spot_img
Senin 2 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7597

Demiz: Nomor Berapa Saja Boleh, Asal Jangan 5

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tiba di lokasi pengundian nomor urut SOR Arcamanik, Jalan Arcamanik, Kota Bandung sekitar pukul 17.30 WIB, Calon Gubernur Jabar Deddy Mizwar tampak cerah dan berseri.

Deddy pun langsung menyapa sejumlah wartawan yang tengah menunggu di pelataran SOR.

“Assalamualaikum warohmatulloh,” begitu kalimat yang selalu dilontarkan Demiz dimanapun bertemu.

Kaitannya dengan nomor urut, Demiz tidak terlalu mempersoalkannya.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“Nomor berapapun bagi saya sama saja. Yang penting tidak nomor lima,” kata dia, Selasa (13/2/2018).

Adapun persiapan yang dilakukan, dia hanya akan Solat Maghrib terlebih dahulu, kemudian Solat Isya.

“Nomor berapapun kita berharap yang terbaik,” tutur dia.

Hal serupa dikatakan Dedi Mulyadi. Menurut dia, kemenangan nanti bukan ditentukan nomor yang didapat, tetapi apa yang bisa dilakikan untuk masyarakat.

“Tidak ada nomor hoki, karena saya bukan orang yang percaya pada angka hoki, hoki itu ketika orang memilih saya,” kata Dedi.

Untuk diketahui, Dedi Mulyadi datang ke lokasi pengundian nomor urut hanya dikawal anaknya.

(LIN)

Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

0
(humas jabar)

BANDUNG, FOKUSJabar.id – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu objek wisata populer Tebing Keraton yang terletak dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Aher pun memastikan, perubahan yang dilakukan oleh pengelola berdampak positif bagi kondisi iklim mikro sekitar tebing.

Aher menjelaskan, sejak tahun 2014 Tebing Karaton telah menjadi salah satu objek wisata yang paling diminati di wilayah Bandung Raya. “Wisatawan yang datang tidak hanya dari nusantara bahkan dari mancanegara. Jaraknya juga cukup dekat dari pusat Kota Bandung, kurang lebih 14 Km atau 7 Km dari pintu Pos 1 TAHURA Ir. H. Djuanda,” katanya melansir humas jabar, Selasa (13/2/2018).

Untuk memudahkan akses wisatawan, menurut Aher, Balai Pengelolaan Tahura Ir. H. Djuanda pernah melakukan penataan Tebing Karaton dengan membangun berbagai fasilitas termasuk pemasangan paving blok pada jalur tracking dan selasarnya pada 2014. Ternyata hal itu telah mengubah iklim mikro pada tebing yang terletak di ketinggian 1200 mdpl. Ini menyebabkan suhu di area tebing lebih meningkat dari sebelumnya.

Dampaknya, menjauhnya kabut dari sekitar selasar Tebing Karaton. Secara langsung maupun tidak langsung ternyata itu juga dapat mengganggu jalur migrasi Burung Raptor dunia. “Padahal salah satu daya tarik Tebing Karaton ini adalah wisata matahari terbit atau matahari tenggelam yang sangat indah dan menawan dengan diselimuti kabut yang tebal,” kata Aher.

“Selain itu, masalah kelembaban yang tinggi telah memberi pengaruh terhadap kondisi paving blok yang menjadi berlumut sehingga menjadi licin terutama jika musim penghujan tiba,” tambahnya.

Pada bulan Mei 2017, Gubernur Aher telah meresmikan Tebing Karaton ini sebagai tempat wisata sekaligus sebagai Pusat Pemantauan Migrasi Burung Raptor Dunia.

“Oleh karena itu, dalam upaya mengembalikan kondisi iklim mikro di sekitar Tebing Karaton dan meningkatkan fungsinya sebagai pusat pemantauan migrasi burung raptor dunia, perlu dilaksanakan penataan selasar Tebing Karaton dengan mengangkat paving yang telah terpasang dan kemudian menggantinya dengan material yang lebih ramah lingkungan serta dirancang sedemikian rupa sehingga secara umum tidak menempel langsung dengan tanah,” paparnya.

Proses penatan Selasar Tebing Karaton ini dilaksanakan pada 2017 dengan didanai oleh APBD Provinsi Jawa Barat. Penataan selanjutnya, menurut Aher, akan didorong melalui mekanisme pendanaan mitra CSR Tahun 2018 maupun melaui APBD Tahun 2019.

“Mohon dukungannya dari warga Jawa Barat. Mari jaga keindahan Tebing Keraton dan jalur migrasi Burung Raptor,” pungkasnya.

(Vetra)

Ini Nomor Urut Pasangan Calon di Pilwalkot Bandung 2018

0
. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Prosesi pengundian nomor urut pasangan calon yang akan bertarung di ajang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018 sudah dilakukan. Ketiga paslon yang akan bertarung di Pilwalkot Bandung 2018 telah memilih nomor masing-masing.

Prosesi pengundian nomor paslon sendiri dimulai dengan pemilihan balon yang didalamnya sudah terdapat nomor. Balon sendiri ditiup dan dipasang untuk kemudian ditusuk oleh masing-masing paslon.

Berdasarkan pengundian tersebut, paslon Nurul Arifin – Choirul Yaqin Hidayat (Ruli) mendapatkan nomor satu. Lalu pasangan Yossi Irianto – Aries Supriatna mendapatkan nomor dua. Dan pasangan Oded M Danial – Yana Mulyana mendapatkan nomor urut tiga.

Baca juga : Sebelum Pengundian Nomor, Tiga Paslon Pilwalkot Bandung Diajak Bermain TTS

Usai penetapan nomor urut tersebut, ketiga pasangan pun melakukan foto selfi dan berfoto bersama-sama sesuai ‎nomor urut. Setelah itu, dilakukan penandatanganan berita acara rapat pleno Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung.

(Ageng/Vetra)

Politisi NasDem : Pasangan HY Nomor Urut 1 Adalah Awal yang Baik

0
Politisi NasDem : Pasangan HY Dapat Nomor Urut 1 Adalah Awal yang Baik. (FOKUSJabar/Ibenk)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ciamis menetapkan pasangan Calon Bupati Ciamis DR. H. Herdiat – Yana D. Putra (HY) mendapat nomor urut 1. Mereka diusung oleh Partai NasDem, Gerindra, Demokrat, PBB, PAN, dan PKS.

Rapat Pleno penetapan nomor urut pasangan Calon Bupati Ciamis sendiri digelar di Islamic Center Jalan Iwa Kusumasumantri, Selasa (13/2/2018).

Menurut Politisi NasDem Inna Novita, nomor urut 1 merupakan tanda HY mempunyai awal yang baik dalam memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Juni 2018 mendatang.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“Alhamdulillah HY dapat nomor urut 1, semoga ini menjadi awal yang baik,” kata Wakil Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Ciamis Inna Novita kepada FOKUSJabar.id usai mendampingi HY ke Islamic Center, Selasa (13/2/2018).

Baca juga : Iing – Oih Mendapat Nomor Urut 2, PDIP : Sudah Jadi Keinginan

Sementara rivalnya yang juga pasangan petahana, H. Iing Syam Arifien – H. Oih Burhanudin mendapat nomor urut 2. Pasangan H. Iing-H. Oih diusung oleh lima partai yakni PDI P, PPP, Golkar, PKB, dan Hanura. Serta satu partai pendukung yaitu PSI.

Inna menegaskan, meski lawan dari HY adalah petahana, tetapi pihaknya siap untuk memenangkan HY. Dia pun yakin HY dapat memikat masyarakat Ciamis.

“Saya yakin dan (setelah HY mendapat nomor urut 1) semakin semangat memenangkan HY. HY pasti menang,” pungkasnya.

(Ibenk/Vetra)

Sebelum Pengundian Nomor, Tiga Paslon Pilwalkot Bandung Diajak Bermain TTS

0
Mencontoh Kuis TTS di WIB, ‎Pengundian Nomor Paslon Pilwalkot Bandung Hampir Ricuh. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : ‎Sebelum dimulainya pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) Pilwalkot Bandung 2018, ketiga paslon diajak bermain kuis Teka Teki Silang (TTS). Kuis yang dipandu oleh MC Edi Brokoli dan ‎Nadila sendiri meniru kuis TTS di acara WIB (Waktu Indonesia Bercanda) yang ditayangkan salah satu televisi swasta.

‎Pasangan calon pertama yang mendapat kesempatan menjawab pertanyaan yakni pasangan calon Nurul Arifin-Choirul Yaqin Hidayat (Ruli) yang diusung koalisi partai Golkar, Demokrat, PKB, PAN dan Perindo. Pasangan Nurul-Ruli ini pun berhasil menjawab dengan tepat pertanyaan dari Edi Brokoli.

Giliran kedua yakni pasangan Yossi-Aries yang diusung koalisi partai PDIP, Nasdem, Hanura dan PPP. Mendapatkan pertanyaan bonus yang berhadiah langsung uang tunai Rp1 juta‎, pasangan Yossi-Aries gagal menjawab pertanyaan dengan tepat.

Hal ini sedikit memicu protes dari para pendukung Yossi-Aries karena menilai antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung. Bahkan salah satu pendukung paslon Yossi-Aries sempat naik panggung memprotes kepada MC Edi Brokoli. Namun setelah mendapat penjelasan pun, akhirnya semua paslon dan pendukung pun mengerti dengan aturan permainan TTS yang digelar.

Dan giliran ketiga yakni paslon Oded-Yana yang diusung koalisi PKS dan Gerindra. Pasangan Oded-Yana pun gagal menjawab pertanyaan dengan tepat dan diakhiri dengan tawa serta keceriaan dari keduanya.

Usai permainan TTS, dilakukan juga pengundian doorprize bagi semua ‎pendukung dan tamu undangan yang hadir. Doorprize yang dibagikan diantaranya handphone, televisi LED dan doorprize lain yang diundi darinomor urut undangan. Hingga saat ini, proses acara pokok pengundian nomor urut bagi setiap paslon yang akan bertarung ‎di Pilwalkot Bandung 2018 belum dilaksanakan.

(Ageng/Vetra)

Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Paslon Pilwalkot Bandung 2018 Dimulai

0
Rapat Pleno Pengundian Nmor Urut Paslon Pilwalkot Bandung 2018 Dimulai‎. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengapresiasi gelaran rapat pleno Simaung Show dalam rangka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung yang digelar KPU Kota Bandung di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (13/2/2018). Kegiatan sendiri dimulai tepat sekitar pukul 14.10 WIB dan dipandu Edi Brokoli dan Nadila.

Ketua Divisi Data Program dan Perencanaan KPU Provinsi Jawa Barat Aang Ferdinand menuturkan, tahapan Pilwalkot Bandung 2018 menjadi yang paling lancar dari pelaksanaan pemilihan kepala daerah sarentak di wilayah Jabar. Mekanisme pilkada serentak saat ini merupakan yang paling murah dan beradab ditengah biaya demokrasi langsung yang cukup mahal.

‎”Saya apresiasi KPU Kota Bandung yang mampu menyulap gedung ini menjadi sangat bagus. Kami menitip kepada KPU Kota Bandung beserta masing-masing pasangan calon dan para pendukungnya untuk menjadikan proses pilkada serentak ini sebagai sarana edukasi demokrasi dan wisata politik.‎ Jangan menakutkan bagi masyarakat, mencekam bagi pemilih dan cakaricakaran diantara calon dan pendukung,” ujar Aang saat memberikan sambutan di rapat pleno Simaung Show dalam rangka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung yang digelar KPU Kota Bandung di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (13/2/2018).

Aang menambahkan, gelaran pilkada langsung pun harus jadi ajang kompetisi yang berkualitas. Setiap pasangan calon pun harus bisa mengikuti setiap tahapan pada pilkada serentak 2018.

“Terutama untuk urusan dana kampanye, ini penting harus dicatat dan dilaporkan karena bisa saja dicoret dari pencalonan kalau tidak dilakukan. Termasuk aturan kampanye di media penyiaran, ini semua harus ditempuh. Semua paslon ini harus sampai 27 juni jangan ada proses yang menghambat,” tegasnya.

Proses pengambilan nomor undian sendiri‎ dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan kepada setiap pasangan calon dan diskor dengan dipandu MC. Urutan pertanyaan pun berdasarkan jadwal pendaftaran yang dilakukan pasangan calon dimulai dari pasangan Nurul Arifin-Choirul Yaqin Hidayat, lalu Yossi Irianto-Aries Supriatna, dan Oded M Danial-Yana Mulyana.

(Ageng/Vetra)

Iing – Oih Mendapat Nomor Urut 2, PDIP : Sudah Jadi Keinginan

0
Iing-Oih Mendapat Nomor Urut Nomor 2, PDIP : Sudah Jadi Keinginan. (FOKUSJabar/Ibenk)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Ciamis telah menetapkan nomor urut dari dua pasangan Calon Bupati Ciamis. Rapat Pleno penetapan nomor urut digelar di Islamic Center Jalan Iwa Kusumasumantri, Selasa (13/2/2018).

Nomor urut 1 diperole oleh Pasangan Calon Bupati Ciamis, DR. H. Herdiat – Yana D. Putra dengan diusung oleh Partai Demokrat, Gerindra, NasDem, PKS, PAN, dan PBB.

Sementara nomor urut 2 diperoleh H. Iing Syam Arifien – H. Oih Burhanudin yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hanura, Golkar, PPP, dan PKB.

Politisi PDI P, Yogi Permadi, mensyukuri pasangan Calon Bupati Ciamis yang diusungnya mendapat nomor urut 2. Itu adalah nomor yang diharapkannya.

“Dari awal nomor 2 merupakan keinginan dari kami,” kata Yogi kepada FOKUSJabar.id melalui pesan singkat, Selasa (13/2/2017).

Menurut anggota DPRD Kabupaten Ciamis itu, nomor urut 2 mempunyai arti bahwa pasangan Incumbent H. Iing-H. Oih akan melanjutkan kepemimpinannya selama dua periode, 2019-2024.

“Nomor 2 bagi kami berarti menuju dua periode,” ucapnya.

Hal yang sama diungkapkan K.H. Arief Ismail Choas, Ketua Tim Sukses Pasangan H. Iing-H. Oih. Dia bersyukur pasangan calonnya mendapat nomor urut 2.

“Lanjutkan dua periode,” singkatnya.

(Ibenk/Vetra)