spot_imgspot_img
Selasa 12 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Waspada! Penipu Catut Nama Pejabat Pangandaran Lewat WhatsApp

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar mewaspadai modus penipuan melalui WhatsApp. Pasalnya, oknum tidak bertanggung jawab kini mulai mencatut nama sejumlah pejabat daerah untuk mengelabui warga, aparatur pemerintah, hingga pelaku usaha.

Tim Pangandaran Saber Hoaks menemukan keberadaan sejumlah nomor WhatsApp palsu yang beroperasi dengan mengaku sebagai ajudan pimpinan daerah serta staf Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).

Baca Juga: Kades Sukahurip Pangandaran Akui Direktur BUMDes Gunakan Dana Rp78 Juta, Kasus Kini Jadi Perhatian Polisi

Dua Modus Utama Penipuan

Diskominfo Pangandaran mengidentifikasi dua modus utama yang sedang marak terjadi:

  1. Mengaku Ajudan Wakil Bupati: Nomor +62 823-1206-6515 mencatut nama Resky (ADC Wakil Bupati) untuk meminta nomor kontak pihak tertentu atau arahan khusus.
  2. Mengaku Staf Prokopim: Nomor +62 822-7764-9516 berpura-pura ingin menyambungkan telepon langsung dari Bupati Pangandaran kepada pengusaha hotel.

Pemkab Pangandaran menegaskan bahwa seluruh pesan tersebut merupakan hoaks. Instansi resmi memiliki prosedur komunikasi baku dan tidak pernah meminta nomor kontak pihak ketiga atau melakukan komunikasi mendadak melalui nomor pribadi yang tidak terverifikasi.

Langkah Pencegahan bagi Masyarakat

Guna menghindari jatuhnya korban, Diskominfo Pangandaran memberikan panduan langkah preventif bagi masyarakat:

  • Abaikan pesan dari nomor tidak dikenal dan jangan pernah memberikan data kontak orang lain.
  • Tolak mentah-mentah permintaan transfer uang atau sambungan telepon yang bersifat rahasia.
  • Lakukan verifikasi informasi melalui akun media sosial resmi instansi terkait di lingkungan Pemkab Pangandaran.

Pemerintah meminta masyarakat segera melapor jika menerima pesan mencurigakan melalui kanal resmi Pemkab atau layanan Instagram @pangandaransaberhoaks.

“Mari kita bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman. Terlebih bebas dari hoaks serta penipuan di Kabupaten Pangandaran,” tulis Diskominfo dalam rilis resminya, Selasa (12/5/2026).

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru