spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 67

Dishub Bekasi Siapkan Koridor 2 Trans Wibawamukti, Hubungkan Stasiun Cikarang ke Pemda

0
BEKASI, FOKUSjabar.id
Sumber Gambar: Pemkab Bekasi Trans Wibawamukti.

BEKASI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong pengembangan transportasi umum guna memperkuat mobilitas masyarakat. Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi saat ini tengah menyiapkan Koridor 2 Bus Trans Wibawamukti yang melayani perjalanan dari Stasiun Cikarang menuju Kompleks Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat.

Pemerintah menargetkan rute baru ini beroperasi efektif pada 2027 untuk menjawab kebutuhan akses transportasi warga menuju pusat pemerintahan.

Baca Juga: 118 Gempa Terjadi di Kabupaten Bandung, BMKG Ungkap Kaitannya dengan Sesar Aktif

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Andi Suhadhi, menyampaikan rencana tersebut dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55. Ia menegaskan komitmen Pemkab Bekasi dalam memperluas jangkauan transportasi massal.

“Koridor 2 nanti dari stasiun Cikarang ke area Pemda Kabupaten Bekasi. Banyak masyarakat yang membutuhkan transportasi ke pusat pemerintahan,” ujar Andi, Kamis (17/9/2026).

Sebelumnya, Dishub Kabupaten Bekasi telah mengoperasikan Koridor 1 Trans Wibawamukti yang melayani rute Stasiun Cikarang menuju Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan.

Dukungan Pemkab Bekasi terhadap Inovasi Transportasi Modern

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menilai ketersediaan transportasi publik memegang peranan vital dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin Upacara Harhubnas ke-55 di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (17/9/2026).

“Transportasi bukan hanya tentang memindahkan orang dan barang, tetapi juga tentang menghubungkan masyarakat, menggerakkan perekonomian, serta membuka akses menuju masa depan yang lebih maju,” kata Asep.

Asep mengapresiasi berbagai terobosan Dishub Kabupaten Bekasi, mulai dari pengoperasian Area Traffic Control System (ATCS) yang terhubung dengan Command Center, pengembangan sistem Buy The Service (BTS) Trans Wibawamukti, peningkatan kualitas angkutan umum, hingga wacana becak listrik. Ia berharap seluruh inovasi transportasi ini terus berkembang agar menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi warga.

(Jingga Sonjaya)

118 Gempa Terjadi di Kabupaten Bandung, BMKG Ungkap Kaitannya dengan Sesar Aktif

0
NASIONAL, FOKUSjabar.id
Ilustrasi gempa bumi.

NASIONAL,FOKUSJabar.id: Rangkaian aktivitas gempa bumi masih terus mengguncang wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 118 aktivitas gempa bumi sejak Senin (11/8/2026) hingga Kamis (17/9/2026) pukul 08.00 WIB.

Kekuatan gempa yang terekam berada pada kisaran magnitudo 1,0 hingga 3,4. Masyarakat di kawasan Pangalengan, Talegong, Cisewu, dan sekitarnya merasakan langsung 13 kejadian gempa di antaranya.

Baca Juga: Waduh! 25 Merek Beras Fortifikasi di Kota Bandung Bermasalah

Getaran yang dirasakan masyarakat memiliki intensitas II-III MMI. Skala ini menandakan getaran terasa nyata di dalam rumah seakan-akan terdapat truk berat yang sedang melintas.

Pola Kelurusan Gempa Bersumber dari Sesar Aktif Belum Terpetakan

Hasil analisis lokasi menunjukkan bahwa rangkaian gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal. Titik-titik pusat gempa membentuk pola kelurusan yang mengarah dari barat daya menuju timur laut.

Pola ini berada sekitar 5–8 kilometer di sebelah barat Sesar Garsela Segmen Kendang serta di sebelah utara Sesar Garsela Segmen Kencana. Secara tektonik, pergerakan sesar aktif memicu kemunculan rangkaian gempa ini.

Meski demikian, BMKG belum dapat mengaitkan posisi gempa secara langsung dengan zona sesar yang sudah terdefinisi. Berdasarkan buku Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia terbitan Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGen) tahun 2024, persebaran titik gempa ini berada di luar zona Sesar Garsela Segmen Kendang, Sesar Garsela Segmen Kencana, maupun Sesar Cicalengka.

Fenomena ini menandakan bahwa titik-titik gempa muncul di area yang belum terpetakan sebagai zona sesar resmi, sehingga BMKG memerlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi karakteristik sumber gempa tersebut.

Dukungan 35 Sensor Seismik dan Imbauan Ketenangan bagi Warga

BMKG mengandalkan jaringan 35 sensor seismik yang tersebar di Jawa Barat untuk merekam pergerakan tanah secara presisi. Kehadiran alat ini membantu petugas mendeteksi gempa mikro berukuran kecil yang berkaitan dengan patahan aktif di daratan Jawa Barat.

BMKG terus memantau perkembangan kegempaan secara berkelanjutan guna menyampaikan data berkala kepada pemangku kepentingan dan masyarakat. Pihak BMKG mengimbau warga agar tetap tenang serta menyaring informasi dari sumber resmi agar terhindar dari isu bohong.

(Jingga Sonjaya)

Hotspot Nasional Turun 558 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Karhutla

0
NASIONAL, FOKUSJabar.id
Sumber Gambar: Kemenhut Upaya pemadaman karhutla.

NASIONAL,FOKUSJabar.id: Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi secara nasional mengalami penurunan hingga Rabu malam (16/9/2026). Data SiPongi Kementerian Kehutanan dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 mencatat 479 hotspot high confidence, berkurang 558 titik dari hari sebelumnya.

Sumatera Selatan masih mencatat titik panas terbanyak yaitu 123 titik, disusul Kalimantan Tengah dengan 102 titik. Sementara itu, Kalimantan Barat mencatat 21 titik, Jambi 12 titik, Kalimantan Selatan 11 titik, dan Riau 11 titik.

Baca Juga: Doa untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Menggema di Alun-alun Ciamis

Meski angka hotspot menyusut, pemerintah tetap memperkuat patroli, groundcheck, pemadaman, hingga pendinginan di lapangan. Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan dan bukan berarti satu titik kebakaran pasti, sehingga pemeriksaan langsung tetap wajib berjalan.

Puluhan Armada Udara dan Bantuan Helikopter Chinook Disiagakan

Pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melibatkan Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, hingga dunia usaha. Untuk menunjang operasi darat, pemerintah mengerahkan 53 unit armada udara yang terdiri dari 34 armada water bombing serta 19 armada patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Tiga helikopter CH-47 Chinook bantuan dari Jepang turut mendukung operasi udara tersebut. Namun, BNPB mengimbau pengoperasian armada tetap mengutamakan keselamatan penerbangan, terutama saat kabut asap tebal di Kalimantan Barat menurunkan jarak pandang.

Penyelamatan Puluhan Satwa Liar Terdampak Kebakaran

Kebakaran lahan turut mengancam keselamatan satwa liar yang terpaksa keluar dari habitat aslinya. Balai KSDA Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) mencatat telah mengevakuasi 21 orangutan serta 12 satwa liar lainnya seperti trenggiling, bekantan, lutung kelabu, kukang Kalimantan, dan musang tenggalung.

Kementerian Kehutanan meminta masyarakat tidak mengevakuasi satwa secara mandiri, melainkan segera menghubungi layanan darurat BKSDA terdekat:

  • BKSDA Kalimantan Barat: 0811-577-6767
  • BKSDA Kalimantan Tengah: 0811-5218-500
  • BKSDA Kalimantan Timur: 0821-1333-8181

Kualitas Udara dan Imbauan Waspada Kabut Asap

Pemantauan kualitas udara PM2,5 menunjukkan kondisi bervariasi dari sedang hingga sangat tidak sehat di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan. BMKG mencatat jarak pandang penerbangan pada Rabu (16/9/2026) berada di kisaran 5 km di Pontianak, 8 km di Pekanbaru, 9 km di Jambi, serta 10 km atau lebih di Palangka Raya, Banjarmasin, dan Palembang.

BMKG memperingatkan potensi udara kabur pada Kamis pagi (17/9/2026) di area Pelabuhan Dwikora Pontianak dengan jarak pandang sekitar 1 km. Pemerintah mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker, serta melarang keras praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

(Jingga Sonjaya)

Nurul Awalin Kembali Bertarung Pimpin Golkar Kota Tasikmalaya, Didukung 9 PK dan 7 Organisasi

0
TASIKMALAYA, FOKUSjabar.id
Keterangan foto: Mantan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Nurul Awalin siap rebut kursi ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Panggung politik Kota Tasikmalaya mendadak bergemuruh saat mantan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Nurul Awalin, mengembalikan berkas pendaftaran sebagai Bakal Calon (Balon) Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya periode 2025–2030. Ia menyerahkan berkas resmi tersebut di Kantor DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Kamis (17/9/2026).

Politisi senior yang memegang rekor lima periode sebagai anggota legislatif ini datang dengan pengawalan ketat sembilan Pengurus Kecamatan (PK) dan tujuh organisasi keluarga besar Partai Golkar. Nurul menegaskan penyerahan berkas ini menjadi ikhtiar politik untuk menyatukan kembali seluruh potensi kader di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Iwan Saputra Batal Maju Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Ada Penugasan Baru dari Jabar

Ajak Kader Lepas Ego dan Bersatu

Nurul menyerukan agar seluruh kader menanggalkan ego sektoral demi mengembalikan kejayaan partai. Ia menyoroti posisi Golkar saat ini yang berada di luar eksekutif maupun kursi pimpinan dewan.

“Ya mudah-mudahan ada takdir Allah saya jadi Ketua Partai Golkar Kota Tasik. Dengan tidak ada yang merasa ditinggalkan atau tidak ada yang merasa duluan, yuk gabung deui babarengan (bersama). Sebab ke depan tantangan semakin berat, kita hari ini posisi di bawah, tidak ada di eksekutif, pimpinan dewan juga tidak ada,” ujar Nurul Awalin, Kamis (17/9/2026).

Ia meyakini kekompakan menjadi modal utama menghadapi kompetisi politik mendatang.

“Kalau kita tidak bersatu, tidak babarengan melepas ego masing-masing, berat kita menghadapi pemilu yang akan datang,” imbuhnya.

Targetkan Perolehan Hingga 10 Kursi Legislatif

Nurul mematok target terukur untuk perolehan kursi DPRD Kota Tasikmalaya pada pemilu mendatang, mulai dari minimal 6 kursi hingga melesat ke angka 10 kursi.

“Kami punya target bawah, menengah, dan atas. Dari bawah itu minimal 6, menengahnya 8, atasnya 10 lebih. Mudah-mudahan kalau lihat sejarah kita pernah punya delapan, pernah enam, lima belum. Jadi kalau 8 naik ke 10 mungkin bisa, kalau kita kondusif, gabung semua, kerja kerja keras, tidak mustahil,” tegasnya.

Ia juga sudah menjalin komunikasi intensif dengan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya saat ini, Muhammad Yusuf, yang memberikan sambutan positif.

“Ya beliau mengucapkan selamat daftar, dan secara langsung sok gedekeun Golkar, ya saya titip Golkar, ya saya jawab ya babarengan ulah ninggalkeun,” tutur Nurul.

Musda IX Digelar Jumat di Hotel Harmoni

Steering Committee (SC) Musda DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Eris Hermawan, membenarkan bahwa hanya Nurul Awalin yang mengembalikan berkas hingga batas penutupan pendaftaran pukul 15.00 WIB. Puncak Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya akan berlangsung pada Jumat (18/9/2026) di Hotel Harmoni pukul 13.00 WIB.

Eris menjelaskan bahwa verifikasi keabsahan dokumen berlangsung bersama DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.

“Hari Kamis tanggal 17 menerima berkas bakal calon ketua DPD Partai Golkar dan sudah terverifikasi. Sekali lagi antara sah dan tidak sahnya dari berkas itu nanti ada verifikasi barang dengan Jawa Barat. Saya belum bisa mengumumkan saat ini, mungkin besoklah menjelang atau pada saat persidangan,” jelas Eris.

Ketua Organizing Committee (OC) sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tasikmalaya, Isep Rislia, menyambut baik langkah pencalonan ini dan menyatakan kesiapan jajarannya menyukseskan gelaran Musda.

“Dan kami di fraksi sangat berharap bahwa takdir Allah nanti bisa menunjuk Pak Nurul jadi ketua DPD betul-betul. Kami nanti di fraksi pun bisa sinergi apa yang diharapkan oleh DPD. Terlebih bagaimana bisa membesarkan Partai Golkar bisa sejalan dan betul-betul sinergi dengan fraksi yang ada di DPD kota,” pungkas Isep.

(Abdul Latif)

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Menggema di Alun-alun Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Doa untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Menggema di Alun-alun Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Puluhan jurnalis dan lintas organisasi profesi berkumpul di Alun-alun Ciamis pada Kamis malam (17/9/2026). Mereka menggelar doa dan dzikir bersama demi keselamatan lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Anak Gunung Krakatau.

Kegiatan bertajuk “Doa & Dzikir Bersama Kiai untuk 5 Jurnalis” tersebut mulai pukul 19.00 WIB. Para peserta membawa lilin serta foto kelima korban sebagai bentuk solidaritas dan harapan agar seluruh jurnalis segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Baca Juga: Kejar Tikus hingga Atap Rumah, King Kobra Lebih dari 3 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Ciamis

Adapun lima jurnalis yang masih dalam pencarian meliputi M. Bagus Khoirunnas (Antara), Arie Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), serta Donal Husni (jurnalis lepas). Empat organisasi profesi setempat, yaitu IJTI Galuh Raya, PWI Ciamis, IWO, dan IPJI, menginisiasi jalannya acara ini.

Pembawa acara, Irfansyah Riza, menegaskan bahwa aksi ini menjadi wadah saling menguatkan di tengah kekhawatiran.

“Solidaritas rekan-rekan kita sampai saat ini belum ada kabar. Kita berkumpul dengan perasaan yang sama, bagaimana kita bekerja sehari-hari memiliki risiko, bahkan kematian,” kata Irfansyah.

Ia meyakini seluruh jurnalis yang hadir menggantungkan harapan besar agar kelima rekan mereka memperoleh keajaiban.

“Kami memulai harapan mereka bisa mendapatkan keajaiban, bertahan, dan kembali sehat kepada keluarganya,” ujarnya.

Pembacaan Kronologi Hilangnya Jurnalis Penuh Tangis dan Haru

Rangkaian acara berlanjut dengan pengheningan cipta dan pembacaan kronologi hilangnya para korban oleh Adeng Bustomi dari Antara. Suasana berubah haru ketika Adeng menceritakan sosok M. Bagus Khoirunnas yang merupakan rekan satu kantornya.

Bagus sempat mengabarkan rencana peliputan dan mengirimkan gambar pada Senin dini hari sebelum menyeberang menggunakan perahu menuju lokasi gunung.

“Saya tidak menyangka kawan saya, abang saya, bahkan sudah dua hari saya kontak beliau,” kata Adeng dengan suara bergetar.

Ia terus berkordinasi dengan jurnalis di Banten guna memantau perkembangan operasi Search and Rescue (SAR).

“Saya sangat prihatin dengan lima sosok orang hebat, pemberani. Saya sudah belasan tahun menjadi jurnalis, belum sampai seberani mereka,” ujarnya.

Adeng mengabarkan bahwa operasi pencarian belum membuahkan hasil hingga hari ke-10.

“Saya tadi sore kontak teman jurnalis di Banten, menanyakan kabar terakhir. Hari ini akan ditutup operasi SAR-nya sampai 10 hari. Sampai saat ini tidak ada menemukan jejak mereka,” katanya.

Ia mengimbau seluruh peserta memanjatkan doa secara khusyuk.

“Saya harap kawan-kawan yang ada di sini mohon doanya agar segera bisa ditemukan,” ucap Adeng.

Ketua MUI Ciamis Pimpin Dzikir dan Pesan Muhasabah

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, Drs. KH. Saeful Ujun, memimpin langsung sesi doa dan dzikir. Saeful mengingatkan bahwa kelima jurnalis sedang menjalankan tugas profesi sekaligus berjuang mencari nafkah keluarga.

“Tidak ada orang yang ingin kena musibah. Mereka sedang berjuang meliput Anak Krakatau, berjuang mencari nafkah untuk anak dan istrinya,” kata Saeful.

Ia mengajak hadirin meyakini kekuasaan Tuhan dalam keselamatan para korban.

“Kita berdoa mudah-mudahan mereka berlima bisa kembali dalam keadaan hidup. Allah Maha Kuasa mengembalikan mereka kepada keluarganya. Sampai hari ini belum ada berita mereka,” ujarnya.

Saeful menekankan pentingnya mengambil hikmah dari peristiwa ini.

“Dengan kejadian ini untuk kita muhasabah bahwa suatu saat kita akan mengalami musibah, kematian, ujian dari Allah SWT,” katanya.

Gema salawat menambah kekhidmatan malam doa bersama tersebut.

Aksi Menyala 100 Lilin dan Pembacaan Puisi Solidaritas

Usai doa bersama, peserta menyalakan 100 lilin di area Alun-alun Ciamis. Penyalaan lilin ini menjadi simbol penerang harapan agar kelima jurnalis segera ditemukan.

Sambil memegang foto para korban, peserta menyimak pembacaan puisi berjudul “Balada 5 Jurnalis”. Menutup kegiatan solidaritas ini dengan prosesi musafahah (saling berjabat tangan) antarpeserta.

(Rilis)

Protes Hak Suara, HMI Tarbiyah Cipasung Desak Konfercab Tasikmalaya Dihentikan dan Data Diaudit

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Keterangan foto : Pengurus Komisariat (PK) Tarbiyah Cipasung menuntut pembatalan Konfercab akibat adanya pemangkasan hak suara secara sepihak yang dinilai mencederai marwah konstitusi organisasi.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dinamika politik mahasiswa di Tasikmalaya mendadak memanas saat pelaksanaan Musyawarah Daerah atau Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XLII Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya. Ajang musyawarah tertinggi kaderisasi organisasi tersebut berubah menjadi arena protes setelah Pengurus Komisariat (PK) HMI Tarbiyah Cipasung melayangkan aksi mogok dan mosi tidak percaya, Kamis (17/9/2026).

Massa menuntut pembatalan Musyawarah Daerah akibat pemangkasan hak suara kepengurusan tingkat kampus secara sepihak yang dinilai mencederai aturan organisasi.

Baca Juga: Kereta Lokal Tasikmalaya-Bandung Makin Dekat? Wawalkot Diky Candra Ungkap Komunikasi dengan PT KAI

Kronologi Pemangkasan Hak Suara Utusan

Ketua Umum PK HMI Tarbiyah Cipasung, Mutaqin Anawawi, menjelaskan bahwa pihaknya mengambil langkah tegas setelah komunikasi internal dengan panitia pengarah (Steering Committee) menemui jalan buntu.

Berdasarkan data keanggotaan yang rutin diperbarui tiap tiga bulan, pengurus kampus tersebut memiliki hak atas 2 suara penuh. Namun, panitia mendadak memotong jatah tersebut menjadi 1 suara tanpa memberikan alasan yang masuk akal.

Upaya konfirmasi kepada Sekretaris Umum hanya membuahkan janji manis hingga penerbitan surat resmi, Selasa (15/9/2026) pukul 20.44 WIB yang tetap memangkas jatah suara. Puncak kekecewaan tersebut meledak lewat aksi protes terbuka di lokasi pembukaan acara, Kamis (17/9/2026) pukul 15.35 WIB.

Aturan Resmi Anggaran Rumah Tangga Organisasi

Pengurus HMI Tarbiyah Cipasung menegaskan tuntutan mereka berlandaskan aturan resmi Anggaran Rumah Tangga (ART) HMI Hasil Kongres Ke-XXXII di Pontianak. Berdasarkan tabel aturan baku organisasi, setiap kelompok pengurus kampus yang memiliki anggota antara 151 hingga 450 orang berhak mendapatkan 2 suara utusan.

Saat ini PK HMI Tarbiyah Cipasung mencatat 167 anggota aktif yang datanya terverifikasi sah. Namun kenyataannya, satu hak suara justru hilang tanpa kejelasan.

“Kami memiliki 167 anggota. Dengan data itu, kami berhak atas dua suara. Ini bukan soal kepentingan pribadi, ini soal marwah konstitusi HMI,” tegas Mutaqin, Kamis (17/9/2026).

Sesuai Pasal 14 ayat (8) ART HMI, keabsahan Musyawarah Daerah membutuhkan kehadiran minimal setengah dari total utusan sah ditambah satu orang (50% + 1). Pemotongan data utusan ini berpotensi membuat seluruh hasil keputusan musyawarah menjadi cacat hukum organisasi.

Desakan Pemeriksaan Ulang Data Utusan

Di tengah ketegangan yang terus meningkat di lokasi acara, pengurus HMI Tarbiyah Cipasung menyampaikan penegakan sikap secara terbuka tanpa kompromi. Mereka mendesak pihak penyelenggara segera menghentikan jalannya musyawarah. Kemudian melakukan pemeriksaan ulang (audit total) terhadap seluruh data utusan demi menyelamatkan integritas organisasi.

(Abdul Latif)

Kejar Tikus hingga Atap Rumah, King Kobra Lebih dari 3 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketpot istimewa : Personel Damkar pos WMK Kawali saat mengevakuasi ular King Kobra

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali menaklukkan dan mengamankan seekor ular King Kobra berukuran lebih dari 3 meter dari atap rumah milik Icuk Surahman (58). Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Ciawitali, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Ular berbisa tersebut naik ke atap rumah warga saat mengejar mangsanya berupa tikus yang berlari ke atas plafon.

Baca Juga: Tertimpa Musibah hingga Gerobak Rusak Ditabrak Mobil, Pedagang Cilok Ciamis Dapat Hadiah dari Kapolda Jabar

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto membenarkan keberhasilan penanganan evakuasi tersebut. Petugas piket Damkar Pos WMK Kawali selanjutnya menyelesaikan proses evakuasi sekitar pukul 09.00 WIB, Kamis (17/9/2026).

“Kami menerima informasi Ular King Kobra itu saat sedang berada di atas rumah warga,” kata Trisyanto, Kamis (17/9/2026).

Respon Cepat Petugas Mengingat Bahaya Tinggi

Selanjutnya Trisyanto menjelaskan bahwa posisi ular yang berada di dalam pemukiman sangat membahayakan keselamatan warga. Pihaknya langsung menerjunkan tim begitu menerima laporan dari pemilik rumah.

“Alhamdulillah ular King Kobra dengan ukuran cukup besar itu berhasil petugas amankan dengan selamat,” ucapnya.

Rencana Pelepasliaran ke Habitat Asli

Setelah mengamankan ular tersebut dari atap rumah, tim membawa King Kobra ke Mako Pos Damkar WMK Kawali. Selanjutnya Pihak Damkar merencanakan pelepasliaran kembali ke alam bebas.

“Supaya tidak terjadi interaksi negatif dengan manusia, ular King Kobra itu akan petugas lepas ke habitat aslinya yang jauh dari pemukiman penduduk,” ungkap Trisyanto.

(Husen Maharaja)