spot_imgspot_img
Selasa 13 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8134

Pertarungan Ridwan Kamil vs Deddy‎ Mizwar akan Sengit di Pilgub Jabar

0
Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustopa (foto: WEB)
Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustopa (foto: WEB)

BANDUNG, FOKUSJabar. co. id: Perebutan kursi Jabar satu dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 diklaim akan sengit antara pasangan nomor urut satu Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum dengan nomor empat Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi.

Sedangkan pasangan lainnya yaitu jagoan Gerindra, PKS dan PAN Sudrajat – Ahmad Syaikhu dan duet PDIP TB Hasanudin – Anton Charliyan, hanya menjadi penonton menjelang pencoblosan pada 27 Juni 2018.

“Bukan kita mengecilkan, tapi dengan waktu yang relatif singkat, rasanya untuk mereka mendekati pasangan nomor satu dan empat berat,” kata Ketua Pemenangan Tim Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul, Saan Mustopa di Bandung Jawa Barat, Minggu (10/6/2018).

Melihat kondisi saat ini, kata Saan, anggapan adanya ‘Kuda Hitam’ dalam suksesi Pilgub Jabar dan manuver kejutan di menit akhir saat pemungutan suara, di luar akal sehat.

‎Saan menegaskan, dengan progres yang berjalan, pihaknya optimistis akan memenangkan persaingan sengit melawan petahana Deddy Mizwar.

“Yang jelas kita ingin pasangan Rindu di posisi menang. ‎ Dengan sisa waktu kampanye saat ini, hanya keajaiban yang bisa mengimbangi pasangan satu dan empat,” kata dia.

Lebih lanjut Saan mengatakan bahwa persaingan sengit Ridwan Kamil dengan Deddy Mizwar akan berlangsung di beberapa titik. Kabupaten Bogor yang memiliki DPT paling besar, dipastikan menjadi pertaruhan bagi tim RINDU.

“Di Jabar lima, seperti Kabupaten Bogor, posisinya imbang antara Deddy-Dedi dan Rindu. Kemudian di Jabar tujuh, yakni Karawang, Purwakarta dan Bekasi, walaupun RINDU unggul, tapi masih splitnya 5 persen, jadi belum signifikan,” kata dia.

Untuk Bandung Raya, Saan mengklaim, sudah terkunci sebagai basis kemenangan Rindu. Bahkan, kata dia, Rindu menangnya cukup jauh.

“Rasanya sudah cukup emosional, nggak mungkin kegerus pasangan lainnya. Kita ingin bertarung itu di wilayah tiga yaitu Cianjur, Kota Bogor, Sukabumi, Kota Sukabumi ditambah dengan Utara, Subang, Majalengka Sumedang,”‎ jelas Saan.

Melihat perkembangan survei, pihak nya optimistis memiliki kans kemenangan kuat meski grafik elektabilitas Rindu naik turun dan bersaing sengit di beberapa wilayah dengan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

“Di survei pertama Rindu kalah, tapo sekarang berbalik menang. Kita ingin tren ini terus dipertahankan, di 27 Juni mendatang trennya lebih jauh dengan pasangan nomor 4, karena saya yakin yang bertarung itu hanya pasangan nomor satu dengan empat saja,” tegas dia.

(LIN)

Kapolres Garut Sebut Tas Hitam di Cibatu Bukan Bom

0
Kapolres Garut di TKP (Foto. Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menegaskan, tas hitam mencurigakan yang ditemukan warga Kampung Gunung Limbangan, Desa/Kecamatan Cibatu, itu bukan berisi bom.

Satu unit tas ransel itu berisi kantong plastik, parfum, ballpoin, air mineral dan kertas wajit. Sejauh ini masih dalam penyelidikan polisi.

Petugas kepolisian tengah meneliti keberadaan tas hitam (Foto. Andian)

” Tas berwarna hitam tersebut berisi, kantung platik, parfum, ballpoin, tang, kertas dan benda lainnya,” kata Budi kepada sejumlah wartawan, Minggu (10/6/2018) dini hari.

Meski begitu, pihaknya menghargai laporan masyarakat yang telah menginformasikan sesuatu yang mencurigakan.

” Memang kecurigaan itu harus dilaporkan kepada aparat. Tindakan Kepala Desa Cibatu sudah benar. Segala yang mencurigakan harus kita antisipasi dengan kerjasama masyarakat dan Polri,” ucap Kapolres.

Menurut Kapolres, hasil proses pemantauan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilakukan Jibom Polda Jabar sekitar satu jam.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, warga Kampung Gunung Limbangan, RT01/02, Desa/Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut digegerkan dengan penemuan sebuah tas berwarna hitam. Diduga, tas mencurigakan tersebut mirip bom.

Berdasarkan informasi yang terhimpun FOKUSJabar, saat itu pemilik rumah, Uus hendak kembali ke rumahnya sepulang melaksanakan buka puasa di luar. Namun saat hendak masuk rumah, dia melihat benda aneh yang berada di dalam sebuah tas.

Pemilik rumah saat hendak meninggalkan rumah untuk berbuka puasa, di luar tepatnya di depan gerbang belum terdapat tas. Hanya saja pada saat kembali sudah ada tas aneh.

” Saya mengetahui adanya benda aneh dalam tas hitam setelah pemilik rumah menginformasikan melalui pesawat telpon. Saat itu juga, saya langsung menuju lokasi,” kata Kepala Desa Cibatu, Dadang Sulaeman, Sabtu (9/6/2018) malam.

Menurutnya, untuk mengantisipasi dan mengetahui benda apa yang terdapat di dalam tas, pihaknya langsung menghubungi pihak kepolisian.

” Saat ini, rumah tersebut dijaga ketat pihak Kepolisian dan dipasang police line,” cetusnya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap benda yang mencurigakan tersebut dengan menurunkan Satuan Brimob Polda Jabar.

(Andian/Bam’s)

Geger! Warga Cibatu Temukan Tas Hitam Mirip Sebuah Bom

0
Tas hitam mirip sebuah bom (Foto Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Warga Kampung Gunung Limbangan, RT01/02, Desa/Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut digegerkan dengan penemuan sebuah tas berwarna hitam. Diduga, tas mencurigakan tersebut mirip bom.

Petugas kepolisian tengah meneliti keberadaan tas hitam (Foto. Andian)

Berdasarkan informasi yang terhimpun FOKUSJabar, saat itu pemilik rumah, Uus hendak kembali ke rumahnya sepulang melaksanakan buka puasa di luar. Namun saat hendak masuk rumah, dia melihat benda aneh yang berada di dalam sebuah tas.

Pemilik rumah saat hendak meninggalkan rumah untuk berbuka puasa, di luar tepatnya di depan gerbang belum terdapat tas. Hanya saja pada saat kembali sudah ada tas aneh.

” Saya mengetahui adanya benda aneh dalam tas hitam setelah pemilik rumah menginformasikan melalui pesawat telpon. Saat itu juga, saya langsung menuju lokasi,” kata Kepala Desa Cibatu, Dadang Sulaeman, Sabtu (9/6/2018) malam.

Menurutnya, untuk mengantisipasi dan mengetahui benda apa yang terdapat di dalam tas, pihaknya langsung menghubungi pihak kepolisian.

” Saat ini, rumah tersebut dijaga ketat pihak Kepolisian dan dipasang police line,” cetusnya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap benda yang mencurigakan tersebut dengan menurunkan Satuan Brimob Polda Jabar.

(Andian/Bam’s)

SDN Sukaluyu 3 Diduga “Sunat” dana KIP?

0
sdn sukaluyu 3
ilustrasi (web)

GARUT, FOKUSJabar.id: Pencairan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebayak 62 siswa SDN Sukaluyu 3 Kecamatan Sukawening Garut di warnai aksi pemotongan oleh pihak Sekolah.

Demikian di ungkapkan Ketua LSM Laskar Garut Mandiri (Lagam) Yudi Setia Kurniawan, Sabtu (9/6/2018) malam.  Menurut dia, pencairan yang di lakukan orang tua siswa pada Jumat (8/6/2018) di Bank BRI telah terjadi pemotongan.

“Saya mendapat laporan dari orang tua siswa yang mendapatkan bantuan. Dan menyatakan pas sudah mencairkan ada oknum yang sudah mencegat dan meminta uang Rp50 ribu. Orang tua siswa mengatakan bahwa yang meminta uang itu adalah penjaga sekolah yang sudah menunggu di bank,” kata Yudi kepada FOKUSJabar.id.

Di sebutkan Yudi, tak jelas apa maksud dan tujuan pihak sekolah meminta uang tersebut. Yang jelas itu sudah melanggar aturan dan bisa di pidanakan.

” Saya berharap aparat kepolisian mengungkap kasus ini. Ini sudah jelas masuk dalam kategori pungutan liar (pungli),” tegas Yudi.

(Andian/LIN)

Puncak Arus Mudik Terjadi Malam Ini

0
Kemenhub: Masyarakat Masih Nekad Mudik
Mudik (Ilustrasi/Web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Polda Jabar memprediksi puncak mudik terjadi di malam ini atau Minggu (10/6/2018). Peningkatan kendaraan sudah terjadi sejak H-7 dengan 283 ribu kendaraan melintasi jalur utara, tengah dan selatan.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Prahoro mengatakan, antrean kendaraan mudik memang terjadi di wilayah Cikarang Utama, Jakarta. Namun, ketika masuk ke wilayah Jabar, arus lalu lintas cenderung lancar.

“Tidak ada masalah ketika kendaraan masuk wilayah Jabar. Pas keluar dari Cikampek, dari km 35 sampai Cipali lancar terus. Antrean itu di Cirakang utama. Masuk wilayah kita nggak ada masalah dari Km 57, Km 86, Km 92, Km 102, Km 130 dan166 ga ada masalah,” kata Prahoro, Sabtu (9/6/2018).

Arus lalu lintas pun sebenarnya sempat terjadi di pintu tol Palimanan, Cirebon. Hal itu terjadi karena ada kecelakaan beruntun antara tiga mobil pribadi dang tiga bus.

“Tidak ada korban jiwa. Untuk penumpukan kendaraan, kita keluarkan antrean ke sumber jaya, normal lagi,” jelas dia.

Mengenai ruas di jalur selatan, pihaknya menerapkan sistem one way lewat Limbangan, atau buka tutup ketika ada penumpukan.

“Kalau puncak arus mudik itu diprediksi malam ini atau besok,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadishub Jabar Dedi Taufik menyebut bahwa pergerakan kendaraan H-7 atau Jumat (8/6/2018) cukup signifikan, yakni 283 ribu. Jumlah itu mendekati total kendaraan H-4 lebaran di tahun kemarin. Meski begitu, dia mengklaim bahwa laju kendaraan masih bisa diatasi.

“Totalnya segitu 283 ribu kendaraan yang melintas di wilayah Jabar baik dari jalur arteri maupun tol. Tahun laku puncaknya di H-4,” kata Dedi.

Dia menjelaskan bahwa Dishub sudah memberlakukan kebijakan larangan untuk kendaraan berat melintas dari H-7 sampai H+7. Kebijakan itu berbeda dengan imbauan Kemenhub yang menyatakan larangan dimulai pada H-3. Alasannya, jika mengikuti imbauan Permen nomer 34 tentang perlintasan kendaraan berat, maka akan terjadi mix traffic.

“Jalur titik rawan macet di Selatan itu kan Nagreg, Limbangan, Malangbong dan Gentong. Nah, geometrik jalan di jalur itu, contohnya di Gentong kan tanjakan turunan belokan tajam. Kalau ada kendaraan berat yang bermasalah akan macet parah. Karena nggak ada jalur lagi. Makanya kita berlakukan larangan kendaraan berat. Kecuali kendaraan berat yang sudah diatur, seperti yang mengangkut bahan makanan pokok, itu bisa melintas,” pungkasnya.

(LIN)

Deddy Mizwar Beri Motivasi Pengusaha Muda

0
Deddy Mizwar
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar (Demiz) kampanye di Ciamis. Dalam kampanyenya, Deddy Mizwar lebih memilih bertemu dengan para pedagang takjil di Alun-alun Ciamis menjelang buka puasa, Sabtu (9/6/2018). Deddy pun mengapresiasi para pemuda di Ciamis yang mau berwirausaha dengan menjual takjil.

Calon Gubernur yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi ini mengunjungi satu per satu lapak para pendagang takjil. Bahkan dia mendengarkan aspirasi dari para pedagang. Kehadiran Demiz di Alun-alun Ciamis menjadi pemandangan berbeda. Warga Tatar Galuh sangat antusias menyambut kedatangan Demiz. Banyak warga yang menyempatkan berfoto bersama.

“Bagus banyak pedagang takjil . Mereka masih muda dan mau berwirausaha,” kata dia.

Saat terpilih nanti, Deddy Mizwar bertekad mendorong anak muda untuk berwirausaha melalui berbagai program yang digulirkannya bersama Dedi Mulyadi.

“Mendorong anak muda untuk berwirausaha, nantinya mereka bisa mandiri,” jelasnya.

Menurut dia, momen bulan ramadan ini sangat cocok bagi para pemuda untuk latihan berdagang. Pertumbuhan ekonomi di bulan ramadan dipastikan mengalami peningkatan. Setiap sore masyarakat yang berpuasa berbelanja berburu takjil.

“Bulan ramadan ini tempat latihan berdagang para pemuda. Menumbuhkan kesempatan anak-anak muda untuk bewirausaha. Di Ciamis ini bagus potensinya, tempat berdagangnya juga pas sangat mendukung,” kata Deddy.

(Riza M Irfansyah/LIN)

Jelang Mudik, Bengkel Diserbu Kendaraan

0
kendaraan
Bengkel Motor Mulai Dipadati Kendaraan Roda Dua Untuk Mendapatkan Layanan Service (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Jasa service kendaraan, khususnya roda dua (motor) menjelang puncak mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3 lebaran mulai diserbu pemilik motor. Hal itu dilakukan para pemilik sepeda motor untuk memastikan kondisi kendaraannya prima.

Per harinya, tidak kurang puluhan roda dua yang datang ke bengkel untuk mendapatkan layanan service.

Gunawan (45) pemilik Bengkel Motor Hoki mengaku, sejak sepekan menjelang lalu bengkelnya tidak pernah sepi,” kata dia, Sabtu (9/6/2018).

Ditambahkan, menjelang lebaran sekaligus puncak arus mudik,  per harinya tidak kurang 30 sepeda motor yang dilayani untuk service dengan berbagai keluhan kondisi motor.

“Setiap hari para mekanik sibuk melayani konsumen yang membutuhkan jasa service, bahkan hingga malam hari,” jelas dia.

(Seda/LIN)