spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 68

Diduga Terlibat Pencurian Kelapa dan Mesin Pompa Air, Dua Pemuda Kembar Ditahan Polisi

0
PANGANDARAN, FOKUSJabar.id
Poto: Salah satu pemuda kembar di tahan di Polres Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Polisi menahan dua pemuda kembar berinisial AA dan AH setelah warga mengamankan keduanya saat diduga mencuri mesin pompa air di Dusun Nagrak, Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.

Aksi tersebut terjadi pada Selasa malam (15/9/2026) sekitar pukul 22.43 WIB. Warga yang curiga melihat gerak-gerik kedua pemuda saat membawa mesin pompa air langsung mengamankan mereka dan menghubungi pihak berwajib.

Baca Juga: Pangandaran Dapat 240 Becak Listrik, Transportasi Wisata Naik Kelas

Personel Polsek Cigugur segera mendatangi lokasi untuk membawa kedua terduga pelaku ke kantor polisi. Petugas kemudian menyerahkan mereka ke Polres Pangandaran guna menjalani pemeriksaan intensif.

Penyidik Dalami Dugaan Keterlibatan Kasus Lain

Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana mewakili Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari membenarkan penangkapan kedua pemuda tersebut.

“Benar, ada kejadian tersebut. Kedua orang yang diamankan warga kemudian diserahkan kepada personel kepolisian dan saat ini prosesnya masih ditangani oleh penyidik Polres Pangandaran,” ujar Aiptu Yusdiana, Kamis (17/9/2026).

Penyidik resmi menahan kedua terduga pelaku untuk memperlancar proses hukum. Petugas juga mendalami potensi keterkaitan mereka dengan serangkaian kasus kehilangan yang meresahkan warga Dusun Nagrak.

Laporan masyarakat mencatat kerugian akibat kehilangan mesin pompa air senilai Rp500 ribu dan pencurian sekitar 400 buah kelapa dengan nilai kerugian mencapai Rp880 ribu. Penyidik mengenakan sangkaan pasal pencurian dengan pemberatan sesuai Pasal 477 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Untuk dugaan keterkaitan dengan kejadian lainnya, masih dilakukan pendalaman. Penyidik akan mencocokkan keterangan para saksi, barang bukti dan hasil pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut,” tambah Aiptu Yusdiana.

Pemeriksaan Motif dan Imbauan Laporan Masyarakat

Pemeriksaan awal menunjukkan indikasi bahwa pelaku nekat mencuri demi membeli obat-obatan ilegal. Meski demikian, penyidik masih menguji kebenaran keterangan motif tersebut.

Polres Pangandaran mengimbau warga kawasan Cimindi yang merasa kehilangan barang agar segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu proses penyidikan.

(Sajidin)

Lapas Banjar Perketat Zero Halinar, 3 HP dan Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

0
BANJAR, FOKUSjabar.id
Caption: Petugas sedang memeriksa didalam kamar blok Lapas Banjar. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan yang bersih dari Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Zero Halinar). Petugas menggelar razia dan penggeledahan gabungan bersama jajaran TNI, Polri, BNNK Ciamis, serta Brimob Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat, Kamis (17/9/2026).

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung sejak pukul 12.30 WIB hingga 15.00 WIB tersebut. Danramil Langensari turut hadir mewakili unsur TNI untuk menyokong penuh kelancaran razia.

Baca Juga: Pasca Kebakaran Kantor Wali Kota Banjar, Tak Dipasang Police Line

Pemeriksaan Kamar Hunian dan Penemuan Barang Terlarang

Seluruh petugas mengawali kegiatan dengan apel persiapan guna memahami teknis penggeledahan. Petugas mendatangi serta memeriksa seluruh kamar hunian warga binaan sebagai bentuk deteksi dini gangguan keamanan dan pencegahan peredaran gelap narkotika.

Tim gabungan menemukan sejumlah barang terlarang dari hasil penggeledahan kamar warga binaan:

  • 3 unit telepon genggam (handphone)
  • 1 unit modem internet
  • 2 unit rokok elektrik
  • Korek gas, cutter, paku, kabel, terminal listrik, serta pemanas air

Petugas langsung mencatat, mengamankan, dan memproses seluruh barang temuan tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku. Selain penggeledahan fisik, tim medis memeriksa sampel urine milik 15 petugas dan 15 warga binaan dengan hasil keseluruhan negatif narkoba.

Kalapas Tegaskan Komitmen Pengawasan Konsisten

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menjelaskan bahwa keberhasilan program Zero Halinar membutuhkan pengawasan intensif serta konsistensi penuh dari seluruh pihak.

“Zero Halinar merupakan komitmen bersama yang harus terus dijaga. Penggeledahan dan tes urine ini menjadi langkah konkret untuk memastikan Lapas Banjar terbebas dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Kami juga terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, BNN, dan Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Tutut.

Melalui langkah ini, Lapas Banjar terus memantapkan sistem pengamanan internal guna menciptakan suasana pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian razia gabungan berjalan lancar tanpa hambatan.

(Agus Purwadi)

Kereta Lokal Tasikmalaya-Bandung Makin Dekat? Wawalkot Diky Candra Ungkap Komunikasi dengan PT KAI

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Chandra siap mengawal usulan adanya kereta api lokal Tasikmlaya -Bandung.

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Impian masyarakat Priangan Timur untuk menikmati moda transportasi massal yang efisien kembali menemui titik terang. Pemerintah Kota Tasikmalaya merespons positif usulan strategis pembukaan jalur kereta lokal relasi Tasikmalaya-Bandung yang dicetuskan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Tasikmalaya.

Wakil Walikota Tasikmalaya, Dicky Candra, menyatakan dukungannya secara terbuka terhadap gagasan tersebut, Kamis (17/9/2026). Ia mengaku telah menjalin komunikasi awal bersama jajaran PT KAI untuk membahas potensi pengembangan armada rel ini.

Baca Juga: Tiga Pesan Pangdam III/Siliwangi untuk Prajurit: Dekat dengan Rakyat hingga Bijak di Media Sosial

Apresiasi Usulan Mahasiswa dan Kesiapan Kawal Program

Ia menilai gagasan dari kalangan mahasiswa ini memerlukan tindak lanjut yang serius. Warga Tasikmalaya membutuhkan mobilitas yang cepat, aman, dan terjangkau untuk bepergian menuju Bandung maupun kawasan sekitarnya.

“Saya setuju dengan usulan itu dan sebelumnya juga sudah bicara dengan Pak Handi dari jajaran PT KAI. Kebetulan, beliau itu adalah alumni SMAN 2 Tasikmalaya,” ujarnya, Kamis (17/9/2026).

Dukungan kuat dari elemen mahasiswa memberi dorongan nyata agar wacana ini terus berjalan hingga tahap operasi. Diky menegaskan kesiapannya mengawal proses pengajuan jika menerima instruksi langsung dari Walikota.

“Saya yakin, Pak Walikota akan merespon usulan kebutuhan transportasi bagi masyarakat itu. Bahkan, dari DPRD Kota Tasikmalaya akan membuatkan rekomendasinya ke Pak Wali,” tambahnya.

Dorong Ekonomi Daerah dan Integrasi Antar-Wilayah

Kehadiran kereta lokal Tasikmalaya-Bandung dapat memberi efek domino (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi regional di Kota Tasikmalaya. Jalur rel ini mempermudah pergerakan barang dan penumpang antar-wilayah.

Sebagai langkah jangka panjang, Ia merencanakan penyediaan fasilitas pendukung yang terintegrasi, seperti shelter atau terminal penghubung. Integrasi ini memudahkan masyarakat dari Tasikmalaya melanjutkan perjalanan wisata maupun bisnis ke daerah tetangga seperti Ciamis, Pangandaran, Garut, hingga Banjar dengan tarif hemat.

Persiapan Kajian Teknis Bersama Daop 2 Bandung

Realisasi jalur baru ini tetap membutuhkan proses perencanaan yang matang. Diky menekankan bahwa Pemkot Tasikmalaya harus membahas aspek teknis secara mendalam bersama PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.

“Kalau terkait teknis kereta lokal itu, harus juga bicara dengan Daop 2 Bandung. Pasalnya, harus ada kajian, survei, dan lainnya. Saya sangat setuju sekali, usulan kereta lokal Tasikmalaya-Bandung itu,” pungkasnya.

(Abdul Latif)

Tiga Pesan Pangdam III/Siliwangi untuk Prajurit: Dekat dengan Rakyat hingga Bijak di Media Sosial

0
TASIKMALYA, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Momen upaca 17 September dimanfaatkan Kodim 0612/Tasikmalaya untuk memperkuat jiwa perjuangan anggota TNI

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pengabdian seorang prajurit sejati melampaui garis depan medan tugas. Wujud nyata cinta tanah air kini merambah ruang-ruang siber hingga keselamatan berkendara di jalan raya sehari-hari.

Pesan mendalam tersebut bergema dalam Upacara 17 September 2026 di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya, Kamis (17/9/2026). Kasdim 0612/Tasikmalaya, Mayor Caj Dadan Kusnadi, memimpin jalannya upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam III/Siliwangi di hadapan seluruh personel TNI dan PNS.

Baca Juga: “Ada Keluarga yang Menunggu di Rumah”, Pesan Dansubdenpom Tasikmalaya Saat Periksa Kendaraan Prajurit

Tiga Poin Utama Amanat Pangdam III/Siliwangi

Amanat tersebut menyoroti tiga poin penting sebagai arahan pengabdian prajurit modern:

  • Menjaga Kedekatan dengan Rakyat: Prajurit wajib mengingat jati diri TNI yang lahir dan berjuang bersama rakyat, sehingga kehadiran personel harus menghadirkan solusi serta kehangatan di tengah masyarakat.
  • Menerapkan Etika Digital di Media Sosial: Seluruh prajurit harus menyaring informasi sebelum membagikannya di dunia maya demi menjaga integritas pribadi, keluarga, satuan, dan nama baik institusi TNI AD.
  • Utamakan Keselamatan Berkendara: Personel harus memegang prinsip “Utamakan keselamatan, bukan kecepatan” saat berkendara untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Menjaga Kepercayaan Publik Lewat Keteladanan

Tuntutan profesionalisme di era modern memerlukan adaptasi cepat tanpa mengikis nilai-nilai dasar prajurit. Kodim 0612/Tasikmalaya menunjukkan bahwa kedisiplinan tidak terbatas pada baris-berbaris atau kesiapan tempur semata. Namun juga mencakup kecerdasan mengoperasikan media sosial serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Peringatan 17 September ini menjadi momentum bagi seluruh prajurit untuk merawat kehormatan institusi militer. Melalui aksi nyata sehari-hari, mulai dari sikap bijak menggunakan gawai, kepatuhan berlalu lintas, hingga kesiapan membantu masyarakat.

(Abdul Latif)

Tertimpa Musibah hingga Gerobak Rusak Ditabrak Mobil, Pedagang Cilok Ciamis Dapat Hadiah dari Kapolda Jabar

0

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Senyum Yoyo kembali mengembang saat menerima bantuan gerobak cilok baru dari Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto. Bantuan tersebut memberi harapan baru bagi pedagang asal Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, untuk kembali mengais rezeki setelah sarana berdagangnya hancur akibat musibah kecelakaan.

Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Kijang Super menabrak gerobak dagangan Yoyo ketika ia sedang mangkal di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sindangrasa, Ciamis, Sabtu (12/9/2026). Musibah tersebut merusak tempat usahanya sekaligus melukai fisik Yoyo hingga membutuhkan perawatan medis di RSUD Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Wadah Perangkat Desa, Garda PSGC Ciamis Resmi Dibentuk

Dukungan Jajaran Kepolisian untuk Pemulihan Ekonomi Korban

Jajaran kepolisian bergerak memberikan perhatian mendalam kepada Yoyo beberapa hari usai insiden tersebut. Kapolda Jabar bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Nila Pipit Rismanto, dengan pendampingan Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar menyerahkan langsung gerobak pengganti di halaman Aula GOR Tathya Dharaka Polres Ciamis, Kamis (17/9/2026).

Bantuan ini menjadi sarana utama yang memungkinkan Yoyo menjalankan profesinya kembali sebagai pedagang cilok. Yoyo menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pihak kepolisian dan seluruh pihak yang mengulurkan bantuan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres beserta ibu, beserta staf dan anggota Polres Ciamis, semuanya yang ada di Polres Ciamis,” ujar Yoyo.

Ia juga menyelipkan doa bagi jajaran kepolisian agar selalu memperoleh kelancaran saat bertugas.

“Semoga Bapak, Ibu, semuanya bisa menjalankan karier dengan lancar dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” katanya.

Kondisi Kesehatan Berangsur Membaik

Yoyo menceritakan kondisi fisiknya yang kini berangsur pulih meskipun masih merasakan sisa cedera di paha.

“Sekarang, alhamdulillah, kondisi saya sudah membaik. Masih ada sedikit yang sakit di paha,” ujarnya.

Kehadiran gerobak baru ini mengembalikan sarana usaha Yoyo untuk melanjutkan aktivitas berdagang cilok di wilayah Ciamis.

(Mia)

“Ada Keluarga yang Menunggu di Rumah”, Pesan Dansubdenpom Tasikmalaya Saat Periksa Kendaraan Prajurit

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Kodim 0612/Tasikmalaya gelar sosialisasi dan operasi penegakan ketertiban polisi militer.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Subdenpom III/2-2 Tasikmalaya menggelar Sosialisasi dan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) Polisi Militer “Waspada Wira Kujang” TA 2026 di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan ini menguji kelaikan kendaraan dinas sekaligus mengingatkan seluruh prajurit mengenai pentingnya keselamatan jiwa saat beroperasi di jalan raya.

Baca Juga: 827 Warga Kota Tasikmalaya Dapat Bantuan Bedah Rumah, Jumlah Terbanyak Tahun Ini

Dansubdenpom III/2-2 Tasikmalaya, Kapten Cpm Budy Hadyanto, memimpin langsung jalannya pemeriksaan bersama 10 personel Polisi Militer serta pendampingan dari Pasintel Kodim 0612/Tasikmalaya, Kapten Inf Herlan.

Pemeriksaan Ketat Fisik Kendaraan dan Kelengkapan Administrasi

Petugas memeriksa secara menyeluruh seluruh kendaraan dinas milik anggota militer dan PNS di lingkungan Kodim 0612/Tasikmalaya. Tim pemeriksa menguji kelaikan teknis unit roda dua maupun roda empat guna memastikan kesiapan operasional sarana dinas.

Selain kondisi fisik kendaraan, petugas mengutus kelengkapan surat-surat resmi pengendara. Langkah pencegahan ini bertujuan menegakkan aturan hukum serta menjaga fungsi sarana transportasi penunjang tugas negara agar selalu siap pakai.

Pesan Moral Dansubdenpom: Utamakan Keselamatan Demi Keluarga

Di tengah pemeriksaan kendaraan dan dokumen resmi, Dansubdenpom menyampaikan imbauan moral kepada para personel.

“Hati-hati dalam berkendara, jaga faktor keselamatan, karena ada keluarga kita yang menunggu di rumah.” kata Dansubdenpom III/2-2 Tasikmalaya, Kapten Cpm Budy Hadyanto.

Imbauan tersebut menekankan bahwa kedisiplinan lalu lintas melampaui urusan administrasi semata. Sikap tertib di jalan raya mencerminkan rasa tanggung jawab serta wujud kasih sayang prajurit kepada keluarga yang menanti di rumah. Kesadaran dan kehati-hatian pengemudi menjadi faktor utama yang membawa setiap prajurit pulang dengan selamat selepas menjalankan tugas negara.

(Abdul Latif)

Pangandaran Dapat 240 Becak Listrik, Transportasi Wisata Naik Kelas

0
PANGANDARAN, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana ‎penyaluran becak listrik di Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah pusat menyerahkan 240 unit becak listrik kepada para pengayuh becak di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program ini bertujuan mendorong transformasi transportasi kawasan wisata sekaligus meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para pengemudi.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basyah, menyambut positif langkah pemerintah pusat tersebut.

Baca Juga: Bikin Haru! Kisah Mansur Penyintas Tumor Ganas di Pangandaran

“Atas nama Dinas Perhubungan, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat melalui program bantuan ini,” kata Ghaniyy.

Solusi Transportasi Wisata Ramah Lingkungan

Ghaniyy menilai kehadiran armada baru ini membawa dampak besar bagi ekosistem transportasi lokal. Penggunaan teknologi listrik secara langsung memangkas emisi karbon di kawasan wisata Pangandaran.

“Kehadiran becak listrik tidak hanya memiliki arti sebagai bantuan sarana transportasi, tetapi juga membawa semangat perubahan menuju pelayanan transportasi yang lebih ramah lingkungan, aman, nyaman, tertib, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Motor listrik pada armada tersebut mempermudah pengemudi saat membawa penumpang. Pengemudi tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga ekstra selama beroperasi di jalan raya.

“Becak listrik dapat membantu mengurangi beban tenaga dalam mengoperasikan kendaraan, meningkatkan kenyamanan pelayanan kepada penumpang, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan para pengemudi,” katanya.

Ia menegaskan keberadaan armada listrik sangat cocok dengan kebutuhan Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan yang padat aktivitas.

“Dari perspektif perhubungan, keberadaan becak listrik juga menjadi bagian dari transformasi transportasi di Kabupaten Pangandaran dan kawasan wisata menuju penggunaan kendaraan yang lebih rendah emisi,” ucap Ghaniyy.

Dinas Perhubungan Imbau Keselamatan dan Perawatan Rutin

Meski menawarkan kemudahan, Ghaniyy mengimbau seluruh penerima bantuan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama.

“Namun demikian, kami perlu mengingatkan bahwa pemanfaatan becak listrik harus tetap memperhatikan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” katanya.

Pengemudi wajib merawat komponen penting kendaraan seperti baterai, sistem pengereman, kelistrikan, hingga lampu keselamatan secara berkala.

“Kendaraan harus digunakan sesuai dengan fungsi dan ketentuan yang berlaku, tidak mengganggu pengguna jalan lainnya, serta dirawat secara rutin agar kondisi teknis, sistem pengereman, kelistrikan, baterai, lampu, dan perlengkapan keselamatan tetap dalam kondisi baik,” ujarnya.

Melalui bantuan ini, Dinas Perhubungan berharap Pangandaran memiliki sistem transportasi publik yang lebih ramah lingkungan dan inklusif.

“Kami berharap program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun sistem transportasi daerah yang semakin manusiawi, inklusif, ramah lingkungan, dan berpihak kepada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

(Sajidin)