Senin 18 Januari 2021

Ilmuan Nuklir Iran Dibunuh, Mantan Kepala CIA Geram

AMERIKA SERIKAT,FOKUSJabar.id: Mantan kepala Central Intelligence Agency (CIA) AS, John Brennan mengecam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh pada Jumat (27/11/2020).

Brennan mengatakan, pembunuhan tersebut adalah tindakan kriminal yang berisiko memicu konflik.

“Ini adalah tindakan kriminal dan sangat sembrono. Ini berisiko pembalasan mematikan dan babak baru konflik regional,” kata Brennan dalam cuitannya di Twitter.

“Saya tidak tahu apakah pemerintah asing mengizinkan atau melakukan pembunuhan Fakhrizadeh. Tindakan terorisme yang disponsori negara seperti itu akan menjadi pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan mendorong pemerintah lebih banyak melakukan serangan mematikan terhadap pejabat asing,” cuit mantan kepala CIA itu, seperti dilansir CNN.

BACA JUGA: Jokowi Tetapkan Pilkada 9 Desember Hari Libur Nasional

Mengutip dari AFP, Fakhrizadeh tewas dalam serangan di luar ibu kota Teheran pada Jumat (27/11). dalam pernyataan resminya Kementerian Pertahanan Iran menyebut Fakhrizadeh “terluka parah” saat penyerang menargetkan mobilnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengutuk tindakan ini. Ia menyebutnya sebagai aksi teroris dan menuding ada indikasi serius peran Israel.

(Agung)

 

 

Artikel Lainnya

Ilmuan Nuklir Iran Dibunuh, Mantan Kepala CIA Geram 1
Ilmuan Nuklir Iran Dibunuh, Mantan Kepala CIA Geram 2