spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7978

Merit Sistem di Pemprov Jabar akan Makin Baik dan Akuntabel

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Penataan merit sistem pada pola karir aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke depan dinilai akan semakin baik dan akuntabel.

Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya tengah merancang penerapan merit sistem di lingkungan Pemprov sebagai implementasi UU No 5 Tahun 2017 tentang ASN.

“Tempo hari kami mengundang Komite ASN membahas penerapan sistem ini,” kata dia di Bandung, Selasa (22/8/2018).

Iwa menuturkan, Merit sistem berbeda dengan fit and profer test yang dilakukan untuk mencari figur yang tepat untuk mengisi jabatan. Sementara merit lebih banyak digunakan untuk pengangkatan pejabat dalam struktur dinas. Nantinya pada bidang tertentu ada kesinambungan jika pejabat yang diangkat masih di dalam struktur dinas itu.

Dari evaluasi KASN, Pemprov Jabar kini sudah masuk level 3 untuk penerapan pola karir. Level ini memungkinkan Pemprov mengangkat ASN yang kompeten, sesuai kriteria dan aturan. Jika semula yang diterapkan open bidding untuk mendapatkan pejabat yang layak, kini bisa full dari internal Pemprov Jabar.

Namun pola ini menurutnya mensyaratkan Pemprov harus memiliki bahan baku SDM yang sesuai kriteria hasil dari seleksi dan uji kompetensi yang ketat dan transparan.

“Ini sudah bisa dilakukan di Pemprov Jabar dari sisi regulasi, SDM pun sudah banyak dan lengkap sehingga bisa dikembangkan,” kata dia.

Menurut dia, penerapan sistem ini lebih menguntungkan ketimbang seleksi terbuka, sebab Pemprov bisa dengan cepat menempatkan ASN untuk mengisi jabatan tertentu. Di sisi lain, penerapan seleksi terbuka membutuhkan biaya yang cukup mahal.

“Pemilihan sistem ini bisa objektif. Karena pejabat yang dipilih sejak awal berkarir di Jabar. Sistem ini juga mendorong peningkatan kinerja dan daya kompetitif ASN,” paparnya.

Iwa menyakini sistem pola karir di Pemprov Jabar ke depan akan semakin baik, mengingat saat ini serangkaian payung hukum dari mulai peraturan gubernur tentang tim penilai kinerja ASN lalu Pergub tentang Pola Karir sudah ada.

“Intinya demi meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” pungkas dia.

(LIN)

Usai Dilantik, Emil Akan Selesaikan Dewan Pertimbangan Gubernur

0
Ridwan Kamil saat diwawancarai wartawan di pendopo Kota Bandung. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih Ridwan Kamil (Emil) berencana membuat dewan pertimbangan gubernur. Tim yang akan diisi para mantan gubernur dan tokoh Jabar ini dibentuk Emil untuk memberi masukan atas kinerjanya.Emil mengaku bahwa susunan dewan pertimbangan gubernur akan diselesaikan setelah pelantikan.

“Belum saya mulai, kan belum pelantikan,” kata Emil seusai menggelar Rapat koordinasi bersama para kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar, di Gedung Sate, Jalan Diponegori, Bandung, kemarin.

Dia mengungkapkan, beberapa mantan Gubernur Jabar seperti Ahmad Heryawan (Aher) dan Solihin sudah siap bergabung di tim tersebut.

“Kalau Pak Aher saya dengar tidak ada masalah, beliau tertarik. Pak Solihin juga,” ujarnya.

Selain mantan Gubernur Jabar, tim ini juga akan diisi oleh para kandidat yang menjadi saingan Emil saat Pilkada Serentak 2018. Kemudian, Emil juga akan mengajak Penjabat Gubernur Jabar M. Iriawan.

“Pak Iwan menasihati saya, kita rangkul jadi dewan pertimbangan gubernur. Beliau sejak menjadi penjabat menyaksikan sendiri memang pembangunan Jabar harus diawasi. Pak Iwan sebagai pituin, saya harap bisa berkenan karena ini kan tanah airnya,” ajak Emil.

(Ibenk/LIN)

Kebakaran Hutan di Kalbar Meluas, Satgas Karhutla Kerahkan 8 Heli

0
ilustrasi (web)

PEKANBARU, FOKUSJabar.id: Komandan Satgas Udara Lanud Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo menyatakan, Satgas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) mendapat tambahan bantuan 4 Heli untuk untuk memadamkan api, Selasa (21/8/2018). Total saat ini 8 heli dikerahkan untuk proses water bombing.

“Sebelumnya ada empat heli untuk water bombing di Satgas Udara. Sekarang ada empat heli lagi ditambah untuk penanggulangan kebakaran lahan ini,” kata Komandan Satgas Udara, Lanud Supadio, Marsekal Pertama (Marsma), TNI Minggit Tribowo, seperti dilansir Detik.

Minggit mengatakan, keempat heli tersebut merupakan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Heli itu terdiri dari Heli Bolco satu unit, heli Bell 214 empat unit. Heli MI 8 tiga unit.

“Jadi ada 6 heli di Lanud Supadio yang saban hari kita lakukan untuk water bombing. Dua heli lagi ditempatkan di Kab Ketapang,” ujar Minggit.

Minggit menyebutkan, masing-masing heli ini dapat membawa air saling berbeda. Ada yang mampu membawa air untuk water bombing dengan kapasitas minimal 500 liter.

“Ada juga heli yang mampu bawa air 3.000 liter sampai 5.000 liter. Tim Satgas Udara kita setiap harinya melakukan water bombing 8 sampai 9 jam per hari,” tambahnya.

Minggit menerangkan, penanggulangan karhutla ini melibatkan seluruh jajaran TNI AD di Kalbar dan jajaran Polda Kalbar. Ditambah lagi tim BPBD provinsi dan kabupaten, Mangggala Agni dan masyarakat.

(Agung)

Empat Orang Tewas dalam Kebakaran Hutan di Kalbar

0
ilustrasi (web)

PEKANBARU, FOKUSJabar.id:Empat orang tewas akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (21/8/2018). Data korban tersebut dihimpun oleh Satgas Udara Karhutla.

“Dalam sepekan ini, di Satgas Karhutla ada laporan empat orang tewas. Laporan terakhir yang satu orang ada di Sintang,” kata Komandan Satgas Udara Karhutla, Marsekal Pertama (Marsma) Minggit Tribowo, seperti dilansir Detik.

Minggit mengatakan Ke empat warga itu tewas akibat luka bakar. Diperkirakan para korban saat itu berada di pondok-pondok di lahan yang terbakar.

Mesti demikian, Minggit belum dapat merinci secara detail nama-nama korban serta lokasinya.

“Kasus tewasnya warga ini ditangani tim dari Polda Kalbar. Saya tidak pegang data detailnya (nama korban dan lokasi),” ujar Minggit.

Terkait kasus Karhutla tersebut, Satgas Karhutla berharap adanya kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran.

“Kasus adanya korban jiwa ini, ya mungkin ada kelalaian. Ada warga yang di pondok, lantas pondoknya kena rembetan api dari kebakaran lahan,” tutup Minggit.

(Agung)

Anggota KONI Jabar Minta Pemilihan Ketua Umum Dilakukan Sesuai Aturan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Beberapa cabang olahraga (Cabor) dan badan fungsional merasa dibohongi setelah mengetahui kejadian sebenarnya pada saat pemilihan Ketua Umum KONI Jabar di Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) tahun 2018. Pasalnya, satu-satunya calon, yakni Ahmad Saefudin mengaku mengantongi surat izin dari pimpinan TNI untuk maju sebagai ‎Ketua Umum KONI Jabar 2014-2018.

Ketua Harian Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Jabar Nandang Saptari mengatakan, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan terkait status dan jabatan yang diemban Ahmad Saefudin saat mencalonkan diri pada Musprov KONI Jabar tahun 2014 lalu. Pasalnya, selain agenda Musprov yang sebelumnya merupakan RAT, juga karena Jabar tengah bersiap menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2018 sebagai peserta sekaligus tuan rumah.

“‎Harapan kami ke depan, kesalahan yang sudah dibuat dijadikan pengalaman dan tidak lagi diulang pada pemilihan Ketua Umum KONI Jabar ke depan. Semua harus mengacu dan berpegang pada aturan perundang-undangan yang berlaku, apalagi Provinsi Jabar sudah memiliki Perda Keolahragaan. Karena itu kita berkumpul dan sepakat untuk meluruskan semua sehingga sesuai aturan,” kata Nandang saat ditemui di salah satu kafe di Jalan Cisangkuy Kota Bandung, Senin (20/8/2018).

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Pengprov Percasi Jabar Syarif Bastaman. Dia mengaku kaget dan terkejut dengan fakta yang baru terungkap terkait surat izin pencalonan Ahmad Saefudin pada Musprov 2014 lalu. Secara khusus, pihaknya mengajak Cabor  lain untuk tidak lagi melabrak aturan.

“‎Sebagai seorang TNI aktif dan tidak diperbolehkan secara aturan, namun beliau berlindung di balik surat izin padahal hanya berupa rekomendasi. Terus terang kami kaget dan merasa bertanggungjawab. Untuk itu, kami ingin pemilihan Ketua KONI Jabar ke depan benar-benar harus memenuhi persyaratan yang sesuai aturan,” tegas  Syarif Bastaman.

Seperti diketahui, Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudi berencana kembali mencalonkan diri sebagai Ketum KONI Jabar. Ahmad pun telah menyebutkan bahwapelaksanaan Musprov KONI Jabar yang agenda utamanya memilih Ketuum akan digelar September 2018.

(Ageng/LIN)

Kalahkan Hong Kong 3-1, Timnas Indonesia Juara Grup A

0
foto: web

BEKASI, FOKUSJabar.id: Timnas Indonesia U-23 berhasil menaklukkan Timnas Hong Kong dengan skor 3-1 pada laga pamungkas Grup A cabang olah raga sepak bola Asian Games 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (20/8/2018).

Pada pertandingan tersebut Timnas Indonesia yang bermain di hadapan pedukungnya, berusaha menekan lebih dulu, namun penggawa Garuda Muda kesulitan menembus pertahanan tim Hong Kong.

Hong Kong pun beberapa kali melakukan serangan ke lini pertahanan Timnas Indonesia. Namun mereka belum bisa menciptakan gol hingga pertandingan memasuki menit 30.

Gol yang dinantikan Hong Kong terjadi pada menit 38 melalui Lau Hok Ming. Gol tersebut membuat Hong Kong untuk sementara unggul 1-0 atas Indonesia di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Timnas langsung mengambil inisiatif serangan untuk menyamakan kedudukan, tak butuh waktu lama, baru satu menit babak kedua berjalan Irfan Jaya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Jual beli serangan diperagakan oleh kedua kesebelasan, namun Indonesia yang bisa menambah pundi-pudi gol  membuat Hong Kong tertinggal 1-2. Gol kedua Timnas Indonesia ini dicetak oleh Lilipaly pada menit 85.

Pada masa injury time Hanif Sjahbandi memperbesar keunggulan Timnas menjadi 3-1. Dengan hasil tersebut Indonesia berhasil memuncaki klasemen dengan sembilan poin.

(Arif/LIN)

Tempat Penggergajian Terbakar, Pemilik Rugi Puluhan Juta

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Tempat penggergajian kayu milik Muksin warga Dusun Citutut Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis terbakar. Akibat peristiwa kebakaran tersebut pemilik mengalami kerugian puluhan juta rupiah karena banyak kayu yang ikut terbakar, Senin (20/8/2018)

Menurut Jajang Petugas Assessment BPBD Ciamis penyebab kebakaran yang menimpa pabrik penggergajian tersebut belum diketahui.

“Kejadian kebakaran penggergajian itu tadi sore,” katanya.

Jajang mengatakan, awal diketahuinya penggergajian tersebut oleh warga yang melihat kepulan asap dari arah penggergajian.

” Warga yang melihat  kebakaran langsung meminta pertolongan kepada warga lainya,” ucapnya.

Menurut Jajang , mendengar teriakan ada kejadian kebakaran tersebut warga yang mendengar dan melihat kejadian kebakaran itu langsung membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya dan yang lainya menghubungi pihak Damkar

” Api berhasil dipadamkan oleh dua unit mobil damkar yang di bantu warga,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DAR)