CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebanyak 342 karateka tangguh utusan 27 dojo se-Kabupaten Ciamis saling beradu kemampuan di atas matras Gelanggang Galuh Taruna, Minggu (28/6/2026). Ratusan petarung muda tersebut unjuk gigi dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Karate Piala Ketua Umum Bandung Karate Club (BKC) Ciamis 2026.
Mengusung jargon pembakar semangat “Born To Fight, Trained To Win”, panitia memproyeksikan kompetisi bergengsi ini sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang seleksi ketat atlet menuju Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Jawa Barat. Ketua Umum BKC Ciamis, R. Ega Anggara Al Kautsar, menegaskan bahwa Kejurkab tahun ini memikul esensi krusial karena menyemarakkan momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.
Baca Juga: Menang Umrah Gratis, Warga Ciamis Ini Justru Memilih Memberangkatkan Ibunya ke Tanah Suci
“Kami menyaring talenta-talenta muda terbaik dari seluruh pelosok Ciamis melalui Kejurkab ini. Hasil evaluasi hari ini akan menentukan komposisi kontingen resmi yang akan mewakili BKC Ciamis di arena Kejurwil Tasikmalaya serta Kejuaraan Nasional di Yogyakarta,” tegas R. Ega Anggara Al Kautsar, Minggu (28/6/2026).
Genjot Estafet Regenerasi Atlet, BKC Ciamis Andalkan ‘Panca Darma Kesatria’ untuk Tangkal Kenakalan Remaja
Ega merinci, 342 peserta yang bertanding merupakan representasi dari 27 dojo BKC kecamatan. Walau liburan sekolah sedang berlangsung, para karateka cilik hingga remaja ini tetap menunjukkan determinasi tinggi demi mengamankan podium juara.
Pengurus daerah mengakui adanya sedikit penurunan kuantitas peserta akibat faktor biaya operasional mandiri orang tua. Namun hal tersebut sama sekali tidak mengendurkan tensi dan mutu pertarungan di lapangan.
BKC Ciamis berkomitmen menggenjot program kaderisasi atlet secara terstruktur dan berjenjang. Tujuannya untuk mengisi kekosongan pos petarung senior yang mulai memasuki bangku perkuliahan di luar daerah.
Pihak organisasi secara konsisten menelurkan kompetisi lokal seperti Kejurdo, Al Kautsar Cup, hingga Smanda Cup untuk memantau bakat-bakat baru yang siap menyumbang medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Lebih dari sekadar mengejar trofi juara, Ega mengampanyekan olahraga bela diri ini sebagai instrumen efektif dalam membentuk karakter. Terlebih menanamkan kedisiplinan, serta ketangguhan mental pelajar.
Dengan menanamkan doktrin filosofis Panca Darma Kesatria, BKC Ciamis optimistis mampu membentengi generasi muda dari ancaman perilaku negatif. Prilaku seperti aksi perundungan (bullying) serta kenakalan remaja di lingkungan sosial.
(Mia)



