spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 438

Tabrakan Dengan elf, Mobil Grandmax Masuk Jurang di Tasikmalaya

0
tabrakan tasikmalaya@fokusjabar.id
Kapolres Tasikmalaya AKBP Haris Dinzah bersama Kasat Lantas AKP Ajat Sudrajat, saat menjenguk korban kecelakaan mobil terjun di jurang di Rumah Sakit KHZ. Musthafa Tasikmalaya (foto;Dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di jalur rawan, Jalan Raya Tasikmalaya-Garut  yakni, di Kampung Puncaklimus, Desa Kutawaringin Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. 

Sebuah mobil Daihatsu Grandmax terjun ke jurang setelah terlibat tabrakan hebat dengan Mitsubishi Microbus (Elf), Kamis (25/12/2025) malam tadi.

Mobil Grandmax tersebut di ketahui mengangkut penumpang rombongan warga Kecamatan Karangnunggal Tasikmalaya yang berencana untuk menghadiri undangan di Garut. Terdapat 12 orang penumpang yang berada di dalam mobil Grandmax, termasuk 1 sopir.

Baca Juga: Ngeri! Dugaan TPPO Kamboja, Tak Bayar Denda Korban akan Disiksa

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Ajat Sudrajat mengonfirmasi, Bahwa seluruh penumpang di dalam mobil Grandmax selamat dalam insiden mengerikan malam hari itu yang kemudian langsung di larikan ke Rumah Sakit KHZ. Musthafa Tasikmaya.

AKP Ajat Sudrajat mengatakan, Kecelakaan tersebut melibatkan angkutan umum dan minibus yang sarat penumpang. Beruntung tidak ada korban jiwa. Para korban rata-rata mengalami syok dan luka ringan.

“Dan hingga siang ini, seluruh korban sudah di perbolehkan pulang dari RSUD KHZ. Musthafa,”ungkap AKP Ajat Sudrajat Jumat (26/12/2025).

Ia menjelaskan, Kecelakaan bermula saat Daihatsu Grandmax yang di kemudikan Andika Yudistira (20) melaju dari arah Tasikmalaya menuju Garut. Saat melintasi jalanan yang menurun dan menikung tajam, kendaraan di duga kehilangan kendali dan oleng ke kiri.

“Pengemudi Grandmax melaju terlalu melebar ke kiri badan jalan, sehingga kendaraan oleng ke kanan. Pada saat yang sama, muncul Mitsubishi Microbus dari arah berlawanan,”ujar Ajat Sudrajat. 

Baca Juga: Dugaan TPPO Kamboja, Warga Tasikmalaya Dijanjikan Kerja Jadi Admin Padahal Scam

Hantam Batas Jalan

Senggolan tak terhindarkan. Bagian samping kedua kendaraan berbenturan keras, yang membuat mobil Grandmax terlempar ke kiri, menghantam pembatas jembatan, dan akhirnya terjun bebas ke dasar jurang hingga posisi terbalik.

“Akibat insiden ini, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,”tuturnya.

Ajat Sudrajat menerangkan, Dugaan sementara dari kecelakaan mengerikan tersebut di sebabkan, kelalaian sopir minibus yang kurang antisipasi saat melewati medan jalan yang menurun dan menikung.

“Sopir minibus ini sepertinya tidak mengetahui kondisi jalan sehingga, saat melintas di jalanan yang menurun dan menikung hingga membuat mobil yang di kendarainya menabrak kendaraan lain dan mengakibatkan kecelakaan serius,”tandasnya.

(Seda)

Federico Barba: 3 Poin jadi Taget Persib Bandung

0
Federico Barba fokusjabar.id
Federico Barba (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bek andalan Persib Bandung, Federico Barba menyatakan, kemenangan menjadi target timnya saat menjamu PSM Makassar pada pertandingan tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026

Laga tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Sabtu (27/12/2025).

BACA JUGA:

Natal Pertama Julio Cesar di Kota Bandung

Federici Barba dan rekan-rekan berjanji untuk mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk mengamankan tiga poin.

“Besok, bukan pertandingan yang mudah. Kami harus mengerahkan kemampuan terbaik untuk meraih kemenangan,” kata Federico Barba.

Sebagai modal menjalani laga, tim pelatih telah memberikan berbagai gambaran lawannya. Bek asal Italia ini mengaku sudah melihat rekaman pertandingan PSM Makassar untuk bisa membaca permainan calon lawannya.

BACA JUGA:

Hadapi PSM Makassar, Ini Pesan Berkelas Teja Paku Alam

“Pelatih telah memberikan beberapa gambaran tentunya. Kami melakukan persiapan penting untuk pertandingan besok,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menargetkan kemanangan kontra PSM Makassar.

Kemenangan tersebut untuk menjaga persaingan dengan Borneo FC yang kini berada di puncak klasemen dengan selisih tiga poin.

Frans Putros fokusjabar.id
Bojan Hodak

Saat ini, Pangeran Biru mengoleksi 31 poin dari 14 laga yang dimainkan. Sementara Borneo FC mengumpulkan nilai 34.

Bojan Hodak mengatakan, pertandingan melawan PSM tidak akan berjalan mudah. Paalnya, setiap tim yang akan bermain menghadapi Maung Bandung selalu tampil lebih dari 100 persen.

“Mereka punya pelatih baru dan beberapa pertandingan sebelumnya meraih hasil bagus. Mereka juga punya pemain yang bagus. Ini pertandingan yang tidak mudah,” kata Hodak.

(Bambang Fouristian)

Teras langit Destinasi Wisata Baru Kota Banjar, Cocok Buat Camping

0
teras langit kota banjar@fokusjabar.id
Pengunjung Teras Langit sedang menikmati pemandangan.(Agus/fokusjabar.id)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Kota Banjar kini memiliki destinasi wisata alam baru yang mulai menarik perhatian masyarakat. Yaitu Teras Langit yang berada di kawasan wahana wisata Lembah Pejamben, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman.

Teras langit menawarkan panorama perbukitan dengan pemandangan gemerlap lampu kota pada malam hari, berpadu udara sejuk dan suasana alami.

Berlokasi di dataran tinggi, Teras Langit menyuguhkan pengalaman wisata yang berbeda, terutama bagi pengunjung yang ingin menikmati lanskap Kota Banjar dari ketinggian.

Kehadiran destinasi ini menjadi alternatif wisata berbasis alam di Kota Banjar Jawa Barat. Wisata Teras Langit di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Binangun bersama pengelola ekowisata.

Dan pengembangan kawasan ini di harapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Ketua BUMDes Desa Binangun sekaligus pengelola Teras Langit, Heri, menjelaskan pengembangan wisata dilakukan secara bertahap dengan konsep zonasi. Saat ini, kawasan Teras Langit telah dibagi ke dalam empat zona utama.

“Zona pertama merupakan area permainan anak-anak di bagian bawah. Kedua adalah jalur akses dari bawah hingga ke kawasan atas.,” ungkap Heri, Jumat (26/12/2025).

Dan zona ketiga, lanjut dia, di fungsikan sebagai camping ground dan kafe, sedangkan zona keempat dikembangkan sebagai kawasan agrowisata.

Menurutnya, bahwa sektor agrowisata mulai menunjukkan perkembangan positif, dan pengelola telah melakukan panen alpukat yang di budidayakan di kawasan tersebut.

“Ke depan, kami targetkan seluruh tanaman produktif di area perbukitan dapat berbuah secara optimal,” katanya. 

Potensi Lokal

Sementara, Sekdes Binangun, Roni Kurniawan, menegaskan, bahwa pemerintah desa mendukung penuh pengembangan Teras Langit sebagai wisata berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.

“Pengelolaan Teras Langit oleh BUMDes, di harapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi desa dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi aset desa yang berkelanjutan,” kata Roni.

Untuk jam operasional, lanjutnya, kafe Teras Langit mulai buka pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB. Tetapi, area permainan anak-anak bisa di akses sejak pagi hari.

“Pengelola juga menyediakan layanan camping bagi pengunjung, khususnya pencinta alam yang ingin bermalam di kawasan perbukitan,” jelasnya. 

Meski terdapat aktivitas camping, operasional kafe tetap berjalan hingga malam hari. Pengelola juga menyediakan sejumlah unit tenda bagi pengunjung yang tidak membawa perlengkapan sendiri, juga menyiapkan fasilitas dasar seperti air bersih.

“Dengan konsep wisata alam terpadu dan di kelola langsung oleh desa, Teras Langit Lembah Pejamben di harapkan menjadi destinasi wisata unggulan baru di Kota Banjar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan,” pungkasnya.

(Agus) 

Pelatih Persib Bandung Incar 3 Poin kontra PSM Makassar

0
Persib Bandung fokusjabar.id
foto: web

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung bakal menjamu PSM Makassar pada laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Sabtu (27/12/2025).

Pada laga tersebut, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengincar kemenangan.

BACA JUGA:

Hadapi PSM Makassar, Ini Pesan Berkelas Teja Paku Alam

Menurut Bojan Hodak, target kemanangan untuk menjaga persaingan dengan Borneo FC yang kini berada di puncak klasemen dengan selisih tiga poin.

bojan hodak fokusjabar.id
Bojan Hodak (foto: Arif)

Saat ini, Pangeran Biru mengoleksi 31 poin dari 14 laga yang dimainkan. Sementara Borneo FC mengumpulkan nilai 34.

Bojan Hodak mengatakan, pertandingan melawan PSM tidak akan berjalan mudah. Paalnya, setiap tim yang akan bermain menghadapi Maung Bandung selalu tampil lebih dari 100 persen.

“Mereka punya pelatih baru dan beberapa pertandingan sebelumnya meraih hasil bagus. Mereka juga punya pemain yang bagus. Ini pertandingan yang tidak mudah,” kata Hodak.

Meski begitu, pelatih asal Kroasia ini menegaskan, timnya akan kerja keras untuk meraih hasil maksimal. Terlebih, pertandingan nanti sangat krusial untuk dimenangkan.

BACA JUGA:

Bojan Hodak: Maung Bandung Berada Dalam Posisi yang Bagus

“Buat kami adalah pertandingan penting. Tentunya hasil positif akan kami perjuangkan,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam bertekad kembali berkontribusi saat timnya melawan PSM Makassar.

Teja Paku Alam siap bekerja keras untuk membantu tim kebanggaan Bobotoh meraih hasil maksimal.

Kemenangan kontra PSM Makassar akan membuat Persib Bandung terus menempel ketat Borneo FC dan berpeluang keluar sebagai juara paruh musim.

Teja Paku Alam fokusjabar.id
Teja Paku Alam (foto: web)

“Yang penting kami semua harus tetap fokus dan jangan lengah sedikitpun. Kita harus bekerja keras untuk dapat hasil yang baik,” kata Teja Paku Alam.

Teja yang tampil konsisten mengaku mendapat suntikan moral dari keluarga tercintanya. Hal tersebut membuat kiper berdarah Minang ini selalu tampil percaya diri dalam setiap penampilannya.

(Bambang Fouristian)

Rumah Kontrakan di Pataruman Garut Kebakaran

0
kebakaran pataruman fokusjabar.id
Kasi Trantib Kecamatan Tarogong Kidul, Nurjama, meninjau puing bangunan kontrakan yang terbakar di kawasan Kampung Pataruman

GARUT, FOKUSJabar.id: Peristiwa kebakaran melanda sebuah bangunan kontrakan di kawasan Kampung/Kelurahan Pataruman Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Jumat (26/12/2025) dini hari.

Penyebab kebakaran rumah kontrakan diduga dari arus pendek atau korsleting listrik.

BACA JUGA:

Hujan Deras Picu TPT Lapang Gabus Selaawi Garut Roboh

Plt Lurah Pataruman, Yati Heryati menyebut, kontrakan tersebut milik Hj. Endang.

“Betul terjadi kebakaran satu unit kontrakan di Kampung Pataruman, RT03/02,” kata Yati.

Berdasarkan assessment di lapangan, dampak dari musibah tersebut:

  • Bangunan: Satu unit kontrakan dengan total 8 kamar, di mana satu kamar mengalami kerusakan paling parah.
  • Kendaraan: Dua unit sepeda motor turut hangus terbakar.
  • Warga Terdampak: Sebanyak 3 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal atau terdampak langsung oleh kejadian ini.
  • Estimasi Kerugian: Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Penanganan dan Kebutuhan Mendesak

Upaya pemadaman dilakukan oleh tim Pemadam Kebakaran yang dibantu oleh aksi gotong royong warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwatersebut.

BACA JUGA:

20 Tahun Terbengkalai, Jalan Bojonglarang ‘Mulus’

Meski api sudah berhasil dipadamkan, para korban saat ini sangat membutuhkan bantuan logistik.

“Upaya penanganan yang dibutuhkan segera adalah bantuan makanan dan peralatan rumah tangga,” ungkap Yati.

(Y.A. Supianto)

Hujan Deras Picu TPT Lapang Gabus Selaawi Garut Roboh

0
Lapang Gabus selaawi fokusjabar.id
TPT Lapang Gabus selaawi ambruk

GARUT, FOKUSJabar.id: Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut mengakibatkan robohnya Tembok Penahan Tanah (TPT) di Area Lapangan Sepakbola Gabus, Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.

BACA JUGA:

20 Tahun Terbengkalai, Jalan Bojonglarang ‘Mulus’

Camat Selaawi, Robiul Awaludin mengatakan, struktur bangunan sepanjang 25 meter dengan tinggi 2,5 meter tersebut mengalami kerusakan berat.

Menurut Dia, penyebabnya karena tidak kuat menahan tekanan air dan kondisi tanah yang labil.

Robiul mengungkapkan, TPT yang sedang dalam tahap pembangunan tersebut roboh saat wilayah Desa Mekarsari diguyur hujan lebat.

Karena statusnya masih dalam proses pengerjaan, struktur bangunan belum memiliki kekuatan maksimal untuk menahan beban alam yang meningkat secara drastis.

“Kejadian ini diduga kuat akibat curah hujan yang sangat deras. Selain itu, kontur tanah di lokasi masih labil karena merupakan hasil pengerukan yang belum padat sepenuhnya. Sehingga terjadi genangan air yang menggerus bagian bawah tembok,” ungkap Camat, Jumat (26/12/2025).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun material TPT yang runtuh menyebabkan gangguan terhadap aktivitas di sekitar area Lapang Gabus.

Kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terjadi longsor susulan jika tidak segera ditangani.

BACA JUGA:

Emil Salim Puji Kreativitas Perajin Kulit Garut

Pihak Kecamatan Selaawi telah bergerak cepat dengan melakukan langkah-langkah darurat di lapangan. Saat ini, area reruntuhan telah dipasang pengamanan sementara guna menghindari warga mendekat ke titik rawan.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk langkah teknis selanjutnya. Fokus utama kami adalah pengamanan area agar tidak terjadi risiko lanjutan bagi masyarakat sekitar,” tambah Robi.

Kondisi terkini di lokasi menunjukkan perlunya penanganan segera dari pemerintah daerah untuk mencegah kerusakan yang lebih luas. Mengingat Lapangan Gabus merupakan salah satu fasilitas publik yang penting bagi warga Desa Mekarsari.

(Y.A. Supianto)

20 Tahun Terbengkalai, Jalan Bojonglarang ‘Mulus’

0
Jalan Bojonglarangfokusjabar.id
Bupati Garut saat meninjau Jalan Bojonglarang

GARUT, FOKUSJabar.id:  Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin meninjau pengerjaan perbaikan jalan di Kampung Bojonglarang, Kecamatan Garut Kota.

Langkah terebut merupakan bentuk respon cepat Pemda atas keluhan warga.

BACA JUGA:

Bupati Garut dan Wabup Pantau Kesiapan Gereja

Bupati Garut berkomitmen memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Dia memastikan perbaikan jalan di Bojonglarang akan dikawal hingga tuntas secara bertahap.

“Alhamdulillah, mulai saat ini bersama Kepala Dinas PUPR jalan ini akan kita perbaiki agar masyarakat lebih nyaman,” katanya.

“Keinginan kita semua diperbaiki secara menyeluruh. Namun kita lakukan bertahap. Satu per satu dulu,” kata Bupati Garut.

Realisasi perbaikan tersebut disambut haru warga setempat. Pasalnya, menurut keterangan penduduk, akses jalan di Kampung Bojonglarang telah mengalami kerusakan parah selama 20 tahun tanpa ada perbaikan yang signifikan.

Warga setempat, Syakur mengungkapkan rasa syukurnya. Dia mengapresiasi keberanian Bupati yang langsung menepati janji sesaat setelah menerima aspirasi warga.

BACA JUGA:

BNNK Garut Fokus Rehabilitasi dan Perkuat Ketahanan Remaja

“Alhamdulillah, janji Pak Bupati sudah ditepati meskipun belum seluruhnya. Kami sangat bersyukur. Selama puluhan tahun rusak, sekarang sudah mulai mulus,” ungkapnya.

Momen Unik “Syakur Bertemu Syakur”

Suasana peninjauan sempat diwarnai canda tawa saat Bupati bertemu dengan warga pemilik nama yang sama.

Momen tersebut menjadi seloroh hangat yang mencairkan suasana di lokasi pengerjaan.

“Saya Syakur sudah menepati janji kepada saudara saya yang namanya Syakur juga. Jadi, Syakur sama Syakur ini berkomitmen untuk kemajuan Garut,” ucap Bupati.

BACA JUGA:

Bupati Garut dan Wabup Pantau Kesiapan Gereja

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut memastikan akan terus mengawasi proses pengerjaan ini.

Hal tersebut dilakukan guna menjamin kualitas jalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

Meskipun antusiasme warga sangat tinggi untuk perbaikan total, Bupati meminta masyarakat bersabar. Pasalnya pembenahan infrastruktur harus menyesuaikan dengan skala prioritas dan ketersediaan anggaran daerah.

(Y.A. Supianto)