spot_imgspot_img
Sabtu 4 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Masjid Jami Cijambe jadi Inspirasi Kebangkitan Peradaban Garut Utara

GARUT, FOKUSJabar.id: Masjid Jami Cijambe Desa Limbangan Tengah Kecamatan Balubur Limbangan Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) jadi inspirasi kebangkitan peradaban dan terwujudnya Kabupaten Garut Utara.

Masjid Jami Cijambe berdiri megah di atas tnah wakaf seluas 1.400 m² bukan sekadar bangunan ibadah. Melainkan monumen persatuan, kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat.

BACA JUGA:

Sawala Adat Budaya Sunda 10 Segera Digelar di Museum Bumi Nyai Tanggulun Garut

Lahan tersebut terwujud melalui udunan wakaf masyarakat yang di inisiasi Ketua Umum Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM Gatra), Holil Aksan Umarzen.

Keberhasilan menghimpun wakaf masyarakat membuktikan bahwa ketika masyarakat memiliki visi yang sama, cita-cita besar dapat di wujudkan tanpa harus menunggu.

“Masjid Jami Cijambe lahir dari kebersamaan, keikhlasan serta keyakinan bahwa membangun rumah Allah adalah investasi dunia dan akhirat,” kata Inisiator udunan wakaf masyarakat dan pembangunan Masjid.

Menurut Holil, dalam proses pembangunan mendapat dukungan penuh dari donatur tunggal, Syekh Ridho Garut (keluarga besar Almarhum Mama Haji Syamsudin Limbangan) yang berdomisili di Makkah Al-Mukarramah.

“Berkat kemurahan hati Beliau, Masjid Jami Cijambe berdiri megah dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ungkap Holil.

Kini, Masjid Jami Cijambe telah berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan yang hidup dan aktif. Berbagai kegiatan seperti salat berjamaah, pengajian, pendidikan Al-Qur’an, majelis taklim, peringatan hari besar Islam hingga kegiatan sosial kemasyarakatan terus berlangsung.

Sehingga menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan para agnia, para perantau asal Limbangan, tokoh masyarakat dan seluruh warga Cijambe yang terus menjaga semangat fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan.

Sinergi inilah yang menjadikan pembangunan masjid berlangsung secara berkelanjutan dan penuh keberkahan.

Bagi PM Gatra, kisah Masjid Jami Cijambe memiliki makna yang jauh lebih besar.  Keberadaannya menjadi bukti nyata bahwa persatuan masyarakat adalah modal utama untuk mewujudkan cita-cita besar.

BACA JUGA:

Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkab Garut-OJK Bersinergi

“Jika masyarakat mampu bersatu mewujudkan wakaf, membangun masjid dan memakmurkannya, maka masyarakat Garut Utara pun memiliki kemampuan yang sama untuk memperjuangkan lahirnya Kabupaten Garut Utara,” tegas Holil.

Perjuangan pemekaran bukan sekadar membentuk wilayah administratif baru. Tetapi membangun peradaban yang lebih maju, pelayanan publik yang lebih dekat, pemerataan pembangunan yang lebih adil dan masa depan yang lebih baik bagi generasi Garut Utara.

Masjid Jami Cijambe telah membuktikan bahwa gotong royong mampu melahirkan karya besar. Kini, semangat yang sama harus menjadi energi kolektif untuk mewujudkan Kabupaten Garut Utara.

“Bila masyarakat mampu bersatu membangun rumah Allah. Maka masyarakat juga mampu bersatu membangun daerahnya. Dari Cijambe kita belajar, cita-cita besar selalu di mulai dari kebersamaan,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru