spot_imgspot_img
Rabu 22 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Longsor Tutup Jalan di Nanggung Kabupaten Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak sigap dalam menangani bencana longsor yang menutup akses jalan di sejumlah titik. Respons cepat ini di lakukan sebagai tindak lanjut atas arahan langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Langkah penanganan di fokuskan pada ruas jalan Malasari–Nirmala yang berada di wilayah kerja UPT IJJ Wilayah VI. Akses tersebut sempat terhambat akibat material longsor yang menutup badan jalan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena jalur tersebut merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat setempat. Oleh karena itu, upaya pemulihan di lakukan secepat mungkin agar aktivitas warga tidak terganggu terlalu lama.

Baca Juga: Tingkatkan Swasembada Pangan, Prabowo Subianto Terbitkan 3 Regulasi

Berdasarkan informasi yang di himpun Diskominfo, proses penanganan telah di mulai sejak malam hari oleh tim yang berada di lokasi kejadian.

Atas instruksi langsung Bupati Bogor, langkah percepatan atau gerak cepat terus di optimalkan. Salah satu upaya yang di rencanakan adalah penurunan alat berat pada hari berikutnya untuk mempercepat proses pembersihan material longsor.

Dengan dukungan alat berat, di harapkan proses evakuasi tanah dan bebatuan yang menutup jalan dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.

Tidak hanya di wilayah Nanggung, kondisi serupa juga menjadi perhatian di jalur Jasinga–Koleang yang berada di Kecamatan Jasinga.

Pada ruas tersebut, potensi longsor di nilai cukup tinggi karena adanya tebing curam di sisi jalan yang belum di lengkapi dengan tembok penahan tanah.

Bahayakan Pengguna Jalan

Kondisi ini semakin berisiko karena di sisi lain jalan juga berbatasan langsung dengan tebing, sehingga dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Menindaklanjuti situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor telah melakukan penanganan pada titik longsoran di jalur Jasinga–Koleang.

Upaya ini di harapkan mampu meningkatkan tingkat keamanan serta mengurangi potensi terjadinya longsor susulan di kawasan tersebut.

Sebanyak 20 personel di terjunkan untuk menangani kejadian ini. Mereka bekerja secara intensif di lapangan guna memastikan proses penanganan berjalan lancar.

Fokus utama tim adalah membuka kembali akses jalan agar dapat segera di gunakan oleh masyarakat secara aman.

Baca Juga: Ikan Sapu-Sapu Dilarang, Ini Penjelasan KKP RI

Selain itu, langkah mitigasi juga menjadi perhatian untuk mencegah risiko yang lebih besar di kemudian hari.

Pemerintah Kabupaten Bogor pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, khususnya saat melintasi jalur yang rawan longsor.

Masyarakat juga di minta untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.

(Jingga Sonjaya) 

spot_img

Berita Terbaru