spot_imgspot_img
Rabu 29 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kronologi Dugaan Penipuan Berkedok Petugas PLN di Cimerak Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Penjual pakaian di Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar), Hasan menjadi korban penipuan yang di lakukan dua orang pria dengan modus mengaku sebagai petugas PLN.

Korban yang di alami penjual pakaian di Cimerak tersebut sebesar Rp100 ribu.

BACA JUGA:

Video Dugaan Penipuan Atas Nama Petugas PLN Beredar di Cimerak Pangandaran

‎Peristiwa bermula saat Hasan sedang berada di rumah. Sekitar pukul 11.00 WIB, dua orang pria yang mengaku petugas PLN menghubungi Hasan melalui sambungan telepon.

‎”Mereka meminta uang sebesar Rp400 ribu dengan alasan untuk biaya penggantian nomor ID meteran listrik,” kata Hasan, Rabu (29/7/2026).

‎Hasan menolak memberikan uang. Dia meminta agar pembayaran di lakukan besok hari saat dirinya sudah berada di toko.

‎”Setelah menutup telepon, kedua pria tersebut langsung mendatangi toko. Saat itu yang berjaga adalah karyawan toko,” jelasnya.

‎Dengan alasan yang sama, pelaku kembali meminta uang kepada karyawan.

“Karena hasil penjualan hari itu baru Rp100 ribu, uang itu akhirnya di serahkan kepada pelaku,” ungkapnya.

‎Setelah menerima uang, pelaku sempat menunjukkan selembar kuitansi berwarna kuning kepada karyawan.

“Mereka beralasan kuitansi itu baru akan di berikan jika pembayaran lunas Rp400 ribu,” katanya.

‎Karena yang di berikan hanya Rp100 ribu, kuitansi tersebut kembali di bawa oleh pelaku.

‎Menurut Hasan, aksi tersebut di lakukan sekitar pukul 11.06 WIB. Dalam rekaman CCTV toko, terlihat dua pria memakai jaket gelap dan helm datang menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX warna merah.

‎Salah satu pelaku sempat berpura-pura memeriksa meteran listrik di depan toko sebelum akhirnya pergi meninggalkan lokasi.

‎Hasan mengaku tidak dapat mengenali wajah pelaku karena keduanya memakai helm. Perkiraan usia pelaku 37-40 tahun.

BACA JUGA:

Pemkab Pangandaran Anggarkan Rp250 Juta agar IPAL Komunal Pantai Barat Segera Beroperasi

‎Kini rekaman CCTV tersebut telah beredar di media sosial dan grup WhatsApp warga.

‎Manager ULP Pangandaran, Diki Gunawan menegaskan, kedua orang tersebut bukan petugas resmi PLN.

Pihaknya mengimbau warga agar tidak memberikan uang atau data pribadi kepada siapapun yang mengaku dari PLN tanpa surat tugas dan identitas resmi.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru