spot_img
Selasa 3 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7596

Nurul Arifin Nomor Tak Nyangka Bisa Dapat Nomor Satu

0
. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Tahapan penentuan nomor urut pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Bandung sudah dilakukan pada rapat pleno‎ di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (13/2/2018). Ini ungkapan setiap calon wali kota terkait nomor urut yang diperolehnya.

Calon Wali Kota Bandung, Nurul Arifin mengaku tidak pernah terpikir mendapat nomor satu dan sangat surprise bisa mendapatkan nomor 1 bersama pasangannya Choirul Yaqin Hidayah (Ruli). ‎Dirinya mengaku, bersama pasangannya yang akrab disapa Ruli, sudah mencari filosofi dari nomor satu, dua, dan tiga.

“‎Nomor satu ini mencirikan progresif, fokus, komitmen dan integritas yang ‎berarti kita harus fokus, bertanggung jawab dan bekerja keras untuk menjadikan selalu yang utama dan nomor satu. Jadi sesuai lah dengan kita berdua,” ujar Nurul yang diusung koalisi partai Golkar, Demokrat, PKB, PAN dan Perindo.

‎Sementara paslon yang mendapat nomor urut dua yakni pasangan Yossi Irianto dan Aries Supriatna yang diusung koalisi partai PDIP, Nasdem, Hanura dan PPP. Bagi Yossi, semua nomor pada dasarnya baik. Baik nomor satu, dua, tiga, atau nomor berapapun.

“Jadi bagi saya nomor manapun baik, termasuk nomor 2. ‎Ini kan hanya menjadi sebuah pilihan,‎ toh pada akhirnya segala sesuatunya sudah ada yang mengatur oleh Yang Diatas‎,” terang Yossi.

‎Sedangkan pasangan Oded M Danial dan Yana Mulyana yang diusung koalisi partai PKS dan Gerindra bersyukur mendapatkan nomor 3 pada Pilwalkot Bandung 2018. Oded pun berharap nomor 3 ini bisa mengantarkannya sebagai Wali Kota Bandung 2018-2023.

“Alhamdulilah pasangan Oya, Oded-Yana, dapat nomor tiga. Saya berharap, nomor tiga inilah yang mengantarkan saya dan Pak Yana sebagai wali kota dan wakil wali kota Bandung lima tahun kedepan,” tegas Mang Oded.

(ageng)

Ini Nomor Urut Kandidat Pilgub Jabar 2018

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menyebut bahwa masyarakat Jabar, pimpinan Parpol, tokoh masyarakat hingga kandidat di Jabar sangat sadar pentingnya demokrasi.

Pihaknya berharap semua bisa berjalan dengan baik. Dan pesta demokrasi yang kondusif ini bisa ditularkan ke seluruh Indonesia.

Untuk diketahui, pengundian nomor urut dilakukan dengan cara memukul kendi. Setiap pasangan diberi kesempatan memilih dan memukul kendi berisi nomor urut itu.

BACA JUGA:

Nuansa Timur Tengah, Warnai Acara Halal Bihalal Keluarga Besar IDI Kota Tasikmalaya

Pasangan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mendapat nomor urut 1, kemudian pasangan TB Hasanuddin- Anton Charliyan (Hasanah) nomor urut 2, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) nomor urut 3, dan pasangan Deddy Mizwad-Dedi Mulyadi (2 DM) nomor urut 4.

Dengan demikian, setiap pasangan calon resmi memiliki nomor urut yang akan digunakan hingga pencoblosan pada 27 Juni 2018.

(LIN)

Pengundian Nomor Paslon Pilwalkot Bandung Meriah

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Rapat pleno Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2018-2023 dikemas semenarik mungkin untuk menjadikan proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018 berjalan baik. Sesuai harapan KPU, Pilkada Serentak 2018 diharapkan bisa menjadi sarana edukasi dan wisata politik bagi masyarakat.

“‎Karena itu rapat pleno pengundian nomor urut kita kemas semenarik mungkin‎ dengan spiritnya bagaimana setiap pasangan calon dan pendukungnya bisa ikuti proses dengan gembira dan saling berinteraksi. Sehingga tahapan kampanye ‎pun dimulai dengan penuh kegembiraan,” ujar Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Ali Mubaroq‎‎ usai Rapat pleno Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2018-2023 di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (13/2/2018).

‎Dengan kemasan yang semenarik mungkin, lanjut Rifqi, pihaknya berharap setiap paslon tidak tegang dan stress. Selain itu, diharapkan membuat gelaran Pilwalkt Bandung 2018 bisa menghibur, menggembirakan sekaligus mengedukasi masyarakat.

“Jadi harapan proses pilkada menjadi sarana menghibur serta wisata politik sesuai harapan KPU pun bisa tercapai. Dan spirit itu tidak han‎ya dimiliki paslon tapi juga para pendukungnya serta masyarakat,” tegasnya.

Selain acara kuis TTS bagi setiap paslon, kegiatan rapat pleno pun dimeriahkan oleh penampilan band asal Bandung, PHB. Selain itu, diberikan juga hadiah doorprize bagi para pendukung paslon serta hadiah bagi kostum terbaik bagi setiap pendukung paslon.

(ageng)

Deklarasi Kampanye Damai Pilwakkot Bandung Digelar Kamis Pebruari 2018

0
. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Setelah mendapatkan nomor urut, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018 akan menggelar kampanye damai Kamis (15/2/2018).  Berbarengan dengan itu setiap paslon incumbent, aparatur sipil negara (ASN) dan anggota legislatif harus duah melepas statusnya tersebut.

Tahapan kampanye sendiri akan dimulai dengan Deklarasi Kampanye Damai di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera)‎ Jabar pada Kamis (15/2/2018). Deklarasi Kampanye Damai sendiri akan diikuti semua paslon dan dilanjutkan dengan konvoi kendaraan keliling Kota Bandung.

“Saat konvoi itu, ‎semua paslon dan calon pendukungnya dipersilakan menyebar alat kampanye. Selain itu, diselingi juga dengan ajakan-ajakan ‎untuk menciptakan kampanye berjalan dengan baik dan damai,” ujar Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Ali Mubaroq saat ditemui di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (13/2/2018).

Mulai terhitung ‎Senin (12/2/2018) kemarin, paslon yang diusung PDIP, Nasdem, Hanura dan PPP yakni Yossi Irianto-Aries Supriatna harus sudah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan sebelumnya. Seperti diketahui, Yossi merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung dan Aries menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bandung.

“Sementara untuk Oded M Danial, dia harus sudah mengajukan cuti sebagai Wakil Wali Kota Bandung tertanggal 14 Februari. Mereka semua harus sudah melepas semua fasilitas milik negara mulai dari rumah dinas, kendaraan dinas hingga sekretaris pribadi. Yang ada saat ini hanya pengawal pribadi yang sudah ditunjuk Polrestabes Bandung,” terangnya.

‎Untuk alat peraga kampanye, lanjut Rifqi, harus mencantumkan nama sesuai dengan yang tercantum di KTP. Hal ini termasuk juga dengan surat suara yang nanti akan dicetak.

“Jadi semua alat peraga sesuai dengan nomr urut dan nama di KTP. Tidak bisa nama panggilan atau yang lain,” tegasnya.

(ageng/DAR)

Pakai Baju Khas Sunda, Hasanah Tebar Senyuman

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Cagub-Cawagub Jabar dari PDI TB Hasanuddin (Hasan) -Anton Charliyan (Hasanah) tiba di lokasi pengundian nomor urut SOR Arcamanik sekitar pukul 18.30 WIB.

Keduanya tampak kompak mengenakan pakaian khas tradisional Sunda hitam dipadu renda warna emas.

Hasan mengaku tidak mempersiapkan semuanya, hanya saja, kata dia, pakaian itu yang ada dan bagus.

“Yang ada pakaian itu, ya sudah kita pakai, apalagi bagus,” kata Hasan di SOR Arcamanik, Selasa (13/2/2018).

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Kaitannya dengan nomor urut, keduanya mengatakan bahwa tidak ada nomor khusus.

“Nomor berapa pun sama saja, yang penting tidak nomor lima. Kalau persiapannya nyetrika baju doang,” kata Hasan.

(LIN)

Heboh! Ada Tuyul Berkeliaran, Warga Rancah Resah

0
Warga Rancah Resah Diduga Ada Tuyul Berkeliaran. FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah warga Dusun Tarikolot Desa Situ Mandala Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis sudah beberapa pekan diresahkan dengan hilangnya uang milik warga secara misterius.

“Warga disini sudah cukup resah dengan hilangnya uang milik sejumlah warga yang hilannya itu aneh, tidak masuk di akal,” kata Dahyo Kadus Tarikolot, Selasa (13/2/2018).

Dahyo mengatakan, hilangnya uang milik warga disinyalir dicuri oleh mahluk gaib berwujud Tuyul. Hal itu berdasarkan dugaan atas laporan warga yang kerap kehilangan beberapa lembar uang dengan kondisi tempat laci penyimpanan yang masih terkunci.

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

“Emang aneh, uang yang hilang itu hanya beberapa lembar saja dan laci penyimpanan uang masih utuh terkunci,” ucapnya.

Atas keanehan tersebut, warga pun menduga bahwa itu ulah tuyul suruhan. Warga bahkan memasang spanduk untuk mengingatkan kepada pemilik tuyul untuk bertobat.

“Warga saat ini sudah sangat kesal sehingga kalau saja pemilik Tuyul itu diketahui entah apa yang akan terjadi akibat kekesalan warga,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/Vetra)

Pilwalkot Bandung, Satu Kandidat 4 Pengawal

0
Setiap Calon di Pilwalkot Bandung 2018 Dijaga Empat Pengawal Pribadi dari Polestabes Bandung. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Polrestabes Bandung telah menyiapkan sebanyak 24 pengawal pribadi bagi para calon yang akan bertarung di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2016. Penyerahan pengawal pribadi sendiri dilakukan pada saat rapat pleno Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (13/2/2018).

Penyerahan sendiri dilakukan secara langsung oleh Kapolres Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo kepada Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Ali Mubaroq yang kemudian diserahkan kembali ke masing-masing calon. Setiap calon mendapatkan empat orang pengawal yang akan menjaga keselamatan dan keamanan setiap calon selama pelaksanaan tahapan Pilwalkot Bandung 2018.

“Polrestabes Bandung sudah menyiapkan sebanyak 24 pengawal pribadi bagi setiap calon. Masing-masing calon mendapatkan pengawalan melekat dari empat petugas ditambah pengawalan kendaraan bermotor,” ujar ‎Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo‎, Selasa (13/2/2018).

BACA JUGA:

Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia

‎Hendro menambahkan, para petugas yang menjadi pengawal pribadi setiap calon merupakan anggota kepolisian terpilih. Mereka telah menjalani seleksi ketat mulai dari kesehatan, fisik, psiklogi hingga beladiri.

“Para anggota ini bertugas menjaga keselamatan dan keamanan para calon. Kita beri ke KPU Kota Bandung dan selanjutnya diserahkan kepada setiap paslon,” tegasnya.

(Ageng/Vetra)