spot_imgspot_img
Jumat 24 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 111

Perumda Tirta Anom Umumkan Gangguan Air, Ini Penyebab dan Imbauannya

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Pegawai PDAM Tirta Anom sedang memperbaiki pipa HDPE 300mm. (Istimewa/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Anom Kota Banjar mengumumkan penghentian sementara pasokan aliran air bersih secara mendadak, Senin (29/6/2026).

Macetnya suplai air bersih ke rumah-rumah warga ini menyusul adanya agenda darurat berupa pengerjaan perbaikan teknis pada jaringan pipa distribusi utama.

Baca Juga: Polres Banjar Mulai Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Barang di Desa Rajasari

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan (Kabag Hublang) Perumda Tirta Anom Kota Banjar, Euis Tresna Ekawati memngkarifikasi hal tersebut. Ia menjelaskan tim teknis tengah berjibaku membenahi kerusakan pada pipa jenis High-Density Polyethylene (HDPE) berdiameter 300 milimeter. Kerusakan infrastruktur vital tersebut terlacak berada di kawasan Dusun Gardu.

“Kami memohon maaf dan mengumumkan informasi gangguan pelayanan ini secara terbuka. Tim teknis di lapangan sedang mengejar target perbaikan pipa HDPE 300 mm di Dusun Gardu sejak pukul 11.00 WIB hari ini hingga selesai,” ungkap Kabag Hublang Perumda Tirta Anom, Euis Tresna Ekawati, Senin (29/6/2026).

Pipa Distribusi Utama Dusun Gardu Jebol, Manajemen Tirta Anom Desak Warga Tampung Pasokan Air

Euis telah mengidentifikasi proses normalisasi jaringan pipa ini. Proses perbaikan berdampak langsung terhadap kestabilan distribusi air bersih ke sejumlah klaster permukiman di Kota Banjar.

Guna mengantisipasi risiko kekosongan pasokan air selama proses pengerjaan mekanis berlangsung, pihak manajemen mendesak para pelanggan di zona merah untuk segera mengambil tindakan antisipasi mandiri.

Perumda Tirta Anom mengimbau masyarakat terdampak segera melakukan langkah antisipasi. Yakni dengan menguras dan menampung air bersih secukupnya dalam wadah penyimpanan sebelum aliran mengecil atau mati total.

Manajemen berjanji akan mengondisikan tim teknis bekerja secara maksimal di lapangan. Tentu agar proses pengelasan dan penyambungan pipa selesai tepat waktu demi memulihkan hak pelayanan air bersih warga secepatnya.

(Agus Purwadi)

337 ASN Pensiun di Ciamis Terima Dana Kadeudeuh, KORPRI Juga Siapkan Cicilan Umrah Tanpa Bunga

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Penyerahan Uang Kadeudeuh Purna Bhkati dan Uang Duka Korpri Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Ciamis kembali membuktikan komitmen nyata dalam menjaga kesejahteraan anggotanya. KORPRI menyalurkan dana kadeudeuh bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna bakti, sekaligus menyerahkan santunan duka kepada keluarga ASN yang telah berpulang.

Aksi kepedulian sosial yang mencakup periode November 2025 hingga Mei 2026 ini menyasar 337 pensiunan ASN. Di mana tiap individu menerima uang kadeudeuh senilai Rp2,5 juta.

Baca Juga: Kolaborasi Baznas-Pemkab Ciamis jadi Berkah 2.650 Anak Yatim

Di samping itu, KORPRI Ciamis juga menyerahkan santunan kematian sebesar Rp1 juta kepada 22 ahli waris dari keluarga maupun pasangan ASN yang meninggal dunia.

“Kami tidak mengubah besaran santunan antar-periode, yaitu tetap Rp2,5 juta untuk ASN purna bakti. Kemudian Rp1 juta bagi ahli waris yang berduka. Fluktuasi anggaran hanya bergantung pada naik-turunnya jumlah pegawai yang pensiun atau wafat pada kurun waktu tersebut,” ungkap Ketua KORPRI Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, saat membagikan dana tersebut di Gedung KH. Irfan Hielmy Kompleks Islamic Center Ciamis, Senin (29/06/2026).

Kelola Iuran Murni Anggota, KORPRI Ciamis Luncurkan Fasilitas Cicilan Umrah Tanpa Bunga

Erwan menegaskan bahwa seluruh pendanaan program ini murni berasal dari iuran bulanan para anggota KORPRI sendiri. Kebijakan mandiri ini merupakan produk hukum hasil kesepakatan bersama dalam Musyawarah KORPRI tahun 2013 yang lalu. Hal itu demi memupuk semangat solidaritas korps.

Selain membiayai dana pelepasan dan kedukaan, manajemen KORPRI mengalokasikan sisa dana iuran untuk menyokong sektor pendidikan. Serta meluncurkan program fasilitas ibadah umrah dengan sistem cicilan lunak tanpa bunga.

Meskipun panitia mengizinkan pengambilan dana melalui perwakilan demi menjaga kondisi fisik para lansia, KORPRI tetap mengutamakan penyelenggaraan seremoni tatap muka langsung. Agenda ini berfungsi sebagai sarana silaturahmi sekaligus bentuk penghormatan pamungkas atas dedikasi panjang para abdi negara.

Dalam kesempatan yang sama, Erwan turut menyampaikan amanat dari Bupati Ciamis. Ia menyampaikan para pensiunan agar tetap aktif bergerak di tengah masyarakat setelah lepas dari rutinitas birokrasi.

Keterlibatan aktif dalam organisasi kemasyarakatan seperti Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dan Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) dinilai ampuh menangkal risiko post power syndrome.

Memanfaatkan momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, KORPRI berjanji akan terus melahirkan berbagai inovasi pelayanan terpadu dari, oleh, dan untuk anggota.

(Mia)

Harganas 2026, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami by Instagram @bupatipangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengeluarkan seruan tegas dalam momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026.

Citra mengingatkan seluruh kepala keluarga bahwa peran seorang ayah kini wajib bertransformasi mendobrak batas-batas konvensional dan tidak lagi sebatas menjadi pencari nafkah finansial belaka.

Baca Juga: Citra Pitriyami Sidak Puskesmas Kalipucang Pangandaran, Minta Bangunan Baru Diiringi Pelayanan Ramah

Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyebarluaskan pesan edukatif tersebut melalui saluran komunikasi digital di akun Instagram resmi @pemkabpangandaran, Senin (29/6/2026). Kemudian Pemkab Pangandaran sengaja mengusung jargon bernada instruktif demi menggugah kesadaran para orang tua di tatar pesisir.

“Ayah Wajib Hadir! Para figur ayah harus mendobrak bias gender masa lalu. Kehadiran seorang ayah tidak cukup hanya hadir secara fisik atau sebatas memenuhi kebutuhan nafkah materiil. Lebih dari itu, ayah wajib terlibat aktif secara emosional dan psikologis dalam dinamika pengasuhan anak sehari-hari,” tegas Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, Senin (29/6/2026).

Hadirkan Karakter Kokoh Pengasuhan, Bupati Citra Pitriyami Bidik Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Citra mengidentifikasi bahwa kehadiran sosok ayah yang bijaksana, protektif, serta berlimpah kasih sayang memegang peranan sangat krusial dalam tumbuh kembang anak.

Keterlibatan psikologis yang seimbang antara ayah dan ibu terbukti ampuh membentengi mental anak agar tidak kehilangan arah. Sekaligus menyediakan ruang tumbuh yang aman, suportif, dan maksimal bagi generasi penerus bangsa.

Citra mengajak seluruh lapisan masyarakat Pangandaran untuk bahu-membahu memperkuat pilar ketahanan keluarga sejak dari unit terkecil. Selanjutnya sinergi domestik yang harmonis ini harapannya menjadi fondasi utama untuk mengakselerasi kemajuan teritorial.

Melalui visi pengasuhan yang setara, kemudian Pemkab Pangandaran optimistis mampu mencetak generasi emas daerah yang berkarakter kokoh demi menyokong perwujudan Indonesia Emas 2045.

(Sajidin)

Citra Pitriyami Sidak Puskesmas Kalipucang Pangandaran, Minta Bangunan Baru Diiringi Pelayanan Ramah

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: kepala puskesmas sungkem ke bupati citra (Instagram @bupatipangandaran)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, turun langsung ke lapangan guna meninjau progres pengerjaan rehabilitasi ruang rawat inap di UPT Puskesmas Kalipucang.

Orang nomor satu di Kabupaten Pangandaran tersebut membagikan langsung momentum inspeksi proyek fasilitas kesehatan ini melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @citrapitriyami1207, Senin (29/6/2026).

Baca Juga: Hampir 90 Ribu Wisatawan Padati Pangandaran dalam Lima Hari, Pantainya Kembali Membludak

Dalam tayangan dokumentasi digital tersebut, sejumlah pekerja bangunan tengah sibuk merapikan jalur instalasi kelistrikan di dalam area perawatan. Citra menegaskan bahwa peremajaan infrastruktur medis ini mengemban misi besar untuk mendongkrak mutu layanan kesehatan bagi masyarakat luas.

“Kami ingin memastikan ruang rawat inap ini berubah menjadi fasilitas yang jauh lebih layak dan nyaman untuk seluruh warga. Namun ingat, ruangan fisik yang megah dan estetik wajib berjalan selaras dengan keramahan pelayanan dari para tenaga medis. Masyarakat tentu mendambakan perlakuan dan penanganan medis yang prima,” tegas Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, Senin (29/6/2026).

Sambangi Pasien di Ruang Perawatan, Bupati Citra Pitriyami Sebut Kelayakan Fasilitas Sebagai Kunci Kualitas Medis

Citra mengidentifikasi bahwa ketersediaan fasilitas kesehatan yang representatif, bersih, dan memadai memegang peran vital sebagai pilar utama peningkatan derajat kesehatan publik.

Sembari memantau kesiapan material bersama para petugas teknis berompi khusus, Bupati perempuan pertama di Pangandaran ini juga menyempatkan diri mendekati bed perawatan untuk berdialog hangat menanyakan kondisi kesehatan para pasien yang sedang menjalani opname.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran memproyeksikan proyek renovasi ini dapat rampung dalam waktu dekat agar warga sekitar Kecamatan Kalipucang segera mereguk manfaatnya.

Sinergi antara pembenahan fisik gedung puskesmas dengan komitmen peningkatan etos kerja para perawat maupun dokter diharapkan mampu mengikis keluhan masyarakat. Sekaligus memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah di tatar pariwisata Pangandaran.

(Sajidin)

Hampir 90 Ribu Wisatawan Padati Pangandaran dalam Lima Hari, Pantainya Kembali Membludak

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
‎poto: Aktivitas wisatawan di Pantai Barat Pangandaran menjelang sore.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Arus kunjungan pelancong menuju Kabupaten Pangandaran menunjukkan tren yang sangat positif. Sepanjang rentang waktu lima hari (25 hingga 29 Juni 2026), enam objek wisata unggulan di tatar pesisir ini sukses menyedot total 89.305 orang wisatawan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Sarlan, merilis data resmi tersebut berdasarkan pembaruan data riil (real-time) hingga Senin pagi. Lonjakan tajam pergerakan massa pelancong ini terkonsentrasi penuh pada momentum libur akhir pekan.

Baca Juga: Candaan Dedi Mulyadi soal Bau Pangandaran Berbuah Atraksi Wisata Baru ‘Ngukus Layung’ yang Viral

“Angka ini merekam grafik kunjungan sejak Kamis hingga Senin pagi. Kami mencatat puncak kunjungan tertinggi terjadi pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, yang mampu menembus angka 37.106 orang pelancong hanya dalam kurun waktu satu hari,” ungkap Kepala Bapenda Pangandaran, Sarlan, Senin (29/6/2026).

Pantai Pangandaran Kuasai Pangsa Pasar

Sarlan merinci bahwa pada hari Sabtu tersebut, Pantai Pangandaran menampung 22.533 orang, Pantai Batukaras menyedot 6.031 orang, dan Batu Hiu menggaet 4.604 orang. Sementara itu, objek wisata Pantai Karapyak mencatatkan 1.394 kunjungan, Green Canyon menampung 1.702 orang, serta Pantai Madasari melayani 842 pelancong. Grafik meluncur turun secara perlahan pada hari Minggu (28 Juni) dengan torehan 29.002 orang. Kemudian menyusul capaian hari Jumat (26 Juni) sebanyak 13.258 orang, dan Kamis (25 Juni) yang membukukan 7.944 orang.

Secara akumulatif, Pantai Pangandaran kokoh mempertahankan statusnya sebagai primadona utama. Dengan kontribusi mutlak mendekati 60 persen, atau menyentuh angka 53.915 wisatawan. Destinasi Pantai Batukaras menempel di posisi kedua dengan raihan 14.784 orang, dan Batu Hiu mengamankan peringkat ketiga lewat koleksi 7.815 orang. Tiga titik wisata lainnya yakni Karapyak (5.311 orang), Green Canyon (4.368 orang), dan Madasari (3.112 orang) ikut menyokong pasokan devisa daerah.

Hingga Senin (29/6/2026) pukul 07.00 WIB, loket masuk Bapenda masih merekam arus kedatangan sebanyak 1.995 orang pelancong baru secara kumulatif.

Manajemen Bapenda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pergerakan data numerik pariwisata ini secara berkala. Tentunya sebagai instrumen vital dalam mengevaluasi serta memaksimalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Pangandaran.

(Sajidin)

Pemkot Bandung Matangkan Skema Konvergensi Angkot, Farhan Soroti Tantangan Pemilik Armada

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Pendopo Jalan Dalem Kaum Kota Bandung Senin (29/6/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mematangkan kalkulasi skema pelaksanaan program konvergensi angkutan kota (angkot) demi mewujudkan sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi.

Penataan ulang moda transportasi ini memikul tantangan besar karena harus menyelaraskan beragam kepentingan ekonomi dari para pemilik angkot yang selama ini beroperasi secara mandiri.

Baca Juga: Golkar Jabar Era Daniel Mutaqien Mulai Tancap Gas

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa tim teknis pemerintah sedang merancang model bisnis yang realistis. Formula tersebut wajib menjaga kelangsungan pendapatan para pelaku usaha agar proses transisi armada massal ini tidak merugikan pihak manapun.
“Kami masih menghitung skema bisnisnya secara matang. Bagaimanapun juga, menyatukan tiga orang pemilik angkot yang terbiasa jalan sendiri-sendiri menjadi satu payung pengelolaan itu bukan perkara gampang. Belum tentu mereka mau menerima begitu saja,” ungkap Muhammad Farhan, Senin (29/6/2026).

Hadapi Ego Kepemilikan Mandiri, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Desak Subsidi Kuat Tiga Pilar Pemerintah

Farhan mengidentifikasi bahwa hambatan utama konvergensi transportasi urban terletak pada peleburan pola kepemilikan dan operasional angkot yang selama ini tersebar di banyak pihak privat. Transformasi angkot membutuhkan cetak biru bisnis yang tidak sekadar menuntut peremajaan armada, melainkan juga harus menggaransi efektivitas layanan bagi mobilitas harian masyarakat.

Mantan penyiar yang kini memimpin Kota Kembang ini menegaskan, kunci keberhasilan perombakan transportasi massal ini berada pada komitmen kucuran subsidi yang kuat. Pemkot Bandung tidak bisa memikul beban anggaran ini sendirian tanpa adanya dukungan finansial dari lini atas.

Oleh karena itu, Farhan mendesak sinergi tiga pilar pemerintahan. Yakni Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat. Tentunya untuk bersama-sama mengalokasikan anggaran subsidi penumpang.

Langkah intervensi fiskal ini menjadi harga mati agar tarif angkutan baru tetap ramah di kantong warga. Sekaligus menjamin kesejahteraan para sopir dan pemilik operator angkot di akar rumput.

(Yusuf Mugni)

Kolaborasi Baznas-Pemkab Ciamis jadi Berkah 2.650 Anak Yatim

0
Baznas ciamis anak yatim fokusjabar.id
Guyub Muharram, 2.650 Anak Yatim se-Ciamis Terima Santunan (foto: Mia)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Semangat berbagi di bulan Muharam kembali di wujudkan melalui kegiatan Guyub Muharam “Ciamis Barokah” hasil kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Sebanyak 2.650 anak yatim dari seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Ciamis menerima santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

BACA JUGA:

342 Karateka dari 27 Dojo Ramaikan Kejurkab Karate BKC Ciamis 2026

Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan tersebut menghadirkan perwakilan 10 anak yatim dari setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Ciamis.

Santunan di berikan sebagai simbol bahwa perhatian terhadap anak yatim menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Lili Miftah mengatakan, Guyub Muharam merupakan wujud nyata kepedulian kepada anak yatim dan kaum fakir miskin di Tatar Galuh yang di dukung oleh dana zakat, infak dan sedekah masyarakat.

“Kegiatan ini lahir dari rasa kasih sayang kepada fakir miskin dan anak yatim di Tatar Galuh. Alhamdulillah, zakat, infak dan sedekah dari ASN serta berbagai lembaga terus di himpun sehingga manfaatnya bisa di rasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan zakat yang di lakukan Baznas memiliki landasan hukum yang kuat. Yakni, UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Sekaligus berpedoman pada syariat Islam yang menempatkan anak yatim sebagai golongan yang harus di muliakan.

“Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memerintahkan agar jangan sekali-kali menghardik anak yatim. Bahkan Rasulullah SAW menjanjikan kedekatan di surga bagi mereka yang memelihara anak yatim. Nilai-nilai itulah yang ingin terus kita hidupkan di Kabupaten Ciamis,” katanya.

Lili menuturkan, tema ‘Ciamis Barokah’ bukan sekadar slogan. Melainkan ikhtiar bersama menghadirkan keberkahan bagi daerah melalui kepatuhan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah.

Sebagai lembaga yang di beri amanah oleh pemerintah daerah, Baznas terus mendukung berbagai program sosial Pemkab Ciamis.

Dana yang di himpun dari ASN, TNI, Polri, DPRD, Kejaksaan, pengadilan serta berbagai instansi lainnya di salurkan kepada fakir miskin, anak yatim, masyarakat kurang mampu hingga bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

BACA JUGA:

Menang Umrah Gratis, Warga Ciamis Ini Justru Memilih Memberangkatkan Ibunya ke Tanah Suci

“Semoga di bulan Muharam ini Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan kepada kita semua. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat zakat, infak dan sedekah,” ungkapnya.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menegaskan, Muharam merupakan bulan yang penuh keistimewaan. Selain menjadi awal Tahun Baru Islam, juga di kenal sebagai bulan kasih sayang yang mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama.

“Momentum Muharam ini mengingatkan kita semua. Terutama para aghniya, pejabat dan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi kaum dhuafa dan anak yatim,” kata Herdiat.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa anak-anak yang hadir hanya merupakan perwakilan dari setiap desa, sementara masih banyak anak yatim lainnya yang membutuhkan perhatian.

“Saya berharap semangat berbagi ini tidak hanya hadir di bulan Muharam. Jadikan kepedulian kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai budaya sepanjang tahun. Insyaallah, jika itu kita lakukan, Ciamis akan menjadi daerah yang lebih berkah,” tuturnya.

Herdiat mengapresiasi kepada para muzaki, ASN, TNI, Polri, DPRD, Kejaksaan, dunia usaha serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi melalui zakat, infak, sedekah maupun semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menilai, kekuatan terbesar Kabupaten Ciamis bukan hanya berasal dari anggaran pemerintah. Tetapi juga dari partisipasi aktif masyarakat yang terus menjaga tradisi kebersamaan. Termasuk dalam berbagai kegiatan keagamaan di desa-desa.

“PAD kita memang terbatas, tetapi masyarakat memiliki semangat gotong royong yang luar biasa. Hampir setiap desa melaksanakan kegiatan keagamaan seperti Muharaman, Muludan dan Rajaban dengan biaya yang di himpun secara swadaya. Itulah kekuatan Ciamis yang harus terus di jaga,” jelasnya.

Herdiat juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap memiliki cita-cita tinggi dan tidak pernah menyerah dalam menuntut ilmu.

BACA JUGA:

Ribuan Warga Padati Alun-Alun Ciamis, Umrah Gratis dan Motor Jadi Magnet Jalan Sehat Bhayangkara

“Kalian harus semangat belajar, rajin mengaji dan jangan pernah putus asa. 10-15 tahun ke depan, saya ingin ada di antara kalian yang menjadi bupati, kapolres, dandim, kajari, sekda anggota DPRD, bahkan pemimpin di berbagai bidang. Semua itu bisa di raih jika kalian terus berusaha dan berdoa,” pesannya.

Ia berharap, kegiatan Guyub Muharam bersama Baznas dapat terus menjadi agenda rutin sebagai bukti nyata hadirnya kepedulian masyarakat Ciamis terhadap anak yatim dan kaum dhuafa.

“Kalau kebersamaan dan kepedulian ini terus kita pelihara, saya yakin Ciamis akan semakin maju, berkembang dan yang paling utama semakin barokah,” pungkasnya.

(Mia)