spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 65

Polres Banjar Juara Kompolnas Award 2026 Kategori Polres Tipe A

0
banjar@fokusjabar.id
Jajaran Polres Banjar bersama Kapolri Jenderal Polisi. Listyo Sigit Prabowo saat acara Kompolnas Award 2026 di Jakarta (Istimewa)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Malam Penganugerahan Kompolnas Award 2026 di Sari Pacific Hotel Jakarta menjadi panggung prestasi bagi Polres Banjar.

Pada Kamis (17/9/2026) kemarin, mulai pukul 20.00 WIB, nama Polres Banjar diumumkan sebagai juara pada kategori Kelompok Polres Tipe A.

Penghargaan tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan Polres Banjar. Pada kategori yang sama, Polres Banjar berada dalam satu kelompok penilaian dengan sejumlah Polres dari berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Lapas Banjar Perketat Zero Halinar, 3 HP dan Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Lima peserta masuk dalam kategori Polres Kelompok Polres Tipe A, yakni Polres Banjar Polda Jawa Barat. Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan, Polres Klungkung Polda Bali, Polres Kutai Barat Polda Kalimantan Timur. Dan Polres Sumedang Polda Jawa Barat.

Bagi Polres Banjar, berada dalam satu kelompok penilaian tersebut menjadi bagian dari proses untuk menunjukkan kinerja dan kualitas pelayanan.

Polres Banjar sendiri merupakan satuan kewilayahan yang relatif baru dan belum lama berdiri dibandingkan perjalanan sejumlah Polres lainnya.

Meski relatif baru, Polres Banjar mampu menunjukkan kinerja dan kualitas pelayanan dalam proses penilaian Kompolnas Award 2026.

Di tengah persaingan dengan Polres lain dalam kategori yang sama, Polres Banjar mampu menunjukkan kiprahnya. Sejajar dengan peserta lainnya, hingga akhirnya mengukir prestasi di tingkat nasional.

Capaian tersebut merupakan hasil dari rangkaian proses penilaian yang telah dilalui. Salah satu tahap pentingnya adalah visitasi Tim Kompolnas pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Yang dilanjutkan dengan pendalaman terhadap berbagai aspek kinerja dan pelayanan.

Seluruh rangkaian penilaian kemudian bermuara pada Malam Penganugerahan Kompolnas Award 2026. Yang digelar Kamis, 17 September 2026, di Sari Pacific Hotel Jakarta.

Pada malam tersebut, hasil penilaian diumumkan dan Polres Banjar berhasil meraih juara pada kategori yang diikuti lima Polres tersebut.

Kebanggaan Seluruh jajaran Polres Banjar

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja bersama hingga capaian tersebut dapat diraih.

“Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Polres Banjar. Kami menyadari Polres Banjar masih relatif baru. Tetapi kami terus berupaya memberikan kinerja terbaik dan membangun pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat,” ujarnya. 

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga: Pasca Kebakaran Kantor Wali Kota Banjar, Tak Dipasang Police Line

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Yang paling penting adalah bagaimana kinerja kepolisian benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan masyarakat,” katanya.

Malam penganugerahan tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan Polres Banjar. Dari satuan kewilayahan yang relatif baru, Polres Banjar mampu menunjukkan kinerja. Sejajar dalam penilaian dengan sejumlah Polres lain, dan mengukir prestasi melalui Kompolnas Award 2026.

Capaian tersebut sekaligus menjadi energi baru bagi seluruh personel Polres Banjar. Untuk mempertahankan kinerja, memperkuat pelayanan publik, dan terus membangun kepercayaan masyarakat.

(Agus Purwadi) 

Laga Kandang Perdana, PSGC Ciamis Target 3 Poin vs Sumsel United

0

CIAMIS, FOKUSJabar.id: PSGC Ciamis memastikan kesiapan menghadapi Sumsel United dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027.

Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Galuh Ciamis, Sabtu (19/9/2026).

BACA JUGA:

Teja Paku Alam Jadi Pahlawan Persib di Seoul, Raih Player of the Match dan Clean Sheet

Kesiapan tim di sampaikan Kepala Pelatih PSGC Ciamis, Heri Kiswanto dalam konferensi pers menjelang pertandingan yang di gelar di Press Conference Room Stadion Galuh Ciamis, Jumat (18/9/2026).

Heri mengatakan, seluruh pemain telah menjalani latihan terakhir dan berada dalam kondisi siap menghadapi pertandingan.

“Para pemain sudah sangat siap. Sebagai tuan rumah, besok kami harus bisa memenangkan pertandingan dan mendapatkan poin penuh,” ujar Heri.

Menurut Heri, target tersebut juga menjadi bagian dari upaya PSGC Ciamis bangkit setelah kehilangan poin pada laga tandang sebelumnya di Bogor.

“Setelah kehilangan poin di laga tandang Bogor, para pemain sudah bertekad untuk meraih poin penuh pada pertandingan besok,” katanya.

Dari sisi kondisi skuad, Heri memastikan tiga pemain asing PSGC berada dalam kondisi siap. Namun, mengenai komposisi pemain yang akan di turunkan, jajaran pelatih masih akan menentukan setelah melakukan pembahasan bersama.

“Banyak pilihan yang kami siapkan. Nanti saya akan berdiskusi dengan Coach Eka dan Coach Boy mengenai pemain yang akan di turunkan. Untuk komposisinya, tentu belum bisa kami sampaikan sekarang,” ujar Heri.

Selain persiapan taktik, jajaran pelatih juga mengevaluasi penampilan PSGC pada pertandingan sebelumnya.

Evaluasi di lakukan untuk memperbaiki sejumlah kekurangan agar tidak kembali terjadi saat menghadapi Sumsel United.

“Evaluasi sudah kami lakukan bersama Coach Eka dan Coach Boy. Kekurangan sebelumnya sudah kami perbaiki dan jangan sampai terulang lagi. Mudah-mudahan besok pemain bisa tampil konsisten dan maksimal,” tuturnya.

BACA JUGA:

GOL 5 Menit! Persib Tumbangkan FC Seoul di Laga Perdana ACL Two 2026/2027

Heri mengatakan, tim pelatih PSGC telah mempelajari rekaman pertandingan Sumsel United. Hal tersebut di lakukan untuk mengantisipasi pola permainan lawan yang di nilai cukup fleksibel.

“Kami sudah mempelajari rekaman pertandingan mereka. Permainannya cukup fleksibel, sehingga harus kami waspadai. Mereka juga mampu bangkit setelah tertinggal. Itu menjadi perhatian kami,” katanya.

Menurut Heri, PSGC harus tetap disiplin dalam menjalankan strategi. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara permainan menyerang dan pertahanan.

Selain aspek teknis, kesiapan mental pemain juga menjadi perhatian. Heri ingin para pemain tampil percaya diri dan menikmati pertandingan, namun tetap menjaga fokus selama 90 menit.

“Peran mental sangat penting dalam pertandingan kompetisi. Karena itu, kami juga sudah mempersiapkan mental para pemain agar mereka siap menghadapi pertandingan besok,” ucapnya.

Sementara itu, pemain PSGC Ciamis Zikri Ferdiansyah menyatakan seluruh pemain optimistis menghadapi laga kandang perdana tersebut.

Zikri berharap, PSGC mampu mengamankan tiga poin sekaligus memberikan hasil positif bagi suporter yang hadir langsung di Stadion Galuh Ciamis.

“Semoga besok kami mendapatkan hasil yang baik dan bisa meraih tiga poin,” kata Zikri.

Zikri juga menilai seluruh pemain Sumsel United patut di waspadai. PSGC, kata dia, harus menjaga fokus dan tidak hanya mengantisipasi satu pemain tertentu.

“Menurut saya, semua pemain Sumsel United patut di waspadai. Kami harus tetap fokus menghadapi seluruh pemain mereka,” ujarnya.

Ia pun mengajak suporter PSGC untuk memenuhi Stadion Galuh dan memberikan dukungan langsung sepanjang pertandingan.

“Ini laga penting bagi kami karena menjadi laga kandang pertama. Kami berharap seluruh suporter bisa hadir untuk memberikan dukungan. Semoga dukungan tersebut bisa membantu kami meraih hasil yang baik,” pungkasnya.

(Mia)

Harhubnas 2026: Wagub Jabar Dorong Konektivitas Transportasi Pangandaran

0
Harhubnas 2026 fousjabar.id
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tingkat Jawa Barat di gelar di Bandar Udara Nusawiru, Kabupaten Pangandaran, Jumat (18/9/2026).

Pelaksanaan Harhubnas di Nusawiru menjadi momentum penting bagi Kabupaten Pangandaran.

BACA JUGA:

Perjuangan Karsem Warga Pangandaran Merawat Suami dan Anak yang Kena Kanker

Selain menjadi lokasi peringatan tingkat Jawa Barat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas transportasi di wilayah selatan Jabar.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengatakan, peringatan Harhubnas 2026 di harapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat.

“Semoga pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Tadi saya juga membacakan amanat dari Menteri Perhubungan, apresiasi kepada seluruh aparat di perhubungan atas dedikasi dan kinerjanya selama ini,” kata Erwan.

Menurutnya, insan perhubungan tidak boleh cepat berpuas diri. Peningkatan pelayanan dan konektivitas harus terus di lakukan. Termasuk melalui pembenahan serta peningkatan infrastruktur transportasi.

“Jangan cepat berpuas diri. Harus terus berupaya untuk memperbaiki pelayanan. Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama ini,” ujarnya.

Erwan menilai, pekerjaan di sektor perhubungan memiliki tantangan tersendiri karena pelayanan kepada masyarakat berlangsung hampir tanpa henti.

“Di saat orang lain sedang istirahat, para pekerja di Dinas Perhubungan tiadak henti terus bekerja siang dan malam,” ungkap Erwan.

Dia berharap, peningkatan infrastruktur transportasi dapat membuat konektivitas antarwilayah di Jawa Barat semakin mudah di jangkau masyarakat.

‎BACA JUGA:

Diduga Terlibat Pencurian Kelapa dan Mesin Pompa Air, Dua Pemuda Kembar Ditahan Polisi

“Konektivitas di wilayah kami semakin terjangkau dengan baik, dengan perbaikan-perbaikan dan peningkatan-peningkatan infrastruktur di perhubungan ini,” kata Erwan.

Erwan secara khusus menyoroti keberadaan Bandara Nusawiru yang di nilai memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran.

Dia berharap, Bandara Nusawiru dapat terus di kembangkan. Sehingga konektivitas udara menuju Pangandaran semakin baik. Dengan begitu, wisatawan dari berbagai daerah dapat lebih mudah datang ke kawasan wisata.

“Saya berharap, Nusawiru nanti bisa menjadi bandara yang lebih baik lagi, bisa terkonektivitas dengan baik. Sehingga wisatawan bisa datang lebih banyak lagi ke Pangandaran dan lebih mudah,” ujarnya.

Namun menurut Erwan, peningkatan konektivitas tidak cukup hanya di lakukan pada moda transportasi udara. Akses dari bandara menuju berbagai destinasi wisata juga harus di perkuat.

Sebab, wisatawan yang tiba di Nusawiru harus memiliki kemudahan untuk melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi. Seperti Batukaras maupun kawasan Pangandaran.

“Harus ada koneksi antarmodanya juga. Jangan sampai setelah sampai di Nusawiru, mereka susah mau ke Batukaras, mau ke Pangandarannya,” kata Erwan.

Salah satu opsi yang di dorong yakni penyediaan transportasi penghubung atau shuttle bus dari Bandara Nusawiru menuju sejumlah kawasan tujuan wisata.

Erwan menyebut, shuttle bus listrik yang turut di tampilkan dalam rangkaian kegiatan Harhubnas dapat menjadi salah satu alternatif moda transportasi penghubung tersebut.

“Nanti ke depan mungkin salah satunya menyediakan shuttle bus listrik untuk mengangkut penumpang dari Nusawiru,” katanya.

(Sajidin)

Pemkab Garut Hadirkan Pasar Kreatif di Bungbulang

0
Pemkab Garut fokusjabar.id
Pemkab Garut Hadirkan Pasar Kreatif di Bungbulang

GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar) menghadirkan pelayanan publik terpadu dan Pasar Kreatif 2026 di Alun-Alun Kecamatan Bungbulang, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang dibuka Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menjadi upaya pemerintah untuk mendekatkan akses pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:

Minyak Akar Wangi Garut Dapat Sertifikat Indikasi Geografis

Bupati menekankan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan seperti KTP, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK).

Menurutnya, dokumen kependudukan tersebut menjadi salah satu dasar dalam penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.

“Jangan sampai anak kita tidak punya identitas. Semua bantuan pemerintah, baik bantuan pangan maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), selalu merujuk pada data kependudukan yang ada.”

“Bantuan ini di fokuskan bagi warga yang rentan. Namun, tentu tidak bisa di berikan kepada semua orang karena ada kriteria khusus dan keterbatasan anggaran pemerintah,” kata Syakur Amin.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat terus berkelanjutan. Sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Garut.

Camat Bungbulang, Beni Yandiana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Garut yang menunjuk wilayahnya sebagai lokasi kegiatan.

“Atas nama warga Kecamatan Bungbulang, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati beserta seluruh pihak yang terlibat,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Mia Herlina menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan roadshow yang di rancang untuk menggali dan mempromosikan potensi ekonomi kreatif lokal di tingkat kecamatan.

BACA JUGA:

Disdik Garut Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

“Ekonomi kreatif masa kini telah menjadi salah satu sektor yang semakin berkembang dan memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Atas dasar itulah kami menyelenggarakan event pasar kreatif roadshow. Tujuannya untuk menggali, mengenali dan memperhatikan potensi sektor ekonomi kreatif yang terdapat di setiap kecamatan,” jelas Mia.

Kegiatan tersebut mengusung konsep jemput bola dengan melibatkan lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta instansi vertikal.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (17–18 September 2026).

Masyarakat Kecamatan Bungbulang dan sekitarnya dapat memanfaatkan berbagai pelayanan gratis dalam kegiatan tersebut. Di antaranya:

BACA JUGA: Bupati Garut Dorong Budaya Literasi Pelajar

Disdukcapil: Perekaman dan cetak KTP-el, pembuatan Akta Kelahiran dan Kematian

Dinas Kesehatan: Pelayanan kesehatan gratis

Disnakertrans: Pembuatan Kartu Kuning (AK-1)

Dinas Ketahanan Pangan: Gelar Pangan Murah

Bapenda: Konsultasi pajak daerah dan pelayanan PBJT (Hotel, Hiburan, dll)

DPMPTSP: Pembuatan NIB dan konsultasi perizinan

Diskanak: Vaksinasi rabies gratis dan pemeriksaan kesehatan hewan

Diskominfo: Pengaduan masyarakat melalui SP4N-LAPOR!

Samsat: Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Dinas Damkar: Sosialisasi dan edukasi pencegahan kebakaran

bank bjb: Pembuatan rekening tabungan gratis

BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan: Pelayanan administrasi dan konsultasi program

Dinas Sosial: Pelayanan konsultasi bantuan sosial.

Selain pelayanan publik, kegiatan turut di meriahkan bazar kuliner dan UMKM, pertunjukan seni dan budaya lokal serta berbagai perlombaan interaktif.

(Bambang Fouristian)

Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Trauma 10 Korban Selamat KM Virgo 8

0
Pemkab Garut KM Virgo 8 fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar) menyambut kedatangan 10 warga yang selamat dari musibah tenggelamnya KM Virgo 8 Transport di Kantor Dinas Sosial, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (17/9/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengatakan, dari 10 korban yang baru tiba, terdapat satu orang yang memerlukan perhatian medis lebih mendalam.

BACA JUGA:

Bupati Garut Kunjungi Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Secara umum, kondisi para korban aman. Namun, Pemkab Garut tetap akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk mengantisipasi adanya gangguan kesehatan. Khususnya kondisi kesehatan bagian dalam.

Selain kesehatan fisik, aspek psikologis para korban juga menjadi perhatian Pemkab Garut. Pasalnya, masih terdapat 10 warga Garut lainnya yang belum di temukan.

Para korban selamat juga tinggal di lingkungan yang sama. Sehingga kepulangan mereka ke rumah masing-masing untuk sementara di tahan.

Syakur menerangkan, berdasarkan data yang di terima Pemkab Garut, total keseluruhan korban dalam peristiwa tersebut berjumlah 23 orang.

Dari jumlah tersebut, satu orang merupakan warga asal Garut. Tetapi telah ber-KTP Cianjur. Dengan demikian, pendataan yang di tangani langsung oleh Pemkab Garut menyangkut 22 orang.

“Jadi semuanya 12 orang (yang sudah terkonfirmasi). Masih ada 10 yang sedang kita tunggu. Data yang kita miliki semuanya dan kita juga melakukan pengecekkan. Sekarang kita juga cek semuanya data-data kependudukannya,” lanjut Bupati.

BACA JUGA:

Bupati Garut Siapkan 7 Program Perhutanan Sosial Berbasis IAD

Sebagai langkah penanganan, Pemkab akan membentuk tim terpadu yang melibatkan Dinas Kesehatan, rumah sakit dan Dinas Sosial.

Tim tersebut di siapkan untuk memberikan pemulihan kepada para korban agar dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Nanti kita akan bikin tim terutama Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Dinsos supaya mereka mendapatkan pemulihan segera, supaya nanti beraktivitas kembali, karena menurut saya mereka kemungkinan besar mengalami trauma,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Minyak Akar Wangi Garut Dapat Sertifikat Indikasi Geografis

0
Minyak Akar Wangi Garut fokusjabar.id
Penyerahan dokumen Indikasi Geografis Akar Wangi Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut secara resmi menerima berkas kelengkapan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Minyak Akar Wangi Garut dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Republik Indonesia (Kemenkumham) Jawa Barat.

Penyerahan dokumen tersebut di laksanakan di Ruang Rapat Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (17/9/2026).

BACA JUGA:

Disdik Garut Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Asisten Administrasi Umum Setda Garut, Margiyanto mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut.

Menurutnya, momentum ini menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Garut dalam memperkuat daya saing daerah. Baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Tentu ini menjadi satu kehormatan bagi Pemkab Garut. Di mana Kanwil Kementerian Hukum Jawa Barat menyerahkan sertifikat yang berhubungan dengan indikasi geografis untuk produk akar wangi berupa minyak atau java vetiver oil ,” ucapnya.

Margiyanto menegaskan, perolehan dokumen indikasi geografis memberikan perlindungan hukum bagi produk unggulan khas Garut. Dengan adanya legalitas ini, produk minyak akar wangi Garut terlindungi dari potensi klaim sepihak oleh pihak atau daerah lain.

Ia juga menyayangkan masih banyak pihak yang menganggap indikasi geografis sekadar dokumen formalitas. Padahal, dokumen ini merupakan bentuk pengakuan hukum. Termasuk pengakuan internasional terhadap kualitas autentik suatu produk daerah yang bermuara pada peningkatan nilai tambah ekonomi.

“Mungkin hari ini kita tidak bisa melihat dampaknya secara langsung. Tetapi dalam jangka panjang, saya yakin ketika hari ini kita menerima dokumen indikasi geografis terkait dengan akar wangi dampaknya ke depan pasti akan sangat luar biasa,” tegasnya.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Budaya Literasi Pelajar

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kemenkumham RI, Hemawati BR Pandia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab serta Masyarakat Pengelola Indikasi Geografis (MPIG) Akar Wangi Garut yang telah berjuang sejak tahun 2018.

“Indikasi produk unggulan sebuah daerah yang ketika di daftarkan indikasi geografis itu memperoleh pengakuan produk unggulan. Khususnya pengakuan daerah unggulan Garut yang membawa nama baik di tingkat nasional secara internasional,” katanya.

Hemawati menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu kelengkapan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan MPIG serta surat rekomendasi produk unggulan dari Bupati Garut.

Setelah dokumen tersebut lengkap, proses pencetakan sertifikat resmi akan di lanjutkan.

Pihaknya berharap, sinergi antara petani, MPIG dan Pemerintah Daerah Garut dapat mendongkrak perekonomian masyarakat secara regional maupun global serta membuka jalan bagi pendaftaran produk-produk unggulan daerah lainnya.

“Mudah-mudahan ke depannya benar-benar membawa kontribusi positif, menambah nilai ekonomi melalui akar wangi Garut,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

HUT ke-70 SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Hesti Widiawati: Prestasi Membuat Dikenal, Karakter Membuat Dipercaya

0
HUT ke-70 SMAN 1 Kota Tasikmalaya fokusjabar.id
Kepala Sekolah Dr. Yonandi dan staf ahli Walikota Hesti Widiawati, foto bersama keluarga besar sekolah SMA Negeri 1, usai potong tumpeng hari jadi Ke-70 sekolah (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: SMAN 1 Kota Tasikmalaya (Satas) sedang berbahagia merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70. Perayaan di gelar di Aula Indoor Kampus, Jalan Rumah Sakit, Kecamatan Tawang, Kamis (17/9/2026) kemarin.

Perayaan tujuh dekade sekolah tertua dan terfavorit di Kota Tasikmalaya ini berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan.

BACA JUGA:

Nurul Awalin Kembali Bertarung Pimpin Golkar Kota Tasikmalaya, Didukung 9 PK dan 7 Organisasi

Sejumlah acara di gelaruntuk memeriahkan HUT ke-70. Mulai dari penampilan Tari, tabligh Akbar, konser musik hingga potong tumpeng serta doa bersama.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Tasikmalaya, Hesti Widiawati mengucapkan selamat ulang tahun ke-70 SMAN 1 Kota Tasikmalaya.

Dia juga menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, komite, orangtua, alumni dan seluruh siswa yang terus menjaga nama baik sekolah dengan karya dan prestasi.

“Kami mengajak untuk melihat dua arah. Yakni menengok perjalanan yang telah di lalui dan menentukan langkah yang akan di tempuh ke depan.”

“Seperti ungkapan yang tertulis dalam sejarah SMAN 1 Kota Tasikmalaya, belajarlah menghargai hari kemarin. Sebab hari ini tidak akan ada tanpa hari kemarin,” ungkap Hesti Widiawati.

Ia menuturkan, selama tujuh dekade telah di lalui, SMAN 1 Tasikmalaya terus konsisten melahirkan lulusan terbaik.

Banyak tokoh hebat di tempa di sekolah ini dan kini berkarya di berbagai bidang. Mulai di pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dunia usaha, teknologi hingga pengabdian sosial.

Mereka membawa nama SMAB 1 Kota Tasikmalaya jauh melampaui melompati gerbang sekolah.

“Prestasi membuat sekolah ini terus di kenal, tetapi karakter membuat lulusan sekolah ini di percaya. Itulah modal yang harus terus d ijaga dan di perjuangkan,” pesannya.

Menurut Dia, kepercayaan itu semakin kuat ketika pada 27 April 2026 lalu di tetapkan sebagai Sekolah Manusia Unggul (Maung). Dan predikat ini menjadi tanggung jawab besar untuk membentuk manusia yang utuh dan siap menghadapi tantangan zaman.

BACA JUGA:

Protes Hak Suara, HMI Tarbiyah Cipasung Desak Konfercab Tasikmalaya Dihentikan dan Data Diaudit

Hesti mengaku sangat terkesan dengan arah pendidikan yang di bangun melalui nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter dan Singer.

Artinya, anak-anak harus sehat jasmani rohani, baik akhlaknya, jujur dan bertanggung jawab, cerdas menguasai ilmu dan teknologi, sekaligus kreatif, peduli dan mampu memimpin.

“Nilai-nilai tersebut dapat di terjemahkan dalam budaya sekolah yang aman, inklusif, ramah anak, terbebas kekerasan dan bullying serta menumbuhkan nasionalisme dan cinta tanah air,” paparnya.

Semangat itu terlihat dalam berbagai kegiatan unggulan di HUT. Seperti, Satas Vaganza yang menjadi ruang ekspresi seni, Satas Fair yang melatih kreativitas dan kewirausahaan.

Satas Education Fair yang membantu siswa merencanakan pendidikan tinggi serta berbagai kompetisi sains, teknologi tepat guna, MTQ, dongeng Sunda, storytelling, olahraga dan organisasi siswa.

“Pancarkan sinarmu, Satu Tasikmalaya. Kalimat ini bukan hanya untuk di nyanyikan. Tetapi pesan agar setiap keluarga besar Satas memancarkan ilmu, karakter dan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

“Di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI), kami berpesan agar para siswa tetap mengedepankan cara berpikir kritis dan berkarakter. Teknologi boleh semakin pintar, tetapi manusianya harus semakin benar dan bermoral,” ucap Hesti.

BACA JUGA:

Tiga Pesan Pangdam III/Siliwangi untuk Prajurit: Dekat dengan Rakyat hingga Bijak di Media Sosial

Dia menyebut, arah pendidikan Satas di nilai sejalan dengan program prioritas Pemkot Tasikmalaya. Yakni, Tasik Pintar, Tasik Religius melalui SI OHAN HAFIZH, Tasik Pelak dan Tasik Resik.

Memasuki usia ke-70, Pemerintah Kota berharap, Satas menjadikan sejarah sebagai lembaga pendidikan untuk melakukan lompatan dan sejarah baru.

Sekolah ini memperkuat pembelajaran digital, memperluas ruang inovasi dan membangun jejaring yang lebih kuat dengan perguruan tinggi, dunia usaha dan pemerintah.

Kepala SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Yonandi mengungkapkan poin penting dari lembaga pendidikan ini. Bukan dari seberapa banyak lulusan yang di terima di perguruan tinggi ternama atau seberapa banyak yang menjadi pemimpin, tapi yang terpenting adalah seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat.

“Keberhasilan sekolah ini, bukan di ukur seberapa banyak lulusannya masuk di universitas ternama dan bukan seberapa banyak yang jadi pejabat. Namun di ukur seberapa besar lulusannya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menuturkan, di usia ke-70 tahun, tentu sudah banyak berkontribusi dalam mencetak generasi-generasi bangsa yang berintelektual dan berdaya saing tinggi.

Sekolah ini tidak hanya berhasil dalam mencetak generasi penerus yang cerdas secara akademik. Tapi cerdas secara karakter dan moral, terus menjadi pondasi yang selalu di tanamkan dalam diri individu pelajar.

BACA JUGA:

Kereta Lokal Tasikmalaya-Bandung Makin Dekat? Wawalkot Diky Candra Ungkap Komunikasi dengan PT KAI

“Pintar dan cerdas secara akademik iti penting. Tapi cerdas karakter dan akhlak mulia jauh lebih penting bagi para lulusan untuk menyongsong masa depan yang penuh tantangan dan persaingan,” ujarnya.

Yonandi mengatakan, kegiatan HUT ke-70 akan berlangsung hingga 26 September 2026 bukan sekedar pesta seremoni tahunan. Tapi sebagai momentum emas untuk melakukan refleksi, memperkuat soliditas dan merancang transformasi masa depan demi kemajuan dan kesuksesan sekolah di masa mendatang.

“Hari jadi ini harus menjadi batu loncatan untuk mengantarkan institusi pendidikan ke arah yang lebih baik dan lebih maju melalui inovasi dan transformasi pendidikan yang adaptif dan inklusif guna menjawab tantangan masa depan pendidikan,” pungkasnya.

(Seda)