spot_imgspot_img
Rabu 25 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 68

Coklat Kita Silatusantren Ramaikan Ramadan di Pesantren Darussalam Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Pengisi acara, pimpinan Pesantren Darussalam, serta perwakilan Coklat Kita berfoto usai acara Silatusantren - Nikmatnya Ramadan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi Coklat Kita untuk kembali menjalin kedekatan dengan dunia pesantren. Melalui program lanjutan Coklat Kita Silatusantren, perusahaan ini mengawali rangkaian kegiatan bertema “Nikmatnya Ramadan” di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Sabtu (28/2/2026).

Silatusantren 2026 tidak berhenti di Ciamis. Setelah agenda pembuka, kegiatan berlanjut ke Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyah Cipulus pada 5 Maret 2026 dan ditutup di Pondok Pesantren Al Ittihad Cianjur pada 7 Maret 2026.

Baca Juga: Kanopi Rumah di Karangpaninggal Ciamis Ambruk

Dakwah, Seni, dan Kebersamaan dalam Satu Panggung

Di lokasi perdana, Coklat Kita menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan kepedulian sosial, edukasi, dan hiburan. Panitia membagikan takjil serta hidangan berbuka puasa, lalu menggelar talkshow inspiratif bersama Zastrouw Al Ngatawi, Budi Setiawan atau Budi Dalton, serta ulama setempat Fadlil Yani Ainusyamsi.

Acara yang dipandu Prima Ramadhan dan Bhatara Sena Sunandar ini ditutup dengan lantunan salawat bersama Ai Khodijah and Friend, menciptakan suasana religius sekaligus hangat.

Pesantren sebagai Pusat Ketahanan Budaya

Budi Dalton menilai Silatusantren tidak sekadar menjadi ajang temu, tetapi juga ruang belajar sosial bagi santri. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri sebagai fondasi pembentukan karakter, selaras dengan nilai pesantren yang mengajarkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

Sementara itu, Zastrouw Al Ngatawi melihat pesantren sebagai sumber utama “vaksin kultural” di tengah derasnya arus budaya global. Menurutnya, Silatusantren berhasil menghidupkan kembali nilai, tradisi, dan sistem sosial pesantren. Tujuannya agar dapat diwariskan kepada generasi muda secara relevan dan kontekstual.

Seni Budaya sebagai Perekat Umat

Pimpinan Pesantren Darussalam Ciamis, KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran strategis dalam dakwah, terutama bagi generasi muda. Ia menyebut kolaborasi dengan Coklat Kita sebagai bukti keterbukaan pesantren terhadap pendekatan kreatif tanpa meninggalkan nilai keislaman.

Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi ruang belajar kitab klasik, tetapi juga wadah pengembangan seni budaya Islam. Dukungan Coklat Kita membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sehingga kegiatan semacam Silatusantren dapat terus berlanjut.

Alasan Ciamis Jadi Titik Awal

Perwakilan Coklat Kita, Yudi Wate Angin, menjelaskan pemilihan Pesantren Darussalam sebagai lokasi pembuka karena pengaruh dan jejaring luas pesantren tersebut di Jawa Barat. Ia juga mengapresiasi para tokoh dan alumni Darussalam yang aktif menjalin kolaborasi lintas pesantren dan perguruan tinggi.

Silatusantren 2026 terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan Ramadan. Selain memperkuat kebersamaan santri, kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian sosial melalui aksi berbagi dan buka puasa bersama.

Antusiasme Santri

Dari kalangan santri, Doni Rizwanto mengaku antusias mengikuti Silatusantren. Ia menilai kegiatan seni budaya sejalan dengan tradisi pesantren yang telah lama mengajarkan marawis, puisi, dan musikalitas.

Hal serupa diungkapkan santriwati Kayla Azka Nadhifah. Ia menilai Silatusantren selalu menghadirkan konsep acara yang segar dan relevan. Terutama karena pendekatan dakwah melalui musik religi telah menjadi ciri khas Pesantren Darussalam.

(Ageng)

Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Kevin Pasha Siap Kerja Keras

0
Kevin Pasha fokusjabar.id
Kevin Pasha (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain muda Persib Bandung, Kevin Pasha bersyukur mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) bersama Timnas Indonesia U-20.

PSSI memanggil tiga pemain muda Persib Bandung untuk bergabung dalam pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia U-20.

BACA JUGA:

Umuh Muchtar Puas Persib Menang Telak 5-0 atas Madura United

Selain Kevin Pasha, dua pemain Persib lainnya yang dipanggil Timnas Indonesia U-20 yakni Fasya Nur Syarif dan Nazriel Alvaro.

Pemanggilan tersebut berdasarkan surat bernomor 750/AGB/144/II-2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, SE.

Mereka yang dipanggil akan melakukan pemusatan latihan di Surabaya, terhitung mulai 2 hingga 15 Maret 2026.

Timnas Indonesia akan mengikuti ASEAN U19 Boys Championship pada bulan Juni 2026 dan AFC U20 Asian Cup 2027 Qualifiers pada bulan September 2026.

Kevin mengatakan, siap untuk menampilkan permainan terbaiknya dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

BACA JUGA:

Strategi Igor Tolic Berbuah Manis

“Buat pemanggilan Timnas U-20 bakal dimulai TC hari Senin tanggal 2,” kata Kevin Pasha.

“Ya semoga Kevin (Islami Pasha), Nazriel (Alfaro), sama ada satu lagi Fasya (Nur Syarif) goalkeeper. Semoga bisa berikan yang terbaik buat Timnas Indonesia dan juga ngejaga nama baik Persib,” ucapnya.

Kevin menilai persaingan untuk menembus skuad utama Garuda tidak akan mudah, lantaran seluruh pemain sudah mempersiapkan diri.

Selain itu, semua akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya agar bisa berkontribusi bagi Timnas Indonesia U-20.

“Persaingan pasti, pasti samalah. Orang-orang lain yang di luar dari luar Persib juga mempersiapkan diri sebaik mungkin ya. Ya semoga Kevin sama Nazriel bisa berikan yang terbaik saja,” tegasnya.

(Arif)

Kanopi Rumah di Karangpaninggal Ciamis Ambruk

0
Kanopi Rumah fokusjabar.id
Kanopi rumah ambruk (foto: Ist)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Atap kanopi rumah milik Kartimi di Dusun Pohat Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) ambruk, Minggu (1/3/2026) dini hari.

Demikian di sampaikan Camat Tambaksari, Osep Hernandi. Dia menduga kondisi struktur bangunannya sudah lapuk. Sehingga tak kuat menahan guyuran hujan.

BACA JUGA:

Jalan Desa Kawasen Dibersihkan Damkar WMK Banjarsari Ciamis

Menurut Camat, bagian tembok  dinding rumah juga mengalami retak sehingga cukup membahayakan pemilik rumah.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka saat kanopi tersebut ambruk. Pemilik rumah hanya mengalami kerugian materi saja,” ungkap Camat.

“Kejadianya saat hujan deras. Kanopi rumah ambruk sekitar pukul 02.00 WIB,” Osep menambahkan.

Dia mengaku langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan bantuan kepada pemilik rumah.

“Kami sudah berkordinasi dengan pimpinan melalui laporan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis,” jelasnya.

BACA JUGA:

Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani telah menerjunkan petugas ke lokasi kejadian.

“Personel BPBD  sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan asesmen,” singkatnya.

(Husen Maharaja)

Jalan Desa Kawasen Dibersihkan Damkar WMK Banjarsari Ciamis

0
Damkar WMK Banjarsari fokusjabar.id
Personel Damkar pos wmk Banjarsari saat membersihkan badan jalan (foto: Ist)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Petugas Damkar WMK Banjarsari membersihkan material tanah yang menutupi badan jalan di Dusun Sumanding Desa Kawasen Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Material tanah bekas galian proyek pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kawasen cukup membahayakan pengguna jalan.

BACA JUGA:

Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga

Karenanya, Pemdes Kawasen mengajukan bantuan penanganan kepada Dankar WMK Banjarsari. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak di harapkan.

“Petugas Damkar WMK Banjarsari telah selesai membersihkan tumpukan tanah dari badan jalan di wilayah Desa Kawasen,” kata Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto, Minggu (1/3/2026).

Menurut Trisyanto, tumpukan tanah yang menutupi badan jalan  cukup luas dan banyak.

“Setelah berpacu dengan waktu, tumpukan tanah itu berhasil di bersihkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Tarawih Keliling di Rancah, Bupati Ciamis Ajak Warga Jaga Lingkungan

Kini, arus lalu lintas kembali lancar dan para pengendara tidak merasa khawatir melintas.

“Kondisinya sudah aman dilalui para pengendara,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya Imbau SPPG Lengkapi Perizinan

0
Satgas MBG Tasikmalaya@fokusjabar.id
Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Ruby Azhara S.STP (Dokumen)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya, Ruby Azhara mengimbau seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melengkapi segala bentuk perizinan.

“Apabila ada (SPPG-red) yang memang belum lengkap perizinan kami imbau untuk segera di lengkapi. Dengan menghubungi Dinas terkait antara lain DPTMSP, Dinas Kesehatan dan, DPUPRLH,” ungkap Ruby Azhara, Minggu (1/3/2026).

Terkait ratusan SPPG di Kabupaten Tasikmalaya yang belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), kata Ruby, dia belum memiliki informasi yang akurat.

Baca Juga: Ratusan SPPG Belum Kantongi Izin PBG Disorot DPRD Kabupaten Tasikmalaya

“Saya kan baru beberapa hari bertugas (Asda 1-red) menggantian yang purna tugas. Jadi belum memiliki informasi yang akurat,” jelasnya.

Namun secara umum, izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) ini sesuai ketentuan yaitu di kenakan retribusi daerah.

Dan terkait pengawasan pengelola, Ruby menyampaikan bahwa hal tersebut di lakukan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan sistemnya. Juga mengenai keberadaan Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya dalam hal ini rentang kendalinya begitu luas.

“Karena kendalinya begitu luas. Maka telah di bentuk koordinator pengawas wilayah antara lain Camat, Puskesmas, satuan Pendidikan UPTD BPP juga unsur Muspika,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Ruby menegaskan, bahwa peran serta masyarakat khususnya penerima manfaat dalam pengawasan program MBG tentu sangat di perlukan.

Baca Juga: Evaluasi MBG Kewenangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya Komisi Berapa?

“Jadi kami himbau kepada seluruh penerima manfaat MBG, untuk tidak segan menyampaikan kepada SPPG terkait. Apabila ada hal yang di kira perlu di evaluasi,” ujarnya.

Kenapa masyarakat penerima manfaat harus juga mengawasi keberlangsungan SPPG. Ruby menjelaskan, yaitu supaya lebih efektif maka di perlukan kolaborasi yang akuntabel dari semua pihak.

“Kami dari Satgas MBG terus menghimbau baik komunikasi lisan maupun tertulis juga berkoordinasi dengan Korwil SPPG terkait permasalahan perizinan,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

Berbagi Kasih di Bulan Suci, HANIFAN Tasikmalaya Gelar Santunan Yatim

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ket foto : Para pengurus HANIFAN Kota Tasikmalaya berfoto bersama dengan anak-anak Yatim, dalam kegiatan Kajian dan Santunan Anak Yatim di Mayasari Plaza (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Organisasi syiar keagamaan, pendidikan, dan sosial HANIFAN Tasikmalaya mengisi Ramadan 1447 Hijriah dengan aksi kepedulian sosial melalui santunan ratusan anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam memaknai keberkahan bulan suci.

HANIFAN menggelar santunan di Auditorium Mall Mayasari Plaza, Jalan Pasar Wetan, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Sabtu (28/2/2026). Ratusan anak yatim dari berbagai pondok pesantren se-Kota Tasikmalaya hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Melalui kegiatan ini, HANIFAN Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus berbagi dan membantu sesama, khususnya anak-anak yatim, sebagai bagian dari pengamalan nilai kepedulian dan kemuliaan Ramadan 1447 Hijriah.

Pimpinan HANIFAN Kota Tasikmalaya, Nety Natia Helvy, menyampaikan rasa syukur karena organisasinya kembali dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan yang penuh rahmat.

“Alhamdulillah, Ramadan tahun ini kami kembali diberi kesempatan untuk berbagi. Aksi ini menjadi wujud kepedulian bersama kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Nety.

Ia menegaskan, santunan ini tidak semata-mata berupa bantuan materi seperti paket sembako atau uang, melainkan bentuk kasih sayang dan perhatian agar anak-anak yatim tetap tumbuh dengan semangat, keceriaan, dan optimisme.

“Anak-anak yatim bukan hanya perlu bantuan materi, tetapi juga perhatian. Terlebih cinta dari kita semua agar mereka dapat menjalani kehidupan dengan penuh harapan,” tuturnya.

Kajian Special Ramadan

Selain santunan, panitia juga mengisi kegiatan dengan kajian spesial Ramadan yang menghadirkan Atep Firmansyah. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pesan-pesan spiritual untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mengajak jamaah memperbanyak amal ibadah di bulan suci.

Nety menambahkan, bantuan dan perhatian yang terus mengalir akan menumbuhkan semangat anak-anak yatim dalam menghadapi kehidupan. Ia berharap santunan ini dapat meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat di bulan Ramadan.

“Ramadan harus kita isi dengan ibadah dan perbuatan baik. Semoga santunan ini membawa manfaat dan membuat anak-anak yatim terus bersemangat,” harapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan aksi santunan kedua yang digelar HANIFAN selama Ramadan. Respons positif dan antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak yatim, menjadi motivasi untuk terus melanjutkan kegiatan serupa.

“Santunan ini tidak hanya kami lakukan saat Ramadan. Di luar Ramadan pun kami rutin menggelar aksi sosial sebagai komitmen HANIFAN dalam menjalankan tagline Syiar, Education, Social,” jelasnya.

Menurut Nety, aksi sosial berkelanjutan menjadi kunci dalam menumbuhkan empati. Kemudian juga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, tidak terbatas oleh momentum Ramadan semata.


(Seda)

Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga (Istimewa)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Agenda Tarawih Keliling di Kecamatan Cisaga, Jumat (27/2/2026), menjadi ruang kebersamaan bagi Herdiat Sunarya dan masyarakat. Ia hadir langsung di tengah warga Desa Danasari, berbuka puasa bersama, sekaligus menyerahkan bantuan rumah tidak layak huni kepada keluarga yang membutuhkan.

Menjelang waktu magrib, Herdiat menyambangi satu per satu rumah calon penerima bantuan. Ia mengecek kondisi bangunan secara detail, mulai dari atap, dinding, hingga lantai yang mengalami kerusakan. Kunjungan tersebut menyasar rumah Ajum di Dusun Tamiang Kuning, Dewi Ratnasari di Dusun Sukaharja, serta Suniati di Dusun Sukamanah.

Baca Juga: Tarawih Keliling di Rancah, Bupati Ciamis Ajak Warga Jaga Lingkungan

Herdiat menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran. Ia ingin warga menerima manfaat nyata dan menggunakan bantuan sesuai kebutuhan perbaikan rumah.

“Rumah yang layak memberi rasa aman bagi keluarga. Saya berharap bantuan ini membantu warga memperbaiki tempat tinggal agar mereka menjalani kehidupan dengan lebih tenang,” ujarnya.

Setiap keluarga menerima bantuan senilai Rp20 juta yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB. Dana tersebut difokuskan untuk memperbaiki bagian rumah yang paling mendesak agar hunian kembali nyaman.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat azan magrib berkumandang. Herdiat duduk bersila di ruang tamu sederhana salah satu penerima bantuan, menikmati hidangan berbuka puasa bersama keluarga tuan rumah. Momen itu memperlihatkan kedekatan pemimpin daerah dengan warganya di bulan Ramadan.

Ia juga menyampaikan komitmen untuk melanjutkan program rutilahu secara bertahap melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pihak swasta, sehingga semakin banyak warga kurang mampu merasakan manfaatnya.

Dewi Ratnasari menyambut bantuan tersebut dengan penuh haru. Ia mengaku tidak menyangka rumahnya mendapat kunjungan langsung dari bupati.

“Saya sangat bersyukur. Bantuan ini memberi harapan baru bagi keluarga kami,” ucapnya.

Melalui bantuan tersebut, warga Desa Danasari kini memiliki peluang lebih besar untuk memperbaiki rumah dan menjalani Ramadan dengan rasa aman serta kenyamanan yang lebih baik.