spot_imgspot_img
Kamis 16 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 45

Nelayan Pantai Santolo Garut “Ngarumat Sagara Ngamumule Budaya Basisir”

0
nelayan pantai santolo garut fokusjabar.id
Tasyakur Nelayan Santolo Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Ribuan masyarakat dan nelayan di pesisir selatan Kabupaten Garut Tasyakur Nelayan Santolo 2026 di Pantai Santolo Desa Pamalayan Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Minggu (5/7/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Ngarumat Sagara Ngamumule Budaya Basisir Santolo” (Merawat Laut, Melestarikan Budaya Pantai Santolo).

BACA JUGA:

Usai Musda, Golkar Garut Harus Fokus Gerakkan Ekonomi Rakyat

Ketua DPRD Garut, Aris Munandar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum sakral bagi para nelayan untuk mengagungkan nikmat yang telah di berikan Allah SWT melalui kekayaan laut Pantai Santolo.

“Ini merupakan momen khusus mensyukuri nikmat dari Allah SWT yang telah menyediakan anugerah yang sangat besar di Pantai Santolo,” ungkap Aris Munandar.

Karenanya, Dia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian Pantai Santolo.

Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika menegaskan, sektor kelautan merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir.

Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen penuh untuk mendorong kesejahteraan nelayan. Salah satunya melalui perbaikan aksesibilitas.

“Kita di beri keberkahan dan rezeki sehingga para nelayan di santolo khususnya bisa menikmati hasil laut,” katanya.

“Kami ingatkan kepada para nelayan untuk senantiasa menjaga ekosistem laut,” pesan Beni.

Disparbud Kabupaten Garut membidik kegiatan Tasyakur Nelayan ini agar dapat di laksanakan secara simultan, berkelanjutan dan masuk ke dalam kalender rujukan agenda kepariwisataan daerah.

“Mudah-mudahan tahun depan kita acarakan kegiatan ini jadi lebih meriah lagi tentu dengan dukungan seluruh pihak. Menjadi salah satu agenda kepariwisataan. Sehingga pariwisata menjadi salah satu yang akan bisa di lihat sebagai atraksi wisata yang ada di Kabupaten Garut,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Masjid Jami Cijambe jadi Inspirasi Kebangkitan Peradaban Garut Utara

Ketua DPD Paguyuban Sundawani Kabupaten Garut, Evan Saepul Rohman dan Tokoh Nelayan Santolo, Ninih Sumarni mengaku bangga dengan animo luar biasa dari masyarakat.

Keduanya siap mendukung penuh agar gelaran tahun depan bisa di kemas dengan jauh lebih meriah.

Ketua Panitia Pelaksana, Pudin Marjoko mengucapkan terima kasih atas kehadiran jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda. Baginya, kehadiran para pejabat publik merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap nasib nelayan pesisir.

“Momentum ini kami harapkan dapat membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan para nelayan. Selain mempererat silaturahmi, acara ini menjadi wadah aspirasi masyarakat pesisir,” kata Pudin.

(Bambang Fouristian)

Ramai Diserbu Wisatawan, Ampera Waterpark Tasikmalaya Tak Naikkan Harga Tiket

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Ratusan wisatawan sedang menikmati wahana air di objek wisata Ampera Waterpark Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Momentum liburan sekolah kini telah tiba. Sejumlah anak-anak bersama orang tua mereka mulai memadati berbagai destinasi wisata untuk melepas penat dan menghibur diri.

Salah satu objek wisata yang panen pengunjung adalah Ampera Waterpark. Destinasi yang berlokasi di Kampung Cipanas, Desa Pamoyanan, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya ini menawarkan beragam wahana air serta fasilitas yang sangat lengkap dan menarik. Kondisi tersebut membuatnya selalu menjadi pilihan utama para pelancong.

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Harga Naik, Kampung PKK di Kota Tasikmalaya Sudah Mandiri Pangan

Pantauan di lokasi Minggu (5/7/2026), antrean kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga bus pariwisata terus mengalir memasuki area parkir Ampera Waterpark. Rombongan keluarga yang mendominasi kunjungan hari ini langsung menyerbu berbagai fasilitas unggulan, mulai dari kolam ombak, kolam arus, kolam air panas, gazebo, area kafe, hingga wahana permainan anak.

Chief Operational Ampera Waterpark, Firman, mengungkapkan bahwa grafik kunjungan wisatawan terus merangkak naik sejak awal masa libur sekolah bergulir.

Ia menambahkan, momentum libur sekolah yang bertepatan dengan awal bulan turut andil dalam mendorong peningkatan volume kunjungan ke Ampera Waterpark Tasikmalaya.

“Syukur alhamdulillah, masa libur sekolah kali ini kunjungan wisatawan ke sini mulai ramai peningkatan. Mungkin ini juga dampak dari liburan bertepatan saat awal bulan,” ungkap Firman, Minggu (5/7/2026).

Firman mengakui bahwa kepadatan pelancong pada akhir pekan ini jauh lebih ramai daripada minggu sebelumnya. Faktor utama lonjakan tersebut murni karena anak-anak sekolah sudah memasuki masa libur panjang.

“Kebanyakan pengunjung hari ini dari anak-anak bersama orang tuanya. Terlihat mereka sangat asyik menikmati berbagai wahana yang ada di Ampera Waterpark ini,” ujarnya.

Harga Tiket Normal dan Tersedia Diskon Rombongan

Firman mencatat kenaikan jumlah kunjungan wisatawan ke tempat kerjanya berkisar antara 50 hingga 70 persen secara signifikan.

Kendati mengalami lonjakan pengunjung yang besar, manajemen berkomitmen untuk tidak menaikkan harga tiket masuk ke area Ampera Waterpark sepanjang musim libur sekolah ini.

“Untuk pengunjung, kami mengenakan tarif Rp30.000 per orang pada Senin sampai Jumat. Sedangkan hari weekend Sabtu, Minggu, dan hari libur tarifnya Rp40.000 per orang,” terangnya rinci.

Sementara itu, pihak pengelola juga menyediakan potongan harga tiket sebesar 10 persen khusus bagi pengunjung yang datang dalam format rombongan sekolah.

“Kami tidak menaikkan harga tiket, dan kami pun terus berupaya meningkatkan daya tarik Ampera Waterpark melalui penambahan sejumlah fasilitas dan sarana prasarana, agar pengunjung semakin betah berlama-lama di sini,” papar Firman.

Siapkan Wahana Anyar untuk Manjakan Pengunjung

Saat ini, pihak manajemen tengah menggenjot proyek pembangunan water playground serta menambah fasilitas kolam terapi ikan dan kolam air hangat sebagai pilihan wahana baru bagi para pelancong.

“Semoga masyarakat semuanya bisa bahagia dan senang dan kehidupan semakin membaik. Terlebih ekonomi masyarakat pun semakin tumbuh, sehingga kunjungan wisatawan juga terus ramai,” harap Firman.

Ia merasa optimis bahwa tren positif sektor pariwisata selama musim libur ini menjadi sinyal kuat bagi kebangkitan ekonomi daerah. Lonjakan kunjungan tersebut harapannya mampu mempercepat perputaran roda ekonomi di tengah-tengah masyarakat luas.

(Seda)

Anggota DPRD Pangandaran Hesti Mulyati Pilih Buka Usaha Kuliner Ketimbang Bangun Dapur MBG 

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran fraksi PDIP, Hesti Mulyati saat membawa pesanan pengunjung

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PDIP, Hesti Mulyati, mengambil langkah menarik dengan membuka usaha kuliner mandiri daripada membangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kendati sudah mengemban amanah sebagai wakil rakyat di DPRD Pangandaran selama tiga periode, Hesti mengaku sama sekali tidak canggung turun tangan langsung melayani para konsumen di rumah makan miliknya, Saung Daun.

Baca Juga: Makan Enak Tak Harus Mahal, Saung Daun Pangandaran Sajikan Menu Mulai Rp5.000

“Karena ini namanya wirausaha, usaha jadi ya saya tidak malu. Daripada kita membangun dapur MBG (Makan Bergizi Gratis),” kelakarnya saat membagikan cerita di kedainya, Minggu (5/7/2026).

Rumah makan Saung Daun sendiri mengambil lokasi di Dusun Sambong, Desa Karangmulya, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Posisinya persis menempati area rest area Masjid An-Nur, sebuah jalur perbatasan krusial antara Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran yang selalu ramai oleh perlintasan wisatawan.

“Jadi kita pertama membuka rumah makan ini karena tempatnya berada di jalur strategis, jalur perlintasan pariwisata Pangandaran. Kita berada di rest area Masjid An-Nur,” jelas Hesti.

Mangut Lele Khas Sunda Jadi Buruan Utama Wisatawan

Saung Daun menawarkan aneka hidangan khas Nusantara dengan banderol harga yang sangat bersahabat. Dari sekian banyak pilihan, menu mangut ikan lele dengan kuah santan khas Sunda sukses memuncaki daftar makanan favorit para pengunjung.

“Yang best seller di kami adalah mangut ikan lele. Jadi ikan lelenya dicampur dengan kuah santan. Ini asli khas Sunda. Mangut ada dua, mangut Jawa khas Jawa dan khas Sunda. Kita bikin di sini mangut khas Sunda,” urai Hesti.

Untuk memperkaya variasi, rumah makan ini juga menyediakan hidangan menggugah selera lainnya seperti sop iga, sop gurame, ayam bakar, hingga ayam goreng serundeng.

Baru Buka Tujuh Hari, Langsung Bidik Rencana Perluasan Area

Keputusan politik Hesti untuk terjun ke dunia bisnis kuliner ini langsung memanen respons positif dari khalayak luas. Sejak hari pertama meluncurkan menu, para penikmat kuliner terus mengalir mendatangi kedainya.

“Alhamdulillah kita ini baru buka kisaran tujuh hari. Itu luar biasa antusiasme pengunjung. Kita sampai lebih dari 100 orang, dari pagi jam 10.00 sampai jam 15.00 sore,” ungkapnya gembira.

Tingginya volume pembeli bahkan sempat membuat Hesti keteteran membagi waktu di dapur. Meski demikian, animo besar tersebut justru memacu semangatnya untuk terus mematangkan lini bisnis yang baru seumur jagung ini.

Melihat lonjakan pengunjung yang besar, termasuk rombongan bus pariwisata yang mulai singgah, Hesti kini merancang rencana besar untuk memperluas kapasitas tampung rumah makannya.

“Insyaallah karena kemarin itu sudah beberapa bis lewat ke sini mampir ke kami, cuma kita baru rumah makan sederhana. Insyaallah ke depannya kita akan perbesar,” pungkasnya penuh optimisme.

Berbekal letak georafis yang strategis dan keaslian rasa masakan lokal, Saung Daun berpotensi kuat mengukuhkan diri sebagai titik persinggahan kuliner favorit bagi para pelancong yang menuju destinasi wisata Pangandaran.

(Sajidin)

Konsolidasi Jabar Sukses 100 Persen, PPP Mulai Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menatap kesiapan Pemilu 2029 dengan menggelar konsolidasi besar-besaran di Jawa Barat

BANDUNG,FOKUSJaber.id: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menatap kesiapan Pemilu 2029 dengan menggelar konsolidasi besar-besaran di Jawa Barat. Langkah strategis ini diawali dengan menggelar Workshop Anggota DPRD dan Pembekalan Ketua-Sekretaris DPC PPP Se-Jawa Barat di Kota Bandung, 3-5 Juli 2026.

Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono mengapresiasi keberhasilan restrukturisasi organisasi di wilayah Jawa Barat yang dinilai berjalan mulus dan sesuai jadwal.

Baca Juga: Hartono Soekwanto Sebut Irfan Hakim Bangkitkan Gairah Kontes Koi Nasional

“Alhamdulillah, konsolidasi di wilayah Jawa Barat ini termasuk berhasil karena sesuai dengan jadwal. Mulai dari pelaksanaan Muswil setelah Muktamar, kemudian berlanjut dengan seluruh Muscab di kota dan kabupaten se-Provinsi Jawa Barat, ini semua sudah selesai,” kata Mardiono.

Saat ini, kata dia, progres Muswil di tingkat nasional telah mencapai 100 persen dan Muscab 90 persen. Terlebih kini mesin partai mulai bergerak menyentuh tingkat Musyawarah Ranting (Musran).

Kondisi yang solid ini, lanjut Mardiono, harus segera ,memdapat tindak lanjut. Karena agenda politik besar sudah menanti di depan mata, salah satunya adalah persiapan menghadapi verifikasi pemilu.
Selain penguatan internal melalui bimbingan teknis (bimtek),

Ketum PPP juga menginstruksikan para anggota legislatif dan pengurus daerah untuk peka terhadap dinamika global yang berpotensi berdampak pada situasi nasional.

“Kita berada dalam era globalisasi, di mana gejolak di negara lain pasti berimbas ke Indonesia. Oleh karena itu, perlu persatuan dari seluruh elemen rakyat bersama pemerintah. Ini menjadi penekanan utama bagi kader partai. Terlebih anggota fraksi yang sudah mendapat amanah dari rakyat untuk terus menjadi benteng bagi umat dan rakyat,” kata dia.

Dengan tuntasnya konsolidasi struktural di tingkat wilayah dan daerah, PPP meyakini Jawa Barat akan menjadi salah satu lumbung kekuatan utama partai menyongsong kontestasi politik 2029 mendatang.

(LIN)

Makan Enak Tak Harus Mahal, Saung Daun Pangandaran Sajikan Menu Mulai Rp5.000

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Pengunjung saat menyantap siang di Saung Daun

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Rumah makan Saung Daun meramaikan peta kuliner Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Berlokasi strategis di Jalan Raya Pangandaran, Dusun Sambong, Kecamatan Padaherang, tempat ini hadir sebagai destinasi makan baru yang memikat hati warga lokal maupun pelancong.

Mengusung jargon “Masakan Nusantara, Rasa Istimewa”, rumah makan ini menawarkan beragam menu tradisional dengan banderol harga ramah kantong mulai dari Rp5.000. Untuk memanjakan para pengunjung, pengelola juga menyajikan hiburan live music setiap malam Minggu mulai pukul 20.00 WIB.

Baca Juga: Main Gratis, Jajan Murah! Alun-alun Paamprokan Pangandaran Jadi Favorit Keluarga

Saung Daun menyediakan berbagai pilihan menu utama khas Nusantara. Bagi pemburu paket nasi, Anda bisa memilih Nasi Cobek Ikan Mas, Mujair, Nasi Ayam Goreng, Ayam Bakar Sambal Lalap, serta paket Nasi Ikan Goreng Lele, Mas, atau Mujair seharga Rp25.000.

Rumah makan ini juga menawarkan variasi menu lain, seperti Nasi Mangut Ikan Lele seharga Rp20.000, Bakar Ikan Mas Rica Rp25.000, Nasi Goreng Rp15.000, Sop Gurame Rp30.000, hingga Udang Saus Padang dan Saus Tiram Rp50.000. Sebagai pelepas dahaga, pengunjung bisa memesan aneka jus segar seharga Rp10.000.

Camilan Murah Meriah untuk Tempat Nongkrong Santai

Bagi pengunjung yang sekadar ingin mengudap, Saung Daun menyediakan porsi camilan dengan harga yang sangat bersahabat. Lapak ini menjual Rujak Es Krim seharga Rp15.000, Asinan Kuah Lemon dan aneka buah potong masing-masing Rp10.000, French Fries Rp10.000, serta Mix Platter Rp15.000.

Warga yang ingin bersantai menghabiskan waktu sore juga bisa memesan Roti Bakar seharga Rp8.000. Bersama aneka varian kopi dan minuman segar lainnya yang masing-masing hanya berbiaya Rp5.000.

Saung Daun melayani sistem makan di tempat (dine-in), bawa pulang (take away), hingga layanan pesan antar. Mengusung tagline “Wisata Enak, Kenangan Lezat”, pengelola mengklaim tempat ini sangat representatif untuk rombongan maupun keluarga besar.

Mangut Lele Khas Sunda Jadi Menu Paling Laris

Pengelola Saung Daun, Hesti Mulyati, membeberkan bahwa menu mangut ikan lele menjadi produk paling laris (best seller) di rumah makannya.

“Jadi ikan lelenya dicampur dengan kuah santan. Ini asli khas Sunda. Mangut ada dua, mangut Jawa khas Jawa dan khas Sunda. Kita bikin di sini mangut khas Sunda,” kata Hesti saat membagikan kisahnya, Minggu (5/7/2026).

Sajian istimewa ini sukses memanen respons positif dari para konsumen. Nila, seorang wisatawan asal Baleendah, Kabupaten Bandung, mengaku sangat puas setelah menyantap makan siang bersama keluarganya di Saung Daun.

“Mantap. Siang-siang lagi lapar langsung menyantap makanan yang masih hangat. Pokoknya lezat banget,” ujarnya gembira.

Nila menceritakan bahwa ia baru saja menyelesaikan agenda liburan di kawasan Pantai Pangandaran bersama keluarga untuk mengisi momentum libur sekolah anak-anak.

“Saya habis liburan sama keluarga, kan anak-anak lagi libur sekolah,” ucap Nila.

Melalui perpaduan apik antara cita rasa nusantara, harga yang bersahabat, serta fasilitas hiburan live music, Saung Daun optimistis mampu menjadi opsi kuliner utama di sepanjang jalur wisata Pangandaran.

(Sajidin)

Hartono Soekwanto Sebut Irfan Hakim Bangkitkan Gairah Kontes Koi Nasional

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Hartono Soekwanto dan Irfan Hakim dalam ajang bergengsi Bogor Koi Show 2026 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengusaha asal Bandung yang akrab dengan sapaan Bos Koi, Hartono Soekwanto, menilai keikutsertaan Irfan Hakim dalam tiga kompetisi terakhir memberikan dampak yang luar biasa terhadap lonjakan jumlah peserta. Kehadiran sang presenter kondang terbukti mampu membakar kembali semangat para pencinta koi di tanah air.

Hartono mengungkapkan bahwa tahun lalu menjadi titik terendah bagi dunia pertandingan koi di Indonesia. Pada masa itu, setiap kontes biasanya hanya mampu menjaring sekitar 600, 700, hingga 800 ekor peserta saja.

Baca Juga: Setelah Juara di Yogyakarta, Irfan Hakim Borong 14 Gelar Bergengsi di Bogor Koi Show 2026

“Keterlibatan aktif Irfan Hakim langsung membawa angin segar dan gairah baru,” ungkap Hartono Soekwanto, Minggu 5/7/2026).

Setelah konsisten mengikuti kompetisi di BSD City, Tangerang, Yogyakarta, dan Bogor, puncaknya peningkatan peserta kompetisi ikan Koi terlihat pada gelaran di Bogor ini, di mana jumlah peserta melonjak drastis hingga menembus angka di atas 1.100 ekor.

Hartono menilai keterlibatan sang artis memberikan berkah yang sangat positif bagi perkembangan dunia pertandingan koi nasional.

Sabet 14 Gelar Bergengsi di Bogor Koi Show 2026

Irfan Hakim sendiri kembali membuktikan kelasnya sebagai salah satu pemilik ikan koi dengan kualitas terbaik di Indonesia. Koleksi ikan koi miliknya sukses membawa pulang 14 gelar prestisius sekaligus dalam ajang bergengsi Bogor Koi Show 2026 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/7/2026).

Melalui penanganan profesional (handling) dari tim Samurai Koi Center Bandung, ikan koi milik Irfan Hakim berhasil memikat hati dewan juri. Koleksinya mengamankan deretan trofi utama, meliputi Grand Champion A, Yamagen X LP Award, serta Best Variety.

Tidak hanya itu, Irfan juga menyapu bersih sejumlah penilaian terbaik pada kategori Best Taisho Sanshoku, Kapolres Award, Best In Size B66 – 70, Male Champion B, Best Kinginrin A, Best Kinginrin B, dan Best Shawa Sanshoku.

Raihan gemilang tersebut mengantarkan Irfan Hakim menduduki posisi kedua dalam kategori Top Poin Owner. Ia sukses mengumpulkan total poin fantastis sebesar 19.400, tepat di bawah sang pemuncak klasemen, Timothy Siahaan.

Lanjutkan Tren Juara Sejak Kontes di Yogyakarta


Prestasi besar di Bogor ini semakin memperpanjang daftar kemenangan Irfan Hakim dalam dunia kontes ikan hias nasional. Tepat seminggu sebelumnya pada Minggu (28/6/2026), Irfan juga menorehkan tinta emas dalam ajang All Indonesia Young Koi Show Yogyakarta 2026 yang bertempat di Hall A Graha Pradipta Jogja Expo Center (JEC).

Dalam pameran akbar yang bergulir selama tiga hari (26–28 Juni 2026) tersebut, Irfan sukses memboyong dua gelar juara bergengsi, yakni Runner Up Grand Champion dan Adult Champion.

Rentetan hasil manis di berbagai kota ini mempertegas kualitas premium dari koleksi ikan hias di fidyah miliknya. Catatan impresif tersebut juga membuktikan dedikasi total Irfan Hakim dalam menekuni hobi koi. Hingga mampu mendominasi berbagai kontes papan atas di tanah air.

(IrfansyahRiza)

Mr Pulley Open Road Race Championship 2026 Ciamis jadi Magnet Pembalap Nasional

0
Mr Pulley Open Road Race fokusjabar.id
Mr. Pulley Open Road Race Championship 2026

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sirkuit Non Permanen Islamic Center Ciamis di padati ratusan pembalap dari berbagai daerah pada gelaran Mr Pulley Open Road Race Championship 2026, Sabtu-Minggu (4-5/7/2026).

Kejuaraan ini menjadi magnet bagi pembalap nasional dengan total 425 starter yang turut bersaing memperebutkan gelar juara.

BACA JUGA:

CEO PSGC Ciamis Dukung Spanyol, Ketua Balad Galuh Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis, Dian Budiana membuka langsung kegiatan road race tersebut di dampingi Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Kasatpol PP Ciamis, Ketua KONI Ciamis, CEO RSOP selaku Sponsorship, jajaran Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ciamis serta Mr Pulley sebagai sponsor utama.

Dian mengapresiasi kepada panitia penyelenggara, IMI Kabupaten Ciamis serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Mr Pulley Open Road Race Championship 2026.

“Ucapan terima kasih juga di sampaikan kepada Mr Pulley beserta tim yang selama ini konsisten mendukung perkembangan olahraga balap motor di Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.

Kejuaraan road race resmi seperti ini menjadi wadah yang aman dan positif bagi para pembalap untuk mengembangkan kemampuan sesuai aturan dan regulasi.

“Dari ajang tersebut di harapkan lahir atlet-atlet balap yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ciamis, Jawa Barat hingga Indonesia,” ujarnya.

Selain menjadi sarana pembinaan prestasi, penyelenggaraan kejuaraan juga di nilai memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Kehadiran ratusan pembalap beserta tim dan keluarga dari berbagai wilayah turut meningkatkan kunjungan ke Kabupaten Ciamis selama pelaksanaan event.

“Kami berharap kejuaraan road race dapat terus di gelar secara rutin sebagai agenda otomotif tahunan yang mampu memperkuat citra Ciamis sebagai daerah yang mendukung pembinaan olahraga sekaligus menjadi destinasi penyelenggaraan event berskala nasional,” tuturnya.

BACA JUGA:

Tabuhan Bedug dan Lantunan Nadhoman Bikin Pembukaan PORSADIN VIII Ciamis Berlangsung Meriah

Dia berpesan kepada seluruh pembalap untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, mematuhi seluruh peraturan perlombaan, serta mengutamakan keselamatan selama bertanding.

Ketua IMI Kabupaten Ciamis, Teten Primajaya mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan event yang mendapat sambutan luar biasa dari para pembalap di berbagai daerah.

“Alhamdulillah, hari ini jumlah starter mencapai 425. Berkat kolaborasi seluruh pihak, event ini dapat terselenggara dengan baik. Terima kasih kepada semua pembalap yang telah hadir, baik dari Jawa Barat maupun dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Teten, kejuaraan tahun ini di ikuti sejumlah pembalap Nasional. Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Barat, tetapi juga dari Bali, Lampung, Bondowoso, Bojonegoro, Banten serta daerah lainnya. Bahkan, banyak pembalap yang datang bersama keluarga sehingga memberikan dampak positif bagi promosi daerah.

“Alhamdulillah banyak pembalap top Indonesia hadir di Ciamis. Dari Bali juga datang. Begitu pula dari Lampung, Bondowoso, Bojonegoro hingga Banten. Ini menjadi indikator bahwa Ciamis semakin di kenal di tingkat nasional,” katanya.

Ia menegaskan, tujuan penyelenggaraan kejuaraan bukan semata-mata mengejar keuntungan. Melainkan menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga otomotif di Kabupaten Ciamis.

“Kami bukan organisasi yang berorientasi pada keuntungan. Tujuan kami adalah memajukan olahraga otomotif di Kabupaten Ciamis. Karena itu kami berharap dukungan seluruh pihak agar event seperti ini dapat terus berkembang,” tambahnya.

Teten juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten yang telah memberikan hibah dua unit sepeda motor kepada IMI Kabupaten Ciamis.

BACA JUGA:

Takut Melanggar Hukum, Petani Ciamis Kebingungan Hadapi Serangan Monyet Liar

Bantuan berupa Yamaha WR dan Yamaha MX King itu akan di gunakan sebagai sarana pembinaan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada November mendatang.

“Bantuan hibah ini menjadi bukti nyata dukungan Pemkab Ciamis terhadap IMI dan atlet-atlet balap Ciamis. Mudah-mudahan kami dapat terus bekerja sama dan mempersembahkan prestasi terbaik untuk Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.

(Mia)