spot_imgspot_img
Kamis 2 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7600

Disela Kampanye Masih Banyak yang Minta Uang, Ini Respon Cagub Deddy Mizwar

0
(FOKUSJabar/Adie)
KARAWANG, FOKUSJabar.id : Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat, Deddy Mizwar angkat bicara soal adanya sikap nyeleneh masyarakat saat berkampanye dengan meminta uang.
Seperti diketahui, dalam kunjungan Deddy Mizwar ke pasar – pasar di Jawa Barat, masih terdapat kebiasaan masyarakat meminta uang saat diberikan stiker maupun pin.
Deddy menjelaskan, kampanye kali ini selain untuk menarik Simpati dukungan, juga memberikan edukasi kepada masyarakat soal larangan politik uang. “Kalau saya ngasih uang, saya ditangkap. Kalau ke saya jangan minta uang,” ujar Deddy di Karawang, Kamis (4/4/2018)
Menurutnya, berdialog soal keluhan saat ini lebih penting dibandingkan dengan budaya meminta uang kepada calon baik itu di Pilkada bupati Wali Kota maupun gubernur. Lanjut Deddy, bersilaturahim langsung dengan masyarakat dalam kampanye akan banyak memunculkan respon positif masyarakat.
“Silaturahim ke mana – mana, bertemu banyak orang. Didoakan orang, kita gak kenal tapi doa mereka tulus, gak mengharapkan apa – apa,” katanya.
(Adie/Bam’s)

Program UPI untuk Mencetak Mahasiswa Pebisnis

0
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Dr. Lili Adi Wibowo
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Lili Adi Wibowo mengatakan, UPI sedang membuat program pembentukan mahasiswa pebisnis.
“Sekarang sedang membuat program pencetakan mahasiswa pintar dikuliahan pintar juga berbisnis. Ketika mereka (calon mahasiswa) datang ke UPI, kita tanya motivasinya apa, siap tidak, kuliah dan bisnis,” kata Wibowo, sapaan akrab Lili Adi Wibowo kepada wartawan di UPI Bandung, Kamis (5/4/2018).
Dia mengatakan, jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) setiap program studi di UPI Bandung makasimal 154 SKS, minimal 144 SKS. Seorang mahasiswa, kata dia, akan mampu menyelesaikannya selama 3,5 tahun jika rutin mengikuti perkuliahan.
“Tapi jumlah SKS itu tidak mempengaruhi mahasiswa untuk menjadi pebisnis,” ujarnya.
Dia menegaskan, di UPI mahasiswa program studi pendidikan ataupun non pendidikan akan dikenalkan ke bisnis.
Pada semester 1, lanjutnya, mahasiswa akan diperkenalkan dengan bisnis. Lalu di semester 2, mahasiswa terjun langsung membuat satu usaha atau berbisnis.
“Maka program saya itu semester dua kita kuliah kontraknya itu bukan nyari direkrtur, tapi disni ada 16 pertemuan selama 6 bulan, di setiap pertemuan ditanya, bisnis kamu omzetnya sudah berapa. Sampai ada ujiannya ditanya sudah sebesar apa bisnisnya,” kata Wibowo.
Lebih jauh dia mengatakan, saat lulus mahasiswa UPI harus sudah punya bisnis dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,9.
“Mungkin bapak dan ibu tahu ada mahasiswa kita IPK besar dan bisnisnya jalan. Bagi mereka haram ketika masuk ke wilayah bisnis tapi kuliah gagal. Haram juga karena kuliah bisnisnya berhenti,” pungkasnya.
(Ibenk/Bam’s)

Jelang UNBK, Siswa SMA Informatika Ciamis Gelar Doa Bersama

0

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Jelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMA Informatika Ciamis gelar istigosah dan doa bersama sebagai bekal spiritual dalam menghadapi ujian yang akan dilaksanakan pekan depan.

Kepala SMA Informatika Ciamis, Asep Dhana mengatakan, sebelum melaksanakan doa bersama para siswa terlebih dahulu melaksanakan sholat Dhuha. Langkah ini dilaksanakan, agar siswa secara mental dan moral percaya diri melaksanakan UNBK. Sehingga, siswanya bisa lulus dengan nilai baik. Selain itu, sukses setelah lulus dari SMA.

” Alhamdulillah, acara tersebut berjalan khidmat, khusuk dan sangat menyentuh untuk membangkitkan motivasi dan meyakinkan siswa dalam menghadapi ujian,” ujarnya, Kamis (05/04/2018)

Asep menuturkan, setiap siswa memiliki potensi untuk mencapai nilai yang memuaskan dalam pelaksanaan UNBK.

Jumlah peserta didik yang akan melaksanakan UNBK berjumlah 153 siswa. Dari jurusan IPS berjumlah 75 siswa dan IPA berjumlah 78 siswa.

” Kami berharap, seluruh orangtua memberikan support kepada anak-anaknya dengan cara berdoa dan mengawasinya,”ungkap dia.

Tenaga pengajar PAI, Iwan sekaligus yang memimpin doa bersama mengingatkan, para siswa mesti meminta doa ketulusan dari orangtua. Karena dinilainya hal tersebut sangat penting.

” Kami sangat berharap besar pada peserta Didik agar bisa belajar dengan sungguh-sungguh. Tentunya kami disini ingin peserta Didik bisa lulus semua dan nantinya setelah keluarnya juga bisa menjadi sukses baik sukses dengan belajar kembali di perkuliahan dan sukses bagi yang akan memutuskan bekerja,” singkatnya.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Mendagri: Praja IPDN Harus Bangun Rasa Optimisme di Masyarakat

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Alumni dan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) harus mampu membangun rasa optimisme yang tinggi di masyarakat. Selain memberi kinerja yang optimal, mereka pun dituntut mampu memberi rasa tenang ke masyarakat di tengah maraknya isu-isu yang muncul saat ini.

Demikian diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo saat membuka temu akbar alumni IPDN d8 Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (5/4/2018).

“Bangun optimisme di masyarakat. Untuk maju, mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” kata Tjahjo.

Dia mengaku sedih dengan adanya tokoh yang mengungkapkan bahwa Indonesia akan bubar pada 2030. Padahal menurut dia, bangsa ini memiliii segudang potensi yang bisa menjadi kekuatan untuk membangun dan lebih baik.

“Jangan jadi pemimpin yang pesimis. Sedih saya.  Jangan bangun masyarakat kita pesimis,” jelas dia.

Pihaknya meminta para aparatur sipil negara (ASN) agar terus memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan negara.

Salah satunya dengan melawan pihak-pihak yang telah merendahkan harga diri bangsa dan negara.

“Mengkritik boleh, tapi yang menghina diri kita, harus kita lawan. Melawan yang menghina harga diri kita adalah menjaga kehormatan dan harga diri kita,” tegas dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, salah satu cara membangun rasa optimisme yang tinggi  dan melawan penghina di masyarakat adalah dengan menginformasikan berbagai kesuksesan pemerintah. Dia pun meminta alumni dan praja IPDN membuka fakta pembangunan secara objektif ke masyarakat.

Tjahjo mencontohkan, saat ini seluruh pulau di Tanah Air telah terhubung dengan terus dibangunnya bandara dan pelabuhan.

“Mulai Pulau Ronde Sabang sampai perbatasan Papua Barat dengan Republik Palau. Itu sudah bisa terhubungkan dengan baik melalui udara dan laut,” ungkap dia.

Tidak hanya itu, menurut dia, Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla pun telah menginstruksikan pembangunan infrastruktur di seluruh daerah perbatasan.

“Di 178 kecamatan di perbatasan (dengan negara lain) tadi Insya Alloh tahun ini ada Puskesmasnya. Sudah ada pasar tradisionalnya. Segera dibangun sekolah SD, SMP, SMA termasuk sarana prasarana lainnya,” kata dia.

Pemerintah pun sudah membangun 59 waduk besar dan 2.600 embung-embung untuk mempercepat pembangunan irigasi.  NTT yang asalnya tanpa air, sekarang ada lima waduk besar, puluhan embung-embung,” paparnya.

Tjahjo pun meminta abdi negara ini mengawal pembangunan di desa seiring terus disalurkannya dana ke akar rumput tersebut.

(LIN)

10 Ribu Pelaku Usaha Bakal Kumpul di Bandung

0
Dewa Eka Prayoga

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Founder event seminar Bandung Bersinergi Dewa Eka Prayoga mengungkapkan,  dipertengahan bulan April 2018 sekitar 10 ribu para pelaku bisnis bakal berkumpul di Bandung.  Rencananya,  even tersebut digelar selama tiga hari dengan berbagai tema.

“Acaranya tiga hari,  mulai tanggal 13, 14 dan 15 di Gedung Gymnasium kampus UPI Bandung. Yang udah menyatakan siap hadir sudah ada 7 ribuan, ” ungkap Dewa kepada wartawan di Bandung,  Kamis (5/4/2018).
Eka juga mengatakan,  even Bandung Bersinergi yang bakal digelar nanti merupakan jilid kedua dengan tema ‘enlarge your bussines’,. Setelah pada jilid pertama acara tersebut berjalan dengan sukses.
“Acara yang pertama sukses. Kita targetkan seribu peserta yang datang ada 1200 peserta. Dengan tujuh mentor yang sangat expert di bidangnya, ” katanya.
Eka pun menjelaskan,  di even seminar tersebut bakal di hadiri oleh 15 mentor dari berbagai daerah yang sudah teruji dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Salah satunya,  mantan artis penyanyi Terry Putri.
“Ini merupakan momentum berharga bagi para peminat bisnis. Baik yang baru,  sudah ataupun yang ingin mengembangkan bisnisnya. Dari 15 mentor yang akan hadir,  kesemuanya bisa menjadi mentor sesuai dengan apa yang diinginkan para peserta. Jadi sayang kalau gak dateng.  Ini semuanya gratis, ” pungkasnya.
(Budi/Bam’s)

Cagub Demokrat Sebut Kawasan Pasar Jadi Penentu Kemenangan Pilgub Jabar

0
Deddy Mizwar

KARAWANG, FOKUSJabar.id : Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat, Deddy Mizwar optimis intensitas kampanye ke pasar – pasar menjadi faktor utama memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Cagub Demokrat kini mengunjungi Pasar Baru Karawang. Deddy yang didampingi Giselawati Mizwar tim pemenangan partai koalisi, menyambangi kios – kios menyapa pedagang sekitar.

“Kita banyak silaturahim ke mana – mana, bertemu banyak orang, didoakan orang, kita gak kenal tapi doa mereka tulus gak ada mengharapkan apa – apa,” ujar Deddy, Kamis (5/4/2018).

Deddy menjelaskan, pasar menjadi faktor utama penentu kemenangan karena masyarakat dari berbagai kecamatan berkumpul. Bahkan, tak sedikit sharing aspirasi. Tidak hanya itu, lanjut Deddy, intensitas berkampanye hingga berdialog dengan masyarakat pasar, mempunyai dampak sosialisasi ‘mulut ke mulut’.

“Kalau di Pasar ini berapa kecamatan, kita harapkan punya dampak ke berbagai kecamatan. Karena pasar ini tempat berkumpul banyak orang, bahkan dari luar kecamatan sini,” katanya.

Lanjut Deddy, berkampanye ke pasar – pasar juga akan mengetahui betul permasalahan masyarakat menengah bawah, khususnya bidang ekonomi. “Kita harapkan informasi ini menyebar ke berbagai lapisan secara meluas. Juga ini pusat kegiatan ekonomi buat masyarakat menengah bawah yang semestinya menjadi perhatian,” katanya.

Deddy menambahkan, intensitas kampanye di Pasar lebih diutamakan bukan berarti mengesampingkan masyarakat di kawasan perbelanjaan lainnya. “Bukannya di Mall – mall, di mall juga penting sosialisasi tapi inilah tempat masyarakat berkumpul di berbagai kalangan,” katanya.

Untuk potensi kemenangan, Deddy menargetkan 70 persen suara di Kabupaten Karawang. “Karawang ini 70 persen, Insya Alloh 70 persen. Kita gak hitung itu, dari informasi yang tersebar kita harap demikian,” tambahnya.

(Adie/Bam’s)

281 Atlet Pelajar Disabilitas Berkompetisi di Ajang Peparpelkot Bandung VII/2018

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : National Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Kota Bandung menggelar ajang seleksi bagi atlet pelajar disabilitas untuk pembentukan tim inti pelajar NPCI Kota Bandung yang akan berlaga di ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpelda) tingkat Jabar pada bulan Juli 2018. Seleksi sendiri digelar selama dua hari, Kamis-Jumat (5-6/4/2018), dalam sebuah ajang Pekan Paralimpik Pelajar Kota (Peparpelkot) Bandung VII tahun 2018.
Ketua Pelaksana, Djumono menuturkan, ajang  Peparpelkot Bandung VII/2018 mempertandingkan sebanyak lima cabang olahraga seperti yang akan digelar di ajang Peparpelda Jabar tahun 2018. Kelima cabang olahraga tersebut yakni atletik, bulutangkis, tenis meja, catur dan renang.
“Untuk atlet pelajar yang mengikuti kegiatan Peparpelkot Bandung VII sendiri sebanyak 281 orang yang berasal dari SLB dan sekolah inklusi di Kota Bandung. Sedangkan untuk nomor yang dipertandingkan di lima cabang olahraga tersebut sebanyak 110 nomor pertandingan,” ujar Djumono saat ditemui usai upacara pembukaan Peparpelkot Bandung VII/2018 di Aula Wiyata Guna, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Kamis (5/4/2018).
Djumono menambahkan, dari sisi jumlah atlet pelajar disabilitas yang mengikuti kegiatan Peparpelkot Bandung VII tahun 2018 mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Pada gelaran yang sama tahun 2017, Peparpelkot Bandung hanya diikuti oleh sekitar 270 atlet.
“Penambahan ini sebagian besar dari kelompok autis yang baru tahun ini dilaksanakan seiring saran dari para guru SLB dan sekolah inklusi. Atlet dari kelompok autis ini sebagian besar akan bertanding di cabang olahraga atletik nomor lempar bola dan lari,” terangnya.
Sebagai ajang seleksi, lanjutnya, dari kegiatan Peparpelkot Bandung VII tahun 2018 ini akan dibentuk tim inti Kota Bandung untuk kegiatan Peparpelda Jabar tahun 2018. Dan untuk kegiatan Peparpelda Jabar 2018, NPCI Kota Bandung pun bertekad mempertahankan gelar juara umum yang diperoleh pada gelaran sebelumnya.
“Dari 281 atlet yang mengikuti Peparpelkot Bandung VII ini, kita akan ambil 25 atlet terbaik untuk memperkuat kontingen NPCI Kota Bandung di ajang Peparpelda Jabar pada bulan Juli 2018 mendatang. Dengan tagline Kota Bandung yakni Bandung Unggul Bandung Juara, kita bertekad mempertahankan gelar juara umum Peparpelda Jabar 2018,” tegasnya.
Sementara Ketua NPCI Kota Bandung, Adik Fahrozi menuturkan, ajang Peparpelkot Bandung sendiri merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar NPCI Kota Bandung. Bahkan hanya Kota Bandung yang melaksanakan kegiatan tahunan ini diantara kota dan kabupaten di Indonesia.
“Jadi selain menjadi ajang seleksi, Peparpelkot Bandung ini bertujuan untuk membina calon atlet disabilitas sekaligus mengangkat harkat martabat penyandang disabilitas yang nantinya diharapkan akan bermuara pada pencapaian prestasi di bidang olahraga. Kegiatan ini pun merupakan ajang pembibitan atlet disabilitas usia dini yang dipersiapkan sebagai atlet NPCI Kota Bandung untuk berlaga di ajang Peparda hingga tingkat internasional,” pungkas Adik.
(Ageng/Bam’s)