spot_imgspot_img
Senin 29 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kolaborasi Baznas-Pemkab Ciamis jadi Berkah 2.650 Anak Yatim

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Semangat berbagi di bulan Muharam kembali di wujudkan melalui kegiatan Guyub Muharam “Ciamis Barokah” hasil kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Sebanyak 2.650 anak yatim dari seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Ciamis menerima santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

BACA JUGA:

342 Karateka dari 27 Dojo Ramaikan Kejurkab Karate BKC Ciamis 2026

Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan tersebut menghadirkan perwakilan 10 anak yatim dari setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Ciamis.

Santunan di berikan sebagai simbol bahwa perhatian terhadap anak yatim menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Lili Miftah mengatakan, Guyub Muharam merupakan wujud nyata kepedulian kepada anak yatim dan kaum fakir miskin di Tatar Galuh yang di dukung oleh dana zakat, infak dan sedekah masyarakat.

“Kegiatan ini lahir dari rasa kasih sayang kepada fakir miskin dan anak yatim di Tatar Galuh. Alhamdulillah, zakat, infak dan sedekah dari ASN serta berbagai lembaga terus di himpun sehingga manfaatnya bisa di rasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan zakat yang di lakukan Baznas memiliki landasan hukum yang kuat. Yakni, UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Sekaligus berpedoman pada syariat Islam yang menempatkan anak yatim sebagai golongan yang harus di muliakan.

“Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memerintahkan agar jangan sekali-kali menghardik anak yatim. Bahkan Rasulullah SAW menjanjikan kedekatan di surga bagi mereka yang memelihara anak yatim. Nilai-nilai itulah yang ingin terus kita hidupkan di Kabupaten Ciamis,” katanya.

Lili menuturkan, tema ‘Ciamis Barokah’ bukan sekadar slogan. Melainkan ikhtiar bersama menghadirkan keberkahan bagi daerah melalui kepatuhan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah.

Sebagai lembaga yang di beri amanah oleh pemerintah daerah, Baznas terus mendukung berbagai program sosial Pemkab Ciamis.

Dana yang di himpun dari ASN, TNI, Polri, DPRD, Kejaksaan, pengadilan serta berbagai instansi lainnya di salurkan kepada fakir miskin, anak yatim, masyarakat kurang mampu hingga bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

BACA JUGA:

Menang Umrah Gratis, Warga Ciamis Ini Justru Memilih Memberangkatkan Ibunya ke Tanah Suci

“Semoga di bulan Muharam ini Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan kepada kita semua. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat zakat, infak dan sedekah,” ungkapnya.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menegaskan, Muharam merupakan bulan yang penuh keistimewaan. Selain menjadi awal Tahun Baru Islam, juga di kenal sebagai bulan kasih sayang yang mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama.

“Momentum Muharam ini mengingatkan kita semua. Terutama para aghniya, pejabat dan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi kaum dhuafa dan anak yatim,” kata Herdiat.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa anak-anak yang hadir hanya merupakan perwakilan dari setiap desa, sementara masih banyak anak yatim lainnya yang membutuhkan perhatian.

“Saya berharap semangat berbagi ini tidak hanya hadir di bulan Muharam. Jadikan kepedulian kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai budaya sepanjang tahun. Insyaallah, jika itu kita lakukan, Ciamis akan menjadi daerah yang lebih berkah,” tuturnya.

Herdiat mengapresiasi kepada para muzaki, ASN, TNI, Polri, DPRD, Kejaksaan, dunia usaha serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi melalui zakat, infak, sedekah maupun semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menilai, kekuatan terbesar Kabupaten Ciamis bukan hanya berasal dari anggaran pemerintah. Tetapi juga dari partisipasi aktif masyarakat yang terus menjaga tradisi kebersamaan. Termasuk dalam berbagai kegiatan keagamaan di desa-desa.

“PAD kita memang terbatas, tetapi masyarakat memiliki semangat gotong royong yang luar biasa. Hampir setiap desa melaksanakan kegiatan keagamaan seperti Muharaman, Muludan dan Rajaban dengan biaya yang di himpun secara swadaya. Itulah kekuatan Ciamis yang harus terus di jaga,” jelasnya.

Herdiat juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap memiliki cita-cita tinggi dan tidak pernah menyerah dalam menuntut ilmu.

BACA JUGA:

Ribuan Warga Padati Alun-Alun Ciamis, Umrah Gratis dan Motor Jadi Magnet Jalan Sehat Bhayangkara

“Kalian harus semangat belajar, rajin mengaji dan jangan pernah putus asa. 10-15 tahun ke depan, saya ingin ada di antara kalian yang menjadi bupati, kapolres, dandim, kajari, sekda anggota DPRD, bahkan pemimpin di berbagai bidang. Semua itu bisa di raih jika kalian terus berusaha dan berdoa,” pesannya.

Ia berharap, kegiatan Guyub Muharam bersama Baznas dapat terus menjadi agenda rutin sebagai bukti nyata hadirnya kepedulian masyarakat Ciamis terhadap anak yatim dan kaum dhuafa.

“Kalau kebersamaan dan kepedulian ini terus kita pelihara, saya yakin Ciamis akan semakin maju, berkembang dan yang paling utama semakin barokah,” pungkasnya.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru