spot_imgspot_img
Sabtu 2 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Anggota DPR RI Ini Bangga Pelajar di Garut Kenakan Busana Muslim

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Anggota DPR RI, Nurhayati menyebut, Hari Santri Nasional (HSN) yang di tetapkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), 22 Oktober 2015 lalu, sebagai bentuk pengakuan pemerintah atas kontribusi besar umat Islam dalam tatanan roda pemerintahan.

Menurut Nurhayati, pemerintah mengakui secara resmi kontribusi ulama dan santri selama ini menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA:

CV Graha Kiara Sari Bantah Wanprestasi Investasi MBG di Sukarame Garut

” HSN adalah bentuk pengakuan pemerintah kepada ulama dan santri,” kata Nurhayati kepada FOKUSJabar.id melalui sambungan telpon, Selasa (22/10/2019).

HSN lanjut Nurhayati, meneladani semangat jihad mereka yang senantiasa menjaga keutuhan NKRI. Hal tersebut sesuai dengan amanat dan semangat yang di gelorakan oleh para ulama.

BACA JUGA:

BACA JUGA:

Kala Pers dan Selebriti Menanam Cinta di Cileueur Riverwalk Ciamis

” 22 Oktober di pilih karena bertepatan dengan  peristiwa pembacaan resolusi jihad yang di dengungkan oleh pahlawan nasional, KH. Hasyim Asy’ari pada  22 Oktober 1945,” ungkap Legislator partai berlambang Kabah yang satu ini.

Selain itu, aspek lain yang melatar belakangi penetapan HSN, pengakuan resmi Pemerintah RI atas peran besar umat Islam dalam berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta menjaga NKRI.

Terkait busana muslim yang di kenakan para pelajar Garut, dia mengaku bangga.

” Saya bangga, di Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XI, khususnya Kabupaten Garut, seluruh pelajar mengenakan busana muslim,” tegas dia.

BACA JUGA:

HPN 2026, Irfan Hakim Hingga Panji Petualang Promosikan Potensi Ciamis

Nurhayati pun berpesan, HSN tidak hanya di peringati dengan mengenakan busana muslim saja. Tetapi harus di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan meningkatkan ketaqwaan dan keimanan.

(Andian/Bam’s)

spot_img

Berita Terbaru