spot_imgspot_img
Senin 12 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8165

Perindo Kota Cimahi Gelar Turnamen Futsal

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Partai Perindo Kota Cimahi menggelar turnamen futsal Farganias di Gelanggang Olahraga Cibabat Jalan Raya Cibabat Cimahi.

Pembukaannya Minggu kemarin (27/5/2018). Ketua Panitia turnamen futsal Pemuda Perindo Mardianus Waruwu mengatakan, gelaran turnamen futsal ini, merupakan cara Pemuda Perindo untuk menggalang kaum muda khusunya di Kota Cimahi.

“Turnamen futsal ini untuk kebersamaan, kita ingin pemuda di Kota Cimahi ini semakin akrab dan solid,” Ujar Mardianus, Senin (28/5/2018).

BACA JUGA:

Bey Machmudin Berduka Atas Kecelakaan Bus di Subang

Turnamen ini, diikuti oleh 25 tim futsal dari berbagai daerah. Turnament futsal yang di galang bersama Farganias ini sendiri akan digelar hingga tiga pekan kedepan.

Mardianus mengharapkan, dengan diadakan turnament futsal para pemuda lebih dapat berinergitas dalam kegiatan-kegiatan positif.

“Kita mengharapkan dengan kegiatan mau pemuda dari manapun tidak tertutup kemukinan kita bisa saling bersinergi untuk lebih kompak dan bersama,” ujar Mardianus yang juga Calon Legistatif dari DPD Perindo Cimahi ini.

(Ibenk)

Aher Berharap WTP Dilanjutkan oleh Gubernur Baru

0
Aher
Gubernur Jabar 2 periode Ahmad Heryawan (Aher)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Selama kepemimpinan Ahmad Heryawan (Aher) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tujuh kali berturut-turut.

Aher berharap kepemimpinan setelahnya pun bisa bekerja lebih baik dalam mengelola dan menyusun laporan keuangan, sehingga meraih prestasi melebihi prestasi yang sudah didapatnya.

“Alhamdulillah, hari ini kita semua mendapat kembali WTP yang ke tujuh kalinya secara berturut-turut. Mudah-mudahan kepemimpinan selanjutnya akan menjadi lebih baik, WTP diraih lagi,” kata Aher seusai melaksanakan Rapat Paripurna bersama DPRD Jabar di Gedung DPRD Jabar, Senin (28/5/2018).

Dia mengungkapkan bahwa WTP tahun ini merupakan hadiah di masa jabatannya yang terakhir. Karena di tahun yang akan datang Pemprov Jabar akan mempunyai Gubernur yang baru.

“Ini WTP terakhir di masa jabatan saya. Besok sudah ganti pemimpin baru mudah-mudahan terus dipertahankan,” pungkasnya.

(Ibenk)

Ketua DPRD Ucapkan Selamat Atas Raihan WTP Pemprov

0
bijb
Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ineu Purwadewi Sundari mengucapkan selamat atas raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke tujuh oleh Pemerintah Provinsi Jabar.

“Saya mengucapkan selamat kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) dan jajaran pegawai Pemprov Jabar atas prestasinya mendapat WTP ke tujuh,” kata Ineu seusai memimpin Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Senin (28/5/2018).

Dia berharap, Opini WTP yang diraih Pemprov Jabar sejak 2011 ini bisa dipertahankan meskipun nanti sudah berganti kepemimpinan.

“Mudah-mudahan dengan WTP yang didapat ini kinerja Pemprov Jabar semakin baik. Kedepannya, meskipun pemimpin baru WTP ini bisa dipertahankan, dan lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara, Aher mengatakan bahwa WTP yang sudah diraih adalah berkat dari kerjasama semua jajaran Pemerintahan Provinsi Jabar dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemprov Jabar.

“Karena kita ulet, kita bisa membuat banyak prestasi salah satunya WTP ini,” ucap Aher di Gedung DPRD Provinsi Jabar.

(Ibenk)

 

Survei Terbaru Pilwalkot Bandung Yossi-Aries Ungguli Calon Lain dengan 38,3 Persen

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Hasil survei terbaru yang digelar dua lembaga survei berbeda, pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 2 Yossi Irianto-Aries Supriatna berhasil mengungguli paslon lainnya di Pilwalkot Bandung.

Hasil survei Bandung Research and Consulting, pasangan Yossi-Aries berada di posisi teratas dan meninggalkan para pesaingnya dengan tingkat elektabilitas 38,3 persen. Sedangkan Oded-Yana meraih 32,4 persen dan pasangan Nurul-Chaerul hanya meraih 18,2 persen. Sedangkan sebanyak 11,1 persen responden mengaku belum tahu atau merahasiakan pilihannya.

Hasil survei yang digelar Indonesia Strategic Institute (Instrat) pun menempatkan pasangan Yossi-Aries unggul dengan raihan 29,77 persen, disusul Yana-Oded dengan 29,09 persen dan Nurul-Chairul 27,27 persen. Sedangkan tidak menjawab/belum menentukan pilihan 12,73 persen.

Peneliti Instrat Sidratun Naim mengatakan,survei yang dilaksanakan 12 Mei hingga 15 Mei 2018 itu menggunakan teknik wawancara terstruktur secara face to face langsung dengan responden di 30 kecamatan di Kota Bandung dengan margin of error 4,6%. Jumlah responden sebanyak 440 orang.

“Tipisnya perbedaan potensi elektabilitas ketiga paslon akan membuat Pilkada Kota Bandung sangat kompetitif hingga menjelang pencoblosan,” kata Sidratun, Senin (28/5).

Director of Public Communication Bandung Research and Consulting Soleh Hadisutisna mengatakan pada survei tersebut pihaknya menyampaikan pertanyaan sederhana, yaitu Jika pilwalkot Bandung dilaksanakan hari ini dari tiga pasangan, siapa yang akan dipilih?

“Hasilnya ternyata pasangan Yossi-Aries berhasil meraih suara paling banyak dengan 38,3 persen,” kata Soleh.

Hasil itu diakuinya diluar prediksi. Sebab, pada survei pertama yang digelar sebuah lembaga survei, pasangan Oded-Yana berada di posisi teratas dengan raihan elektabilitas sebesar 45 persen. Sementara, pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna berada di posisi kedua dengan tingkat elektabilitas 31,5 persen, disusul pasangan Nurul-Chaerul Yaqin di posisi terbawah dengan tingkat elektabilitas sebesar19 persen.

“Dari ketiga calon Wali Kota, Yossi Irianto pun memiliki elektabilitas paling tinggi dengan 35,7 persen, Oded M Danial sebesar 31,2 persen dan Nurul Qomaril Arifin dengan 17,6 persen. Dan tidak menjawab/rahasia 15,5 persen,” kata Soleh.

(LIN)

Bangun Ekonomi dari Pinggiran, Hasan Siap Tambah Dana Desa

0
Cagub Jabar TB Hasanuddin di Kabupaten Cirebon (Foto IST)
Cagub Jabar TB Hasanuddin di Kabupaten Cirebon (Foto IST)

CIREBON,FOKUSJabar.id: Kesenjangan di bidang ekonomi, sering kali terjadi di daerah pinggiran yang jauh dari pusat pemerintahan, seperti pedesaan dan daerah pelosok.

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Hasan) mengatakan, kesenjangan itu terjadi karena tidak adanya pembinaan terhadap warga pedesaan dalam mengelola dana desa guna menumbuhkan perekonomian.

Hasan menyebut bahwa desa menjadi basis pembangunan infra dan suprastruktur dalam kemajuan daerah. Desa yang maju, kata dia, menjadi tolok ukur keberhasilan seorang pemimpin dalam menyejahterakan masyarakatnya.

“Setiap tahunnya, ada alokasi dana desa, dan itu akan kita manfaatkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat desa,” kata Hasan melalui rilisnya, Senin (28/5/2018).

Selain pengelolaan, Hasan dan pasangannya Anton Charliyan berencana menambah dana desa untuk memaksimalkan potensi usaha yang ada di pedesaan. Hal itu penting agar masyarakat desa tidak urbanisasi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan.

“Melalui dana desa, kita ciptakan lapangan kerja sesuai potensi daerahnya, jadi masyarakat desa tidak perlu berbondong bondong ke kota,” kata dia.

Dia menilai bahwa pembangunan di pedesaan akan mampu menciptakan kemadirian ekonomi, bahkan potensi daerahnya bisa digali secara optimal. Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan semangat Nawacita Presiden Jokowi, yang salah satu poinnya adalah membangun Indonesia diawali dari daerah-daerah pinggiran.

Konsepnya yakni desa mengepung kota, dengan bidikan utama pembangunannya, yaitu berkategori 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

“Setiap pedesaan punya potensi yang bisa digali, apakah itu pertanian, budayanya atau bahkan pariwisatanya. Dengan begitu akan muncul kemandirian ekonomi,” jelas dia.

Dia optimistis melalui pembangunan ekonomi desa, kesenjangan yang ada di daerah. Untuk merealisasikan hal itu, dia menegaskan bahwa diperlukan koordinasi yang baik antara Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota. Jika desa maju maka kekompakan antara pemerintah daerah yang bersentuhan langsung sangat dibutuhkan.

(LIN)

Momen Hari Tanpa Tembakau, Pemkot Bandung Terus Galakan Kampanye Anti Rokok

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung akan terus menggalakan kampanye anti rokok kepada warga Kota Bandung. Bertepatan dengan Hari Tanpa Tembakau yang diperingati pada Minggu (27/5/2018) besok, bersama dengan Vital Strategis dan Bloomberg Philanthropies, kampanye tersebut akan digelar di Taman Film Kota Bandung.

Kepala Dinkes Kota Bandung, Rita Verita menuturkan, Kota Bandung terpilih menjadi satu dari 54 kota di dunia yang tergabung dalam komunitas global Partnership for Healthy Cities yang didukung World Health Organization (WHO). Pada kegiatan peringatan Hari Tanpa Tembakau tersebut, Pemkot Bandung mengajak warga untuk melihat seni instalasi yang menggabungkan antara kolase dan mural hasil karya seniman nasional Ika Vantiani.

“Melalui instalasi tersebut yang luar biasa tersebut, kita akan menyingkap tabir mitos keliru tentang industri rokok yang selama ini tertanam di benak masyarakat. Dengan mural tersebut, diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat jika merokok sama sekali tidak keren,” ujar Rita saat dihubungi, Sabtu (26/5/2018).

Kampanye anti rokok sendiri merupakan gerakan internasional untuk menyelamatkan jutaan nyawa manusia dari ancaman Penyakit Tidak Menular (PTM). Secara global, PTM dan cedera telah merenggut 44 juta nyawa setiap tahun serta menjadi penyebab hampir 80 persen kematian di dunia.

“Di Kota Bandung sendiri, tercatat ada sekitar 70 ribu kasus PTM pada tahun 2017. Dan hasil survei Dinkes Kota Bandung menyatakan, 8 dari 10 penyakit tersebut paling besar disebabkan oleh rokok. Jumlah kasus penyakit tidak menular sendiri lebih tinggi ketimbang penyakit menular. Itu sudah terjadi sejak tahun 2010,” terangnya.

Selain itu, salah satu hal yang lebih memprihatinkan pihaknya yakni fakta jika sejak usia anak-anak sudah ada yang melakukan aktivitas merokok. Fakta tersebut didapat berdasarkan hasil kajian komunitas Smoke Free Bandung pada tahun 2016. Hasil kajian komunitas tersebut menemukan jika 37 persen dari 900 responden merupakan perokok dan 31 persen diantaranya telah merokok sejak usia 15 tahun.

“Kondisi ini tidak bisa kita biarkan sehingga terus berupaya menggugah kesadaran masyarakat terkait bahaya merokok. Kita pun sudah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan aktivitas merokok salah satunya dengan mengoptimalkan penegakan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 315 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok yang mengatur larangan merokok di delapan titik. Yaitu fasilitas kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, fasilitas olahraga, tempat kerja, dan tempat umum lain yang ditetapkan. Di kawasan itu, dilarang memproduksi, menjual, mengiklankan, dan mempromosikan produk tembakau,” pungkasnya.

(ageng)

 

Tandang ke Bali Persib Targetkan Kemenangan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez menargetkan poin penuh pada pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (27/5/2018).

Menurut Gomez untuk mengamankan poin tandang bukan hal yang mudah, pasalnya Bali United merupakan tim berkualitas dan akan menjadi lawan berat bagi anak asuhnya.

Meski begitu pada pertandingan tandang tersebut tim Maung Bandung akan bekerja keras agar bisa meraih poin penuh dan memperbaiki posisi di klasemen.

“Kita ingin menang, kita tahu akan sulit, karena mereka (Bali United) sangat kuat saat main kandang, tapi kita harap bisa menang minggu nanti,” kata Gomez, Sabtu (26/5/2018).

Bali United kemungkinan besar tidak akan diperkuat oleh beberapa pemain andalannya salah satunya Irfan Bachdim saat menghadapi Persib di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, absennya Bachdim pada pertandingan tersebut tidak akan membuat kekuatan Bali United berkurang.

Pasalnya, Bali United masih memiliki banyak pemain yang bisa menggantikan peran kakak ipar dari Kim Jeffrey Kurniawan.

“Mungkin besok Bali, kita tahu besok mereka tidak bisa diperkuat beberapa pemainnya, tapi mereka punya pemain bagus lainnya untuk itu mereka terus menjadi tim kuat dan bagus,” kata Gomez, Sabtu (26/5/2018).

Mantan pelatih Johor Darul Ta’zim ini menambahkan, selain pemain lokal, legiun asing Bali United memiliki kualitas, sehingga hal itu menjadi salah satu perhatinnya pada pertandingan pekan ke-11 ini.

“Kta tahu akan sulit buat kita, kita tahu Bali punya pemain asing tapi saya ulang lagi mereka juga punya pemain bagus lainnya,” tegasnya.

(Arif/DAR)