spot_imgspot_img
Senin 4 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 439

Damkar Banjarsari Musnahkan Tawon Vesva di Plafon Masjid

0
damkar banjarsari fokusjabar.id
Personel Damkar pos WMK Banjarsari saat mengevakuasi sarang tawon vesva

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Personel Damkar pos WMK Banjarsari berhasil memusnahkan sarang Tawon Vesva (Vesva Affinis) dari plafon masjid di wilayah  Dusun Talangbanteng, Desa Sidarahayu Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Keberadaan sarang tawon vesva tersebut sangat membahayakan para jamaah.

BACA JUGA:

Harga Ikan Laut di Pasar Manis Ciamis Melonjak Jelang Nataru

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto mengatakan, personel piket pos WMK Banjarsari menerima laporan, Kamis (25/12/2025) sejitar pukul 23.45 WIB.

“Setelah menrima pernintaan bantuan dari aparat Desa Sidarahayu, 2 petugas piket dan 1 unit mobil tanki pancar langsung menindaklanjutinya,” kata Dia, Jumat (26/12/2025).

Menurut Dia, petugas dengan sarpras lengkap langsung berjibaku mengevakusi sarang tawon tersebut.

Setelah berhasil dievakuasi, sarang tawon vesva itu dibawa ke lokasi aman untuk dimusnahkan.

“Alhamdulillah, sarang tawon vesva sudah kami musnahkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Pastikan Dokumen Akurat, Disdukcapil Ciamis Perketat Verifikasi Calon Jemaah Haji 2025

Trisyanto menjelaskan, melakukan evakuasi sarang tawon merupakan tugas yang diperlebar selain tugas pokoknya sebagai pemadam kebakaran.

“Jika masyarakat membutuhkan bantuan, Kami selalu siaga selama 24 jam,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Satpol PP Kota Bandung Bicara Soal Larangan Kembang Api

0
Satpol PP Kota Bandung fokusjabar.id
Kepala Satpol PP Kota Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Bambang Sukardi mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan kembang api secara berlebihan saat perayaan pergantian tahun.

Menurutnya, penggunaan kembang api berkaitan erat dengan aspek keamanan dan keselamatan.

BACA JUGA:

Wali Kota Bandung Larang Parkir Liar dan Kembang Api

Dia menegaskan, tujuan imbauan tersebut untuk mencegah potensi gangguan ketertiban maupun risiko kecelakaan.

“Kalau saya hanya menghimbau. Tolonglah jangan kembang api. Kalau bisa seperti itu,” kata Bambang, Jumat (26/12/2025).

Meski begitu, Bambang mengakui bahwa euforia masyarakat saat malam tahun baru sulit untuk dibatasi sepenuhnya.

Pasalnya, kembang api kerap menjadi bagian dari tradisi perayaan pergantian tahun.

“Kita juga paham, salah satu perayaan tahun baru itu identik dengan kembang api. Tapi yang paling pokok adalah keselamatan yang harus kita jaga, jangan sampai malah menimbulkan kegaduhan,” katanya.

BACA JUGA:

Wali Kota Bandung Tinjau Lokasi Kebakaran di Kopo

Pihaknya optimistis, masyarakat Kota Bandung sudah cukup cerdas dan memahami pentingnya menjaga ketertiban serta keamanan bersama saat merayakan malam tahun baru.

“Jangan sampai menimbulkan kegaduhan. Jadi pada prinsipnya masyarakat Kota Bandung sudah pada pinter dan cerdas,” pungkas Kepala Satpol PP Kota Bandung.

(Yusuf Mugni)

Wali Kota Bandung Larang Parkir Liar dan Kembang Api

0
Wali Kota Bandung fokusjabar.id
Parkir Liar (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyiapkan pengamanan ketat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan.

Penertiban parkir liar serta pengawasan larangan petasan dan kembang api menjadi fokus utama demi menjaga keamanan dan ketertiban kota.

BACA JUGA:

Wali Kota Bandung Tinjau Lokasi Kebakaran di Kopo

Wali Kota Bandung mengatakan, wilayahnya merupakan salah satu kota tujuan wisata utama saat libur panjang. Sehingga diperlukan peran bersama untuk menjaga kenyamanan ruang publik.

“Bandung ini menjadi salah satu kota tujuan utama wisata. Oleh karena itu mari kita jaga bersama-sama sebagai tuan rumah yang baik. Terima wisatawan dengan sebaik-baiknya,” kata Wali Kota Bandung, Jumat (26/12/2025).

Wali Kota Bandung fokusjabar.id
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

Pihaknya juga mengimbau wisatawan agar turut menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bandung. Dengan begitu tetap nyaman dinikmati warga maupun pengunjung dari berbagai daerah.

Salah satu perhatian utama pengamanan Nataru adalah penertiban parkir liar. Terutama di kawasan wisata dan pusat keramaian. Pemkot Bandung akan menggelar patroli intensif selama satu pekan.

Farhan mencontohkan, penindakan parkir liar di kawasan Braga telah diproses secara hukum oleh aparat kepolisian.

BACA JUGA:

Promo Spesial Akhir Tahun, bank bjb Bagikan Tiket Drama Musikal Rahvayana

“Khusus seminggu ini, kita lakukan patroli parkir liar secara tegas. Pelakunya langsung ditindak oleh Polsek setempat. Ini menunjukkan bahwa penegakan hukum berjalan sesuai aturan,” katanya.

Farhan menegaskan larangan menyalakan petasan dan kembang api. Pihaknya akan mengawasi secara ketat pada malam pergantian tahun.

“Peraturannya sudah jelas. Petasan dan kembang api tidak boleh dinyalakan,” tegasnya.

Farhan mengatakan, pengawasan akan difokuskan pada titik-titik rawan keramaian. Seperti pusat perbelanjaan dan ruang publik. Termasuk Sumarecon Mall Bandung serta kawasan Jalan Layang Pasupati.

BACA JUGA:

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, bank bjb Pastikan Operasional Bank Tetap Berjalan Maksimal

Melalui langkah pengamanan tersebut, Farhan berharap rangkaian libur Natal dan Tahun Baru di Kota Bandung dapat berjalan aman, tertib dan kondusif.

“Kita ingin semua bisa merayakan liburan hingga tahun baru dengan aman, tentram dan bahagia,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Wali Kota Bandung Tinjau Lokasi Kebakaran di Kopo

0
kebakaran kopo@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah dua lantai di Jalan Raya Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah dua lantai di Jalan Raya Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Kamis (25/12/2025) malam.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB dan berhasil di padamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.00 WIB oleh petugas pemadam kebakaran.

“Ada satu rumah dua lantai yang terbakar. Lantai bawah di gunakan sebagai tempat tinggal satu keluarga dengan tujuh orang dewasa, sementara lantai atas biasa di pakai untuk kegiatan pengajian,”kata Farhan.

Baca Juga: Promo Spesial Akhir Tahun, bank bjb Bagikan Tiket Drama Musikal Rahvayana

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi bangunan mengalami kerusakan berat. Seluruh bagian rumah di laporkan hancur dan tidak dapat langsung di huni kembali.

Oleh karna itu, pihaknya pun mengajak para dermawan untuk membantu korban terdampak.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi rumahnya hancur berantakan. Karena itu saya ingin mengajak para dermawan untuk membantu para korban,”ucapnya.

Farhan menilai rumah tersebut memiliki fungsi sosial dan keagamaan bagi warga sekitar, khususnya lantai dua yang selama ini di gunakan sebagai tempat pengajian dan kegiatan mengaji.

Baca Juga: Dugaan TPPO Kamboja, Warga Kabupaten Bandung Turut Jadi Korban


“Rumah lantai dua ini biasa di pakai pengajian. Alangkah indahnya apabila para dermawan bisa udunan, membantu memperbaiki dan memulihkan kembali tempat pengajian ini,” ujarnya.

Farhan menyebut, bahwa untuk bantuan dapat di salurkan melalui tokoh setempat. Warga yang ingin memberikan bantuan dapat menghubungi Soni Daniswara selaku perwakilan di lokasi kejadian kebakaran.

Terkait penyebab kebakaran, Farhan menjelaskan dugaan sementara berasal dari korsleting listrik.

“Dugaannya karena korslet. Kabelnya sudah telanjang, tergesek, lalu meledak. Ini jadi pengingat penting agar instalasi listrik di rumah selalu di periksa dan di rawat dengan baik,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Masjid Jami Ar Rohman Cijulang Tempat Wisata Religi Pangandaran

0
masjid jami ar rohman pangandaran@fokusjabar.id
Masjid Jami Ar Rohman di bangun oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subianto.(foto; Yud's/fokusjabar.id)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya, tempat ibadah yang di bangun Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subianto, desainnya sangat unik. Kubahnya berbentuk baret warna hijau di hiasi bintang empat.

Sehingga, Masjid Jami Ar Rohman yang berlokasi di Jalan Raya Cijulang, jadi salah satu tempat tujuan para wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.

“Selain liburan ke pantai, Masjid Jami Ar Rohman jadi tujuan saya untuk wisata reliji di Pangandaran. Bangunannya sangat menarik perhatian,” ungkap Zahid salah seorang wisatawan asal Tasikmalaya, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: Puluhan Kapal Nelayan Cilacap Tak Lagi Hiasi Pantai Batu Karas Pangandaran

Menurutnya, bangunan Masjid Jami Ar Rohman di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran sangat berbeda dari tempat ibadah ummat muslim pada umumnya.

“Pokoknya saya sangat terkesan dengan desain Masjid Jami Ar Rohman ini. Bentuk kubahnya baret hijau berbintang empat yang merupakan simbol Angkatan Darat (AD), luar biasa ini,” tuturnya.

Tidak hanya terkesan dengan desain bangunan Masjid, lanjut dia, interiornya pun begitu sejuk untuk di lihat. Di tambah tempat berwudlu dan toiletnya begitu bagus dan bersih terurus.

“Tambah betah saja untuk berlama-lama di Masjid Jami Ar Rohman ini, dan tentunya jika ingin mengaji sudah di sediakan Al Qur’an. Sholat pun makin khusu,” jelasnya.

Salah Satu Ikon Pangandaran

Hal senada juga di sampaikan, Ahlam seorang wisatawan asal Bandung, bahwa Masjid Ar Rohman yang di bangun Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subianto sangat mempesona juga salah satu ikon Pangandaran.

Baca Juga: Wow! Sadati Home Stay Batu Karas Pangandaran Ownernya Asal Swedia

“Alhamdulilah, saya bisa sholat di Masjid Jami Ar Rohman. Dari semenjak ramai di beritakan, saya ingin sekali datang kesini. Dan sekarang keinginan itu sudah terobati sebagai wisata reliji Pangandaran,” ucapnya.

Sementara, Pengurus DKM Masjid Ar Rohman, Engkos menyampaikan bahwa, setiap hari wisatawan banyakyang datang untuk melakukan ibadah sholat.

“Apalagi sekarang libur panjang, banyak wisatawan sebelum atau sesudah dari pantai, datang untuk menunaikan sholat di Masjid Jami Ar Rohman Cijulang,” pungkasnya.

Masjid Jami Ar Rohman di resmikan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subianto, Sabtu (1/3/2025) lalu. Pada kesempatan tersebut hadir pula Ustadz Adi Hidayat (UAH) dan pejabat Pemkab Pangandaran.

(Yud’s)

Dugaan TPPO Kamboja, Ketua DPRD Dorong Pemkot Tasikmalaya Bergerak Cepat

0
dugaan tppo kamboja@fokusjabar.id
Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim.(foto; Yud's/fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Menyikapi terkait adanya warga Kelurahan Panyingkiran Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya. Yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) Kamboja.

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim mengaku prihatin atas adanya kejadian tersebut, dan hal itu harus menjadi contoh bagi masyarakat. Supaya tidak mudah untuk percaya jika ada yang mengajak kerja di luar negeri.

“Kami juga menghimbau, supaya masyarakat cek and ricek dulu kebenarannya jangan mudah percaya begitu saja. Jika ada tawaran kerja di luar negeri dengan gaji yang menggiurkan,” ungkap Aslim kepada FOKUSJabar.id, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: Ngeri! Dugaan TPPO Kamboja, Tak Bayar Denda Korban akan Disiksa

Kecuali, lanjut Aslim, jika tawaran kerja ke luar negeri datang dari lembaga yang resmi. Atau juga program pemerintah yang sudah di kerjasamakan.

“Terus terang saja saya merasa prihatin atas adanya kejadian warga Kota Tasikmalaya jadi korban dugaan TPPO Kamboja. Dan saya akan komunikasi dengan Saudara Wali Kota Tasikmalaya (Viman Alfarizi Ramadan-red),” jelasnya.

DPRD Kota Tasikmalaya, lanjut Aslim, mendorong Pemkot Tasikmalaya bisa cepat kasus ini di sampaikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Juga Pusat terkait kasus dugaan TPPO Kamboja.

“Intinya harus bergerak cepat, supaya mereka para korban dugaan TPPO Kamboja untuk secepatnya bisa kembali lagi ke kampung halamannya,” tuturnya.

Baca Juga: Dugaan TPPO Kamboja, Warga Tasikmalaya Dijanjikan Kerja Jadi Admin Padahal Scam

Harus Jadi Perhatian

Kasus dugaan TPPO Kamboja, kata Aslim, harus menjadi perhatian bagi khalayak masyarakat Kota tasikmalaya. Sehingga tidak terulang masalahnya di kemudian hari.

“Iya itu tadi, masyarakat harus hati-hati, jangan sampai kena bujuk rayu mereka yang akhirnya tidak bertanggung jawab. Ketika nanti sudah berada di luar negeri,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Menurut Aslim, sebaiknya jika masyarakat ingin kerja ke luar negeri, lebih baik datang ke Dinas terkait untuk berkonsultasi. Sehingga nanti mendapat arahan yang benar.

“Silahkan masyarakat untuk datang ke Pemkot Tasikmalaya memalui Dinas terkait. Tanya saja, sebagai ASN tentu harus mengedepankan pelayanan, jadi masyarakat jangan khawatir. Dan semoga saja kejadian ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.

(Yud’s)

Antar Jenazah, Ambulance RSUD Pandega Pangandaran Mogok di Jalan

0
ambulance mogok@fokusjabar.id
Ambulance RSUD Pandega Pangandaran.(foto:Web)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Mobil Ambulance pembawa jenazah korban kecelakaan laut di kawasan wisata Pasir putih Pangandaran di kabarkan mogok di tengah jalan.

Akibatnya, jenazah pun harus menunggu Ambulace jemputan, di perkirakan selama 3 jam, untuk menuju rumah duka di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Kendaraan pembawa jenazah yang merupakan milik RSUD Pandega Kabupaten Pangandaran, mogok di sekitaran Cimaragas, Ciamis saat menuju Tasikmalaya.

Baca Juga: Bangkai Kapal Viking di Pangandaran Telan Korban, Polisi Pasang Banner Larangan

“Benar kang, mogok di sekitaran Cimaragas. Kurang lebih 3 jam harus menunggu kendaraan jemputan,” ungkap Hadiat salah seorang keluarga korban kepada FOKUSJabar.id, Kamis (25/12/2025) malam.

Hadiat menyampaikan, bahwa, Ambulance berangkat dari RSUD Pandega Pangandaran sekitar pukul 12.00 WIB. Dan sampai rumah duka di Tasikmalaya prediksinya hanya tiga jam perjalanan.

“Yang di prediksikan sampai Singaparna pukul 15:00 WIB lebih, karena ambulancenya mogok di jalan, jadi tiba di rumah duka lewat waktu Maghrib,” jelasnya.

Selain itu, Hadiat juga mengaku heran, karena mobil Ambulance milik RSUD Pandega Pangandaran masih baru.

Baca Juga: Berenang Dekat Bangkai Kapal Viking Pangandaran, Wisatawan Tasikmalaya Tewas

“Terlihatnya masih baru itu Ambulace tapi mogok. Akhirnya jenazah di pidahkan ke kendaraan milik RSUD KHZ Mustofa Singaparna,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang wisatawan berinisial HF di laporkan meninggal dunia setelah terjun dari atas bangkai kapal Viking Lagos untuk berenang.

Korban tidak menyadari kedalaman perairan sehingga tidak mampu kembali ke permukaan. Dan jenazahnya di temukan di area bekas baling-baling kapal dalam kondisi tidak bernyawa.

Dan hingga berita ini publis, pihak RSUD Pandega Pangandaran belum memberikan keterangan secara resmi. Terkait ambulance yang mogok di perjalanan saat membawa jenazah korban laka laut.

(Sajidin)