spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8135

Deddy Mizwar Ngabuburit di Ciamis Untuk Raih Elektabilitas

0

CIAMIS,FOKUSjabar.co.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut empat, Deddy Mizwar memanfaatkan waktu menunggu berbuka puasa atau ngabuburit di Alun-alun Ciamis untuk bisa mendapatkan suara dari warga. Sebab Demiz sapaan akrabnya mengaku sudah dikenal warga karena kerap muncul di layar kaca sebagai artis.

“Kita pakai pola kampanye mendatangi dan terus bertemu masyarakat. Tidak harus bikin acara seremonial. Nah di bulan puasa ini saya mengunjungi warga yang sedang ngabuburit di Alun-alun CIamis. Mudah-mudahan mendapatkan tambahan suara dari peserta ngabuburit ini,” kata pria yang akrab disapa Demiz, Sabtu (9/6/2018).

Dalam kunjungannya ke Priangan Timur Demiz memang menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa atau ngabuburit menjelang buka puasa di alun-alun Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Dirinya menyatakan berterima kasih kepada warga disana atas sambutan dan antusiasnya atas kedatangan dirinya untuk berkampanye.

“Terima kasih warga Tasikmalaya, mereka antusias sekali, banyak juga yang meminta foto selfie,” katanya.

Setelah ngabuburit di Alun-alun Ciamis, Demiz berbuka puasa di Ponpes Darusaalam Cidewa, Kecamatan Cijeungjing CIamis. Demiz ditemani Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Darusalam Ciamis KH Dr Fadlil Yani Ainusyamsi. Demiz juga diajak untuk melihat-lihat gedung kesenian pondok pesantren Darussalam. (DAR/ifan)

FKP Dukung Tasikmalaya Bersedekah

0
tasikmalaya
Anak Panti Asuhan Artanita Bergembira saat menerima Bantuan dari FKP (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Forum Komunikasi Puskesmas (FKP) Kota Tasikmalaya menyalurkan bantuan sosial berupa seperangkat perlengkapan ibadah dan makanan untuk berbuka puasa ke sejumlah lembaga Yayasan dan Panti Asuhan di Kota Tasikmalaya, Sabtu (09/06/18).

”FKP tidak hanya peduli terhadap para anggotanya, namun ada jiwa sosial yang tinggi dalam membantu dan meringankan beban hidup sesama umat,” kata  Wakil Ketua FKP Kota Tasikmalaya Joko Puji Hartono.

Menutur dua baksos ini baru pertama kali dilakukan sejak FKP terbentuk tahun 2017 lalu. Awalnya anggota FKP  merasa terdorong hatinya untuk saling membantu sesama dengan menyalurkan sebagian rezeki, disamping itu kita juga mendukung program Pemerintah Kota yakni Tasik Bersedekaha.

Bantuan ini lanjutnya, disalurkan dibeberapa Yayasan dan Panti Asuhan diantaranya Panti Sosial Asuhan Anak Artanita Alkhairiyah, Az Zahra, Yayasan Tunas Harapan serta Panti Asuhan Anak Subhanaallah Athan termasuk memberikan bantuan Zakat ke Baznas Kota Tasik berupa uang sebesar Rp 4.585.000.

Sementara itu, Ketua Yayasan Artanita Alkhairiyah Hj. Tuti Choeriyyah mengungkapkan rasa syukur ada pihak yang mau menyalurkan bantuannya ke Panti Asuhan yang dikelolanya”kami dengan senang hati menerima bantuan ini, semoga dengan bantuan ini menambahkan kemajuan bagi forum Puskesmas Tasikmalaya dan kami juga mendapatkan kemajuan dan akan digunakan sebaik-baiknya,”ungkap Tutu

”Apa yang terima ini bisa menumbuhkan semangat Anak Panti Asuhan untuk bertingkah laku lebih baik dan semangat menimbah ilmu pengetahuan sehingga nantinya menjadi anak-anak sholeh, yang berguna bagi Agama, nusa dan bangsa,”katanya.

(Seda/DAR)

Berikan Pelayanan Keselamatan kepada Masyarakat, Aher Berangkatkan 130 Bus Mudik Gratis

0
(FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) melepas secara simbolis 130 bus mudik gratis di halaman Gedung Sate Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Sabtu (9/6/2018).

Menurut Aher, program mudik gratis merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memberikan pelayanan dan keselamatan bagi masyarakat.

“Kami memberikan perhatian serius bagi masyarakat yang akan mudik. Jumlahnya terus meningkat, lima tahun lalu hanya 30 bus sedangkan tahun ini sebanyak 130 bus,” kata dia.

Penyediaan bus mudik gratis tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun, kegiatan kali ini bekerjasama dengan Polda Jabar, Kejati Jabar, PT Jasa Raharja dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Aher menjelaskan bahwa bus yang disediakan tergolong nyaman karena punya fasilitas AC. Bus berkapasitas sekitar 40 kursi ini telah lolos uji kelaikan jalan dari pihak terkait.

Selain bus, Pemprov Jabar juga menyediakan truk gratis untuk mengangkut sepeda motor para pemudik. Menurut Aher, mudik dengan kendaraan roda dua lebih rawan kecelakaan dibanding roda empat atau lebih.

“Selain bus, kami juga menyediakan truk untuk mengangkut sepeda motor para pemudik,” ucap Aher.

(Ibenk/LIN)

Arus Kendaraan Pemudik yang Melewati Ciamis Masih Wajar

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id : Arus lalu lintas pemudik dari arah  Jabotabek menuju arah timur melewati wilayah hukum Polres Ciamis masih belum menunjukan kenaikan yang berarti.

“Pantauan arus lalu lintas pemudik yang menggunakan mobil maupun sepeda motor yang melewati Kabupaten Ciamis ini masih lancar,” kata Paur Humas Polres Ciamis Iptu Iis Yeni Idaningsih, Sabtu (9/6/2018).

Iis mengatakan, walaupun arus kendaraan belum mengalami peningkatan yang cukup berarti, namun jajaran dari Polres Ciamis sudah siaga di titik-titik rawan penumpukan kendaraan.

“Simpang empat Cihaurbeuti adalah salah satu titik rawan penumpukan kendaraan, karena itu lokasi masuknya kendaraan dari empat arah dan arus kendaraan di sana cukup tinggi,” ucapnya.

Selain di simpang empat Cihaurbeuti, titik rawan penumpukan kendaraan yang bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas pun ada di simpang tiga Sindangkasih.

“Di simpang tiga Sindangkasih merupakan pertemuan kendaraan dari arah Kota Tasikmalaya dan Cihaurbeuti, sehingga ditempat itu Polisi harus ekstra kerja keras dalam mengatur arus lalu lintas agar  tetap lancar,” ungkapnya.

Selain di dua titk tersebut, ada sejumlah pertigaan dan simpang empat yang perlu dijaga ekstra ketat oleh Polisi.

“Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, mulai kemarin anggota polisi sudah siap diposnya masing-masing,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/LIN)

Hasan Dukung Digitalisasi Pertanian Jokowi

0
digitalisasi
Cagub Jabar TB Hasanuddin saat berada di DPC PDIP Pangandaran (foto IST)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: (digitalisasi) Sebagai pilar ketahanan pangan nasional, peran petani sangat penting untuk menunjang kebutuhan pangan masyarakat. Namun, kesejahteraan petani yang masih jadi persoalan, membuat para petani semakin sulit untuk berkembang.

Demikian disampaikan Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin seusai mengecek persiapan akhir Pilkada Serentak Jawa Barat 2018, di DPC PDIP Kabupaten Pangandaran, Sabtu (9/6/2018).

Untuk membantu kesulitan para petani Jawa Barat, Hasan mendukung penerapan digitalisasi pertanian di seluruh wilayah Jabar. Terlebih Jabar memiliki potensi pertanian cukup baik.

Lebih lanjut Hasan menjelaskan bahwa perkembangan teknologi harus dimanfaatkan di segala bidang, termasuk pertanian. Menurut dia, digitalisasi pertanian bisa menjadi upaya meningkatkan kesejahteraan petani di Jabar, serta mewujudkan kedaulatan pangan Jabar.

“Digitalisasi Pertanian ini akan menjawab persoalan petani, karena pemerintah hadir di situ, mulai dari pra tanam, masa tanam, hingga hasil panen,” kata Hasan.

Hasan menegaskan bahwa pasangan Hasanah berkomitmen membela petani. Petani akan terus diberikan pembinaan dan pelatihan untuk menumbuhkan kewirausahaan tani. Dengan begitu, para petani mampu mewujudkan kemandirian ekonomi dari hasil taninya.

“Komitmen saya, petani juga harus mampu berwirausaha, kita berikan pelatihannya, modalnya hingga pemasarannya,” tuturnya.

Untuk diketahui, Digitalisasi Sistem Pertanian merupakan program pemerintah pusat yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Kamis, 7 Juni lalu. Peresmian tersebut pun dibarengi dengan program Wirausaha Tani.

Keduanya dikembangkan dalam bentuk sebuah perseroan, yaitu PT Mitra Bumdes Bersama (MBB), yang berada dibawah pembinaan perusahaan-perusahaan BUMN.

Sembilan kabupaten di Jawa Barat dipilih untuk pengembangan program tersebut, sebagai perintis kawasan kewirausahaan pertanian.

Kesembilan daerah itu, di antaranya Kabupaten Indramayu, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Majalengka, dan Kabupaten Tasikmalaya.

(LIN)

Pj Wali Kota Bekasi Ingatkan Warga Nyoblos

0
wali kota

BEKASI, FOKUSJabar.id: Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah meminta masyarakat yang mudik ke kampung halaman bisa kembali lagi sebelum hari pemungutan suara Pillwalkot Bekasi 27 Juni 2018 mendatang.

Demikian disampaikan Ruddy saat melepas ratusan warga yang mengikuti mudik gratis Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kota Bekasi, di Town Square, Sabtu (9/6/2018).

Ruddy mengatakan bahwa 40 persen warga Kota Bekasi adalah pendatang, sedangkan target partisipasi pemilih di Pilkada Kota Bekasi dan Pilgub Jawa Barat 70 persen.

“Jangan sampai Kajongjonan (keenakan) di kampung, ingat tanggal 27 Juni gunakan hak suara di Kota Bekasi,” kata dia.

Kaitannya dengan mudik gratis yang digelar BPJS Ketenagakerjaan, Penjabat Wali Kota Bekasi  Ruddy sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, langkah BPJS Ketenagakerjaan ini sangat keren.

“BPJS Ketenagakerjaan keren, ini program nyata dan bermanfaat bagi masyarakat Kita Bekasi,” jelas Ruddy.

Untuk diketahui, mudik gratis yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Bekasi itu untuk sejumlah daerah, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Lampung.

Ruddy berharap, warga yang mengikuti mudik gratis ini sampai di kampung halaman dengan selamat, sehat dan kembali dengan selamat juga ke Kota Bekasi.

“Selamat menikmati mudik gratis, karena tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan ini,” tukasnya.

Mudik gratis BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi diikuti sekitar 969 pemudik, ratusan pemudik akan diantar oleh 24 unit bus.

(LIN)

Survei: Yossi-Aries Terus Unggul di Pilwalkot Bandung

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung nomor urut 2 Yossi Irianto-Aries Supriatna kembali unggul dalam hasil survei Barometer Bandung Institute (BBI).

Dalam survei tersebut, duet Yossi-Aries unggul dengan tingkat elektabilitas sebesar 38,5 persen.

Untuk diketahui, BBI diisi para guru beras dari berbagai perguruan tinggi di Bandung dan Jakarta. BBI mengklaim survei yang dilakukannya benar-benar objektif dan tanpa pesanan paslon mana pun.

“Ini survei yang sangat scientific. Kami tidak punya kedekatan dengan paslon mana pun. Ini sangat objektif. Kami hanya ingin mengetahui kecenderungan memilih warga Bandung. Ini mungkin bisa jadi masukan buat para paslon,” kata Peneliti Barometer Ace Suryadi di Hotel Santika, Kota Bandung, Sabtu (9/6/2018).

Pada prosesnya BBI melakukan survei sejak 5 hingga 15 Mei 2018. Survei dilakukan dengan pendekatan cross-sectional survei, yakni metode penelitian yang dilakukan pada suatu titik waktu yang bersamaan, mengambil sampel dengan variasi yang diupayakan mirip dengan variasi populasi masyarakat.

Sehingga populasi yang digambarkan sesuai dengan keadaan warga Bandung sesungguhnya.

Responden yang digunakan sebanyak 400 orang pemilih (punya hak pilih) dari 30 kecamatan dan 155 kelurahan di Kota Bandung.

Pemilihan rumah tangga reaponden dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara dengan setiap unit sampel yang terpilih dengan margin error 5 persen.

“Hasilnya pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna berada di posisi teratas dengan tingkat elektabilitas mencapai 38,5 persen,” kata Prof Ace.

Menyusul pasangan Oded N Danial-Yana Mulyana dengan elektabilitas nencapai 34 persen, kemudian Nurul Arifin-Chairul Yaqin Hidayat 27,5 persen.

Latar belakang birokrasi dan pengalaman di pemerintahan menjadi faktor penting bagi masyarakat dalam menenruka pilihan di Pilwalkot Bandung.

Hal ini terbukti dengan 38,8 persen responden yang mengharapkan pemimpin Kota Bandung selanjutnya harus memiliki pengalaman jabatan formal di pemerintahan.

“Para calon pemilih cenderung akan memilih paslon berpengalaman dan teruji, punya rencana dan punya program. Kemudahan dalam birokrasi menjadi sorotan pemilih dan mayoritas berharap dari kalangan tersebut untuk pemimpin nantinya,” kata Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan UPI Bandung tersebut.

Menurut dia, berbagai program yang ditawarkan paslon menjadi salah satu pertimbangan bagi pemilih. Di antaranya, terkait peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan (27,4 persen), pemantapan kualitas infrastruktur perkotaan dan pengelolaan lingkungan hidup (20,4 persen).

Untuk diketahui, pada 30 Mei lalu, Bandung Research and Consulting menempatkan pasangan Hebring di posisi teratas dengan tingkat elektabilitas mencapai 38,3 persen. Oded-Yana meraih 32,4 persen dan Nurul-Chairul hanya meraih 18,2 persen.

Berdasarkan survei yang digelar Indonesia Strategic Institute (Instrat), pasangan Yossi-Aries juga mengungguli dua paslon lainnya dengan raihan elektabilitas sebesar 29,77 persen.

Posisi kedua ditempati Oded-Yana dengan 29,09 persen dan Nurul-Chairul di peringkat buncit dengan raihan 27,27 persen.

(LIN)