spot_img
Sabtu 20 April 2024
spot_img
More

    Wali Kota di jepang Terlibat 99 Skandal Seks, Masyarakat Murka!

    JEPANG,FOKUSJabar.id: Seorang walikota di Jepang mengundurkan diri setelah menghadapi 99 tuduhan pelecehan seksual. Kasus ini pun memicu kehebohan dan kemarahan di media sosial.

    Investigasi resmi menuduh Hideo Kojima, walikota sebuah kota di wilayah Gifu tengah, melakukan beberapa insiden pelecehan. Ini termasuk menyentuh payudara dan bokong rekannya.

    Namun, pria berusia 74 tahun itu membantah beberapa tuduhan yang dirinci dalam laporan komite independen. Salah satunya bahwa ia telah memeluk karyawan perempuan dalam insiden yang disaksikan oleh orang lain.

    “Saya tidak melakukannya,” katanya dalam komentar di televisi, menjelaskan bahwa gerakannya mungkin terlihat seperti pelukan namun sebenarnya tidak, melansir AFP, Jumat (1/3/2024)..

    “Laporan tersebut kurang netral dan saya ingin mereka menyelidikinya dengan lebih hati-hati,” tambahnya.

    NHK memberitakan, Kojima mengklaim dirinya belum membaca seluruh laporan. Padahal di dalam laporan itu, ujar penyiar media tersebut, tertulis bahwa Kojima memberi tahu bawahannya jika “tangannya halus dan halus…” dan memaksa karyawan perempuan menyentuhnya.

    Laporan tersebut mengatakan dia juga akan “memamerkan kakinya dengan menggulung celananya dan menyuruhnya bawahannya untuk menyentuhnya”. Menurut laporan itu, beberapa karyawan langsung menggunakan semprotan disinfektan setelah disentuh.

    Media yang sama juga merinci pernyataan dan tuntutan yang tidak pantas lain yang ia lakukan. Salah satunya seperti meminta seorang karyawan untuk membungkuk.

    BACAA JUGA: Deepfake jadi Modus Penipuan, Korban Rugi Hingga Rp 400 Miliar

    “Penyelidikan tersebut juga mengatakan bahwa wali kota tersebut sering menepuk-nepuk kepala pekerja perempuan. Kojima mengatakan ini dimaksudkan untuk mengungkapkan rasa terima kasih,” tambah AFP lagi.

    “Meski begitu tidak ada kasus pidana yang diajukan secara terbuka terhadap Kojima,” muatnya.

    Selama penyelidikannya diketahui panitia melakukan survei terhadap 193 pekerja di kotamadya Kojima. Dari 161 responden, sekitar 53% laki-laki dan 58% perempuan menyatakan walikota telah melakukan sesuatu yang membuat mereka merasa tidak nyaman.

    Berita tersebut menjadi trending di platform media sosial X pada Jumat ini. Banyak pengguna yang mengungkapkan kemarahannya atas pelecehan seksual yang dilakukan Kojima.

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img