spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7923

Kick Off Persib vs Arema FC Jadi Sore Hari

0
Ilustrasi
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kick off pertandingan kandang Persib Bandung pada Liga 1 2018 menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/9/2018) mengalami perubahan.
Sebelumnya, pertandingan akan berlangsung pada pukul 18.30 WIB, namun akhirnya dimajukan menjadi pukul 16.00 WIB. Panpel Persib memutuskan untuk mengubah jam kick off setelah mendapatkan rekomendasi dari Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung.
“Ada permintaan dari pihak kepolisian. Ini untuk keamanan jadi kita majukan ke pukul 16.00 WIB,” ungkap Genral Coordinator Panpel Persib, Budi Bram dikutip laman Persib, Minggu (9/9/2018).
Pihak Kepolisan merekomendasikan pertandingan tersebut digelar pada sore hari dengan pertimbangan keamanan. Panpel sendiri menerima surat dengan nomor B/3348/lX/2018/ Bag Ops, tentang Permohonan Pengubahan Jadwal Pertandingan Persib Bandung vs Arema FC, tertanggal 8 September 2018.
“Kami mengusulkan kepada pihak panpel agar jadwal pertandingan antara Persib Bandung vs Arema FC yang semula terjadwal bertanding pada tanggal 13 September 2018 pukul 18.30 WIB dapat diubah waktunya menjadi pukul 16.00 WIB,” begitu bunyi surat bertandatangan Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema.
(Arif/DAR)

Bacaleg DPR RI Ini Resmikan Rumah Pemenangan di Kersamanah Garut

0
partai demokrat fokusjabar.id
Peresmian Rumah Pemenangan Cecep Suhardiman (Foto Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Demokrat (PD), Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XI (Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya), Cecep Suhardiman resmikan Rumah Pemenangan di Kampung Kurnia, RT01/01, Desa/Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Minggu (9/9/2018).

Peresmian Rumah Pemenangan tersebut di hadiri sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PD Garut, ratusan warga dan beberapa tokoh masyarakat, para relawan serta Tim Sukses (Timses) dari Kabupaten/Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Kecamatan Sukaresmi Gelar Kencana, SSC Garut Sosialisasi Mitigasi Bencana

Untuk meraih simpatik sekaligus mengantongi raihan suara, pengacara Buni Yani ini terus bersilaturahmi dan konsolidasi ke akar rumput (masyarakat).

Tak hanya itu, dia pun memperlebar sayap-sayap pemenangan di sejumlah daerah.

Cecep berharap, Rumah Pemenangan ini menjadi awal perjuangan Timses dalam mengawal pemenangan di Kecamatan Kersamanah khususnya.

“ Saya harap, semua tim bekerja dan dapat menyatukan tekad untuk Kabupaten Garut dan Kabupaten/Kota Tasikmalaya ke depan,” ungkap Cecep saat di temui di Rumah Pemenangan Kecamatan Kersamanah, Minggu (9/9/2018).

Menurut dia, Rumah Pemenangan tersebut merupakan sentral dari seluruh pergerakan seluruh tim. Cecep pun mengajak warga lainnya untuk bergabung menghantarkan dirinya ke Gedung Senayan.

” Siapa saja boleh datang dan bergabung,” kata Cecep.

Peresmian Rumah Pemenangan Cecep Suhardiman di tandai dengan pemotongan kue HUT ke-17 PD dan foto bersama seluruh tim pemenangan.

(Andian/Bam’s)

Hanura Kota Tasikmalaya Perkuat Akar Rumput dengan Silaturahmi

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Jelang Pileg 2019 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Tasikmalaya terus melakukan konsolidasi dengan memperkuat tali silaturahmi ke masyarakat.

“Kami terus menghimbau supaya struktur, kader dan simpatisan Partai Hanura Kota Tasikmalaya untuk terus melakukan silaturahmi dengan masyarakat,” ungkap Ketua DPC Partai Hanura Kota Tasikmalaya, Welly Yanto seusai rapat internal di kediamannya, Jalan Tulip, Pondok Kharisma Residence, Minggu (9/9/2018).

Welly Yanto melanjutkan tidak hanya dengan silaturahmi, seluruh kader dan simpatisan Partai Hanura untuk selalu memberikan perhatian yang terbaik bagi masyarakat Kota Tasikmalaya dalam berbagai bidang.

“Kuncinya kan silaturahmi dengan itu kita bisa banyak saudara dan dipanjangkan umur juga rezeki bagi semuanya, dengan demikian seluruh kader bisa saling bahu membahu membangun masyarakat juga mencerdaskannya,” ucapnya.

Politik, kata Welly harus mencerdaskan bangsa dan dengan itu para politisi dari Hanura untuk selalu dekat dengan masyarakat.

“Jangan pernah menjauhi politik, karena dengan politik bisa merubah kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik, silaturahmi adalah kuncinya,” tegasnya.

(Nanang Yudi/DAR)

Igbonefo Pantau Kekuatan Arema

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi Arema FC pada pertandingan kandang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).

Menjelang pertandingan tersebut, pemain belakang Persib, Victor Igbonefo mengaku sudah memantau kekuatan tim berjuluk Singo Edan. Menurutnya, penampilan Arema mengalami perkembangan yang cukup bagus.

Walaupun pada awal putaran pertama, Singo Edan sempat terseok-seok, namun hadirnya pemain anyar dan pelatih baru membuat Arema mengalami perkembangan.

“Arema tim bagus tapi mungkin start mereka buruk, tapi bagi aku semua orang punya pandangan berbeda, saya suka nonton Arema, mereka tim bagus mereka tahu bagaimana cara main bola dengan benar,” kata Igbonefo.

Persib sendiri pada putaran pertama berhasil membawa pulang satu poin, setelah menahan imbang Arema FC dengan skor 2-2 di Stadion Kanjuruhan, Malang, April 2018.

(Arif/DAR)

Pemkab Ciamis Tak Pernah Bantu Pembangunan Gong Perdamaian

0

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Penggagas pembangunan gong perdamian Anton Charliyan kecewa dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Pasalnya  saat pertamakali didirikan, Pemkab Ciamis tidak pernah membantu pembangunan Gong Perdamaian yang berada di Situs Bojong Galuh Karangkamulyan.

“Banyak tantangan dari sana sini saat pertamakali ide pendirian gong perdamaian ini bahkan ada yang mengatakan bertentangan dengan Agama Islam ( Musrik ),” kata Anton disela-sela peringatan Gong perdamaian ke 9. Minggu (9/9/2019).

Anton menuturkan, pertamakali pihaknya berinisiatif untuk menempatkan Gong perdamaian di Situs Bojong Karangkamulyan tidak ada oranglain yang mendukungnya malahan Pemkab Ciamispun sama tidak merespon penempatan gong perdamaian di Situs Karangkamulyan tersebut.

Anton menceritakan , walaupun saat pertamakali pendirian gong perdamaian tersebut banyak tantangan namun pihaknya tidak surut untuk mendirikan bangunan untuk menempatkan gong perdamaian di Situs Bojong Karangkamulyan itu.

“Kebetulan saat itu saya dekat dengan pimpinan pondok pesantren Darusallam maka sayapun sowan ke beliau dan meminta tokoh-tokoh agama untuk bertemu agar bisa menjelaskan rencana itu,” ucapnya.

Anton melanjutkan, alasan gong perdamaian tersebut ditempatkan di Situs Bojong Karangkamulyan karena dahulu kala saat terjadinya peperangan dua kerajaan ditempat itulah dilaksanakan perdamaian tersebut.

“Dahulu untuk mendamaikan dua kerajaan yang berseteru ya disini tempatnya sehingga gaung perdamaian harus tetap digelorakan dari tempat ini pula,” pungkasnya.

(Husen Maharaja/DAR)

Febri Kembali Dipanggil Timnas, Agung Siap Jadi Pengganti

0
Pemain muda Persib Bandung, Febri Hariyadi. (foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung kemungikan tidak akan diperkuat oleh Febri Hariyadi pada pertandingan kandang Liga 1 2018 menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (13/9/2018).

Febri sendiri seusai tampil di Asian Games 2018, kembali mendapatkan panggilan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia yang akan melakoni pertandingan uji coba internasional menghadapi Mauritius, Selasa (11/9/2018).

Pelatih Persib, Mario Gomez sudah mengantisipasi jika Febri tidak bisa tampil dengan mempersiapkan pemain pengganti, salah satu yang disiapkan yakni Agung Mulyadi.

Sebagai pemain yang disiapkan, Agung mengaku siap menampilkan permainan terbaiknya. Apalagi mengisi posisi Febri bukan yang pertama baginya, setelah beberapa laga Gomez memberikan kesempatan bermain.

“Yang pasti lawannya Arema Agung selalu siap kalau coach kasih kepercayaan, yang pasti agung akan berikan yang terbaik,” tegas Agung.

(Arif/DAR)

Lawan Bogor FC, PSGC Kalah di Kandang Sendiri

0

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Sunggung sangat mengecewakan, penampilan tuan rumah PSGC Ciamis  tak seperti biasanya harus kalah di kandang saat melawan Bogor FC  dalam laga lanjutan Liga 3 Nasional di kandang Stadion Galuh Minggu (9/9/2018), PSGC harus mengakui keunggulan Bogor FC dengan skor 0-2. Kedua gol Bogor FC diciptakan oleh Muhamad Dwi Rafi Angga pada menit ke 40 dan menit 80.

Dengan hasil ini, peluang PSGC Ciamis untuk lolos ke babak 16 besar hampir punah. Pasalnya, PSGC Ciamis hanya mampu mengkoleksi 7 poin di grup 2. Puncak klasemen masih diduduki Bogor FC.

Jalannya pertandingan cukup panas, kedua kesebelasan memperagakan permainan menyerang. Di pertengahan babak pertama Bogor FC harus bermain dengan 10 pemain. Setelah salah seorang pemain diganjar kartu merah oleh wasit, lantaran melakukan pelanggaran.

Meski bermain dengan 10 pemain, Bogor FC justru makin lebih gencar menyerang tuan rumah. Hasilnya di menit 40, PSGC harus kebobolan melalui kaki Muhamad Dwi Rafi Angga. Kedudukan 0-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, pertandingan semakin memanas. PSGC Ciamis beberapa kali mendapat peluang namun belum berhasil membuahkan gol. Babak kedua ini sempat diwarnai keributan antar kedua kesebelasan. Namun berhasil diredam oleh wasit. Kerasnya pertandingan babak kedua, salah satu pemain Bogor FC mengalami cidera dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Malapetaka bagi tuan rumah terjari di menit 80, Muhamad Dengan Rafi Angga kembali menggandakan kedudukan menjadi 0-2. Sampai akhir pertandingan skor bertahan untuk keunggulan tim tamu Bogor FC.

Asisten Pelatih PSGC Ciamis Dicky Aditia ‘Jong’ menuturkan dengan hasil ini PSGC banyak kehilangan momentum. Dengan gol pertama membuat mental pemain PSGC Ciamis jatuh akhirnya terjadi gol kedua.

“Selamat untuk Bogor FC yang telah menjadi juara grup di grup 2 ini. kami mencoba merubah permainan tapi memang pertahanan lawan cukup solid,” jelasnya.

(Husen Maharaja/DAR)