CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama, disertai angin kencang, menerjang wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, cuaca ekstrem ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di tiga kecamatan, memaksa dua pemilik rumah untuk mengungsi.
Berdasarkan asesmen dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, tercatat ada tiga rumah yang terdampak akibat bencana ini.
Baca Juga: Ratusan Warga Ciamis Memadati Festival Budaya Kampung Lebak
Di Kecamatan Baregbeg, rumah milik Nek Ojoh (86), warga Dusun Mekarsari, Desa Mekarjaya, ambruk hingga rata dengan tanah. Saat kejadian, Nek Ojoh tengah tertidur dan tertimpa reruntuhan bangunan.
“Menurut laporan aparat Desa Mekarjaya, Nek Ojoh sedang tidur saat rumahnya ambruk. Korban segera dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, Minggu (2/2/2025).
Setelah mendapat penanganan medis, Nek Ojoh sementara mengungsi ke rumah kerabatnya.
Sementara itu, di Kecamatan Jatinagara, rumah milik Sukar, warga Dusun Sukamaju, Desa Sukanagara, tertimpa pohon Albasia berukuran besar akibat angin kencang. Akibatnya, Sukar juga harus mengungsi karena kondisi rumahnya yang rusak.
Di Kecamatan Banjaranyar, cuaca ekstrem juga menyebabkan sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa rumah milik Kosnendar (40), warga Dusun Karangsari. Insiden ini mengakibatkan kerusakan pada bagian atap rumahnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui BPBD segera menyalurkan bantuan darurat bagi para warga yang terdampak.
“BPBD Ciamis telah mendistribusikan bantuan logistik darurat kepada para korban bencana ini sebagai bentuk tanggap darurat,” tambah Ani.
Hingga saat ini, BPBD terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut.
(Husen Maharaja/Irfansyahriza)


