GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar) menyambut kedatangan 10 warga yang selamat dari musibah tenggelamnya KM Virgo 8 Transport di Kantor Dinas Sosial, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (17/9/2026).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengatakan, dari 10 korban yang baru tiba, terdapat satu orang yang memerlukan perhatian medis lebih mendalam.
BACA JUGA:
Bupati Garut Kunjungi Keluarga Korban KM Virgo Transport 8
Secara umum, kondisi para korban aman. Namun, Pemkab Garut tetap akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk mengantisipasi adanya gangguan kesehatan. Khususnya kondisi kesehatan bagian dalam.
Selain kesehatan fisik, aspek psikologis para korban juga menjadi perhatian Pemkab Garut. Pasalnya, masih terdapat 10 warga Garut lainnya yang belum di temukan.
Para korban selamat juga tinggal di lingkungan yang sama. Sehingga kepulangan mereka ke rumah masing-masing untuk sementara di tahan.
Syakur menerangkan, berdasarkan data yang di terima Pemkab Garut, total keseluruhan korban dalam peristiwa tersebut berjumlah 23 orang.
Dari jumlah tersebut, satu orang merupakan warga asal Garut. Tetapi telah ber-KTP Cianjur. Dengan demikian, pendataan yang di tangani langsung oleh Pemkab Garut menyangkut 22 orang.
“Jadi semuanya 12 orang (yang sudah terkonfirmasi). Masih ada 10 yang sedang kita tunggu. Data yang kita miliki semuanya dan kita juga melakukan pengecekkan. Sekarang kita juga cek semuanya data-data kependudukannya,” lanjut Bupati.
BACA JUGA:
Bupati Garut Siapkan 7 Program Perhutanan Sosial Berbasis IAD
Sebagai langkah penanganan, Pemkab akan membentuk tim terpadu yang melibatkan Dinas Kesehatan, rumah sakit dan Dinas Sosial.
Tim tersebut di siapkan untuk memberikan pemulihan kepada para korban agar dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.
“Nanti kita akan bikin tim terutama Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Dinsos supaya mereka mendapatkan pemulihan segera, supaya nanti beraktivitas kembali, karena menurut saya mereka kemungkinan besar mengalami trauma,” pungkasnya.
(Bambang Fouristian)



