spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8169

Pemain Persib Oh In-Kyun Tidak Ikut ke Bali

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan menghadapi Bali United pada laga tandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Minggu (27/5/2018).

Menjalang laga tersebut, pelatih Roberto Carlos Mario Gomez mempersiapkan sebanyak 18 pemainnya. Dalam daftar pemain yang dibawa ke Bali, tidak ada mana Oh In-Kyun.

BACA JUGA:

Bey Machmudin Berduka Atas Kecelakaan Bus di Subang

Pemin asal Korea Selatan ini tidak dibawa ke Bali, karena mendapatkan akumulasi kartu. Meski begitu, Gomez sudah mempersiapkan pemain pengganti.

Berikut daftar pemain yang dibawa ke Bali:

Penjaga Gawang:

1 M. Natshir Fadhil Mahbuby

78 I Made Wirawan

Pemain Belakang:

4 Bojan Malisic

32 Victor Igbonefo

22 Supardi Nasir Bujang

3 Ardi Idrus

16 Indra Mustaffa

6 Tony Sucipto

12 Henhen Herdiana

Gelandang:

24 Hariono

80 Eka Ramdani

11 Dedi Kusnandar

13 Febri Hariyadi

14 Agung Mulyadi

77 Ghozali Siregar

Penyerang:

9 Airlangga

99 Jonathan Jesus Bauman

10 Ezechiel N’douassel.

(Arif/LIN)

Diduga Memeras, 4 Oknum Wartawan Digelandang ke Polsek Garut Kota

0

GARUT, FOKUSJabar.id: Empat oknum wartawan digelandang ke Mapolsek Garut Kota. Keempatnya diamankan karena diduga melakukan tindakan pemerasan terhadap seorang warga.

Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo tidak menampik bahwa pihaknya mengamankan empat oknum wartawan pada Kamis (24/5) malam atas dugaan pemerasan terhadap warga.

“Mereka adalah AP (56) warga Kecamatan Pangatikan, AD (26) warga Kabupaten Karawang, HA (42) warga Kecamatan Kadungora, dan TM (25) warga Kecamatan Tarogong Kaler,” kata Uus melalui sambungan telepon, Jumat (25/5/2018).

Saat kejadian, empat oknum itu mendatangi korban Usep Sobur di Kampung Babakan Pajagalan, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

Kedatangan mereka untuk menanyakan perihal pernikahan anak korban yang masih di bawah umur. Tidak hanya itu, para pelaku pun mengancam akan memberitakan di media dan melaporkan korban ke pihak kepolisan karena telah merekayasa umur.

Keempat oknum awalnya meminta uang Rp200 juta kepada korban, dan terjadi negosiasi dan disepakati Rp50 juta. Uang tersebut diserahkan di salah satu rumah makan di Jalan Cikuray, Kecamatan Garut Kota.

“Kami langsung menangkap keempat oknum itu saat korban menyerahkan uang Rp50 juta,” kata Kapolsek.

Perbuatan pelaku telah melanggar Pasal 368 KUHP dengan ancaman penjara paling lama sembilan tahun.

Selain mengamankan pelaku, polisi pun menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp50 juta, empat unit Ponsel, satu unit mobil Avanza dan satu botol kecil anggur merah.

(Andian/LIN)

Pesan Assosiasi BPD :Jadilah Figur agar Jadi Caleg Idola Masyarakat

0
Ketua Assosiasi BPD Nasional, Deden. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Assosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Deden Kusnaedi berpesan supaya partai bisa mendapatkan Bacaleg yang berkualitas dan di daerah sebagai menjadi figur. Ada 14 partai politik (Parpol) yang lolos jadi peserta Pemilu. Saat ini mereka sedang sibuk menjaring para bakal calon legislatif (Bacaleg) yang akan ikut kontestasi Pileg 2019.

“Karena mereka itu pemimpin dan wakil rakyat di daerah pilihannya sendiri,” kata Deden kepada wartawan, Rabu kemarin (23/5/2018).

Dia menegaskan, badan permusyawaratan desa (BPD) dan calon legislatif (Caleg) akan saling membutuhkan. Sebelum menjadi anggota dewan, Caleg membutuhkan suara dari masyarakat sedangkan BPD juga membutuhkan orang-orang politik untuk mendengarkan aspirasinya menjadi sebuah kebijakan.

“Dulu ketika kami merancang Undang-Undang Desa lobi politiknya ke Pak Arif Wibowo, ke Pak Budiman Sujatmiko dan semua anggota dewan yang ada di Pansus RUU Desa agar aspirasi dan kebutuhan masyarakat kami masuk dalam kebijakan. Di sana saling membutuhkannya,” kata Deden.

Ketua BPD Sabandar, Kecamatan Karang Tenggah, Kabupaten Cianjur itu berharap perdesaan di masa yang akan datang lebih maju karena legislatif dan eksekutifnya berpihak pada pemerataan pembangunan di wilayah desa.

(Ibenk)

Hasil Survei IRC: Rindu Bersaing Ketat dengan Deddy-Dedi

0
Konferensi Pers yang dilaksanakan Ilma Research and Consulting di Malaka Hotel, Kamis (24/5/2018). (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ilma Research and Consulting merilis hasil survei Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 Jawa Barat (Jabar) di Malaka Hotel,  hasilnya paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mendapat angka tertinggi dengan nilai 28,63 persen. Disusul paslon nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) sebesar 27,88 persen. Yang ketiga Paslon nomor 2 TB. Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) sebesar 19,50 persen. Sementara elektabilitas yang terkecil adalah Paslon 3 Sudrajat-Syaikhu (Asyik) sebesar 5,13 persen.

Menurut hasil survei Ilma, angka elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar kemungkinan besar berbeda dengan real count Juni 2018 nanti. Dari hasil Ilma juga diperoleh 38,88 persen responden survey mengaku belum yakin pada pilihannya.

“Jadi ini lah yang membuat kenapa Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jabar ini selalu tidak bisa diduga, hasil survey hari ini seperti ini, nanti real count-nya bisa berbeda,” kata seoranv pihak perwakilan ILMA Reaserch and Consulting, Okan Darsiyah.

Ilma Research and Consulting menggelar survey mulai tanggal 15-20 Mei 2018. Survey ini mengambil populasi masyarakat Jabar yang berusia 17 tahun atau sudah menikah pada saat survey dilakukan.

Survey dilaksanakan di 80 desa/kelurahan yang meliputi 27 kabuoaten/kota di Jabar. Metode penarikan sampel dalam survey Ilma ini memakai Multistage Random Sampling dengan jumlah sample 800 orang responden dan margin of error +3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Meski begitu, pihak ILMA Reaserch and Consulting menegaskan tingkat elektabilitas calon dalam survei tersebut persaingannya masih sangat ketat dan dinamis. Lantaran sebesar 38,88 persen responden survey mengaku belum yakin pada pilihannya.

“Kemudian yang sudah yakin dengan pilihannya sebesar 46,75 persen sementara responden yang menjawab yang tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 14,38 persen,” pungkas Okan.

(Ibenk/DAR)

Stabilkan Harga, Pemkot Bandung Siapkan 300 Ribu Ekor Ayam

0
Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin saat melakukan pengecekan harga bahan pangan di Pasar Baru, baru-baru ini. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sebanyak 300 ribu ekor ayam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bandung. Langkah yang diambil diharapkan bisa menurunkan harga daging ayam dan mengembalikannya ke harga normal sebesar Rp33 ribu per kilogram.

Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin menuturkan, pihaknya akan terus berupaya menurunkan harga daging ayam yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan. Dengan menggandeng penyedia daging ayam, Pemkot Bandung pun menyiapkan pasokan daging ayam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota Bandung.

“Kita berharap cara ini bisa menurunkan harga daging ayam hingga Rp33 ribu per kilogram. Dan saat ini, sudah mulai terlihat ada penurunan,” ujar Solihin saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Kamis (24/5/2018).

Berdasarkan laporan perkembangan harga pangan yang diterimanya, Solihin menuturkan jika saat ini harga daging ayam mulai mengalami penurunan. Per tanggal 22 Mei 2018, harga daging ayam berada di angka Rp38.600 per kilogram atau mengalami penurunan sebesar Rp1.400 per kilogram dari harga sebelumnya di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

“Itu harga daging ayam rata-rata di pasar tradisional di Kota Bandung berdasarkan survei di delapan pasar. Yakni di Pasar Kiaracondong, Pasar Kosambi, Pasar Baru, Pasar Ancol, Pasar Palasari, Pasar Ciwastra dan Pasar Ujungberung,” tambahnya.

Untuk penyaluran pasokan ayam kepada para pedagang di pasar tradisional di Kota Bandung, lanjutnya, akan dikelola PD Pasar Bermartabat Kota Bandung. Sedangkan Pemkot Bandung akan mengawasai secara langsung operasional pengolahan ayam potong tersebut.

“nanti yang disalurkan ke para pedagang itu diantaranya ayam yang telah diolah dan dibekukan dengan teknologi yang aman dan higienis. Harus diyakini ayam beku yang dijual adalah ayam yang higienis, dari sisi keamanan bisa terjamin, dari sisi kehalalan dijamin karena kami mengawasi langsung di rumah potong ayam,” tegasnya.

Upaya tersebut, akan dilakukan secara terus menerus hingga H+7 Lebaran 2018 atau sampai harga ayam di pasaran kembali ke harga normal. “Ini jadi salah satu antisipasi Pemkot Bandung menjelang Idul Fitri dimana harga bahan pangan selalu melonjak tajam. Kami hanya ingin memberikan keamanan dan kenyamanan sehingga masyarakat khususnya umat Muslim yang sudah melaksanakan ibadah shaum tidak diganggu dengan harga-harga yang melonjak,” pungkasnya.

(ageng)

Usai Mendarat di Kertajati, Aher Sujud Syukur

0

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) langsung sujud syukur di musola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kamis (24/5/2018) sore.

Luapan kegembiraan Aher sepetinya tidak bisa di bendung. Terlebih bandara yang selama ini di perjuangkannya terwujud.

BACA JUGA:

Garut Utara Layak Dimekarkan, Tapi Moratorium DOB Masih Digembok

Seusai sujud syukur bersama para pejabat yang hadir, Aher pun memimpin doa agar Bandara Kertajati kebanggan rakyat Jabar itu di berkahi.

Dua pesawat komersil Batik Air dan Garuda dengan nomor penerbangan GA 3340 menjajal penerbangan Bandung-Majalengka. Dua pesawat carteran tersebut berangkat dari Bandara Husein Sastranegara pada pukul 16.30 WIB dan tiba di Bandara Kertajati sekitar pukul 16.47 WIB, Kamis (24/5/2018).

Proses pendaratan berjalan mulus. Tawa riang dan tepuk tangan menyambut pendaratan penuh sejarah tersebut. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga tak kuasa ikut larut dalam kegembiraan.

Kaitannya dengan kesiapan bandara, Aher menegaskan bahwa Bandara Kertajati siap melayani penerbangan komersil pada 8 Juni 2018. Hal itu dibuktikan dengan mulusnya pedaratan.

“Alhamdulillah penerbangan berjalan mulus,” kata dia.

(LIN)

Historical Flight BIJB Diakhiri Buka Bersama Gubernur

0

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Historical Flight (penerbangan bersejarah) Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjadi penanda kesiapan bandara untuk beroperasi akan diakhiri dengan acara buka bersama dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), Kamis (24/5/2018).

“Sekarang kita kumpul untuk syukuran, ada sambutan, buka puasa bersama, Solat Maghrib dan setelah itu bubar,” kata Aher.

Rangkaian Historical Flight BIJB Kertajati ditandai dengan pendaratan Pesawat Kepresidenan Indonesia 1 yang ditumpangi Presiden Joko Widodo bersama rombongan.

Pesawat Kepresidenan yang berangkat pada pukul 08.50 WIB dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma itu mendarat di BIJB pada pukul 09.21 WIB.

Rangkaian kedua yakni pendaratan pesawat komersial yang ditumpangi Gubernur Jabar bersama 200 masyarakat dari Bandung dan wilayah lainnya. Gubernur berangkat dari Bandara Husein Sastranegara ke BIJB sekitar pukul 15.00 WIB sore.

“Simbolisnya tadi pagi Historical Flight oleh Pak Presiden. Dan kali ini juga bagian dari Historical Flight. Kalau tadi oleh presiden, nanti sore oleh masyarkat,” kata dia.

Usai melakukan pendaratan, Gubernur akan memimpin doa atas keberhasilan pembangunan BIJB Kertajati dan diakhiri dengan buka puasa dan Solat Maghrib berjamaah.

(LIN)