spot_imgspot_img
Kamis 23 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 106

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Belasan Motor di Kota Bekasi, Satu Orang Tewas

0
kota bekasi
Ilustrasi Ai

BEKASI,FOKUSJabar.id: Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk wing box terjadi di kawasan Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin, (29/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan belasan sepeda motor mengalami kerusakan, menimbulkan korban jiwa serta sejumlah korban luka, dan sempat menyebabkan kepadatan arus kendaraan di sekitar lokasi kejadian.

Insiden bermula ketika truk melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi. Saat memasuki area persimpangan, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak mampu berhenti ketika lampu lalu lintas masih menunjukkan warna merah.

Akibatnya, truk terus melaju dan menghantam deretan sepeda motor yang sedang berhenti menunggu lampu hijau. Benturan keras juga mengenai sejumlah kendaraan roda dua yang tengah melintas dari arah Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi, sehingga kecelakaan melibatkan banyak pengendara dalam waktu bersamaan.

BACA JUGA: Jalan Pemuda Depok Ditutup Sementara untuk Festival Heritage Depok Lama, Simak Pengalihan Arus

Salah seorang saksi mata, Bayu Sukma Nugraha, mengaku telah melihat truk melaju dengan kecepatan tinggi sebelum tiba di persimpangan. Menurutnya, situasi di lampu lalu lintas saat itu masih belum memberikan giliran jalan bagi kendaraan yang berada di belakang truk.

“Kelihatan dari jauh kecepatannya tinggi. Lampu merah juga masih merah, belum waktunya jalan. Langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah,” kata dia.

Bayu menjelaskan, tabrakan tidak hanya mengenai pengendara yang sedang berhenti di lampu merah, tetapi juga kendaraan dari arah lain yang sedang melintas di persimpangan. Berdasarkan pengamatannya, sekitar enam sepeda motor dari satu arah dan delapan kendaraan roda dua dari arah lainnya turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

7 Orang Jadi Korban

Mengenai jumlah kendaraan yang terdampak, Bayu menyampaikan, kalau total mungkin ada belasan motor yang kena. Keterangan itu menggambarkan besarnya dampak kecelakaan yang terjadi di salah satu simpang dengan lalu lintas padat di Kota Bekasi.

“Yang saya tahu baru satu orang meninggal, pengemudi ojol. Yang luka-luka sekitar tujuh orang,” katanya.

Korban meninggal diketahui merupakan seorang pengemudi ojek online. Sementara itu, sekitar tujuh korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penganan fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Beberapa sepeda motor bersama pengendaranya juga sempat terseret sebelum truk akhirnya berhenti setelah menghantam median jalan.

BACA JUGA: Rekonstruksi Jalan Pemuda–Enggram Sawangan Kota Depok Telan Anggaran Rp30 Miliar

Kecelakaan tersebut berdampak pada arus lalu lintas di sekitar Simpang Unisma. Proses evakuasi korban, pemindahan kendaraan yang rusak, serta penanganan di lokasi menyebabkan kemacetan cukup panjang.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Dugaan rem blong yang menjadi pemicu insiden belum dapat informasi yang pasti karena aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat. Sampai berita ini terbit, pihak kepolisian juga belum menyampaikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan, identitas lengkap para korban, maupun hasil pemeriksaan terhadap sopir truk.

(Jingga)

Pemkot Tasikmalaya Perketat Larangan Display Rokok, 250 Toko Ritel Wajib Tutup Etalase

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Pelatihan penegakan pembatasan penjualan produk rokok, yang diikuti 11 daerah dari Jabar dan Jateng di Santika Hotel (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kota Tasikmalaya kini memimpin gerakan besar untuk mengendalikan dan membatasi konsumsi rokok serta tembakau di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Puluhan aparatur sipil negara (ASN) dari 11 kota dan kabupaten berkumpul di Hotel Santika Tasikmalaya, Senin (29/6/2026) untuk menyatukan visi dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya asap rokok.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, membuka langsung pelatihan penegakan larangan memajang (display) produk tembakau tersebut. Agenda ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan langkah strategis antar-daerah demi memotong rantai kecanduan rokok pada usia remaja.

Baca Juga: Komisi X DPR RI Desak Percepatan Anggaran Pendidikan Semester I 2026 demi Indonesia Emas

Target Utama: Hilangkan Umpan Visual di Toko Ritel

Viman menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya akan memperketat pengawasan terhadap toko modern dan fasilitas publik. Langkah konkretnya adalah mewajibkan seluruh pengelola ritel menutupi tempat penyimpanan rokok agar tidak terlihat oleh pembeli, terutama anak-anak.

“Kami ingin melindungi warga yang tidak merokok dari bahaya penyakit paru-paru. Memajang rokok secara terbuka, baik jenis konvensional maupun elektrik, sama saja menyediakan umpan visual untuk memicu perokok baru,” kata Viman.

Saat ini, Kota Tasikmalaya mengantongi payung hukum yang sangat kuat. Regulasi tersebut meliputi undang-undang, Peraturan Daerah (Perda) Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), hingga Peraturan Wali Kota (Perwalkot) Tahun 2025 yang menjangkau hingga tingkat kelurahan.

Pemerintah daerah mencatat sekitar 250 toko ritel di Kota Tasikmalaya wajib mematuhi aturan penutupan display ini. Pihak berwenang sudah menyiapkan sanksi berjenjang, mulai dari surat peringatan sebanyak tiga kali hingga tindakan hukum yang jauh lebih tegas bagi ritel yang membandel.

Remaja Usia 15-19 Tahun Paling Rawan Terjebak Kecanduan

Data menunjukkan bahwa remaja usia 15 hingga 19 tahun merupakan kelompok yang paling rentan menjadi perokok baru. Oleh karena itu, strategi utama pemerintah saat ini berfokus pada penutupan akses visual produk tembakau guna menahan laju pertumbuhan perokok pemula.

Ketua LSM No Tobacco Community Indonesia, Bambang Priyono, membeberkan fakta yang cukup memprihatinkan mengenai kondisi di Jawa Barat. Berdasarkan data organisasi tersebut:

  • Angka perokok di Jawa Barat menyentuh hampir 32%, nilai tertinggi di Indonesia dan melampaui rata-rata nasional yang berada pada angka 28,9%.
  • Setiap perokok aktif menghabiskan rata-rata 11,25 batang rokok per hari.
  • Kelompok anak usia 10-14 tahun yang merokok mencapai 9,41%, sedangkan usia 15-19 tahun melonjak drastis hingga 49,18%.
  • Hampir 75% perokok masih mengonsumsi rokok di dalam ruangan, sehingga menyebabkan 75,8% warga Jawa Barat menjadi perokok pasif di rumah mereka sendiri.

Melihat data tersebut, Viman meminta Satgas penegakan hukum bekerja ekstra kera. Terlebih tidak melonggarkan pengawasan agar generasi penerus bangsa tidak menjadi korban ego industri tembakau.

(Seda)

EA Sports Hadirkan Kakang dan Beckham dalam Coaching Clinic The World’s Game di Bandung

0
ea sports coaching clinic
EA Sports Hadirkan Kakang dan Beckham dalam Coaching Clinic The World’s Game di Bandung. (Foto: Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: EA Sports menggelar coaching clinic di Lapang Cozy Infini, Kota Bandung, Senin (29/6/2026), sebagai bagian dari campaign global The World’s Game yang meramaikan pesta sepak bola dunia 2026.

Sebanyak 26 anak usia 8–13 tahun ikut dalam Coaching Clinic ini dan menghadirkan suasana belajar sepak bola yang seru, inspiratif, serta dekat dengan pemain nasional.

Dua pesepakbola yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kakang Rudianto dan Beckham Putra. Kehadiran keduanya menjadi kejutan spesial bagi para peserta, 

Kehadiran dua pemain yang sering memperkuat Timnas Indonesia ini memberi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk berinteraksi langsung sekaligus menambah semangat mereka dalam berlatih dan bermain.

BACA JUGA: Memasuki Usia 18 Tahun, Viking Sukajadi Usung Semangat “Rumingkang Paweungan Keur Persib”

Perwakilan EA Sports, Nandaka Bimantara, mengatakan melalui kegiatan ini, EA Sports menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan sepak bola sejak usia dini dan mempererat koneksi dengan komunitas sepak bola di Indonesia. 

“Melalui coaching clinic The World’s Game ini, kami ingin membawa semangat sepak bola dunia lebih dekat kepada anak-anak Indonesia,” ujarnya.

“Kami berharap pengalaman hari ini bisa memicu semangat, rasa percaya diri, dan kecintaan mereka terhadap olahraga ini,” ungkapnya.

Ea Sports Sepak Bola Dunia

Campaign The World’s Game sendiri menjadi bagian dari perayaan sepak bola internasional dari EA Sports dalam rangka momen besar sepak bola dunia 2026.

Beckham Putra yang hadir sebagai kejutan bagi para peserta coaching clinic, mengaku senang dengan kegiatan ini dan diharapkan menjadi penyemangat bagi pemain muda.

“Saya senang bisa hadir sebagai kejutan untuk para peserta. Semoga momen ini bisa jadi kenangan yang menyenangkan dan membuat mereka makin semangat mengejar mimpi di sepak bola,” kata Beckham.

BACA JUGA: Kontrak Rezaldi Hehanussa dengan Persib Bandung Berakhir

Sama seperti Beckham, Kakang Rudianto juga menyambut baik kegiatan dan senang bisa berbagi pengalaman dan belajar bersama adik-adik peserta. 

“Sepak bola bukan hanya soal teknik, tapi juga soal kerja sama, disiplin, dan menikmati proses. Saya senang bisa berbagi tentang prinsip itu,” ungkapnya. 

(Arif)

Memasuki Usia 18 Tahun, Viking Sukajadi Usung Semangat “Rumingkang Paweungan Keur Persib”

0
viking persib
Ulang Tahun ke-18 Viking Sukajadi Usung Semangat "Rumingkang Paweungan Keur Persib". (Dok Viking Sukajadi)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Viking Distrik Sukajadi memasuki usia ke-18 pada tahun 2026, dengan bertambahnya usia menegaskan komitmennya untuk terus berkembang, mandiri, dan berkontribusi dalam mendukung Persib Bandung.

Perayaan hari jadi ke-18 menjadi momentum bagi Viking Sukajadi untuk memperkenalkan semangat baru yang dirangkum dalam jargon “Rumingkang Paweungan Keur Persib”. 

Ketua Distrik Viking Sukajadi, Iman Guntur, mengatakan ungkapan berbahasa Sunda tersebut mencerminkan arah dan visi komunitas dalam menjalani perjalanan organisasi ke depan tanpa meninggalkan jati diri sebagai Bobotoh.

BACA JUGA: Kontrak Rezaldi Hehanussa dengan Persib Bandung Berakhir

Usia ke-18 menjadi tonggak penting dalam perjalanan komunitas. Viking Sukajadi ingin terus berkembang bukan hanya sebagai kelompok pendukung di stadion, tetapi juga sebagai komunitas yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Di usia yang ke-18 ini, kami ingin terus menjaga eksistensi Viking Sukajadi. Dukungan kepada Persib tidak hanya saat pertandingan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Iman Guntur mengatakan, perjalanan Viking Sukajadi berawal dari aktivitas para pemuda di kawasan Sukajadi yang rutin menggelar kegiatan nonton bareng pertandingan Persib.

Dari komunitas kecil yang tumbuh di sekitar Jalan Sederhana, kelompok tersebut kemudian berkembang menjadi distrik resmi di bawah naungan Viking.

Viking Sukajadi Wadang Menyatukan Bobotoh

Seiring berjalannya waktu, Viking Sukajadi menjadi wadah yang mampu menyatukan berbagai kalangan Bobotoh di wilayah tersebut. 

Kehadiran mereka pun konsisten dalam memberikan dukungan kepada Persib, baik saat pertandingan kandang maupun laga lainnya yang dijalani tim berjuluk Maung Bandung.

Selain aktif memberikan dukungan di tribun, Viking Sukajadi juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Komunitas ini berupaya menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk memberikan dampak positif di lingkungan sekitar.

“Kami juga berkolaborasi dengan unsur kewilayahan, kegiatan kepemudaan, aksi sosial, hingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari perjalanan komunitas,” katanya. 

Sementara itu, 18 tahun perjalanan menjadi bukti bahwa loyalitas terhadap Persib mampu menyatukan berbagai generasi Bobotoh di Sukajadi. 

BACA JUGA: 6 Tahun Bersama, Persib Bandung-Zalnando Berpisah

“Kibaran atribut Viking Sukajadi di tribun menjadi simbol keberadaan komunitas yang tetap bertahan dan terus beradaptasi,” ungkapnya.

Melalui semangat “Rumingkang Paweungan Keur Persib”, Viking Distrik Sukajadi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari perjalanan Persib Bandung.

(Arif)

Pelayanan Inovatif dan Konsisten Antar bank bjb Menjadi Salah Satu Bank Terbaik dalam Service Excellence 2026

0
Pelayanan Inovatif dan Konsisten Antar bank bjb Menjadi Salah Satu Bank Terbaik dalam Service Excellence 2026
Pelayanan Inovatif dan Konsisten Antar bank bjb Menjadi Salah Satu Bank Terbaik dalam Service Excellence 2026

JAKARTA,FOKUSJabar.id: bank bjb kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang 23rd INFOBANK-MRI Banking Service Excellence Appreciation 2026 yang diselengggarakan pada Jumat (26/6/2026) di Jakarta. Pencapaian tersebut menjadi pengakuan atas komitmen bank bjb dalam menghadirkan layanan perbankan yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah di berbagai kanal layanan. Penghargaan yang diraih menunjukkan keberhasilan transformasi layanan yang dijalankan secara konsisten oleh bank bjb.

Di tengah dinamika industri jasa keuangan yang terus berkembang, bank bjb terus memperkuat kualitas pelayanan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan pengalaman nasabah secara menyeluruh. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari upaya perusahaan dalam mengintegrasikan inovasi digital dengan layanan tatap muka yang tetap mengedepankan kenyamanan dan kemudahan bagi nasabah.

Pada ajang tahun ini, bank bjb berhasil meraih penghargaan The Best Conventional Bank in Service Excellence for 5 Consecutive Years (2021-2025) dengan predikat Golden. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas layanan bank bjb mampu dipertahankan secara berkelanjutan selama lima tahun berturut-turut.

bank bjb juga meraih penghargaan The Best Conventional Bank in Excellence Walk-In Channel for 5 Consecutive Years (2021-2025) dengan predikat Golden Walk-In Channel. Mencerminkan keberhasilan bank bjb dalam menghadirkan pengalaman layanan terbaik bagi nasabah yang datang langsung ke kantor cabang.

Selain itu, bank bjb memperoleh penghargaan The Best Conventional Bank in Excellence Priority Banking Service for 5 Consecutive Years (2022-2026) dengan predikat Golden Priority Banking Service. Pengakuan tersebut menegaskan kualitas layanan eksklusif yang diberikan kepada nasabah prioritas melalui berbagai fasilitas dan solusi keuangan yang relevan.

Dalam kategori layanan sumber daya manusia, bank bjb berhasil meraih peringkat pertama The Best Conventional Bank in Excellence Security Guard. Pencapaian tersebut menunjukkan pentingnya peran Security sebagai garda terdepan dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan profesional bagi setiap nasabah yang berkunjung.

bank bjb juga meraih peringkat pertama The Best Conventional Bank in Excellence Convenient Branch Experience. Penghargaan ini menjadi refleksi keberhasilan perusahaan dalam menghadirkan pengalaman bertransaksi yang nyaman melalui lingkungan kantor cabang yang modern dan ramah nasabah.

Pada kategori layanan digital dan transaksi mandiri, bank bjb meraih peringkat pertama The Best Conventional Bank in Excellence ATM. Penghargaan tersebut menunjukkan kemampuan bank bjb dalam menjaga kualitas layanan ATM yang andal, mudah diakses, dan mendukung kebutuhan transaksi masyarakat.

bank bjb turut memperoleh peringkat pertama The Best Conventional Bank in Excellence Convenient Priority Branch.  Keberhasilan ini memperlihatkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan standar layanan terbaik bagi segmen nasabah prioritas. Tidak hanya itu, bank bjb juga berhasil meraih peringkat kedua The 2nd Best Conventional Bank in Excellence Opening Account via Website. Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan transformasi digital bank bjb dalam menghadirkan proses pembukaan rekening yang semakin mudah, cepat, dan praktis melalui kanal digital. Seluruh penghargaan diterima oleh Direktur Keuangan bank bjb Hana Dartiwan.

Rangkaian penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan bank bjb dalam menjaga standar pelayanan yang tinggi di setiap titik interaksi dengan nasabah. Pencapaian ini juga mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus tumbuh terhadap berbagai produk, layanan, dan solusi keuangan yang disediakan bank bjb.

bagi bank bjb, kualitas pelayanan tidak hanya menjadi bagian dari operasional bisnis, tetapi juga merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, bank bjb akan terus memperkuat inovasi, mempercepat transformasi digital, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia guna menghadirkan pengalaman layanan yang semakin unggul.

bank bjb meyakini bahwa pelayanan prima yang konsisten menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah, memperkuat daya saing, dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Dengan semangat tersebut, bank bjb berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan terbaik bagi nasabah, menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh pemangku kepentingan.

(rilis bank bjb)

Jemaah Haji Asal Ciamis Meninggal di Madinah, Dimakamkan di Jannatul Baqi

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Jemaah haji kloter 31 KJT Kabupaten Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kabar duka menyelimuti para jemaah haji asal Kabupaten Ciamis di Tanah Suci. Seorang anggota jemaah haji asal tatar Galuh, Abdul Mubarok (67), yang tergabung dalam Kloter KJT 31 Embarkasi Kertajati, mengembuskan napas terakhir di Madinah, Arab Saudi. Almarhum meninggal dunia setelah berjuang melawan masa kritis selama dua pekan di ruang perawatan intensif King Fahd Hospital.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum. Ia memanjatkan doa terbaik agar Sang Pencipta menerima seluruh amal ibadah almarhum serta melimpahkan kekuatan rohani bagi keluarga yang menghadapi ujian ini.

Baca Juga: 337 ASN Pensiun di Ciamis Terima Dana Kadeudeuh, KORPRI Juga Siapkan Cicilan Umrah Tanpa Bunga

“Kami berduka cita sedalam-dalamnya atas kepulangan Bapak Abdul Mubarok. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah beliau dan menempatkannya di surga terbaik. Kami mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan mendapat limpahan kesabaran serta keikhlasan,” tutur Kepala Kemenhaj Ciamis, Nana Supriatna, Senin (29/6/2026).

Suhu Ekstrem Picu Serangan Panas, Almarhum Sempat Tunaikan Tujuh Kali Umrah Sunah Sebelum Masuk ICU

Sertifikat kematian resmi dari Misi Medis Indonesia di Arab Saudi mencatat almarhum meninggal dunia pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 18.10 Waktu Arab Saudi (WAS). Tim dokter mengidentifikasi syok hipovolemik (hypovolemic shock) akibat serangan panas (heat stroke) ekstrem sebagai penyebab langsung kematian, dengan penyakit penyerta berupa hipertensi. Dokumen klinis juga mengategorikan almarhum sebagai jemaah risiko tinggi (risti) karena mengidap riwayat jantung iskemik dan pembesaran jantung (cardiomegaly).

Kondisi fisik almarhum mulai merosot tajam pada 14 Juni 2026 pasca-perjalanan darat dari Makkah menuju Madinah. Almarhum mendadak kehilangan kesadaran hingga sempat mengalami koma dengan skala Glasgow Coma Scale (GCS) 3. Tim medis King Fahd Hospital langsung memasang alat bantu pernapasan (ventilator) serta melakukan tindakan cuci darah (hemodialisis) di ruang ICU isolasi sebelum almarhum mengalami henti jantung permanen.

Sebelum jatuh sakit, Abdul Mubarok tercatat telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah. Termasuk satu kali umrah wajib dan tujuh kali umrah sunah.

Pihak otoritas Madinah telah memakamkan jenazah almarhum di Jannatul Baqi (Pemakaman Baqi). Tepatnya di kompleks pemakaman Islam tertua dan paling bersejarah yang terletak di sebelah timur Masjid Nabawi, tempat bersemayamnya keluarga serta ribuan sahabat Nabi Muhammad SAW.

Merespons peristiwa ini, Nana Supriatna meminta seluruh jemaah haji Ciamis, terutama kelompok lansia, untuk memperketat disiplin kesehatan. Terlebih mematuhi instruksi tim medis demi mengantisipasi sengatan cuaca ekstrem di Tanah Suci.

(Mia)

Kabar Gembira! Bandara Husein Sastranegara Diproyeksikan Kembali Beroperasi September 2026

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Pendopo Jalan Dalem Kaum Kota Bandung Senin (29/6/2026) (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai mempercepat berbagai persiapan teknis menjelang rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara.

Langkah taktis ini mencakup pembenahan fasilitas publik secara menyeluruh, mulai dari perbaikan infrastruktur pendukung, penataan ulang alur kendaraan umum, hingga penataan kapasitas kantong parkir.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menerima instruksi langsung untuk mengeksekusi pembenahan di sejumlah titik krusial kawasan bandara. Langkah operasional ini kini sudah memasuki tahapan yang sangat mendetail.

“Kami sudah masuk ke level sangat teknis. Pemerintah pusat telah memberikan instruksi kepada kami untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana penunjang Bandara Husein Sastranegara,” jelas Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Pendopo Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Senin (29/6/2026).

Kejar Target Menhub 17 September, Pemkot Bandung Gandeng TNI AU Tata Ruang Parkir dan Jalur Angkutan

Guna memuluskan integrasi angkutan, Farhan mengintensifkan koordinasi lintas instansi secara maraton. Pihaknya merangkul Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSABM), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), serta Dishub Jawa Barat untuk merancang skema sirkulasi transportasi massal yang efisien menuju gerbang udara tersebut.

Mengenai lini masa pembukaan pangkalan udara ini, Farhan menyebut bahwa target operasional masih bersandar pada proyeksi Kementerian Perhubungan. Otoritas pusat membidik pertengahan kuartal ketiga tahun ini sebagai momentum paling realistis untuk menerbangkan kembali armada komersial dari Kota Kembang.

Baca Juga: Bandung Terancam Krisis Parkir, Farhan Berburu Investor untuk Selamatkan Pusat Kota

“Rapat maraton hari Minggu kemarin bersama jajaran dari tingkat kota hingga pusat mengonfirmasi berbagai simulasi kemungkinan. Mengacu pada pernyataan Menteri Perhubungan di rekaman video, target pembukaan jatuh pada 17 September 2026. Itu opsi yang paling memungkinkan,” tambah Farhan.

Sembari mematangkan jadwal terbang, dinas teknis mulai mengebut pengerjaan fisik di lapangan. Pasukan kuning dan petugas utilitas tengah mengoptimalkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU). Kemudian menormalisasi saluran drainase anti-banjir, serta merapikan tata ruang parkir.

Mengingat kepemilikan lahan sirkuit parkir berada di bawah aset pangkalan militer, Pemkot Bandung terus bersinergi dengan TNI AU. Hal itu guna menyepakati manajemen tata ruang di ruas utama Jalan Abdurahman Saleh dan Jalan Pajajaran agar arus mobilitas penumpang terbebas dari sumbatan macet.

(Yusuf Mugni)