spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8150

Ini Salah Satu Bukti Keberpihakan Pasangan Oded-Yana bagi Kaum Perempuan

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Calon Wali Kota Bandung 2018-2023, Oded M Danial menegaskan, jika dirinya sangat memuliakan kaum perempuan dan akan terus memberikan keberpihakan dalam pemberdayaan perempuan di Kota Bandung.

Selain sekolah ibu yang tersebar di lebih dari 200 titik di Kota Bandung, beberapa program pun sudah disiapkan sebagai bukti keberpihakan dalam pemberdayaan perempuan.

“Bagi pasangan Oded-Yana, urusan perempuan ini sudah pasti di Mang Oded. Selain sekolah ibu, kita sudah siapkan berbagai program untuk memuliakan dan memberdayakan kaum perempuan,” ujar Oded kepada wartawan, Senin (4/6/2018).

Istri Oded M Danial, Siti Muntamah Oded menuturkan, perempuan dalam berekspresi, setidaknya ada tiga hal yang terpenuhi. Yakni tidak ada kekerasan yang berarti perempuan itu bahagia, lalu akses pendidikan dibuka seluas-luasnya baik secara trans-kultural maupun kultural, dan ketiga dibukanya akses bagi perempuan mengekspresikan pikiran, tindakan dan emosi mereka baik melalui bidang ekonomi, budaya, atau sekadar menyampaikan pendapat.

“Dengan adanya dukungan dari perempuan milenial yang sebagian besar didominasi oleh mereka anak-anak muda yang gaul atau mahmud (mamah muda), membuktikan jika program Oded-Yana bisa diterima. Apa yang mereka harapkan, dinilai terwadahi sehingga mereka berkumpul untuk mendeklarasikan dukungan bagi pasangan Oded-Yana,” ujar istri Oded M Danial yang akrab disapa Umi Oded.

Umi Oded menambahkan, apa yang diperjuangkan pasangan Oded-Yana memiliki kesamaan visi dengan mereka. Terutama yang berkaitan dengan dengan pemberdayaan perempuan di Kota Bandung. Dalam arti perempuan di Kota Bandung tetap bisa berekspresi tapi tetap berada di koridor.

“Bahkan selama berkampanye di tengah masyarakat, kita selalu sampaikan jika Oded-Yana sangat ramah terhadap perempuan dan pemuliaan perempuan menjadi salah satu program pasangan nomor urut tiga. Dan salah satunya program untuk memberdayakan perempuan yakni Ustadz Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan yang ada di setiap Kelurahan,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

‎Main di Medan, Motivasi Ghozali Berlipat

0
ilustrasi (web)

MEDAN, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi PSMS Medan pada pertandingan pamungkas kompetisi Liga 1 2018 di bulan Ramadan 1439 H di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6/2018) besok malam.

Bertanding di Medan menjadi hal spesial dan seperti pulang kampung bagi gelandang Persib, Ghozali Siregar. Pasalnya, pemain yang sempat berkostum PSM Makassar ini kelahiran Provinsi Sumatera Utara. Tepatnya, di daerah Dolok Sanggul.

“ Ya senanglah, karena saya lahir di Sumatera Utara. Saya juga rindu sama saudara-saudara di sini, khususnya di daerah Siantar,” kata Ghozali dikutip laman Persib.

Menghadapi tim berjuluk Ayam Kinantan, Ghozali memiliki motivasi berlipat, pasalnya dia tak ingin Persib menutup pertandingan di bulan Ramadan dengan hasil buruk. Untuk itu, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin menampilkan permainan terbaiknya.

“Tanding di sini (Medan)? Ada motivasi lebih tentunya,” ucap Ghozali.

(Arif/Bam’s)

Pasangan Oded-Yana Tambah Dukungan dari Perempuan Milenial

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandung 2018-2023 nomor urut 3, Oded M Danial dan Yana Mulyana kembali mendapat dukungan dari komunitas masyarakat Kota Bandung. Kali ini, dukungan diberikan oleh Komunitas Kaum Perempuan Milenial dalam sebuah acara bertajuk ‘Sejuta Cinta Perempuan Milenial untuk Oded-Yana’ di salah satu restoran di Kota Bandung, Minggu (3/6/2018) malam kemarin.

Ketua Panitia, Desi Kurniasari menuturkan, deklarasi dukungan dari kaum perempuan milenial untuk pasangan Oded-Yana berasal dari berbagai komunitas perempuan muda di Kota Bandung. Setidaknya sebanyak 27 komunitas perempuan muda memberikan dukungannya bagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandung 2018-2023 denga jargon OYA ini.

“Kami sendiri penyelenggara dari Gema Pertiwi, lalu ada dari komunitas perempuan muda Persis, PUI Bandung, KAMMI, hingga KPJ Kota Bandung. Setidaknya ada sekitar 27 komunitas perempuan muda yang memberikan dukungan bagi pasangan Mang Oded dan Kang Yana ini,” ujar Desi kepada wartawan, Senin (4/6/2018).

Desi yang juga menjabat sebagai Ketua Gema Pertiwi Jabar ini menuturkan, pemberian dukungan bagi pasangan OYA karena dinilai memiliki track record yang sudah baik. Dengan pengalaman Mang Oded sebagai Wakil Wali Kota Bandung 2013-2018, pihaknya berharap berbagai program yang sudah dilakukan bisa terus dilanjutkan.

“Terutama program-program yang memang bersinergi dengan komunitas di Kota Bandung, khususnya komunitas perempuan muda ini. Kita punya keyakinan, pasangan Mang Oded dan Kang Yana ini sudah teruji dan jangan sampai perempuan muda ini tidak tahu siapa yang harus dipilih dan bagaimana memilih pemimpin yang lebih baik kedepan,” tegasnya.

Sementara itu, calon wali kota Bandung 2018-2023, Oded M Danial mengaku sangat bersyukur dengan tambahan dukungan dari komunitas perempuan milenial yang didominasi perempuan muda Kota Bandung. Dengan semakin banyak dukungan yang mengalir dari komunitas masyarakat di Kota Bandung, diharapkan menjadi spirit bagi pasangan Oded-Yana serta semua tim untuk bergerak lebih baik lagi kedepan.

“Semoga juga ini menjadi sebuah indikator kemenangan kita, Insha Allah. Saya ucapkan terimakasih kepada kaum perempuan milenial yang sudah memberikan dukungan kepada pasangan nomor urut 3. Semoga kedepan kita bisa tetap bangun kolaborasi dengan regulasi dan kebijakan di Kota Bandung. Bagi Mang Oded dan Umi (istri, Siti Muntamah Oded), urusan perempuan ini sudah pasti aman di pasangan Oded-Yana. Ini dibuktikan dengan keberadaan sekolah ibu yang saya dan Umi inisiasi sejak tahun 2007 dan sekarang sudah memiliki anggota lebih dari 5000 orang yang tersebar di lebih dari 200 unit sekolah ibu di Kota Bandung,” tegasnya.

(ageng/bam’s)

Lawan Persib Jadi Ajang Reuni Bagi Bek PSMS

0
ilustrasi (web)

MEDAN, FOKUSJabar.id : PSMS Medan akan melakoni pertandingan kandang kompetisi Liga 1 2018 menghadapi Persib Bandung di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6/2018).

Laga tersebut merupakan pertandingan pamungkas di bulan Ramadan 1439 H bagi kedua kesebelasan.

Pertandingan tesebut dinantikan oleh pemain belakang PSMS, Jajang Sumkara. Pasalnya, laga tersebut akan jadi ajang reuni bagi Jasuk sapaan akrabnya dengan rekan-rekannya di tim Persib.

Jasuk bersama pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman merupakan mantan tim Persib, sehingga mereka pasti menantikan pertandingan pekan ke-13 ini.

“Ya senanglah bertemu dengan Persib. Senang juga bisa bertemu teman-teman lama, apalagi kita sudah pernah bareng-bareng,” kata Jasuk.

Jasuk menambahkan tim kebanggaan Bobotoh musim ini dihuni pemain yang berkualitas, sehingga pada pertandingan nanti tim berjuluk Ayam Kinantan harus bekerja keras untuk mengamankan poin penuh di kandang.

“Tim bagus Persib sekarang. Dengan materi pemain yang bagus juga. Semuanya kita waspadai, semua pemain yang datang ke sini kita waspadai,” tegasnya.

(Arif/Bam’s)

Gomez Pastikan Persib Siap Tempur

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez memastikan anak asuhnya dalam kondisi siap tempur menghadapi PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6/2018) besok.

Menurut pelatih asal Argentina ini, sebelum pasukannya berangkat ke Medan, pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk, strategi yang akan diterapkan pada pertandingan pekan ke-13 Liga 1 2018.

Persib menargetkan poin penuh untuk mengganti poin yang hilang di kandang setelah takluk dari Bhayangkara FC dengan skor 0-1.

Agar kemenangan di tandang bisa terealisasikan, pelatih yang sempat mengantarkan Johor Darul Ta’zim meraih gelar juara Piala AFC 2015 ini mengingatkan pemainnya untuk bekerja keras dan mewaspadai tim yang saat ini dilatih oleh mantan pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman.

“Kita sangat siap untuk pertandingan nanti. Semuanya sudah berjalan seperti apa yang telah kita rencanakan. Kondisi semua pemain pun juga tidak ada masalah. Jadi, kita ingin kemenangan di pertandingan besok,” ujar Gomez dikutip laman Persib.

(Arif/Bam’s)

19 Pemain yang Disiapkan Gomez hadapi PSMS

0
psms
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez mempersiapkan 19 pemainnya untuk menghadapi PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan, Selasa (5/6/2018).

Pada pertandingan pekan ke-13 Liga 1 2018 ini, hanya Dedi Kusnandar yang tidak bisa tampil, karena mendapatkan akumulasi kartu. Meski begitu, Gomez mempersiapkan Hariono untuk mengisi posisi Dedi.

Selain itu, dari 19 pemain yang dibawa ke Medan, dilansir dari laman Persib, pelatih mempersiapkan dua pemain yang baru saja membela Timnas U-23, Febri Hariyadi dan Victor Igbonefo.

Persib juga akan diperkuat oleh striker tajamnya Ezechiel Ndouassel dan kapten tim Supardi Nasir. Kedua pemain ini sebelumnya absen, karena mendapatkan akumulasi kartu.

Berikut adalah 19 penggawa Persib yang disiapkan menghadapi PSMS, Selasa (5/6/2018).

Kiper : M. Natshir Mahbuby, I Made Wirawan
Belakang : Tony Sucipto, Ardi Idrus, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Indra Mustafa, Supardi Nasir
Tengah : Hariono, Ghozali Siregar, Eka Ramdani, Febri Hariyadi, Agung Mulyadi, Gian Zola, Oh In-Kyun, Puja Abdillah
Depan : Muchlis Hadi N, Jonathan Bauman, Ezechiel N’Douassel.

(Arif/Bam’s)

Organda Minta Ramp Check Angkutan Mudik

0
organda
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bandung meminta pihak Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepolisian untuk melakukan pengecekan kelaikan kendaraan atau ramp check jauh-jauh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. Ramp check sendiri dilakukan secara jemput bola di garasi-garasi perusahaan otobus (PO) dan diharapkan sudah tuntas pada H-7 Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

“Kami sudah meminta Dishub dan kepolisian untuk melakukan ramp check ini langsung di garasi pool bus atau angkutan, tidak dilakukan mendadak di terminal. Ini untuk menjamin keselamatan dan keamanan dari penumpang. Kita berharap ramp check ini bisa tuntas pada H-7,” ujar Ketua Organda Kota Bandung, Neneng Djuraidah saat ditemui di Bandung, Senin (4/6/2018).

Selain memberikan jaminan keamanan bagi penumpang, lanjut Neneng, pelaksanaan ramp check jauh-jauh hari sebelumnya bisa meminimalisasi kecelakaan. Paslanya, kondisi kendaraan angkutan sudah bisa diketahui jauh hari sebelumnya sehingga bisa dilakukan perbaikan.

“Jika pengecekan kendaraan itu sudah selesai dilakukan, kita pun akan mengetahui jumlah pasti armada angkutan yang siap dan laik pakai untuk mudik lebaran 2018. Dan armada yang sudah benar-benar laik jalan berdasarkan ramp check tersebut, akan dipasang stiker dari Dishub. Kalau untuk jumlah armada sendiri mencapai ribuan di Jabar, dan sebagian besar PO-nya itu berada di Kota Bandung,” terangnya.

Untuk jumlah penumpang pada angkutan lebaran tahun 2018 ini, pihaknya memprediksi akan mengalami peningkatan. Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan prosentase kenaikan jumlah penumpang mudik lebaran 2018 dibanding tahun sebelumnya.

“Kami dari Organda pun sudah mengajukan pihak terkait untuk lebih mempersempit pemudik yang menggunakan sepeda motor. Ini pun untuk meminimalisasi jumlah kecelakaan pada saat arus mudik maupun balik lebaran,” tambahnya.

Sementara untuk angkutan barang, Neneng mengaku masih menunggu keputusan pasti terkait operasionalisasi kendaraan selama libur Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, saat ini masih ada ketidaksesuaian aturan antara yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan Dishub.

“Berdasarkan aturan dari Kemenhub, angkutan barang itu dilarang beroperasi sejak H-3. Namun aturan dari Dishub Jabar, justru sudah dilarang beroperasi sejak H-7. Ini kan jadi rancu, mana yang harus kita ikuti. Jangan seperti tahun sebelumnya, saat tracking mau berangkat justru terhambat karena ada sesuatu di jalan akibat dua aturan yang tidak sejalan ini,” tegasnya.

(ageng/bam’s)