spot_imgspot_img
Kamis 16 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 46

HUT ke-80 Bhayangkara: 1.100 Peserta Ikut Banjar Setia Run City

0
Banjar Setia Run City Bhayangkara fokusjabar.id
Para peserta Banjar Setia Run City. (Agus Purwadi/fokusjabar.id)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Puncak rangkaian peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Kota Banjar Jawa Barat (Jabar) berlangsung meriah melalui Banjar Setia Run City, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan gratis yang di gelar Polres Banjar di pusatkan di Lapangan Bhakti Taman Kota Banjar. Sebanyak 1.100 peserta ikut ambilbagian mengikuti lomba lari 5 kilometer.

BACA JUGA:

Tower Bekas Aset Pemkot Banjar Ambruk, Dua Pekerja Tewas di Tempat

Banjar Setia Run City menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 Bhayangkara yang telah berlangsung sejak Juni 2026.

Selain lomba lari, suasana semakin semarak dengan pembagian hadiah bagi para pemenang dan doorprize yang di sambut antusias ribuan peserta. Termasuk hadiah utama satu unit sepeda motor.

Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro mengatakan, Banjar Setia Run City terselenggara berkat dukungan Pemerintah Kota, instansi terkait serta partisipasi masyarakat.

“Banjar Setia Run City merupakan kegiatan puncak HUT ke-80 Bhayangkara. Kegiatan ini di dukung Pemkot Banjar, instansi terkait, dan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Didi, sebanyak 1.100 peserta telah terdaftar mengikuti kategori umum. Seluruh peserta mengikuti lomba tanpa di pungut biaya pendaftaran maupun pengambilan nomor dada.

Antusiasme peserta juga datang dari luar Kota Banjar. Di antaranya dari Tasikmalaya, Garut hingga Cilacap Jawa Tengah.

Pada nomor lari 5 kilometer, pelari tercepat kategori putra mencatat waktu sekitar 15 menit, sedangkan kategori putri sekitar 21 menit.

Kapolres menegaskan, penyelenggaraan Banjar Setia Run City tidak hanya menjadi ajang olahraga. Tetapi juga menjadi wujud komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

BACA JUGA:

Hajat Bumi Kota Banjar Hadirkan Budayawan Jawa Tengah

“Esensi kegiatan ini adalah menjaga kepercayaan masyarakat, mendekatkan Polri dengan masyarakat serta memperkuat sinergi Polri dengan pemerintah daerah, instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat. Itulah semangat Polri mengabdi untuk masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Banjar berharap semangat kebersamaan, hidup sehat dan sinergi antara Polri dengan masyarakat terus terjaga, sejalan dengan semangat HUT ke-80 Bhayangkara.

(Agus Purwadi)

Raden Ayu Lasminingrat Inspirasi Wanoja Gatra

0
Raden Ayu Lasminingrat fokusjabar.id
Hj Ai Ratna Yuliani Holil, Dewan Pembina Wanoja Gatra

GARUT, FOKUSJabar.id: Dewan Pembina Wanoja Gatra, Hj Ai Ratna Yuliani Holil menyebut, Raden Ayu Lasminingrat adalah pelopor kebangkitan intelektual perempuan Indonesia.

“Bangsa yang besar lahir dari perempuan yang berilmu, berakhlak dan berbudaya.” Kalimat tersebut sangat tepat menggambarkan sosok Raden Ayu Lasminingrat.

BACA JUGA:

Usai Musda, Golkar Garut Harus Fokus Gerakkan Ekonomi Rakyat

“Beliau adalah seorang perempuan Sunda yang mengabdikan hidupnya untuk membangun peradaban melalui pendidikan, literasi dan keteladanan,” kata Ai Ratna.

Raden Ayu Lasminingrat (1854–1948) merupakan putri dari Raden Haji Muhammad Musa, Hoofd Penghulu Limbangan, ulama sekaligus pujangga besar Sunda.

Dia tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi agama, ilmu pengetahuan, budaya dan akhlak.

Pada masa ketika kaum perempuan masih di pandang sebatas pelengkap kehidupan domestik, Raden Ayu Lasminingrat justru membuktikan bahwa perempuan memiliki kemampuan berpikir, berkarya dan memimpin perubahan.

Dia menguasai bahasa Belanda, menerjemahkan berbagai buku pendidikan ke dalam bahasa Sunda, menulis karya-karya yang mudah di pahami masyarakat serta memperjuangkan agar perempuan memperoleh hak untuk belajar.

Puncak perjuangannya di wujudkan melalui berdirinya Sakola Kautamaan Istri di Garut Jawa Barat (Jabar) pada tahun 1907.

Sekolah tersebut bukan sekadar tempat belajar membaca dan menulis. Namun menjadi ruang pembentukan karakter perempuan yang berilmu, beradab, terampil serta mampu mengabdikan dirinya kepada keluarga, masyarakat dan bangsa.

Gagasan itu menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan perempuan di Indonesia.

Ai Ratna mengatakan, kebesaran Raden Ayu Lasminingrat tidak hanya terletak pada kecerdasannya. Yang lebih penting adalah keteladanan hidupnya.

Dia menunjukkan bahwa ilmu harus melahirkan kerendahan hati, akhlak mulia, kepedulian sosial dan pengabdian tanpa pamrih. Baginya, pendidikan bukan untuk mengejar kedudukan, melainkan untuk memuliakan manusia.

“Nilai-nilai itulah yang menjadi inspirasi Wanoja Gatra. Organisasi ini memandang Beliau sebagai Putri Luhur Tanah Limbangan yang mewariskan semangat membangun perempuan melalui iman, ilmu, adab dan budaya,” ungkapnya.

“Keteladanan beliau menjadi pedoman dalam membentuk perempuan Garut Utara yang tidak hanya cerdas secara intelektual. Tetapi juga kuat secara spiritual, kokoh dalam moral dan aktif membangun masyarakat,” Dia menambahkan.

BACA JUGA:

Masjid Jami Cijambe jadi Inspirasi Kebangkitan Peradaban Garut Utara

Bagi Wanoja Gatra, perempuan bukan sekadar pendamping, melainkan pilar utama peradaban.

Dari tangan seorang ibu lahir generasi. Dari didikan seorang perempuan tumbuh karakter bangsa dan dari keteladanan seorang wanoja lahir masa depan daerah.

Oleh karena itu, perjuangan Raden Ayu Lasminingrat harus terus di hidupkan sebagai ruh gerakan perempuan Garut Utara.

“Meneladani beliau berarti menjadikan ilmu sebagai cahaya, akhlak sebagai mahkota dan pengabdian sebagai jalan hidup. Inilah makna sejati Getih Limbangan: melahirkan perempuan yang solehah, berilmu, bermartabat, mencintai budaya serta siap mengabdi demi kemajuan Garut Utara, Tatar Sunda dan Indonesia.”

“Beliau bukan hanya milik sejarah. Tetapi cahaya yang terus menerangi langkah Wanoja Gatra dalam membangun perempuan yang beriman, berilmu, berbudaya dan berperadaban,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Pelatih Fisik asal Kroasia Karlo Reinholz Direkrut Persib

0
Karlo Reinholz Persib fokusjabar.id
Karlo Reinholz (foto: Persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung kembali mendatangkan pelatih asal Kroasia, Karlo Reinholz untuk memperkuat kompetisi musim 2026/2027.

Karlo Reinholz menjadi pelatih fisik tim kebanggaan Bobotoh dalam menjaga standar performa dan daya saing tim.

BACA JUGA:

Bukan Soal Sepak Bola Saja, Persib Kini Ajak Ayah Habiskan Waktu Berkualitas dengan Anak

Reinholz di percaya mengemban peran sebagai pelatih fisik menggantikan Miro Petric yang telah menjadi bagian dari perjalanan Maung Bandung selama tiga musim terakhir.

Kehadiran Dia  di harapkan dapat menghadirkan pendekatan baru dalam pengembangan kondisi fisik pemain dan memperkuat fondasi performa tim.

Pelatih kelahiran 1 Juni 1990 tersebut datang dengan pengalaman di sejumlah klub Eropa. Sebelum bergabung, Dia bertugas sebagai pelatih fisik di klub Bulgaria, Ludogorets Razgrad.

Sebelumnya, ia juga pernah mengemban tanggung jawab serupa bersama klub-klub Kroasia, NK Osijek dan Dinamo Zagreb.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menjelaskan, Dia di rekrut merupakan bagian dari proses penyusunan tim kepelatihan yang di lakukan secara matang bersama pelatih kepala, Igor Tolic.

“Kehadiran Karlo merupakan bagian dari rekomendasi Coach Igor Tolic. Setelah melalui proses evaluasi terhadap rekam jejak, pengalaman serta kompetensi yang di milikinya,” kata Adhitia.

“Kami yakin, Dia punya kapasitas dan kapabilitas untuk mengemban tanggung jawab sebagai pelatih fisik Persib Bandung, Dia menambahkan.

BACA JUGA:

Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

Dia berkomitmen menghadirkan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik di setiap lini sebagai bagian dari upaya membangun klub yang semakin profesional, kompetitif dan siap menghadapi tantangan di berbagai kompetisi.

“Kami percaya setiap individu yang bergabung membawa perspektif, pengalaman dan energi baru bagi tim,” katanya.

Pihaknya berharap, Karlo dapat beradaptasi dengan cepat, membangun kolaborasi yang baik bersama seluruh staf kepelatihan dan para pemain serta segera mengimplementasikan program-program terbaiknya untuk menjaga sekaligus meningkatkan performa fisik tim sepanjang musim.

Menurut Adhitia, bergabung dengan Persib Bandung berarti menjadi bagian dari klub yang memiliki tradisi besar, sejarah panjang serta ekspektasi tinggi dari jutaan Bobotoh.

Karena itu, setiap elemen di dalam tim di tuntut untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik.

“Kami optimistis Karlo siap menjawab tantangan tersebut dan memberikan kontribusi positif bagi perjalanan tim,” pungkas Adhitia.

(Bambang Fouristian)

Persib Bandung Rekrut Asisten Pelatih asal Krosia Zlatko Runje

0
Zlatko Runje pelatih persib fokusjabar.id
Zlatko Runje (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung mendatangkan pelatih asal Kroasia, Zlatko Runje. Dia di proyeksikan untuk mendamnpingi Igor Tolic dalam upaya menghadapi musim 2026/2027 yang penuh tantangan.

Kehadiran pria kelahiran Sinj, Kroasia, 9 Desember 1979 tersebut melengkapi struktur kepelatihan Pangeran Biru.

BACA JUGA:

Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

Zlatko Runje di ikat satu tahun kontrak dan di harapkan mampu memberikan kontribusi signifikan melalui pengalaman serta kompetensi yang di miliki Dia. Khususnya dalam mendukung pengembangan performa tim secara menyeluruh.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menjelaskan, perekrutan Runje merupakan bagian dari proses penyusunan tim kepelatihan yang di lakukan secara terukur dan berdasarkan kebutuhan teknis yang telah di identifikasi oleh pelatih kepala.

“Kehadiran Zlatko Runje merupakan rekomendasi dari pelatih kepala, Igor Tolic. Manajemen menghormati proses tersebut dengan tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi, pengalaman dan rekam jejak yang di miliki,” ungkapnya.

“Kami percaya, kolaborasi yang solid antara pelatih kepala, para asisten pelatih dan seluruh staf akan menjadi fondasi penting bagi Persib dalam menjaga konsistensi prestasi sekaligus terus meningkatkan daya saing di level Asia,” Adhitia menambahkan.

BACA JUGA:

Persib Datangkan Luka Menalo Winger Eks Timnas Bosnia-Herzegovina

Runje merupakan mantan penjaga gawang yang memiliki lisensi UEFA A Coaching Licence serta UEFA A Goalkeeping Coaching Licence. Dua sertifikasi tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan karier kepelatihannya.

Setelah mengakhiri karier profesional sebagai pemain bersama NK Hrvace pada 2015, Runje memulai kiprahnya sebagai pelatih kiper di akademi Hajduk Split untuk kelompok usia U-17 dan U-19, sebelum melanjutkan perannya di Hajduk Split II hingga akhirnya bergabung dengan tim utama pada 2020.

Pengalamannya kemudian berlanjut di berbagai kompetisi internasional. Termasuk sebagai pelatih kiper Wadi Degla SC di Mesir pada 2022 dan FC Sheriff Tiraspol di Moldova pada 2024.

BACA JUGA:

Resmi! Persib Datangkan Gelandang Jepang Gakuto Notsuda, Bobotoh Sambut Antusias

Pada musim 2025/2026, Runje di percaya menjadi asisten pelatih FC Ballkani, salah satu klub papan atas Kosovo yang tampil konsisten di kompetisi domestik maupun Eropa.

Berbekal pengalaman lintas negara serta latar belakang kepelatihan yang kuat, Persib meyakini kehadiran Runje akan memperkaya kualitas tim kepelatihan sekaligus memperkuat proses pembinaan dan pengembangan performa skuad Pangeran Biru.

“Kami menyambut kehadiran Anda dengan penuh antusiasme dan harapan. Semoga pengalaman, pengetahuan serta semangat yang Anda bawa dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan tim,” katanya.

“Mari bersama-sama bekerja keras untuk mempertahankan tradisi juara, terus bertumbuh dan membawa Persib Bandung melangkah lebih jauh di level Asia,” tutup Adhitia.

(Bambang Fouristian)

Main Gratis, Jajan Murah! Alun-alun Paamprokan Pangandaran Jadi Favorit Keluarga

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana di alun-alun Paamprokan Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Alun-alun Paamprokan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kembali memikat hati ratusan warga dan wisatawan, Sabtu malam (4/7/2026). Sejak sore hari, ruang publik kebanggaan masyarakat Pangandaran ini penuh sesak oleh pengunjung lokal maupun luar daerah yang ingin menghabiskan waktu malam minggu.

Para pengunjung terlihat sangat menikmati berbagai fasilitas gratis di lokasi. Anak-anak hingga remaja tampak asyik bermain di area terbuka, berlarian ke sana kemari, serta memanfaatkan lapangan luas untuk meluncur dengan sepatu roda. Kehadiran deretan sepatu roda warna-warni kian menyemarakkan suasana malam di alun-alun.

Baca Juga: Bupati Citra Pitriyami Optimistis Pangandaran Makin Maju, PAD dan Investasi Kian Bertumbuh

“Mumpung gratis dan tempatnya luas, jadi anak-anak bisa main sepuasnya. Aman juga karena areanya tertutup,” ujar Dina, salah satu pengunjung yang datang dari Kota Banjar.

Selain mendampingi anak-anak bermain, banyak keluarga memilih duduk santai di bangku taman. Mereka menikmati embusan angin laut yang sejuk yang mengalir langsung ke kawasan alun-alun.

Lapak UMKM Sajikan Surga Kuliner Ramah Kantong

Daya tarik utama yang membuat Alun-alun Paamprokan selalu ramai pengunjung adalah kehadiran aneka kuliner lezat. Sepanjang sisi alun-alun, deretan lapak UMKM lokal berjejer rapi menjajakan berbagai macam makanan dan minuman menggugah selera.

Masyarakat bisa memburu camilan kekinian mulai dari cilok, seblak, takoyaki, hingga kebab. Lapak pedagang juga menyediakan makanan berat seperti nasi bakar, sate, dan seafood siap saji. Untuk pelepas dahaga, pengunjung bisa membeli es teh jumbo, es buah, kopi, hingga aneka jus segar.

Harga yang bersahabat membuat para pelancong betah berlama-lama menghabiskan waktu untuk “wisata kuliner” di tempat ini.

“Habis main sepatu roda langsung jajan. Di sini pilihannya banyak dan harganya ramah di kantong,” kata Dimas, seorang wisatawan asal Kota Bandung.

Dongkrak Omzet Pedagang Lokal

Para pelaku usaha mikro mengaku mendapatkan berkah tersendiri karena omzet penjualan mereka meningkat tajam setiap malam minggu dan hari libur. Mereka menilai Alun-alun Paamprokan sebagai lokasi paling strategis dan efektif untuk menjajakan produk dagangan.

Ramainya aktivitas di Alun-alun Paamprokan membuktikan bahwa ruang publik ini sukses menjelma sebagai pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Kombinasi fasilitas gratis, area bermain ramah anak, dan pusat kuliner menjadikannya alternatif wisata murah meriah bagi siapa saja yang singgah ke Pangandaran.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran sendiri berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan serta keamanan kawasan agar pengunjung selalu merasa nyaman.

Hingga pukul 23.00 WIB, Alun-alun Paamprokan masih memancarkan aura keramaian. Pendar lampu-lampu hias, alunan musik dari pelantang pedagang, serta tawa ceria pengunjung menciptakan atmosfer hangat khas malam minggu di kota wisata pantai ini.

(Sajidin)

Bukan Soal Sepak Bola Saja, Persib Kini Ajak Ayah Habiskan Waktu Berkualitas dengan Anak

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Umumkan Dua Pemain Anyar, Umuh Muchtar Berharap Persib Kian Tangguh. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) kembali menggulirkan rangkaian program Positive Movement. Kali ini, manajemen Maung Bandung mengemas aksi sosial tersebut melalui kegiatan interaktif bertajuk “Sabtu Bersama Ayah” di Grey Art Gallery, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026).

Agenda yang masuk dalam kalender program Cultura Persib ini bertujuan memotivasi para ayah agar meluangkan waktu berkualitas (quality time) bersama putra-putri mereka lewat media seni.

Baca Juga: Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

Sebanyak 18 pasang anak dan ayah tampak antusias mengikuti lomba mewarnai menggunakan krayon di atas media kertas. Manajemen berharap program kreatif ini mampu mempertebal ikatan emosional antara orang tua dan anak demi mewujudkan keharmonisan di dalam rumah tangga.

Sebelum meluncurkan agenda ini, Persib juga telah menggalang aksi nyata Positive Movement lewat kegiatan gowes bareng komunitas Bike to Work serta aksi kemanusiaan donor darah menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung.

Manajer sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, melayangkan apresiasi tinggi kepada pihak Grey Art Gallery yang bersedia berkolaborasi menyukseskan acara ini.

“Ini kerja sama yang luar biasa antara Persib dan Grey. Semoga tidak hanya sampai di sini tapi bisa terus berlanjut ke kegiatan-kegiatan lainnya,” kata Umuh Muchtar.

“Terima kasih kepada Grey, Bobotoh yang sudah hadir dan para karyawan yang sudah terlibat juga cucu-cucu di sini,” ucap Pak Haji.

Menyatukan Sepak Bola dan Seni dari Lingkungan Terkecil

Pada kesempatan yang sama, Owner Grey Art Gallery, Elia Yoesman, meluapkan rasa bahagianya karena bisa memfasilitasi gerakan positif ini. Menurut pandangannya, dunia si kulit bundar dan dunia seni mengantongi kekuatan serupa dalam menyatukan banyak kepala. Terutama bermula dari lingkaran terkecil yaitu keluarga.

“Persib dan Grey ingin menunjukkan bahwa sepakbola dan seni sama-sama memiliki kekuatan untuk menyatukan. Terlebh menghasilkan ruang interaksi yang hangat, dan menciptakan pengalaman yang akan terus diingat bersama-sama,” ungkap Elia.

Seniman Lokal Lukis Wajah Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda

Selain menghadirkan keseruan lomba mewarnai, panitia juga memanjakan mata pengunjung lewat aksi panggung seniman lokal, Toni Masdiono. Toni unjuk kebolehan dengan melukis langsung sketsa wajah dua legiun asing anyar milik Persib Bandung. Yakni Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda.

Momentum pameran seni ini juga menjadi panggung bagi Umuh Muchtar untuk menitipkan harapan besar kepada dua rekrutan baru tersebut. Umuh membidik target agar keduanya langsung nyetel dan menyumbang kontribusi maksimal demi membawa Persib berjaya mengarungi padatnya jadwal kompetisi musim 2026/2027.

“Semoga dengan tambahan dua pemain ini akan membuat Persib semakin berjaya. Terima kasih atas dukungan yang selama ini sudah diberikan. Tantangan musim depan akan semakin besar maka dukungan pun masih tetap kami harapkan,” pungkas Umuh.

(Arif)

Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Ragnar Oratmangoen Resmi Berseragam Persib untuk Musim 2026/2027

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung resmi memperkenalkan penyerang anyar mereka, Ragnar Oratmangoen, untuk menyongsong ketatnya persaingan kompetisi musim 2026/2027.

Pemain serbabisa yang piawai mengawal berbagai posisi lini serang mulai dari penyerang sayap (winger) hingga gelandang serang ini berkomitmen penuh memperkuat Maung Bandung sepanjang musim 2026/2027.

Baca Juga: Resmi! Persib Datangkan Gelandang Jepang Gakuto Notsuda, Bobotoh Sambut Antusias

Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengumumkan langsung perekrutan Ragnar Oratmangoen tersebut saat berada di Grey Art Gallery, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026).

Umuh Muchtar menjelaskan bahwa tim pelatih memberikan rekomendasi khusus untuk mendatangkan pemain berdarah Indonesia ini. Langkah tersebut berjalan selaras dengan kebutuhan taktis tim guna terus menjaga daya saing di level tertinggi sepak bola tanah air.

Pihak manajemen Persib resmi mengikat pemain bernama lengkap Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen tersebut dengan durasi kontrak jangka panjang hingga tahun 2029. Pemain kelahiran Oss, Belanda, 21 Januari 1998 ini memikul harapan besar dari publik Jawa Barat.

“Pengalaman, kualitas, dan karakter yang dimilikinya diharapkan dapat semakin memperkuat tim dalam menghadapi berbagai tantangan pada musim mendatang,” ujar Umuh.

Membidik Prestasi di Level Domestik dan Asia

Manajemen Persib menaruh harapan tinggi agar Ragnar mampu mengalirkan kontribusi terbaiknya dan tumbuh bersama skuad Maung Bandung dalam mewujudkan berbagai target juara.

Selain itu, manajemen meyakini kehadiran Ragnar bakal menyuntikkan energi positif ke dalam tim sekaligus memperkokoh daya saing Persib, baik saat mengarungi kompetisi domestik maupun turnamen antarklub Asia.

“Wilujeng sumping, Ragnar Oratmangoen. Persib, Bobotoh, serta seluruh masyarakat sepak bola Bandung dan Jawa Barat menyambut kehadiranmu dengan penuh antusias dan menantikan kontribusi terbaikmu bersama Pangeran Biru,” pungkas Umuh.

Kantongi Jam Terbang Tinggi di Kompetisi Elite Eropa dan Timnas

Ragnar datang ke Bandung dengan modal rekam jejak yang sangat mentereng di kompetisi benua biru. Pengalaman berharga tersebut menjadi senjata utama sang pemain untuk beradaptasi dengan cepat di tanah air.

Sebelum menerima pinangan Persib, Ragnar tercatat membela klub FCV Dender di kasta tertinggi Liga Pro Belgia.

Ia juga mengantongi jam terbang tinggi bersama sejumlah klub top di Liga Belanda. Antara lain NEC Nijmegen, TOP Oss, SC Cambuur, Go Ahead Eagles, FC Groningen, hingga Fortuna Sittard.

Selain memiliki karier yang mengilap di level klub Eropa, Ragnar Oratmangoen juga memegang peran sebagai pilar penting sekaligus tumpuan utama di lini depan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

(Arif)