TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Halaman Masjid Besar At Tajdid di Jalan Noenoeng Tisnasaputra, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya mendadak menjelma menjadi lautan aktivitas pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Segera setelah jamaah menuntaskan salat Id, ratusan petugas langsung sibuk mengesekusi prosesi penyembelihan dan pencincangan daging kurban.
Tahun ini, DKM Masjid At Tajdid memecahkan rekor sebagai pengumpul hewan kurban terbanyak se-Kota Tasikmalaya dengan total menyembelih 45 ekor sapi. Aktivitas masif ini menarik perhatian warga sekitar karena menerapkan sistem gotong royong yang melibatkan 350 petugas sukarela dari kalangan jamaah sendiri.
Baca Juga: Moka Kota Tasikmalaya Siap Harumkan Nama Daerah di Tingkat Provinsi Jabar
Banyak warga sengaja memboyong anak-anak mereka ke lokasi pemotongan. Langkah ini bertujuan untuk mengenalkan nilai-nilai sosial, menumbuhkan rasa empati, serta menanamkan tradisi berbagi sejak dini kepada generasi muda.
Sinergi Jamaah dan Pesantren Darul Mujtahiddin Pasok 45 Ekor Sapi Lokal
Ketua Panitia Kurban sekaligus Ketua DKM Masjid At Tajdid Kota Tasikmalaya, H. Jamaluddin, menjelaskan bahwa seluruh ternak yang masuk ke meja panitia merupakan titipan murni dari para agnia dan elemen lembaga keagamaan.
“Sebanyak 45 ekor sapi ini merupakan titipan kurban dari para jamaah masjid dan Pondok Pesantren Darul Mujtahiddin. Mereka terus konsisten menunaikan ibadah kurban setiap tahunnya,” ungkap H. Jamaluddin, Rabu (27/5/2026).
Jamaluddin menambahkan, kesadaran warga Tawang untuk berkurban terus merangkak naik. Pihak panitia sengaja mendatangkan sapi-sapi berkualitas tersebut langsung dari peternak lokal guna menggairahkan perekonomian daerah. Sapi kurban yang masuk ke halaman masjid rata-rata memiliki bobot prima mencapai 450 kilogram per ekor.
FORMULA DISTRIBUSI DAGING KURBAN MASJID AT TAJDID
-------------------------------------------------
Total Sapi : 45 Ekor (Rata-rata 450 kg/ekor)
Target Penerima : 2.500 Orang Warga
Jatah per Kupon : 2,5 Kilogram Daging Bersih
DKP3 Kota Tasikmalaya Bedah Organ Dalam, Garansi Daging Bebas Cacing Hati
Guna menjamin keamanan pangan hewani yang beredar di masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tasikmalaya menerjunkan tim medis ke lokasi penyembelihan. Petugas memeriksa secara detail kondisi satwa, baik sebelum maupun sesudah pemotongan.
Staf Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Tasikmalaya, Budi Setiawan, memimpin langsung jalannya pembedahan klinis terhadap organ dalam sapi.
- Pemeriksaan Mulut dan Lidah: Memastikan satwa bersih dari gejala klinis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
- Pembedahan Organ Dalam (Hati & Jantung): Mengantisipasi adanya infeksi parasit cacing hati (Fasciola hepatica) yang membahayakan tubuh manusia.
“Kami memeriksa kelayakan daging secara menyeluruh. Hasil laboratorium lapangan pada organ dalam, mulut, hingga lidah sapi di Masjid At Tajdid ini tidak menunjukkan adanya indikasi penyakit. Kami menggaransi seluruh daging kurban di sini sehat, higienis, dan sangat aman untuk dikonsumsi warga,” tegas Budi Setiawan.
Tradisi kurban akbar di DKM Masjid At Tajdid ini menegaskan bahwa esensi Iduladha melampaui ritual penyembelihan fisik satwa. Momentum ini menjadi simbol penting untuk menyembelih rasa ego pribadi sekaligus mempererat tali solidaritas sosial antarwarga di Kota Tasikmalaya.
(Seda)



