spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7979

8 Atlet Pencak Silat Jabar Berpeluang Raih Medali Emas Asian Games

0
Atlet dan pelatih Pencak Silat asal Jabar yang berjuang di Asian Games XVIII tahun 2016 (1). (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Atlet pencak silat Jawa Barat memiliki peluang besar mengikuti jejak Defia Rosmaniar‎ untuk meraih medali emas di ajang Asian Games XVIII tahun 2018. Jabar sendiri menyumbangkan delapan atlet dan dua pelatih di komposisi tim nasional Pencak Silat untuk perhelatan multieven olahraga empat tahun se-Asia tersebut.

Delapan atlet pencak silat yang menjadi andalan Indonesia ‎di ajang Asian Games XVIII yakni Hanifan Yudani Kusuma di nomor tanding kelas C (55-60 kg) putra, Wewey Wita di nomor tanding kelas B (50-55 kg) putri, lalu Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani dan Anggi Faisal Mubarok di nomor TGR kelas regu putra, serta Gina Tri Lestari, Pramudita Yuristya, dan Lutfi Nurhasanah di nomor TGR kelas regu putri. Sementara dua pelatih asal Jabar yakni Ferry Hendarsin dan Ika Lesmana.

“‎Delapan atlet Jabar yang akan berlaga di empat nomor, memiliki peluang cukup besar untuk meraih medali emas. Tidak menutup kemungkinan target dua medali emas yang diminta Presiden RI, Joko Widodo bisa tercapai oleh atlet Jabar. Meski demikian, kami dari IPSI menargetkan untuk meraih juara umum,” ujar Pelatih Pencak Silat Indonesia asal Jabar, Ferry Hendarsin saat dihubungi melalui telepon selular, Senin (20/8/2018).

‎Ferry menambahkan, peluang terbesar Indonesia di ajang Asian Games XVIII, berasal dari nomor TGR yang memperebutkan enam medali emas. Baik di nomor tunggal putra putri, ganda putra putri, maupun regu putra putri.

Kalau di nomor tanding, dua atlet Jabar yang berlaga punya peluang cukup besar. Baik Hanifan maupun Wewey, sudah memiliki pengalaman bertanding di laga-laga internasional.

“Hanifan sendiri merupakan juara di kelas C putra pada gelaran Belgia Open tahun 2018. Begitu pula Wewey yang sebelumnya meraih medali emas di ajang SEA Games 2017. Meski demikian, kita tetap mewaspadai kekuatan setiap negara yang berlaga di cabang olahraga Pencak Silat Asian Games XVIII karena kita melihat kekuatan setiap negara cukup merata,” terangnya.

‎Terkait persiapan menghadapi laga Asian Games XVIII, Ferry menuturkan jika semua atlet sudah siap bertanding. Baik dari sisi persiapan fisik, teknik, strategi hingga mental bertanding atlet.

“Tidak ada kendala yang terjadi dalam tim sebelum turun laga pada Kamis (23/8/2018) besok. Semua atlet dalam kondisi fit, tidak ada yang cedera. Tinggal kerja keras dan mental bertanding atlet saat di matras pertandingan. Insha Allah, target dua medali emas yang diminta Presiden Jokowi bisa tercapai,” pungkasnya.

Cabang olahraga pencak silat di Asian Games XVIII ‎mempertandingkan sebanyak 16 nomor pertandingan. Terbagi di 10 nomor tanding (tujuh putra dan tiga putri) serta enam nomor seni (tiga putra dan tiga putri).

Tim Pencak Silat Indonesia sendiri, dihuni oleh 22 atlet‎. Cabang olahraga pencak silat Asian Games XVIII, akan memulai pertandingannya pada Kamis (23/8/2018) hingga Rabu (29/8/2018) dengan perebutan medali dimulai pada Minggu (26/8/2018) di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

(ageng)

INASGOC Minta Maaf Jabar tak Dimasukan Dalam Nama Gelaran Asian Games 2018

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG, FOKUSjabar.co.id: Pj. Gubernur Jawa Barat H. Mochmada Iriawan mengatakan, bahwa penyelengaraan Asian Games 2018 di Jabar mendapat apresiasi dari para atlet dan Inasgoc.

Hal ini dikatakan Iriawan di hadapan para pegawai di lingkungan Setda Provinsi Jawa Barat saat Apel Pagi di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (20/8/18).

Apresiasi atau acungan jempol datang dari panitia pusat Asian Games atau Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc) serta para atlet cabang olahraga (cabor) yang bertanding di Jawa Barat. Ada lima cabor digelar di Jabar, yaitu Sepak Bola, Kano, Paragliding, Sepeda Road Race, dan Mountain Bike.

“Kita mendapat acungan jempol dari kesebelasan Laos dan Hong Kong, bahwa penyelenggaraan panitia kemudian masyarakat itu dinilai baik sekali. Beberapa kesebelasan yang bertanding di (Stadion) Patriot Bekasi juga ikut mengacungkan jempol. Ini berkat keseriusan dari pihak penyelenggara yang dibantu pemerintah daerah,” ujar Iriawan dalam arahannya saat apel.

Lebih lanjut, Iriawan juga meminta agar berbagai pihak terkait terus berkoordinasi, seperti dengan panitia Asian Games untuk kelancaran pertandingan. “Saya minta bantu kesekretariatan dan koordinasi dengan panitia, karena kita juga mendapat acungan jempol dari Inasgoc atau panitia Asian Games dimana Jawa Barat ini punya kontribusi luar biasa,” kata Iriawan.

Iriawan juga mengaku bahwa dirinya sempat bertemu dengan Ketua Inasgoc Erick Thohir saat hadir dalam upacara pembukaan Asian Games, Sabtu (18/8/18) lalu di Jakarta. Kata Iriawan, Erick Thohir sempat menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat karena tidak bisa mencantumkan nama Jabar dalam nomenklatur Asian Games 2018.

“Kemarin (di pembukaan Asian Games) saya bertemu dengan Ketua Inasgoc Erick Thohir. Beliau minta maaf kepada rakyat Jawa Barat, karena tidak bisa menyisipkan nomenklatur Asian Games Jakarta Palembang Jabar, tidak bisa beliau,” terang Iriawan.

“Karena hanya bisa satu kota atau dua yang disisipkan dalam nama Asian Games, dua (kota) juga sudah maksimal. Jadi, bukannya tidak mau tapi tidak bisa. Tapi kita terima dan yang jelas kita berikan yang terbaik dalam hal ini,” tutupnya.

(dar)

Ada Batu Tapak Putri dan Tulisan Sunda Kuno di Cipaku Ciamis

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Pesona alam Desa Cipaku di Kabupaten Ciamis sangat indah. Namun sayang belum dikembangkan secara maksimal. Salah satu keindahan alam di Desa Cipaku itu adalah pemandangan hijau hutan lebat Gunung Putri.

“Di atas Gunung Putri ada batu tapak putri yang bisa dijadikan wisata sejarah karena di batu itu ada tulisan Sunda kuno,” kata  Kepala Dusun Lili Cipaku Girang Desa Cipaku Kecamatan Cipaku Lili, Senin (20/8/2018).

Menurut Lili pesona alam Cipaku memang layak dikembangkan. Apalagi sangat dekat dengan pusat kota Ciamis dan aksesnya sangat mudah. Keindahan Gunung Putri terlihat dari atas tampak hamparan perkampungan penduduk dengan jelas dan kelihatan dari atas sangatlah indah.

“Beberapa waktu lalu emang telah datang dari kota untuk meneliti tulisan kuno yang ada pada batu itu namun sampai saat ini belum ada kabarnya lagi,” ucapnya.

Lili melanjutkan, walaupun potensi alam Gunung Putri cukup mempesona namun untuk saat ini belum bisa digali potensinya oleh pihak desa karena pemerintahan desa lebih memproritaskan kebutuhan air warga.

“Rencana pemerintahan desa saat sekarang akan membendung dulu aliran sungai untuk keperluan kebutuhan air warga,” katanya.

(Husen Maharaja/Dar)

Kejar Opini WTP, Pemkot Bandung Belajar ke Pemprov Jabar

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mengejar target untuk mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI). ‎Salah satu kendala yang masih mengganjal saat ini, yakni permasalahan aset.

Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku terus berupaya mendorong percepatan penuntasan masalah aset milik Pemkot Bandung.‎ Salah satunya dengan berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Pj Gubernur Jawa Barat M Iriawan serta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Iwa Karniwa untuk penataan aset tersebut dan Pemprov Jabar pun menyatakan kesiapan membantu Kota Bandung.

“Respon positif dari Pemprov Jabar ini kita tindak lanjuti dengan rapat koordinasi dengan camat dan lurah. Bahkan secara khusus, Pak Iwa (Sekda Provinsi Jabar) hadir langsung,” kata Oded di Bandung, Senin (20/8/2018).

Sementara itu, Sekda Provinsi Jabar memberikan paparan terkait cara Pemprov Jabar meraih opini WTP selama tujuh tahun berturut-turut. Bahkan secara tegas, Iwa mengajak seluruh pimpinan SKPD dan kewilayahan untuk langsung turun tangan dalam penataan aset.

“Kalau tidak turun tangan, ya sulit untuk raih WTP. ‎Komitmen dari pimpinan SKPD pun berperan penting dalam hal penilaian laporan keuangan pemerintah itu. Begitu pula dengan koordinasi dan komunikasi antar SKPD yang menjadi kunci kesuksesan,” tegas dia.

Pj Sekda Kota Bandung Dadang Supriatna menambahkan, saat ini Kota Bandung tengah menangani sisa dari total keseluruhan aset yang dikecualikan BPK. Pihaknya pun optimistis permasalahan aset Kota Bandung bisa tuntas tahun ini.

“Yang dikecualikan BPK itu ada tiga hal, yakni piutang sewa tanah, kewajiban jangka pendek dan aset tetap. Dan dalam penilaian BPK itu yang paling signifikan nilainya ya aset,” pungkas Dadang.

(Ageng/LIN)

Emil Beri Nilai 9 untuk Kinerja Pj Gubernur Jabar

0
Gubernur Jabar terpilih Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum bersama Pj Gubernur Jabar M Iriawan saat diwawancarai (foto Ibenk)
Gubernur Jabar terpilih Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum bersama Pj Gubernur Jabar M Iriawan saat diwawancarai (foto Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih Ridwan Kamil (Emil) mengaku kagum kepada Komjen M Iriawan yang mampu menjalankan tugas dari Kemendagri sebagai Penjabat Gubernur Jabar.

Demikian diungkapkan Emil seusai menggelar Rapat Koordinasi bersama seluruh kepala dinas di lingkungan Pemprov Jabar di ruang Papandayan, Gedung Sate Bandung, Senin (20/8/2018).

Dalam rakor, Emil melihat Pj Gubernur memaprkan tugas-tugasnya selama mengemban tugas memimpin Jabar. Jika dinilai dengan angka, kata Emil, kinerja M Iriawan pantas mendapat nilai sembilan.

“Saya kira Pak Iriawan wajib dinilai sembilan lah. Kalau 10 mah milik Alloh,” kata Emil.

Adapun beberapa tugas yang dipaparkan Iriawan, salah satunya mengegektifkan penyelenggaraan pemerintahan. Emil mengaku bahwa selama ini sering melihat Iriawan safari ke proyek-proyek raksasa di Jabar dan mengunjungi warga Jabar.

“Saya pertama tadi dimulai dengan paparan Pak Pj Gubernur Jabar, sangat luar biasa. Tugas dari Kemendagri beliau laksanakan dengan baik. Kami sangat mengapresiasi,” kata dia.

Kedua, lanjutnya, tugas untuk Iriawan dari Kemendagri adalah menjaga kondusifitas Pilkada Serentak di Jabar, dan itu sangat berhasil, karena selama Pilkada berlangsung, tidak ada tumpah darah serta keributan yang mengakibatkan kaca pecah.

“Pokoknya Pilkada kemarin kondusif dan lancar kan,” tegas dia.

Untuk diketahui, Iriawan dilantik menjadi Pj Gubernur Jabar oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada 18 Juni 2018 lalu untuk mengisi kekosongan jabatan sepeninggal Ahmad Heryawan yang selesai menjabat Gubernur Jabar pada 13 Juni 2018.

Iriawan akan menjabat Pj Gubernur Jabar sampai dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, September 2018 mendatang.

(Ibenk/LIN)

Puluhan Tenaga Kerja Terlatih Siap Disalurkan ke Perusahaan

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Puluhan tenaga kerja terlatih yang telah lulus melalui pelatihan kerja akhirnya disalurkan untuk magang di berbagai perusahaan sesuai dengan bidang dan keahlian yang dimilikinya.

Sebelumnya, puluhan tenaga kerja terampil ini telah mengikuti pelatihan program berbasis pengguna di balai kerja latihan (BLK) Bekasi selama satu bulan dan dinyatakan lulus. Saat ini mereka siap disalurkan untuk magang di berbagai perusahaan di Kota Tasikmalaya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya Rachmat Mahmuda mengatakan, puluhan tenaga kerja ini memiliki keahlian dan skil sesuai dengan kebutuhan kerja saat ini, bahkan mereka siap terjun ke dunia kerja.

“Kemampuan dan skill mereka yang mumpuni itu dibutuhkan oleh perusahaan,” kata Rachmat, Senin (20/8/2018).

Sejauh ini, kata dia, sudah banyak perusahaan di Kota Tasikmalaya yang berminat merekrut mereka untuk dipekerjakan sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja. Tenaga kerja yang dimagangkan sekarang sudah pasti sesuai dengan kebutuhan perusahaan, terlebih sudah melalui permintaan perusahaan.

“Mereka ini terlatih di bidang menjahit, otomotif sepeda motor, mesin produksi dan las listrik, diharapkan perusahaan tempatnya mereka magang bisa langsung mempekerjakan mereka dan mengangkat sebagai karyawan,” jelas dia.

Untuk diketahui, program pelatihan berbasis pengguna itu merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan SDM tenaga kerja agar bisa berdaya saing dan mengurangi jumlah pengangguran di Kota Tasikmalaya.

“Pelatihan-pelatihan tenaga kerja tentunya akan dilakukan secara kontinyu untuk menciptakan tenaga yang terampil dan terlatih, sehingga cepat terserap di dunia kerja yang pada akhirnya mengurangi angka pengangguran di Kota Tasikmalaya,” papar Rachmat.

Sementara itu Eris Derisman (25), salah seorang peserta program pemagangan berbasis pengguna mengaku senang mengikuti pelatihan Balai Latihan Kerja di Bekasi yang di selenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya.

“Ini sangat bermanfaat buat saya, sekarang sudah punya kemampuan dan keahlian, jadi kalau mau masuk ke dunia kerja saya sudah siap,”ucapnya.

Dia pun mengaku bahwa tantangan masuk kerja saat ini sangat berat, bukan hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga harus memiliki keahlian yang dibutuhkan pihak perusahaan.

“Alhamdulillah setelah mengikuti di BLK, untuk melamar ke perusahaan jadi lebih percaya diri karena sudah ada keahlian khusus,” singkatnya.

(Seda/LIN)

Ditinggal Sebentar, Dua Rumah di Cihaurbeuti Terbakar

0

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dua rumah milik Haer dan Mimi di Dusun Tengah, Desa Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis terbakar. Percikan api bermula dari tungku di rumah Haer yang ditinggal istrinya. Tidak berapa lama, istri Haer terhennyak melihat api sudah membakar dinding rumahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah, terlebih harta benda mereka tak terselamatkan.

Kapolsek Cihaurbeuti AKP Ipin Tasripin mengatakan, saat kejadian, pemilik rumah tengah memasak dan meninggalkannya sebentar karena ada keperluan. Tak berapa lama, istri Haer kaget karena rumahnya sudah terbakar.

Karena melihat api yang sudah membesar, istri Haer berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan tersebut, warga langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Sementara itu rumah milik Mimi (70) yang berada disamping rumah milik Haer ikut terbakar pula karena jaraknya berdekatan.

( Husen Maharaja/LIN)