spot_imgspot_img
Sabtu 30 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Out of the Boox 2026 jadi Upaya Pemkab Bogor Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

BOGOR, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Jawa Barat (Jabar) terus berupaya menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat melalui berbagai program dan kegiatan edukatif.

Salah satu langkah yang di lakukan adalah penyelenggaraan Out of The Boox – Gudang Buku Keliling Bogor 2026 yang berlangsung di Area Selasar Vivo Mall, Sukaraja.

BACA JUGA:

Longsor Tutup Jalan di Nanggung Kabupaten Bogor

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Melalui momentum tersebut, pemerintah daerah ingin menghadirkan ruang yang dapat mendekatkan masyarakat dengan buku dan berbagai sumber pengetahuan.

Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan literasi ini juga di harapkan mampu mendorong peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Bogor.

Dengan budaya membaca yang semakin kuat, masyarakat di harapkan dapat berkembang menjadi generasi yang cerdas, kreatif, produktif dan memiliki daya saing tinggi.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor, Iwan Irawan mengapresiasi seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Terutama Mizan Media Utama dan pengelola Vivo Mall Sentul yang telah mendukung pelaksanaannya.

“Kegiatan Out of The Boox tidak hanya menjadi sarana menghadirkan buku dan sumber pengetahuan lebih dekat kepada masyarakat. Tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kualitas SDM di Kabupaten Bogor,” ujar Iwan.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 tidak hanya menjadi ajang seremonial semata. Tetapi juga harus di manfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.

Salah satu upaya yang di nilai penting adalah memperluas budaya literasi di berbagai lapisan masyarakat.

Iwan menegaskan, literasi memiliki peran strategis dalam proses pembangunan. Kemampuan literasi yang baik akan membantu masyarakat memahami informasi secara lebih bijak, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

“Berbicara tentang pembangunan, maka salah satu fondasi pentingnya adalah literasi. Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis. Tetapi bagaimana memahami informasi, berpikir kritis serta membangun wawasan yang luas,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Warga Bojonggede dan DLH Kabupaten Bogor Gotong Royong Keruk Lumpur Secara Manual

Dia menjelaskan, buku dan berbagai sumber pengetahuan merupakan sarana penting untuk meningkatkan kapasitas individu. Selain memperkaya wawasan, literasi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter dan kesiapan masyarakat menghadapi perubahan zaman yang terus berkembang.

Komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat budaya membaca akan terus di wujudkan melalui berbagai program. Tujuannya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan sumber informasi yang berkualitas.

“Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mendukung penguatan budaya literasi melalui berbagai program dan kegiatan yang memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan sumber pengetahuan,” jelasnya.

Iwan mengajak generasi muda Kabupaten Bogor untuk memanfaatkan kegiatan Out of The Boox sebagai sarana belajar sekaligus sumber inspirasi.

Ia berharap, anak-anak muda semakin dekat dengan buku dan menjadikannya sebagai bekal dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, kebiasaan membaca dapat membuka jalan lahirnya berbagai gagasan, inovasi dan perubahan positif. Karena itu, buku perlu di jadikan sahabat dalam kehidupan sehari-hari agar pengetahuan terus berkembang dan cita-cita dapat di wujudkan.

Melalui penyelenggaraan Out of The Boox 2026, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap semangat literasi semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Dengan budaya membaca yang kuat di harapkan akan lahir generasi yang tidak hanya berpengetahuan luas. Tetapi juga mampu berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang maju dan gemilang.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru