spot_imgspot_img
Rabu 29 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Siswi SMAN 1 Ciamis Wakili Jawa Barat di FLS3N Nasional Lewat Karya Cipta Lagu

CIAMIS,FOKUSJABAR.id: Pelajar asal Kabupaten Ciamis kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah regional. Siswi SMAN 1 Ciamis, Louisa Cecilia Simamora mengamankan Gelar Juara I Cabang Cipta Lagu pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMA/MA tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.

Capaian manis ini mengantarkan Louisa sebagai utusan resmi Provinsi Jawa Barat menuju FLS3N tingkat nasional.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ciamis Punya 10 Museum tapi Ratusan Artefaknya Belum Tersimpan Layak

Saat melakoni pertemuan di Pendopo Bupati Ciamis, Rabu (29/7/2026), Louisa mengutarakan rasa syukurnya atas raihan prestasi tersebut. Ia menyebut raihan ini sebagai buah dari proses perjuangan panjang sejak tahap seleksi kabupaten hingga provinsi.

“Alhamdulillah saya berhasil menjadi juara satu cabang cipta lagu tingkat Provinsi Jawa Barat dan akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional,” ujar Louisa.

Siswi kelas XII MIPA 2 SMAN 1 Ciamis itu membeberkan bahwa ia menggubah lagu kemenangannya dari puisi acuan panitia. Ia mengolah puisi berjudul Ketika Dunia Berbisik Pelan menjadi susunan nada yang menyelaraskan pesan, makna, dan suasana lirik.

“Judul puisinya Ketika Dunia Berbisik Pelan. Dari puisi itu saya membuat komposisi lagu sesuai ketentuan lomba,” katanya.

Pendampingan Intensif

Guru Seni Budaya SMAN 1 Ciamis, Bani mendampingi Louisa secara intensif selama masa persiapan. Pendampingan itu mencakup penyusunan konsep, penggarapan aransemen, hingga pematangan aksi panggung sebelum tampil menghadapi dewan juri.

“Selama persiapan saya dibimbing Pak Bani, guru Seni Budaya di SMAN 1 Ciamis,” tuturnya.

Persaingan babak final di SMAN 2 Lembang berlangsung amat sengit. Louisa harus menundukkan 27 kontestan terbaik dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Lewat perpaduan harmonis antara kedalaman lirik dan komposisi musik, ia sukses mengantongi skor tertinggi.

Panitia mengumumkan nama pemenang sekaligus menyerahkan penghargaan pada 27 Juli 2026. Hasil ini mengunci posisi Louisa sebagai wakil tunggal Jawa Barat di ajang nasional.

Kendati demikian, Louisa masih menanti rilis jadwal resmi pelaksanaan FLS3N tingkat nasional dari panitia pusat.

“Untuk tingkat nasional masih belum ada informasi, tetapi saya akan mewakili Jawa Barat,” ungkapnya.

Di balik capaian megah ini, Louisa tumbuh dalam keluarga sederhana di kawasan Panyingkiran, Kabupaten Ciamis. Ayahnya mengolah lahan pertanian, sedangkan sang ibu mengoperasikan kedai warung kecil. Sebagai putri sulung dari tiga bersaudara, ia sudah mengasah bakat bermusik sejak mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Ciamis.

Fondasi Kuat Menempa Bakat

Kala itu, Louisa menekuni cabang musik tradisional lantaran panitia belum membuka kategori cipta lagu tingkat SMP. Pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat yang terus ia tempa hingga membuahkan hasil di level provinsi.

“Waktu SMP saya mengikuti lomba musik tradisional karena belum ada cabang cipta lagu,” katanya.

Keberhasilan Louisa membuktikan daya saing dan kreativitas tinggi pelajar daerah di panggung nasional. Kini, warga Ciamis menaruh harapan besar agar langkah Louisa mampu mengibarkan bendera Jawa Barat serta membawa pulang piala kemenangan ke Tanah Galuh.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru