BOGOR, FOKUSJabar.id: Upaya peningkatan kapasitas layanan Commuter Line di lintas Bogor terus di lakukan seiring bertambahnya kebutuhan mobilitas masyarakat. Salah satu langkah yang kini di percepat adalah pengembangan peron di sejumlah jalur Stasiun Bogor agar mampu melayani rangkaian kereta dengan kapasitas yang lebih besar.
Perbaikan dan perpanjangan fasilitas tersebut di fokuskan pada peron jalur 6, 7 dan 8 Stasiun Bogor.
BACA JUGA:
Bogor Hujan Trail 2026, Tembus 1.500 Peserta
Pengembangan ini menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengakomodasi pertumbuhan jumlah pengguna transportasi berbasis rel di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Selain memperbesar kapasitas angkut penumpang, proyek tersebut juga di harapkan dapat mendukung kelancaran operasional Commuter Line yang menjadi salah satu moda transportasi utama masyarakat Jabodetabek.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, percepatan pengembangan peron di lakukan untuk mendukung pengoperasian Commuter Line dengan formasi 12 kereta atau SF12 yang memiliki kapasitas lebih besar di bandingkan rangkaian yang di gunakan saat ini.
“Perpanjangan peron di lakukan untuk mendukung operasional rangkaian Commuter Line SF12 yang memiliki kapasitas angkut lebih besar,” kata Bobby.
Menurut Bobby, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan RI terus melakukan berbagai persiapan guna meningkatkan kapasitas layanan transportasi kereta komuter.
BACA JUGA:
Pemkab Bogor Kampanyekan Kurban Tanpa Sampah Plastik pada Idul Adha 1447 H
Salah satunya melalui pengembangan infrastruktur di Stasiun Bogor serta penguatan konektivitas dengan Stasiun Bogor Paledang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menghadirkan layanan transportasi yang lebih efektif, nyaman dan mampu menjawab kebutuhan perjalanan masyarakat yang terus berkembang.
Bobby mengungkapkan, progres pekerjaan di lapangan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pelaksanaan proyek berjalan lebih cepat di bandingkan target yang sebelumnya telah di tetapkan.
“Alhamdulillah, pekerjaan pengembangan peron jalur 6, 7 dan 8 di Stasiun Bogor berjalan lebih cepat dari target yang telah di tetapkan,” ujarnya.
BACA JUGA:
Pemkab Bogor Gelar Car Free Night Istimewa, Hadirkan Hiburan hingga UMKM Lokal
Ia menilai percepatan pengerjaan tersebut menjadi kabar positif bagi para pengguna Commuter Line. Dengan selesainya proyek lebih cepat, peningkatan kapasitas layanan dapat segera di realisasikan untuk mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat di lintas Bogor.
Menurut Bobby, kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang andal semakin tinggi. Karena itu, penguatan infrastruktur menjadi salah satu langkah penting agar layanan kereta komuter dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan mobilitas warga.
Pengembangan peron jalur 6, 7 dan 8 sendiri telah di mulai sejak Rabu (15/4/2026). Proyek tersebut di jadwalkan selesai pada Juli 2026 dan di harapkan dapat segera memberikan manfaat bagi operasional Commuter Line di Bogor Line.
Melalui pengembangan ini, kapasitas layanan kereta komuter di lintas Bogor di harapkan semakin optimal.
BACA JUGA:
Out of the Boox 2026 jadi Upaya Pemkab Bogor Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
Kehadiran rangkaian 12 kereta nantinya tidak hanya meningkatkan daya angkut penumpang. Tetapi juga mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat yang menggunakan transportasi publik setiap hari.
(Jingga Sonjaya)



