spot_img
Senin 24 Juni 2024
spot_img
More

    Incar 5 Emas di PON XXI, PGSI Jabar Akan Seleksi Ulang Atlet

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Barat akan terus mencari komposisi atlet terbaik untuk turun di 17 kelas pertandingan PON XXI di Sumatera Utara, September 2024 mendatang. Hal ini dilakukan untuk mencapai target lima medali emas yang dicanangkan.

    “Hasil di babak kualifikasi kemarin, sebenarnya diluar prediksi saya dengan raihan 3 emas, 4 perak dan 6 perunggu. Di laga puncak nanti pada PON XXI harus lebih baik dari sekarang, minimal bisa raih 5 emas,” kata Ketua Umum Pengprov PGSI Jabar, H. Yoko Anggasurya kepada wartawan, Senin (13/11/2023).

    Dari pelaksanaan babak kualifikasi PON XXI di GOR Ciracas Jakarta, 7-10 November 2023, H. Yoko mengaku sudah mulai memiliki gambaran peta kekuatan olahraga gulat di Indonesia. Dengan demikian, peluang-peluang medali emas yang bisa diraih atlet gulat Jabar sudah bisa mulai dipetakan.

    “Kecuali di 6 kelas pertandingan yang meraih medali emas di SEA Games 2023 lalu karena langsung mendapat wild card lolos langsung ke PON XXI. Diluar dari 6 kelas itu, kekuatannya sudah bisa kita lihat,” kata H. Yoko.

    fokusjabar.id PGSI Jabar
    Pelatih gulat Jabar asal Korea Selatan bersama para pegulat putri Jabar. (FOTO: Ageng)

    Untuk mengejar target tersebut, H. Yoko mengaku akan terus mencari komposisi atlet terbaik untuk mengisi tim inti gulat Jabar di PON XXI. Pihaknya pun akan kembali menggelar seleksi daerah untuk mencari atlet gulat terbaik dari yang paling baik.

    “Kita akan gelar dua kali selekda lagi untuk memastikan komposisi inti atlet gulat Jabar PON XXI yakni di bulan Februari 2024 dan akhir Juni 2024,” H. Yoko menjelaskan.

    Seperti diketahui, tim gulat Jabar berhasil meloloskan atlet di 17 kelas pertandingan PON XXI. Dari 17 kelas tersebut, sebanyak 13 atlet berhasil menyumbangkan medali dan 4 atlet non-medali dengan menempati posisi 8 besar di kelasnya masing-masing.

    “Kita tahu kebijakan KONI Jabar yang akan memberangkatkan atlet yang berpotensi medali, tapi kami akan mencoba berbicara sehingga bisa semua kelas yang lolos ini diberangkatkan. Ini karena pelaksanaan seleksi atlet untuk babak kualifikasi ini tidak terlalu baik atau ideal dan banyak atlet yang tidak ikut. Semoga saja KONI Jabar bisa memfasilitasinya,” kata H. Yoko.

    (Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img