian satu klaster khusus dewasa untuk kategori umum dan mahasiswa.

Lebih lanjut, Pengprov Perpani Jabar memproyeksikan ajang SPAO VI 2026 ini sebagai saringan utama dalam menjaring pemanah junior terbaik. Tim pemandu bakat akan memberangkatkan para pemenang kontes ini untuk memperkuat kontingen Jawa Barat pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior. Pelaksanaannya akan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, pada Juli 2026 mendatang.

(Ageng)

Festival Heritage Depok Lama 2026 Hadirkan Sejarah, Budaya, dan Bazar UMKM

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmasyah menyapa warga saat menghadiri Festival Heritage Depok Lama 2026.

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Depok menyuguhkan Festival Heritage Depok Lama 2026 sebagai wadah strategis untuk memadukan pelestarian nilai sejarah dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Lewat perhelatan ini, jajaran pemerintah daerah mengajak warga mengarungi beragam agenda interaktif yang menyajikan hiburan, edukasi masa lalu, sekaligus stimulus bagi para pelaku usaha lokal.

Tim penyelenggara merancang festival tahunan ini sebagai ruang perjumpaan warga dengan identitas asli kota. Panitia menggelar parade budaya sebagai atraksi utama guna memikat kehadiran massa, sekaligus mengampanyekan produk-produk unggulan UMKM lokal yang memikul peran vital dalam roda perekonomian daerah.

Baca Juga: Lebih dari 10 Ribu Warga Ramaikan Car Free Day Tematik Kabupaten Bekasi

“Kami mengundang seluruh warga untuk meramaikan Festival Heritage Depok Lama 2026. Arena ini menawarkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru. Ini bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan ruang refleksi untuk mengenali lebih dalam jati diri dan akar budaya Kota Depok,” ujar Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmasyah, Minggu (28/6/2026).

Bedah Asal-usul 12 Marga di Historical Studio YLCC, Pemkot Depok Pacu Dukungan Belanja Produk Kreatif

Area bazar UMKM menjadi salah satu titik yang paling banyak menyedot perhatian pengunjung sepanjang pelaksanaan festival. Lapak-lapak warga memamerkan aneka kuliner khas, kerajinan tangan estetik, hingga komoditas kreatif lainnya yang mencerminkan geliat ekonomi akar rumput. Kehadiran pasar rakyat ini membuka ruang komunikasi langsung antara konsumen dengan produsen demi mempertebal loyalitas belanja produk lokal.

Selain sektor ekonomi, festival kali ini menyediakan Historical Studio YLCC sebagai pusat edukasi sejarah yang interaktif. Ruang pameran tersebut menyajikan barisan dokumentasi lawas, jejak artefak kuno, serta narasi autentik yang mengupas tuntas perjalanan panjang Kota Depok. Studio ini secara khusus mengulas kisah asal-usul peradaban lokal. Termasuk sejarah eksistensi 12 marga asli Depok yang menjadi fondasi identitas kota.

Chandra Rahmasyah berharap generasi muda memanfaatkan ruang edukatif ini secara optimal. Berharap agar generasi muda tetap memegang teguh akar budaya di tengah gempuran modernisasi.

Sinergi antara unsur sejarah, penguatan ekonomi melalui UMKM, serta partisipasi aktif warga dalam ruang kebersamaan ini harapanya mampu mengantar Depok melangkah maju sebagai kota yang berkarakter kuat dan berdaya saing tinggi.

(Jingga Sonjaya)

Candaan Dedi Mulyadi soal Bau Pangandaran Berbuah Atraksi Wisata Baru ‘Ngukus Layung’ yang Viral

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana ngukus layung di Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Berawal dari sebuah sindiran jenaka, pertunjukan budaya “Ngukus Layung” di Rumah Makan Mina Family, kawasan Kampung Turis Pangandaran, kini resmi menjelma menjadi agenda wisata rutin. Pentas seni garapan Sanggar Putra Rengganis ini lahir dari sebuah keresahan mendalam mengenai citra wewangian khas Pangandaran yang selama ini kalah pamor dari Pulau Dewata, Bali.

Sang pencetus mendapatkan ide segar tersebut usai menyerap kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Pangandaran beberapa waktu lalu. Saat itu, Dedi melayangkan kelakar tentang khasnya aroma wangi Bali yang langsung menyambut wisatawan sejak turun dari pesawat di bandara.

Baca Juga: PMII Pangandaran Kritik Pernyataan KSP dan Komnas Perempuan soal Kasus SPPI dan YTR

“Beliau melempar candaan bahwa aroma saat tiba di Pangandaran justru bau ikan asin japuh. Walau sebatas gurauan (heureuy), celetukan itu memicu saya untuk berpikir keras mematahkan stigma tersebut,” ungkap Ketua Sanggar Putra Rengganis, Iis Rahmini Juni Anita, Sabtu malam (27/6/2026).

Gantikan Bau Ikan Japuh dengan Seungit Dupa, Seni Meditatif ‘Ngukus Layung’ Konsisten Mengudara 4 Bulan

Iis memaparkan bahwa pentas seni berdurasi 15 menit ini menggabungkan secara apik elemen tari kontemporer. Kemudian berpadu dengan tarian tradisional Sunda, serta penggunaan media dupa wewangian skala mini.

Frasa Ngukus melambangkan proses pematangan kepribadian manusia secara sabar, sedangkan kata Layung mewakili keheningan cahaya senja. Kolaborasi estetik ini mengemban misi suci untuk menghidupkan rasa, menyucikan batin, serta membangkitkan kesadaran spiritual manusia.

Demi menghormati kearifan lokal dan waktu ibadah masyarakat muslim, pihak manajemen RM Mina Family sengaja menggeser jadwal pementasan. Jika awalnya panitia merancang pertunjukan tepat sebelum matahari terbenam, kini mereka mengeksekusi pagelaran pada waktu jeda antara ba’da magrib hingga menjelang isya setiap malam minggu.

Seni meditatif penolak bau ikan japuh ini sudah menunjukkan napas panjang dengan mengudara secara konsisten selama hampir empat bulan tanpa putus.

Kendati demikian, Iis mengakui strategi promosi timnya masih berjalan secara swadaya. Terlebih masih berskala kecil melalui akun media sosial pribadi seperti TikTok, Instagram, serta YouTube.

Ia berharap para pelancong domestik maupun mancanegara mulai melirik dan mendatangi Kampung Turis. Tentunya demi mereguk langsung sensasi seungit (wangi) baru tanah Pangandaran.

(Sajidin)

342 Karateka dari 27 Dojo Ramaikan Kejurkab Karate BKC Ciamis 2026

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Kejurkab Karate Piala Ketua Umum BKC Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 342 karateka tangguh utusan 27 dojo se-Kabupaten Ciamis saling beradu kemampuan di atas matras Gelanggang Galuh Taruna, Minggu (28/6/2026). Ratusan petarung muda tersebut unjuk gigi dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Karate Piala Ketua Umum Bandung Karate Club (BKC) Ciamis 2026.

Mengusung jargon pembakar semangat “Born To Fight, Trained To Win”, panitia memproyeksikan kompetisi bergengsi ini sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang seleksi ketat atlet menuju Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Jawa Barat. Ketua Umum BKC Ciamis, R. Ega Anggara Al Kautsar, menegaskan bahwa Kejurkab tahun ini memikul esensi krusial karena menyemarakkan momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.

Baca Juga: Menang Umrah Gratis, Warga Ciamis Ini Justru Memilih Memberangkatkan Ibunya ke Tanah Suci

“Kami menyaring talenta-talenta muda terbaik dari seluruh pelosok Ciamis melalui Kejurkab ini. Hasil evaluasi hari ini akan menentukan komposisi kontingen resmi yang akan mewakili BKC Ciamis di arena Kejurwil Tasikmalaya serta Kejuaraan Nasional di Yogyakarta,” tegas R. Ega Anggara Al Kautsar, Minggu (28/6/2026).

Genjot Estafet Regenerasi Atlet, BKC Ciamis Andalkan ‘Panca Darma Kesatria’ untuk Tangkal Kenakalan Remaja

Ega merinci, 342 peserta yang bertanding merupakan representasi dari 27 dojo BKC kecamatan. Walau liburan sekolah sedang berlangsung, para karateka cilik hingga remaja ini tetap menunjukkan determinasi tinggi demi mengamankan podium juara.

Pengurus daerah mengakui adanya sedikit penurunan kuantitas peserta akibat faktor biaya operasional mandiri orang tua. Namun hal tersebut sama sekali tidak mengendurkan tensi dan mutu pertarungan di lapangan.

BKC Ciamis berkomitmen menggenjot program kaderisasi atlet secara terstruktur dan berjenjang. Tujuannya untuk mengisi kekosongan pos petarung senior yang mulai memasuki bangku perkuliahan di luar daerah.

Pihak organisasi secara konsisten menelurkan kompetisi lokal seperti Kejurdo, Al Kautsar Cup, hingga Smanda Cup untuk memantau bakat-bakat baru yang siap menyumbang medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Lebih dari sekadar mengejar trofi juara, Ega mengampanyekan olahraga bela diri ini sebagai instrumen efektif dalam membentuk karakter. Terlebih menanamkan kedisiplinan, serta ketangguhan mental pelajar.

Dengan menanamkan doktrin filosofis Panca Darma Kesatria, BKC Ciamis optimistis mampu membentengi generasi muda dari ancaman perilaku negatif. Prilaku seperti aksi perundungan (bullying) serta kenakalan remaja di lingkungan sosial.

(Mia)