spot_imgspot_img
Kamis 16 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 50

Dari Medan untuk Kota Tasikmalaya, Viman Janjikan Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Modern

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menunjukkan semangat tinggi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menunjukkan semangat tinggi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026. Bersama ratusan Wali Kota dari berbagai penjuru tanah air, Viman mengikuti rangkaian acara yang berlangsung di Kota Medan sejak 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto membuka langsung ajang tahunan ini. Acara tersebut juga mempertemukan sejumlah tokoh penting, seperti Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, serta para pemimpin kota se-Indonesia.

Baca Juga: Krisis Air Bersih di Bojonggambir Tasikmalaya, Polisi Salurkan 4.000 Liter untuk Warga

Ketukan mantap Wamendagri Bima Arya pada instrumen tradisional Gordang Sambilan menandai mulainya Rakernas secara resmi. Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi dan Direktur Eksekutif Apeksi Alwis Rustam turut mendampingi prosesi pembukaan yang mendapat sambutan tepuk tangan meriah dari seluruh undangan.

Mengusung Visi “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”

Tahun ini, APEKSI mengusung tema besar “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”. Forum strategis ini memfasilitasi para Wali Kota untuk mempererat kolaborasi, menyelaraskan arah kebijakan nasional, serta merumuskan solusi bersama guna menghadapi tantangan perkotaan yang kian rumit.

Kehadiran Viman Alfarizi dalam forum ini mengemban misi penting bagi warga Jawa Barat. Pemkot Tasikmalaya ingin memperluas jejaring antardaerah, menyerap keberhasilan tata kelola dari kota lain, serta membawa pulang gagasan segar yang relevan bagi kesejahteraan warga Kota Tasikmalaya.

Ajang ini juga sukses menjembatani komunikasi antara pemerintah kota dengan pemerintah pusat. Berbagai pihak mengupas tuntas isu krusial mulai dari kualitas pelayanan publik, pembenahan infrastruktur, transformasi digital, pelestarian lingkungan, iklim investasi, hingga ketahanan pangan lokal.

Selama berada di Medan, Viman Alfarizi aktif mengawal agenda utama. Ia terpantau mengikuti Dialog Kota Tangguh, Panel Rakernas, mengunjungi Indonesia City Expo, mengikuti City Tour, hingga mengawal Sidang Pleno.

Para kepala daerah fokus mendiskusikan konsep kota cerdas yang terintegrasi dan tangguh. Mereka sepakat bahwa ketangguhan sebuah kota tidak melulu soal kesiapan menghadapi bencana fisik, melainkan juga mencakup kekuatan anggaran (fiskal), mutu pelayanan, kemandirian ekonomi warga, serta fleksibilitas pemerintah daerah dalam merespons perubahan zaman.

Delegasi Pemkot Tasikmalaya Sebar Kekuatan di Forum Tematik

Tidak sendirian, Wali Kota Viman memboyong delegasi lintas sektor dari Pemkot Tasikmalaya. Sejumlah Kepala Dinas memecah fokus ke berbagai forum tematik untuk memperkaya perspektif pembangunan instansi mereka:

  • Bappelitbangda mengawal Forum BAKTI.
  • Dinas Ketahanan Pangan mendalami Forum Ketahanan Pangan.
  • Dinas Lingkungan Hidup aktif di Forum Lingkungan Hidup.
  • Dinas Komunikasi dan Informatika menyerap aspirasi di Forum Komunikasi dan Digital (Komdigi).
  • DPMPTSP membidik peluang di Forum Bisnis dan Investasi.

Selain itu, tim Tasikmalaya juga menyemarakkan Indonesia City Expo (ICE) 2026. Lewat pameran berskala nasional ini, mereka mempromosikan potensi investasi dan produk unggulan Tasikmalaya, sekaligus mengadopsi inovasi pelayanan publik yang sukses di wilayah lain.

Menghasilkan 10 Rekomendasi Strategis untuk Pusat

Sebagai gong acara, Rakernas XVIII APEKSI menetapkan sepuluh rekomendasi strategis untuk bahan advokasi ke Pemerintah Pusat.

Poin-poin penting tersebut mencakup penguatan fiskal daerah, penataan regulasi ASN dan PPPK, pengawalan proyek strategis nasional, percepatan konektivitas wilayah, digitalisasi birokrasi, kelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kepastian hukum, hingga pelibatan aktif generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan.

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menilai pertemuan di Medan ini memegang peranan yang sangat krusial bagi masa depan daerah.

“Rekomendasi ini sebuah langkah strategis untuk kemajuan daerah. Bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, masalah transformasi pelayanan publik berbasis digital, penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, ketahanan pangan, serta penguatan kolaborasi antardaerah, ini tentu sejalan dengan visi pembangunan Kota Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan saat dihubungi melalui telepon selular, Jumat (3/7/2026).

Viman menegaskan bahwa forum ini memberi efek pembelajaran yang luar biasa bagi jajarannya. APEKSI melampaui fungsi sekadar tempat bersilaturahmi, melainkan menjadi laboratorium hidup untuk memecahkan masalah perkotaan.

“Banyak hal-hal penting yang dipelajari dari Apeksi ini, mulai dari transformasi layanan publik, penguatan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan. Seluruh pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Evaluasi Hasil Rakernas

Ia berkomitmen agar seluruh kepala dinas segera mengevaluasi hasil Rakernas untuk menyusun langkah taktis yang adaptif.

“Kami ingin dari Rakernas Apeksi Ke-XVIII di Medan, memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, berbagai gagasan, rekomendasi, dan praktik baik yang diperoleh selama Rakernas akan ditindaklanjuti melalui kolaborasi lintas perangkat daerah. Semangat yang kami bawa pulang adalah menghadirkan pemerintahan yang semakin responsif, pelayanan yang semakin berkualitas, pembangunan yang semakin inklusif, serta kota yang semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tegasnya.

Langkah aktif Pemkot Tasikmalaya dalam APEKSI 2026 menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam menjaga keselarasan pembangunan dengan pemerintah pusat maupun daerah lainnya.

“Dengan kolaborasi, inovasi, dan pertukaran pengalaman antarkota, Pemkot Tasikmalaya optimistis dapat mempercepat pembangunan yang berkelanjutan. Kemudian meningkatkan kesejahteraan dan daya saing daerah, serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya,” pungkas Viman.

(Seda)

Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kebakaran Lahan di Lokasi Leuwikeris Ciamis

0
CIAMIS,FOKUSJabar.id
Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kebakaran Lahan di Lokasi Leuwikeris Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pihak Kepolisian sektor Cijeungjing Ciamis kini tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang melanda lahan semak-semak tempat pembuangan sampah di sekitar Bendungan Leuwikeris, Dusun Guha, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kapolsek Cijeungjing, AKP Purwanto menceritakan bahwa amukan si jago merah yang membakar area pembuangan sampah tersebut merembet cepat ke lahan perkebunan warga yang penuh dengan ilalang dan pepohonan kecil. Dua orang warga yang hendak memancing di area Leuwikeris menjadi saksi mata pertama yang melihat insiden ini.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Dekat Bendungan Leuwikeris Ciamis, Damkar dan BPBD Turun Tangan

“Dua orang warga itu akan pergi memancing pas melewati area itu. Kemudian mereka melihat kepulan asap tebal serta kobaran api,” kata Purwanto, Jumat (3/7/2026) malam.

Menyadari besarnya kobaran api dan mempertimbangkan jarak lokasi yang cukup dekat dengan permukiman penduduk, kedua pemancing tersebut langsung bergerak cepat melaporkan peristiwa kebakaran ke aparat desa setempat dan tim Damkar UPTD Ciamis.

“Api saat ini api masih belum padam dengan sempurna. Personel Damkar di lokasi sedang berjibaku menaklukan api itu,” ucap Purwanto.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, mengonfirmasi kejadian tersebtu. Pihaknya telah menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian guna menjinakkan api.

“Saat ini personel Damkar masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian,” ungkap Trisyanto.

(Husen Maharaja)

Pangandaran Akhirnya Miliki Sekda Definitif, Agus Nurdin Siap Emban Amanah Baru

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: suasana saat mengambil sumpah jabatan Sekda Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, secara resmi melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan Agus Nurdin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran yang baru.

Dalam prosesi tersebut, Bupati Citra menitipkan harapan besar agar Agus Nurdin mampu mengemban amanah baru ini dengan menjunjung tinggi integritas serta profesionalisme kerja.

Baca Juga: Polemik Kasus MBA, Aliansi RPB Desak Penonaktifan BK DPRD Pangandaran dan Tegakkan Kode Etik

“Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh integritas dan profesionalisme. Serta membawa kemajuan bagi Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Citra, Jumat (3/7/2026).

Senada dengan Bupati, berbagai platform media sosial juga ramai oleh ucapan selamat dari berbagai pihak. Mereka mendoakan kelancaran tugas sang Sekda baru.

“Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, membawa kemajuan bagi daerah, dan senantiasa diberikan kekuatan serta berkah,” jelas Citra.

Kehadiran Agus Nurdin membuat Pemkab Pangandaran kini resmi memiliki nakhoda Sekda definitif. Agus Nurdin bakal memegang peran krusial sebagai motor penggerak roda birokrasi. Kemudian mengawal program-program strategis pemerintah daerah, serta memastikan kualitas pelayanan publik berjalan optimal bagi masyarakat.

Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pangandaran bersama masyarakat luas pun menyambut antusias momen ini. Mereka memberikan ucapan selamat. Selanjutnya momentum pelantikan ini menandai langkah penting Pemkab Pangandaran dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan mengakselerasi roda pembangunan di daerah.

(Sajidin)

Krisis Air Bersih di Bojonggambir Tasikmalaya, Polisi Salurkan 4.000 Liter untuk Warga

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Personel Polsek Bojonggambir, siap menyalurkan bantuan air bersih bagi warga di Kec.Bojonggambir yang menjerit kekurangan air akibat kemarau (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Musim kemarau yang tengah melanda berbagai wilayah kini melumpuhkan ketersediaan air bersih di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya. Kondisi kering kerontang ini membuat ratusan warga mulai menjerit akibat kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Merespons jeritan warga tersebut, Polsek Bojonggambir Polres Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya bergerak cepat. Mereka turun langsung menyalurkan ribuan liter air bersih guna meringankan beban warga yang terdampak kekeringan, Jumat (3/7/2026).

Baca Juga: SPAM Rp10 Miliar di Kota Tasikmalaya Alami Kebocoran, Pasokan Air Bersih Belum Optimal

Aksi sosial kali ini menyasar pemukiman warga di Dusun Kostasari, Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya. Rona bahagia terpancar dari wajah warga saat selang dari tangki pengangkut mulai mengalirkan air bersih ke bak-bak penampungan di rumah mereka.

Kapolsek Bojonggambir Iptu Agus Sukmana, Camat Ucu Mulyana, Bhabinkamtibmas Briptu Rudi Anugrah, serta Kepala Desa Pedangkamulyan Nanang Romansyah memimpin langsung jalannya distribusi air bersih ini. Mereka bahkan ikut menarik selang untuk mengalirkan air ke wadah-wadah milik warga.

“Bantuan air bersih ini sebagai rasa empati dan kepedulian kami terhadap warga yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih karena musim kemarau, aksi sosial ini pun rangkaian peringatan HUT Bhayangkara Ke-80,” ungkap Iptu Agus Sukmana, Jumat (3/7/2026).

Iptu Agus menjelaskan, penyaluran air bersih ini menyasar dua desa yang mengalami dampak kekeringan paling parah. Pihaknya menggelontorkan total bantuan hingga mencapai lebih dari 4.000 liter air bersih hari ini.

“Ada dua Desa yang sangat terdampak kekeringan di Kecamatan Bojonggambir yakni Desa Kertanegka dan Pedangkamulyan. Empat ribuan liter air bersih sudah disalurkan untuk warga di dua Desa tersebut,” ujarnya.

Armada Tangki Khusus

Pihak kepolisian memanfaatkan armada tangki khusus untuk mendistribusikan air secara merata kepada warga yang sudah mengantre tertib dengan membawa jerigen.

“Aksi sosial ini merupakan sinergi dan kolaborasi dengan lintas sektor, bersama unsur pemerintahan Kecamatan, Bhabinkamtibmas, serta kepala desa setempat,” jelas Iptu Agus.

Camat Bojonggambir, Ucu Mulyana, menambahkan bahwa aksi kemanusiaan ini terwujud berkat kerja sama solid antarinstansi. Pemkab Tasikmalaya melalui BPBD serta PDAM Tirta Sukapura turut menerjunkan personel dan armada untuk menyuplai air bersih ke titik-titik krisis.

“Kami bersama kepolisian, TNI dan pihak swasta, termasuk Pemda Tasikmalaya dalam hal ini BPBD dan PDAM Tirta Sukapura membantu masyarakat dengan mensuplay air bersih di lokasi terdampak ini,” ungkap Ucu Mulyana.

Pihak Kecamatan Bojonggambir berjanji akan terus mengupayakan pasokan air bantuan ini agar kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau tetap terpenuhi.

“Sesince kemaru melanda, warga di dua Desa tersebut, terpaksa mengeluarkan biaya lebih untuk membeli air galon, atau berjalan kaki dan berkendara lebih dari 2 kilometer ke Sungai Cipalu demi mendapatkan air untuk mandi, mencuci dan kakus,” terangnya.

Ihsan (36), salah satu warga terdampak, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pembagian air bersih gratis ini. Ia mengapresiasi langkah cepat kepolisian dan pemerintah daerah yang peka terhadap penderitaan warga.

“Alhamdulilah dan terima kasih atas bantuannya dari Polsek Bojonggambir dan pak camat serta PDAM yang sangat peduli atas kesulitan warga disini mendaoatkan air bersih, dan semoga ini terus berkelanjutan hingga selesai musim kemarau,” harap Ihsan.

Kendati demikian, Ihsan juga menitipkan harapan besar agar pemerintah memberikan solusi jangka panjang yang lebih permanen. Bukan sekadar bantuan temporer lewat mobil tangki.

“Kalau bantuan tangki air bersih ini, mungkin hanya tempor atau sewaktu waktu. Tapi kalau membuat sumur bor,ini mungkin bisa menjadi solusi jangka panjang untuk ketersediaan air bersih saat menghadapi musim kemarau warga di sini,” pungkas Ihsan.

(Seda)

SPAM Rp10 Miliar di Kota Tasikmalaya Alami Kebocoran, Pasokan Air Bersih Belum Optimal

0
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id
Ket foto : Bangunan fasilitas SPAM, yang diperuntukkan untuk mengatasi kekurangan air bersih, di saat menghadapi musim kemarau (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Musim kemarau yang tengah melanda saat ini membuat kebutuhan masyarakat akan air bersih melonjak tajam. Sayangnya, sejumlah fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya pada tahun 2025 justru belum bisa berfungsi optimal akibat mengalami kebocoran teknis.

Padahal, Pemkot Tasikmalaya menggelontorkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 hingga Rp10 miliar untuk membangun 16 titik SPAM tersebut. Infrastruktur ini awalnya diproyeksikan mampu menyelamatkan warga dari krisis air bersih di tengah ancaman fenomena cuaca El Nino saat ini.

Baca Juga: Musim Haji 2026 Berakhir, Kemenhaj Kota Tasikmalaya Sampaikan Evaluasi Penting

Kepala Sub Bidang Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Tasikmalaya, Syafri, membenarkan adanya kerusakan teknis pada beberapa fasilitas SPAM tersebut. Ia menyebut pihak dinas bersama warga kini mulai memperbaiki kebocoran agar air bersih bisa segera mengalir ke rumah-rumah penduduk.

“Memang pembangunannya sudah selesai, namun tidak semua SPAM berjalan dan berfungsi sebagaimana mestinya. Karena sesuatu hal, salah satunya yang disorot warga adalah bangunan SPAM di wilayah Perumahan Sirnagalih Kec. Indihiang Kota Tasikmalaya yang mengalami kebocoran, sehingga tidak dapat mengalirkan air,” ungkap Syafri, Jumat (3/7/2026).

Syafri menjelaskan bahwa dinasnya sebenarnya telah menyerahkan seluruh proyek infrastruktur tersebut kepada masyarakat melalui Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan. Dengan demikian, tanggung jawab pengelolaan dan perawatan harian kini berada di tangan pengurus RT dan RW setempat. Sementara DPUTR hanya berkewajiban melakukan pemantauan rutin.

“Sebanyak 16 titik SPAM yang kita bangun tahun 2025 lalu, anggarannya bersumber dari DAK senilai kurang lebih 10 Miliar. Setelah pembangunan rampung, Infrastruktur ini sudah diserahkan ke warga, sehingga pengelolaan dan pemeliharaannya menjadi tanggung jawab warga sekitar,” ujarnya.

Janji Perbaikan SPAM dari DPUTR Kota Tasikmalaya

Meski begitu, Syafri berjanji pemerintah tidak akan lepas tangan begitu saja menghadapi kendala operasional pasca-pembangunan seperti pipa bocor atau pompa mampet.

“Wajar ada kendala setelah pembangunan dan pengoperasiannya oleh warga sekitar. Tapi kami tidak lepas tangan. Jika ada laporan masyarakat terkait masalah teknis di lapangan, kami pun siap membantu dan menindaklanjuti,” paparnya.

Ia mengimbau masyarakat penerima manfaat untuk lebih proaktif menjaga instalasi air tersebut secara mandiri. Terlebih tidak hanya berpangku tangan menunggu bantuan pemerintah.

“SPAM ini aset bersama. Kalau merawatnya dengan baik, dampaknya akan terasa lebih lama. Apalagi saat kemarau seperti sekarang, Infrastruktur ini tentu sangat masyarakat butuhkant,” imbuhnya.

Kehadiran jaringan perpipaan SPAM ini sebenarnya menjadi angin segar untuk memangkas pengeluaran warga. Biasanya warga sebelum adan SPAM harus membeli air tangki saat sumur mengering. Syafri berharap masyarakat bisa kompak menjaga kebersihan area sumber air dan merawat mesin pompa agar pasokan air mengalir tanpa henti.

“Mengingat musim kemarau yang mungkin akan berlangsung cukup lama, keberadaan SPAM menjadi solusi tepat untuk mendapatkan persediaan air bersih. Sehingga, mari kita jaga dan pelihara fasilitas umum ini demi memberikan manfaat berkelanjutan. Terlebih memberi solusi dalam mengatasi kekurangan air bersih,” pungkas Syafri.

(Seda)

Rizky Bagja dan Sergio van Dijk Bangun Neo Gen Academy untuk Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Rizky Bagja dan Sergio van Dijk Bangun Neo Gen Academy untuk Sepak Bola Usia Dini. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Mantan penjaga gawang Persib Bandung, Rizky Bagja, menunjukkan kepedulian nyata terhadap pembinaan sepak bola usia dini dengan membidani lahirnya Neo Gen Football Academy. Sebagai gebrakan awal, akademi ini menggelar seleksi perdana bagi pesepak bola usia 10 tahun di Lapangan PPI Kota Bandung, Jumat (3/7/2026), untuk menyaring tim yang akan berlaga di turnamen internasional bergengsi, Singa Cup, di Singapura.

“Ya, kegiatan hari ini itu untuk pelaksanaan seleksi, khususnya untuk pembinaan usia muda di usia 10 tahun,” kata Rizky Bagja yang juga menjadi founder Neo Gen Football Academy.

“Rencananya kita akan mendirikan sebuah akademi baru di Kota Bandung, namanya Neo Gen Academy. Mereka akan kita berikan kesempatan pada hari ini melakukan seleksi untuk turnamen internasional di Singapura,” ujar Bagja.

Pada tahap pertama ini, sebanyak 70 peserta dari total 230 pendaftar unjuk gigi dalam seleksi yang akan berlangsung bertahap hingga Minggu besok. Tim kepelatihan nantinya hanya akan memilih sekitar 15 sampai 20 pemain terbaik untuk terbang ke Singapura. Sementara itu, untuk kelompok usia 15 tahun, akademi tengah mempersiapkan mereka guna melakoni turnamen di Bali pada September 2026 mendatang.

Rizky menegaskan bahwa Neo Gen Academy sengaja tidak langsung membuka seluruh kelompok umur sekaligus demi menjaga kualitas serta fokus pembinaan.

“Jadi tidak kita buka semua usia sekaligus. Kita ingin memberikan konsep yang terstruktur sehingga komponen SDM dan pelatih benar-benar siap memberikan manfaat bagi pemain,” ungkapnya.

Neo Gen Academy Mengutamakan Perkembangan Skill dan Karakter Individu Pemain

Membawa angin segar bagi dunia sepak bola usia dini, Neo Gen Academy mengusung konsep yang berbeda dari akademi kebanyakan. Mereka tidak menjadikan trofi juara sebagai target mutlak, melainkan menitikberatkan pada proses perkembangan kemampuan (skill) dan karakter individu pemain.

“Yang menjadi concern kami adalah pembinaan. Pembinaan sekarang ini banyak yang ingin instan juara, padahal konteks pembinaan adalah bagaimana anak bisa berproses dari yang tidak bisa menjadi bisa. Kita harus percaya pada progres, hasil untuk usia dini akan mengikuti,” tegas Rizky.

Proyek idealis ini turut menggandeng sejumlah nama besar di dunia sepak bola profesional. Selain Rizky Bagja, mantan striker naturalisasi Persib, Sergio van Dijk, juga tercatat sebagai salah satu founder yang menyokong penuh akademi ini.

Untuk melahirkan pemain sepak bola modern yang komplet, Neo Gen menyiapkan fasilitas kurikulum premium. Mulai dari pendampingan psikolog olahraga, konsultasi gizi bersama dokter ahli dan kelas bahasa Inggris. Kemudian program edukasi bagi orang tua (parenting), laga uji coba, hingga penyediaan program beasiswa lewat sistem promosi-degradasi.

Tak tanggung-tanggung, akademi yang secara bertahap akan menampung kelompok usia 6 hingga 15 tahun ini sudah menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah klub di Jepang, Portugal, dan Belanda. Kolaborasi global ini membuka jalan lebar bagi para pemain muda lokal untuk mencicipi program latihan hingga trial di luar negeri. Rizky berharap Neo Gen mampu menjadi jembatan emas bagi talenta muda Indonesia menembus panggung internasional.

(Arif)

Kebakaran Lahan Dekat Bendungan Leuwikeris Ciamis, Damkar dan BPBD Turun Tangan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Kebakaran Lahan Dekat Bendungan Leuwikeris Ciamis, Damkar dan BPBD Turun Tangan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kobaran api yang membumbung tinggi mendadak memicu suasana mencekam bagi warga di sekitar lingkungan Bendungan Leuwikeris, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026) malam sekitar pukul 19.20 WIB. Salah seorang warga setempat, Pendi, mengungkapkan bahwa si jago merah mulai melahap area di sebelah selatan Kantor Fasilitas Operasional Lapangan PT Hutama Karya di Blok Cibatok.

Pendi menceritakan, kobaran api menyala sangat terang di tengah kegelapan malam. Kondisi tersebut langsung memicu kekhawatiran besar di kalangan masyarakat sekitar karena posisi titik api berada cukup dekat dengan pemukiman penduduk.

Baca Juga: Cari Untung di Ciamis tapi Bagi CSR di Luar Daerah, Bupati Herdiat Semprot Bank Negara dan Swasta

“Beruntung tim pemadam kebakaran segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan dan melokalisir kobaran api agar tidak semakin meluas,” kata Pendi.

Hingga saat ini, pihak terkait belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti maupun potensi korban akibat kebakaran lahan tersebut.

“Terlihat di lokasi dua mobil Damkar sedang berjibaku memadamkan api yang sedang membakar ilalang di lokasi itu,” ucap Pendi.

Merespons peristiwa tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan insiden tersebut. Kebakaran melanda areal perkebunan di lingkungan Leuwikeris. Pihaknya bergerak cepat mengirimkan bantuan ke lokasi kejadian.

“Pihak BPBD telah diterjunkan sebanyak Delapan personel untuk membantu memadamkan api yang sedang membakar lahan itu,” ungkap Ani.

(Husen Maharaja)