spot_imgspot_img
Kamis 7 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ratusan Warga Ciamis Memadati Festival Budaya Kampung Lebak

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ratusan warga Kampung Lebak Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) tumpah ruah memadati halaman Gereja Katolik Santo Yohanes di Jalan Ampera untuk menyaksikan Festival Budaya Kampung Lebak, Minggu (2/2/2025).

Mereka sejak pagi sudah berkerumun untuk menyaksikan gelaran Festival Budaya Kampung Lebak yang diselenggarakan oleh pemerintahan setempat.

BACA JUGA:

Cuaca Ekstrem di Ciamis: Longsor dan Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga

Dalam festival Budaya Kampung Lebak masyarakat yang hadir bisa menyaksikan beragam budaya yang digelar sejumlah komunitas dan umat beragama.

Kampung Lebak telah menobatkan sebagai Kampung Kerukunan. Sehingga menjadi  miniatur Kebhinekaan bangsa Indonesia.

Di sana, sejumlah tempat peribadatan berdiri dan antarumat beragama hidup rukun berdampingan.

Kegiatan budaya dimulai dengan lagu bernuansa religius yang dibawakan grup Marawis Al Muhajirin. Selanjutnya umat Tionghoa menampilkan budaya Barongsai yang menunjukan budaya leluhurnya dan tari jaipong.

Decak kagum penonton saat pemain Barongsai menunjukan kebolehannya saat meniti tonggak-tonggak yang tersusun dari bawah ke atas.

Dengan gesit, mereka meloncat-loncat membuat para penonton berdebar.

Ketua pelaksana Festival Budaya Kampung Lebak, Billy Susanto mengatakan, kegiatan Festival ini sudah dirindukan warga. Terakhir digelar pada tahun 2023 lalu.

Pada Tahun 2024, pihaknya  mengadakan Festival Budaya Kampung Lebakdi tempat lain. Tahun ini digelar di kampung kerukunan dengan menampilkan kebudayaan lokal. Seperti jaipongan, marawis, qosidahan dari sekolah Motekar.

BACA JUGA:

Ratusan Siswa di Ciamis Ikuti O2SN untuk Meningkatkan Prestasi Olahraga

Sekolah Motekar kolaborasi dengan angklung dari gereja. Tetapi untuk  Barongsai dari luar kota.

“Semoga kerukunan umat beragama dan kebudayaan bisa dilestarikan hingga anak cucu kita,” katanya.

Menurut Bily, festival Budaya Kampung Lebak tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, tahun 2025 terbilang lebih meriah.

“Kita mengundang warga untuk ikut serta jualan makanan ringan. Di dalam pihk panitia menjual sembako murah dari harga pasar,” pungkasnya.

(Husen Maharaja/Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru