spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8164

4 Pemain Andalan Persib Absen Lawan Bhayangkara FC 

0
ilustrasi (web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (31/5/2018).
Pada pertandingan tersebut, Persib tidak akan di perkuat beberapa pemain andalannya karena akumulasi kartu dan dipanggil bergabung Timnas Indonesia U-19 dan 23.
Pemain yang absen tersebut diantaranya, Ezehciel Ndouassel dan Supardi Nasir yang mendapatkan akumulasi kartu. Lalu, Febri Hariyadi, Victor Igbonefo dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-23. Sementara Indra Mustafa ke Timnas U-19.
” Hadapi Bhayangkara, kita tanpa lima pemain andalan karena Victor, Febri dan Indra ke Timnas, Supardi dan Ezechiel sudah dapat tiga kartu kuning,” kata pelatih Roberto Carlos Mario Gomez.
Meski begitu, pelatih berusia 61 tahun ini sudah mempersiapkan pemain pengganti. Karena, tim kebanggaan Bobotoh ini memiliki pemain yang bisa menggantikan posisi mereka yang absen.
(Arif/Bam’s) 

Sat Narkoba Polres Ciamis Tangkap Pengedar Sabu

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id : Satuan Reserse Narkoba Polres Ciamis Tangkap MES warga Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya karena kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Menurut Waka Polres Ciamis, Kompol Lalu Wira Sutrisna,  ditangkapnya pelaku pengedar narkoba tersebut atas dasar laporan masyarakat yang melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan seperti sedang menunggu seseorang untuk bertransaksi.

” Mendapat laporan masyarakat, kami langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi,” katanya.

Wira mengatakan, setelah dilakukan pengintaian di lokasi pelaku sedang menunggu seseorang.

“Setelah melihat pelaku seperti akan bertransaksi, anggota langsung menangkap pelaku dan  menggeledah badan tersangka,” ucapnya.

Wira melanjutkan, setelah badan pelaku digeledah dari saku celananya ditemukan narkotik jenis sabu-sabu seberat 1,12 gram.

“Kini pelaku sudah dalam tahanan kami untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanya,” tegasnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Dipanggil Skuad Garuda Muda, Indra Bersyukur 

0
Indra M (Foto Web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Setelah penjaga gawang Persib Bandung Aqil Savik, kini Timnas Indonesia U-19 memanggil kembali pemain lainnya, Indra Mustaffa untuk mengikuti Training Center (TC) di Solo.
Mendapat kesempatan bermain di Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri, pemain bernomor punggung 16 ini mengaku sangat bersyukur. Bagaimana tidak, pemanggilan tersebut kali pertama bagi dirinya.
” Alhamdulillah, sangat bangga bisa memakai lambang Garuda di dada. Ini yang pertama kalinya,” kata Indra dikutip laman Persib, Selasa (29/5/2018).
Indra menuturkan, kesempatannya bergabung dengan Skuad Garuda Muda tidak lepas dari dukungan rekan-rekannya di tim Persib dan juga keluarga yang selalu mendukung perjalanan karirnya.
“Saya ucapkan terimakasih kepada orang tua dan seluruh jajaran tim Persib. Berkat doa dan dukungan kalian, saya bisa mendapatkan kesempatan seperti sekarang ini,” jelas pemain Jebolan Persib U-19 ini.
“Tak lupa kepada para Bobotoh. terimakasih dan semoga support Bobotoh bisa terus membuat saya lebih termotivasi lagi,” pungkasnya.
(Arif/Bam’s) 

Pelatih Persib Siapkan Ini Sebelum Menghadapi Bhayangkara FC 

0
ilustrasi (web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Setelah bermain imbang dengan tuan rumah Bali United, Persib Bandung langsung fokus menatap pertandingan selanjutnya menghadapi Bhayangkara FC.
Pertandingan kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Bhayangkara FC ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (31/6/2018).
Menjelang pertandingan tersebut, pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez akan mematangkan persiapan anak asuhnya. Terutama penyelesaian akhir. Pasalnya, pada laga sebelumnya banyak peluang yang gagal di maksimalkan menjadi gol.
” Kita lihat pertandingan kemarin (kontra Bali United, Minggu 27 Mei) banyak sekali mendapatkan peluang, tapi belum berhasil menjadi gol. Pertandingan selanjutnya ini tidak boleh terjadi. Apalagi kita akan bermain di kandang,” kata Gomez, di kutip laman Persib, Selasa (29/5/2018).
Persib tidak akan diperkuat oleh beberapa pemain andalannya seperti Victor Igbonefo yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-23. Gomez merasa optimis bisa tampil maksimal.
” Target setiap pertandingan adalah kemenagan tanpa kebobolan. Victor memang tidak bermain, tapi kita masih ada Sabil (M. Al Amin Syukur Fisabillah) dan Wildansyah. Semua pemain di tim ini sangat siap bermain,” tegasnya.
(Arif/Bam’s) 

Menangkan Hasanah, PDIP Jabar Siapkan 74.944 Saksi dan Guraklih

0
Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana (Foto: LIN)
Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana (Foto: LIN)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Tim Pemenangan Hasanah (TB Hasanuddin – Anton Charliyan), Abdy Yuhana menegaskan bahwa sekuruh persiapan menghadapi pencoblosan 27 Juni 2018 sudah rampung.

PDIP Jabar, kata dia telah melakukan penguatan serta mempersiapkam 74.944 saksi untuk ditempatkan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Saksi – saksi ini kami siapkan di setiap TPS, dibantu koordinator saksi di tingkat desa atau kelurahan juga kecamatan,” kata Abdy di Kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Selasa (29/5/2018).

Adapun jumlah kecamatan di seluruh Jabar mencapai 627, denga jumlah desa/kwlurahan mencapao 5975. Meski alur perhitungan suara tidak ada rekapitulasi di PPS, namun pihaknya tetap menempatkan saksi untuk mengamankan suara dan mendeteksi dini bila ada kecurangan.

“Kami tidak ingin kehilangan suara,” tegas Abdy.

Tidak hanya saksi, pihaknya pun melakukan penguatan terhadap alat kelengkapan partai, terutama yang langsung berhubungan dengan momentum itu, seperti Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN ), Badan Bantuan Hukum dan Hak Asasi (BBHA ) dan BP PEMILU.

“Seluruh mesin partai harus berjalan agar kami dapat meraih kemenangan baik dalam Pilgub 2018,” kata Sekretaris DPD PDIP Jabar itu.

Untuk mengamankan suara di masing-masing daeray, pihaknya pun menyiapkan regu penggerak pemilih (Guraklih). Regu iji bertugas mengajak pemilih berpartisipasi aktif menggunakan hak suaranya secara door to door.

Guraklih ini pun menyampaikan 7 program unggulan Hasanah kepada masyarakat, yakni JabarCageur, JabarSeubeuh, ImahReumpeg, SakolaGratis, BogaGawe, Turkamling Budaya dan Molototcom.

“Harapannya pemilih dapat memberikan preferensi kepada pasangan nomor urut 2 Hasanah,” jelas dia.

(LIN)

Soal Larangan Muncul di TV, KPI Hambat Profesi Seniman

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Seniman Jawa Barat menilai aturan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait larangan penayangan peserta Pilkada di televisi tidak jelas dan sangat rancu. Atas aturan tidak jelas itu, para seniman meminta KPI mencabutnya.

Tokoh seniman Jabar Acil Bimbo mengatakan bahwa aturan KPI tersebut berlebihan. Apalagi aturan itu tidak dirumuskan terlebih dahulu dengan para stakeholder lainnya dengan jelas.

KPI menerapkan aturan tersebut hanya berlandaskan pada aturan KPU terkait penayangan iklan kampanye peserta Pilkada.

“Bagi saya itu tidak bagus, tidak jelas aturannya, harusnya itu dirumuskan dahulu dengan yang lainnya,” kata Acil Selasa (29/5/2018).

Menurut dia, aturan KPI itu akan merugikan banyak pihak, terutama peserta Pilkada yang berlatarbelakang seorang aktor. Seperti halnya Deddy Mizwar yang maju di Pilgub Jabar.

“Aturan KPI itu tidak jelas bagaimana pasal pasalnya, sehingga membuat bingung. Sepertihalnya Deddy Mizwar yang dibuat bingung aturan KPI yang tidak jelas pasal pasalnya itu. Profesi itu ada aturan berbeda,” kata Acil.

Profesi seorang seniman tidak bisa diatur dengan sewenang wenang. Kalau pun mau diatur, tentunya harus terlebih dahulu dibahas dengan para stakeholder yang lainnya, sehingga jelas dan detil.

” Profesi ini bukan kejahatan dan bukan pelanggaran. Kalau aturannya tidak jelas, itu bisa menghambat karir dan mata pencaharian seniman,” kata dia.

Acil mendesak KPI mencabut dan merevisi aturan larangan itu agar tidak merugikan para seniman yang bergerak di bidang itu.

“KPI tidak boleh menghalang halangi profesi, pemerintah di sini salah (kpi). Aturan itu harus ditinjau ulang. Ini bisa tabrakan antara profesi dengan aturan, sebuah profesi itu tidak bisa dihalang halang,” tegas dia.

Hal senada pun diungkapkan Ketua 2 Komunutas Pengamen Jalanan (KPJ) Jabar Ulli. Menurut dia, KPI tidak profesional dengan mengeluarkan aturan itu. Apalagi profesi tidak bisa diatur dengan aturan tidak jelas.

” Saya melihatnya justru ini ada kepentingan, karena Pilkada Jabar ini rasa Pilpres. Ada pihak yang ‘bermain’ dan berusaha menjegal Deddy Mizwar,” kata Ulli.

Menurutnya aturan KPI yang melarang peserta pilkada tampil di televisi sangat tidak jelas dan tidak profesional. Terlebih hingga saat ini pun banyak anggota dewan yang tampil di televisi.

“Kan banyak anggota dewan yang main film tiap sahur, seperti eko patrio, figurnya sama, kenapa nggak dilarang main di tv. Jangan hanya yang maju di Pilgub Jabar saja. Seharusnya KPI bertugas sesuai tupoksi sebagai pengawas bukan malah menghambat profesi orang,” jelas dia.

(LIN)

Panglima TNI dan Kapolri Safari Ramadhan di Tasikmalaya

0
Jpeg

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian bersama masyarakat Kota Tasikmalaya buka bersama. Acara buka bersama dengan masyarakat Kota Tasikmalaya itu digelar di Lapangan Upacara Brigif 13 / Galuh, Senin (28/05/18). Acara itu adalah rangkain kegiatan safari Ramadhan 1439 H di wilayah Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima Hadi Tjahjanto mengatakan, bersyukur bisa berkunjung ke Tasikmalaya dan bersilaturahmi dengan para alim ulama dan masyarakat di wilayah Tasikmalaya untuk sama-sama meningkatkan kualitas keislaman dalam konteks islam sebagai rahmatan lillallaminn.

”Ramadhan adalah bulan penuh berkah mari kita  menyucikan hati agar menjadi muslim yang lebih baik dan lebih bertakwa. Momentum bulan suci ini kita jadikan perang melawan terhadap upaya memecah bela bangsa melalui radikalisme dan terorisme,” katanya.

Panglima TNI mengajak seluruh komponen bangsa untuk membangun bangsa yang lebih aman dan maju”seluruh elemen bangsa harus bersinergi dalam menjaga NKRI agar lebih maju dan aman dengan bersama-sama mencegah munculnya radikalisme yang dapat berujung pada terorisme.

”Islam adalah agama yang rahmatan lillallaminn, rahmat bagi seluruh alam, sehingga umat islam memiliki akhlak yang mulia dan sesungguhnya adalah umat yang membawa rahmat bagi alam semesta,”paparnya.

Lanjut Panglima, bangsa ini majemuk, beraneka ragam namun dengan silaturahmi yang erat akan menjadikan kita kuat dan bersatu kebhinnekaan itu tidak menjadi penghalang justru harus kita syukuri karena akan menjadikan bangsa kita lebih kuat dan lebih maju..

(Seda)