spot_imgspot_img
Jumat 16 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8057

Demokrat Garut Siap Ulang Masa Kejayaan 2009

0
demokrat garut
DPC Demokrat Garut saat daftar ke KPU

GARUT, FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Garut siap mengulang sukses menjadi pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Di mana pada Pileg 2009 lalu, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengantarkan 10 kader terbaiknya di DPRD.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut, Ahmad Bajuri menyebut, 50 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) serta 30 kuota perempuan sudah terpenuhi dan sudah di daftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

BACA JUGA:

Pengelola Teras Cimanuk Bakal Tuntut Pemkab Garut

“ Kita akan meraih dan mengulang sukses yang telah di raih 2009 lalu,” kata Bajuri yang juga mantan Ketua DPRD Garut periode 2009-2014, seusai mendaftarkan para Bacaleg-nya, Selasa (17/7/2018).

Rasa optimistis tersebut lanjut mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), bukan mengada-ada. Pasalnya, 2009 lalu Demokrat pernah memenangkan pertarungan politik di Kota Intan.

“ Tahun 2009 lalu, Demokrat Garut menjadi pemenang dengan maeraih 10 kursi. Semuanya bisa terulang dengan kerja keras dan kerja sama seluruh kader serta Bacaleg,” ungkap Bajuri di Kantor DPC PD, Jalan Proklamasi No1 Garut.

Menurut Bajuri, nomor urut 1 Bacaleg bukan suatu patokan bisa terpilih menjadi anggota dewan. Pasalnya, dari beberapa anggota Fraksi Demokrat DPRD Garut, ada yang bukan berangkat dari nomor satu.

Senada di sampaikan Sekretaris DPC PD Garut, Dadang Sudrajat. Menurutnya, lima Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada semuanya di isi oleh Bacaleg yang mumpuni, kompeten dan memiliki dedikasi besar terhadap partai.

” Ya, kami targetkan meraih 10 kursi di DPRD Garut,” ucap Dadang yang juga Sekretaris Komisi A DPRD Garut.

Untuk itu, dia berpesan agar para kader partai dan Bacaleg bekerja keras untuk memenangkan Pileg. Baik tingkat daerah, provinsi maupun pusat.

“ Selamat berjuang para kader dan teman-teman Bacaleg. Semoga kita dapat mengulang kejayaan 2009 lalu,” tutup Dadang Sudrajat.

(Andian/Bam’s)

Ini Syarat jadi Caleg PKS Garut

0
PKS saat mendaftar ke KPU Garut

GARUT, FOKUSJabar.id : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Garut, Wawan Kurnia optimistis, di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang, partainya meraih 10 kursi di DPRD.

“ Saya optimis, PKS bisa meraih 10 kursi di DPRD Garut,” tegas Wawan seusai mendaftarkan para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut, Selasa (17/7/2018).

BACA JUGA:

HPN 2026, Irfan Hakim Hingga Panji Petualang Promosikan Potensi Ciamis

Wawan mengaku, seluruh Daerah Pemilihan (Dapil) sudah memenuhi kuota. Khususnya, Bacaleg perempuan.

” Ya, masing-masing Dapil gendernya lebih dari 30 persen. Semuanya sudah didaftrakan ke KPU,” terang dia.

Dia menambahkan, syarat menjadi Caleg PKS harus memiliki integritas, jujur dan peduli pada masyarakat.

” Syarat jadi Caleg PKS harus memiliki integritas, jujur dan peduli pada masyarakat. Artinya, asal mememuhi syarat siapa saja boleh daftar. Kami tidak memungut mahar,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

Pemkot Bandung Minta PT Ginanjar Bertanggungjawab atas Kebakaran Pasar Gedebage

0
Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial meninjau lokasi kebakaran Pasar Gedebage. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial meminta PT Ginanjar sebagai pemilik pasar untuk bertanggungjawab atas kebakaran yang menimpa Pasar Gedebage, Kota Bandung, di blok 3, 4, dan 5, Minggu (15/7/2018) tengah malam. Demikian ditegaskan Oded saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (17/7/2018).

“Saya ingin tahu bagaimana PT Ginanjar menyelesaikan masalah ini, karena mereka yang menjualnya ke para pedagang. Jangan sampai mendzalimi pedagang,” kata Oded di Pasar Gedebage, Kota Bandung.

Oded akan memanggil pihak PT Ginanjar secara khusus, terlebih di pasar pun tidak ada perwakilan dari pt tersebut yang hadir.

“Kita belum beri tenggat waktu kepada mereka (PT Ginanjar) untuk pemulihan. Tapi yang paling penting, kita ingin pedagang pulih kembali dan bisa berjualan,” terangnya.

Di sisi lain, Oded menuturkan jika pihak Pemkot Bandung dan PD Pasar Bermartabat sudah menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang terdampak kebakaran. Oded mengingatkan para pedagang dan masyarakat untuk lebih berhati-hati terkait instalasi listrik yang kerap memicu kebakaran.

“Ini tidak hanya di pasar, tapi juga di pemukiman masyarakat. Karena peristiwa kebakaran yang terjadi kerap diakibatkan oleh instalasi listrik yang bermasalah,” tegasnya.

(Ageng/LIN)

Suap Dana, KPK Blokir Rekening Gubernur Aceh

0
suap
Foto: web

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) layangkan surat permintaan pembekuan rekening para tersangka suap penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran kepada bank terkait, Selasa (17/7/2018).

Lembaga antirasuah telah menetapkan status tersangka kepada Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf, Bupati nonaktif Bener Meriah Ahmadi, Hendri Yuzal, dan seorang swasta Syaiful Bahri.

“KPK juga telah mengirimkan surat pada bank untuk pembekuan rekening para tersangka,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, seperti dilansir CNN.

Selain keempat tersangka tersebut, penyidik KPK meminta bank memblokir rekening salah satu saksi yang telah dicegah ke luar negeri. Namun, Febri belum bisa menyampaikan identitas salah satu saksi yang rekeningnya dibekukan tersebut.

“Rekening saksi tersebut dibekukan karena diduga terkait dengan kasus yang sedang disidik,” ujarnya.

rwandi bersama Ahmadi dan dua orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka suap penggunaan DOKA tahun anggaran 2018. Ia diduga menerima Rp500 juta, bagian jatah Rp1,5 miliar dari Ahmadi.

Uang yang diterima Irwandi itu diduga telah digunakan untuk pembayaran medali dan pakaian kegiatan Aceh Marathon 2018.

(Agung)

Tiga Karateka Jabar Toreh Prestasi di 15th AKF Senior Championship 2018 di Yordania

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Tiga dari empat karateka Jawa Barat yang tergabung di tim nasional Karate Indonesia untuk Asian Games XVIII/2018 berhasil meraih medali di ajang kejuaraan karate Asia ’15th AKF Senior Championship 2018′ di Amman, Yordania, 13-15 Juli 2018. Dari total lima medali yang diraih timnas karate Indonesia, tiga medali disumbangkan karateka asal Jabar.

Ketiga karateka itu, yakni Sandi Firmansyah peraih medali perunggu di nomor kumite -75 kg putra. Lalu Intan Nurjannah peraih medali perunggu di nomor kumite -61 kg putri, serta Nawar Kautsar peraih medali perunggu di ‎nomor kata perorangan putra. Sedangkan satu karateka asal Jabar lainnya, Romario Setiamu menempati peringkat lima.

“Tim Indonesia mendapat satu perak dan empat perunggu. Kami sangat senang dan bersyukur meski hanya meraih‎ perunggu, terlebih itu akan menjadi motivasi lota dalam mencapai hasil lebih baik di Asian Games XVIII  Agustus 2018 mendatang,” kata Sandi (peraih medali perunggu di Yordania) melalui sambungan telepon, Selasa (17/7/2018).

Saat ini, Sandi bersama atlet penghuni pelatnas Asian Games XVIII masih berada di Yordania dan akan melakukan latihan kembali di Kiev, Ukraina dan Tokyo, Jepang. Kejuaraan ’15th AKF Senior Championship 2018′ yang diikuti 300 karateka dari 29 negara ini menjadi salah satu ajang try out dalam persiapan menuju Asian Games XVIII/2018 sekaligus penentuan kualifikasi untuk Olympic Games di Tokyo tahun 2020.

“Untuk Asian Games XVIII nanti, kami jadi punya gambaran dan bisa mengevaluasi kesalahan yang kami lakukan,” kata dia.

Hal senada dikatakan karateka putri asal Jabar Intan Nurjannah‎ yang juga meraih medali perunggu. Meski baru pertama kali mengikuti kejuaraan AKF senior, Intan sudah berhasil masuk dalam jajaran empat besar karateka di nomor kumite -61 kg putri.

“Alhamdulilah, senang sekaligus bangga karena ini AKF senior pertama bagi Intan. Ini motivasi tambahan untuk bisa lebih baik saat tampil di Asian Games XVIII, apalagi nanti tampil di rumah sendiri, Indonesia,” tegas Intan.

 

(Ageng/LIN)

Laporkan Presiden PKS, Fahri Hamzah Diperiksa Polisi

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa terkait laporannya terhadap Presiden PKS Sohibul Iman. Fahri datang ke Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/7/2018). Dia mengaku datang ke Mapolda untuk menyampaikan kembali data-data terkait laporannya.

Fahri mengatakan, berdasarkan informasi yang didapatkannya dari penyidik, laporan yang diajukannya pun telah naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Artinya, penyidik telah menemukan unsur tindak pidana dalam laporan tersebut.

“Konfirmasi terakhir, karena saya mendengar naik ke penyidikan. Artinya kalau naik ke penyidikan sudah ada tersangkanya, kita nggak tahu, itu menjadi domain Polda. Tapi saya sebagai pelapor dipanggil untuk meng-confirm kembali beberapa data yang kemarin berkembang,” kata Fahri, seperti dilansir CNN.

Selain itu, Fahri mengatakan perkembangan penyidikan juga sudah sampai ke Ketua Majelis Syuro PKS. Namun hal itu atas keinginan dari Ketua Majelis Syuro untuk diikutsertakan dalam perkara tersebut.

“Kita ketahui bahwa kemarin itu sempat berkembang penyidikannya itu kepada ketua majelis syuro PKS, yang atas kemauannya sendiri, saya dengar mengikutsertakan dirinya dalam kasus ini,” tuturnya.

Meski demikian, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan belum ada penetapan tersangka meskipun status penyelidikan telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Laporan Pak Fahri Hamzah sudah (naik ke penyidikan) tapi saya cek dulu naiknya kapan,” ujarnya.

Fahri Hamzah melaporkan Sohibul atas dugaan pencemaran nama baik ke kepolisian. Laporan itu terdaftar dalam laporan bernomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 8 Maret 2018.

(Agung)

DPC Demokrat Ciamis Targetkan 10 Kursi DPRD Ciamis

0
(FOKUSJabar/Irfansyah Riza)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Partai Demokrat Ciamis memilih hari terakhir untuk mendaftarkan bakal calon legislatif (Bacaleg) Selasa (17/7/2018). Sebelum berangkat ke KPU Ciamis, pengurus DPC Demokrat Ciamis menggelar doa bersama agar mendapat ridho Alloh SWT dan target 10 kursi bisa dipenuhu. Seusai berdoa, para pengurus Demokrat Ciamis menuju KPU menggunakan sepeda motor.

“Kami sengaja menggunakan sepeda motor untuk menunjukkan semangat juang dengan kesederhanaan memperjuangkan Pileg 2019,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Ciamis Sopwan Ismail usai menyerahkan dokumen Bacaleg ke KPU.

Sopwan optimistis target 10 kursi DPRD Ciamis dapat diraih. Terlebih saat ini Caleg Demokrat diisi orang-orang dari berbagai latar belakang, mulai dari kader tulen, jurnalis, pengusaha, advokat, Guru, pegawai swasta hingga pimpinan pondok pesantren.

“Kita targetkan per dapil 2 kursi. Untuk memenuhi target, semua caleg harus turun ke masyarakat, mengetuk pintu rumah dan memperkenalkan diri. Untuk keterwakilan perempuan di legislatif, kita sudah punya 38 persen,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua KPU Ciamis Kikim Tarkim mengatakan, di hari terakhir penerimaan dokumen Bacaleg baru enam Parpol yang telah masuk. Keenam Parpol itu, seperti PKB, Gerindra, Nasdem, PAN, Demokrat dan PKS.

“Sisanya masih 10 lagi. Diharapkan segera menyerahkan berkas Bacaleg. Kami siap melayani mereka hingga pukul 24.00 WIB dan tidak ada perpanjangan,” kata dia.

(Irfansyah Riza/LIN)