JAKARTA,FOKUSJabar.id: Faunaland Ancol menghadirkan oase hijau dan pengalaman wisata unik di tengah padatnya aktivitas ibu kota. Melalui perpaduan hiburan, edukasi, dan konservasi, tempat ini menawarkan suasana rindang yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan berbagai jenis satwa eksotis.
Dalam kegiatan site tour experience bersama media, Selasa (12/5/2026), pemandu wisata mengarahkan pengunjung menjelajahi berbagai area satwa. Petugas memberikan penjelasan mendalam mengenai karakter, habitat asli, hingga kebiasaan unik setiap hewan yang menghuni kawasan tersebut.
Baca Juga: Hantavirus Bikin Heboh, Wamenkes Pastikan Kondisi Indonesia Masih Aman
Petualangan bermula dari area predator yang menampung cheetah asal Afrika, harimau putih Bengal, serta singa. Selain kucing besar, pengunjung dapat melihat dari dekat kura-kura raksasa, burung kasuari, hingga berbagai jenis ular eksotis.
Sensasi Menyusuri Jalur Air
Salah satu daya tarik utama Faunaland adalah wisata menyusuri jalur air menggunakan perahu kecil. Selama 15 hingga 20 menit, pengunjung melintasi kawasan asri yang dikelilingi hutan mangrove dan pandan laut yang tenang.
Di tengah perjalanan, pengunjung dapat menyaksikan enam ekor siamang yang menghuni sebuah pulau kecil. Primata tersebut aktif bergelantungan dan mengeluarkan suara khas, sehingga menciptakan atmosfer hutan tropis yang kental di tengah kota.
Edukasi Melalui Pertunjukan dan Interaksi
Faunaland juga menyuguhkan live show burung yang edukatif untuk memperkenalkan perilaku satwa dan asal habitatnya. Usai pertunjukan, pihak pengelola memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memberi makan harimau dan singa di bawah pengawasan ketat petugas.
Kebersihan kawasan dan kesehatan satwa menjadi prioritas utama pengelola. Area kandang yang minim bau menyengat serta satwa yang tampak aktif mencerminkan komitmen Faunaland terhadap kesejahteraan hewan (animal welfare).
Visi Kebun Binatang Modern
CEO Faunaland, Danny Gunalen, menegaskan bahwa konsep yang ia kembangkan tidak hanya mengejar aspek komersial. Ia ingin membangun lembaga konservasi yang bertanggung jawab dan mampu mengedukasi masyarakat secara luas.
“Masyarakat masa kini ingin melihat bagaimana pengelola merawat satwa secara bertanggung jawab. Kami harus menyeimbangkan antara kesehatan hewan, edukasi, dan keberlanjutan operasional,” ujar Danny.
Ia menambahkan bahwa Faunaland memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati melalui program pengembangbiakan. Melalui konsep Children Safari Experience, Danny berharap anak-anak dan keluarga dapat memahami pentingnya menjaga alam dengan cara yang menyenangkan.
“Kebun binatang modern harus mampu membangun kepedulian masyarakat terhadap biodiversitas secara lebih bertanggung jawab,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)


