spot_img
Senin 2 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7601

TB Hasanuddin: Peternak Harus Berdikari dengan Koperasi

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanuddin (Kang Hasan) siap membantu usaha peternak sapi yang ada di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) agar berkembang luas dan mampu memproduksi susu lebih besar.

Hasan menyebut bahwa peternak sapi berperan penting dalam memproduksi asupan makanan sehat bagi masyarakat.

Untuk pengembangan usahanya, diperlukan campur tangan pemerintah, salah satunya melalui koperasi.

“Kita harus perhatikan permodalan, dan kesejahteraan para peternak, seperti dengan koperasi,” kata Hasan saat berkunjung ke Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) di Lembang, KBB, Senin (12/2/2018).

Selain susu, kata hasan, aspek lainnya, seperti kotoran sapi pun bisa dimanfaatkan sebagai energi biogas.
Sehingga akan memberikan manfaat yang lebih banyak bagi para peternak.

“Apa yang bisa dibantu, saya akan bantu,” tegas dia.

Lebih lanjut Hasan ingin koperasi seperti ini terus dihidupkan tidak hanya untuk peternak sapi, tetapi petani dan buruh juga. Sehinga masyarakat yang ada di kalangan bawah mampu meningkatkan taraf perekonomiannya.

“Untuk mewujudkan hal itu, harus ada turun tangan pemerintah. Ini penting untuk mengangkat martabat rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua KPSBU Lembang Dedi Setiadi menyambut baik kebijakan Kang Hasan yang siap membantu mengembangkan koperasi di Jabar khususnya di KBB.

Menurut dia, kepedulian Hasan terhadap masyarakat bawah itu menandakan bahwa Hasan adalah sosok pemimpin yang dibutuhkan warga Jabar.

“Jabar butuh pemimpin yang tegas, cerdas dan peduli terhadap masyarakat bawah, seperti sosok Kang Hasan,” tegas Dedi.

(LIN)

BEI Buka Galeri Investasi di Pasar Cikurubuk

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka galeri investasi pertama di pasar, hari ini BEI membuka galeri di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Senin (12/2/2018).

Galeri investasi di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya ini terealisasi atas kerjasama antara PD Pasar Resik Kota Tasikmalaya, BEI, Reilance, dan Universitas Siliwangi.

Dirut PD Pasar Resik Kota Tasikmalaya Asep Safari mengapresiasi pendirian galeri investasi BEI di Pasar Cikurubuk.

Terlebih galeri itu yang pertama dibuka di pasar tradisional. Sebagai salah satu pasar terbesar di wilayah Jabar, Pasar Cikurubuk memiliki 2.772 kios, 230 ruko, dan 2.400 pedagang kaki lima.

“Diperkirakan perputaran uang di pasar ini antara Rp6 milyar sampai Rp10 milyar per hari. Dengan adanya galeri investasi BEI ini, kami berharap semua potensi yang ada di Pasar Cikurubuk bisa dimaksimalkan,” kata Asep saat peresmian Galeri Investasi BEI – Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya.

Dia pun berharap galeri BEI ini bisa dinikmati dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Sebab, investasi di pasar modal dinilai masyarakat umum lebih banyak dikuasai oleh orang-orang tertentu atau bahkan oleh orang asing.

“Semoga saja masyarakat bawah bisa turut serta memiliki saham atau nabung investasi pasar modal di perusahaan besar melalui galeri investasi ini. Termasuk menghindarkan masyarakat dari investasi-investasi bodong,” jelas dia.

Meski demikian, Asep mengaku masih peeku sosialisasi massif oleh BEI terkait investasi di pasar modal itu.

Sebab tidak semua pedagang di pasar ataupun masyarakat umum mengerti dan memahami tentang pasar modal.

“Pemikiran pedagang itu praktis‎. Nabung berapa, jual berapa, beli berapa dan keuntungan berapa. Dengan sosialisasi, saya yakin akan mudah mengajak pedagang berinvestasi di pasar modal,” kata dia.

(Ageng/LIN)

KPU Kota Bandung Imbau Paslon Segera Lengkapi Kekurangan

0
Pilwalkot Bandung (ilustrasi : LIN)
Pilwalkot Bandung (ilustrasi : LIN)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua KPU Kota Bandung mengimbau semua pasangan calon di Pilwalkot Bandung secepatnya memenuhi persyaratan yang masih kurang.

“Surat cuti atau pengunduran diri sebagai pejabat publik, PNS atau anggota legislatif harus segera dilengkapi,” kata Rifqi usai penetapan Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Senin (12/2/2018).

Untuk diketahui, KPU Kota Bandung hanya menetapkan tiga Paslon yang memenuhi syarat maju di Pilwalkot Bandung 2018. Mereka adalah, pasangan Nurul Qomaril Arifin-Choirul Yaqin Hidayat, Yossi Irianto-Aries Supriatna, dan pasangan Oded M Danial-Yana Mulyana.

Sepertihalnya Oded M Danial (Wawali Kota Bandung), Yossi Irianto (Sekda Kota Bandung) dan Aries sebagai anggota DPRD Kota Bandung, mereka harus sudah menyampaikan surat cuti atau pengunduran diri dari lembaga masing-masing sebelum tanggal 15 Februari 2018.

“Untuk Pak Yossi dan Pak Aries agar segera mengajukan surat pengunduran diri sebagai PNS dan anggota legislatif. Sesuai aturan KPU, surat itu harus diajukan selambatnya lima hari setelah penetapan. Maksimal harus diserahkan ke KPU 30 hari sebelum pemungutan suara, atau sekitar tanggal 26 Mei 2018,” kata Rifqi.

Calon akan didiskualifikasi dan tidak bisa mengikuti ‘pertarungan’ di Pilwalkota Bandung 2018 jika sampai batas waktu akhir belum menyerahkan kelengkapan itu.

Setelah penetapan pasangan, KPU akan mengundi nomor urut pasangan di GOR Pajajaran Kota Bandung pada Selasa (13/2/2018) besok. Usai pengundian nomor urut pasangan calon, akan dilanjutkan dengan kampanye damai dari ketiga pasangan calon di Monumen Perjuangan (Monju) Jabar, Kamis (15/2/2018).

(Ageng/LIN)

Lima Komisioner KPU Garut Diamankan dengan Barakuda

0
GARUT,FOKUSJabar.id :  Lima Komisioner KPU Kabupaten Garut diamankan menggunakan Barakuda milik Polda Jabar.

Hal itu terjadi setelah KPU menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut di Gedung Intan Balarea, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (12/2/2018).

Panatauan di lapangan, tidak ada satu paslon pun yang hadir dalam agenda penetapan calon itu.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan, pengamanan yang dilakukan terhadap para Komisioner KPU Garut sudah sesuai SOP.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Hal itu, kata dia, tidak ada hubungannya dengan pengamanan ketat pasca-penolakan salah satu pasangan calon bupati di Pilkada 2018.

“Kami menjalankan SOP, tidak ada kaitan dengan penolakan salah satu calon. Ada atau tidak ada penolakan terhadap Paslon, kami akan melakukan hal serupa  untuk mengamankan situasi,” kata dia.

(Andian/LIN)

Dua Pasangan Calon di Pilwalkot Cirebon Resmi Ditetapkan

0
Foto (Panji)

CIREBON,FOKUSJabar.co. id: Dua kandidat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon resmi ditetapkan sebagai calon di Pilwalkot Cirebon 2018.

Hal tersebut sesuai dengan hasil keputusan KPU Kota Cirebon dalam rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon pada Senin (12/2/2018).

Dalam penetapannya, kandidat Bamunas Setiawan Budiman- Effendi Edo berhadapan dengan pasangan Nasrudin Azis-Eti Herawaty. Pilkada Kota Cirebon akan berlangsung seru karena head to head.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“KPU menetapkan paslon memenuhi persyaratan dari bakal pasangan calon menjadi pasangan calon,” kata Ketua KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani saat membacakan surat keputusan.

Suasana sidang pleno terbuka berlangsung aman dan kondusif. Aparat kepolisian diturunkan untuk menjaga kondusifitas di area KPU Kota Cirebon.

Sementara para pasangan calon fokus mengikuti jalannya rapat pleno terbuka serta mengikuti arahan KPU menjelang kampanye.

(Panji/LIN)

Satu Kandidat Dikawal 10 Anggota Polisi

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kapolda Jabar Irjen Agung Budi berharap perhelatan Pikada di Jawa Barat berlangsung kondusif.

“Kita ingin Pilkada di Jabar menjadi contoh Pilkada aman bagi seluruh Indonesia,” kata Agung di sekretariat KPU Jabar, Jalan Garut No 11 Kota Bandung, Senin (12/2 /2018).

Pihaknya pun mengimbau agar semua kandidat yang akan ‘bertarung’ bisa mengikuti aturan yang sudah ditentukan.

Di sisi lain, Kapolda pun telah melantik 80 personel polisi yang siap melekat ke masing-masing kandidat di Pilgub Jabar 2018.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Mereka semua diberikan amanat agar tetap netral dan melekat di masing-masing kandidat yang sudah ditentukan.

“10 orang untuk masing-masing calon. Laporkan pada kami jika ada anggota yang tidak netral agar kita lidik dan diproses hukum,” tegas Agung.

(LIN)

Tak Penuhi Syarat, Paslon Ini Urung Maju di Pilwalkot Bandung

0
Ilustrasi (LIN)
Ilustrasi (LIN)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: KPU Kota Bandung hanya menetapkan tiga paslon dari partai maju di Pemilihan Wali Kota Bandung 2018. Satu pasangan dari independen, yakni pasangan Doni Mulyana-Yayat Rustandi dinyatakan tidak memenuhi syarat maju di Pilwalkot Bandung 2018.

Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Ali Mubarok mengatakan, pasangan Doni-Yayat ini tidak memenuhi syarat dukungan minimal 110.213 yang dibuktikan dengan e-KTP.

Dari total 116.970 dukungan yang diserahkan ke KPU, hanya 7.037 dukungan yang dinyatakan sah. Artinya, pasangan tersebut tidak memenuhi syarat dukungan minimal.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“Pasangan Doni-Yayat tidak lolos karena jumlah dukungan tidak sesuai ketentuan untuk bisa maju di Pilwalkot Bandung 2018,” kata Ketua Rifqi Ali Mubarok di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Senin (12/2/2018).

Adapun tiga pasangan calon yang akan bertarung di Pilwalkot Bandung 2018, yakni Nurul Qomaril Arifin-Choirul Yaqin Hidayat, Yossi Irianto-Aries Supriatna, dan pasangan Oded M Danial-Yana Mulyana.

(Ageng/LIN)